Kegiatan Advokasi Penerapan Model PRAP

Solok (MC Kota Solok) Wakil Walikota Solok Reinier membuka acara Advokasi penerapan model Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) di Hotel Caredek, Selasa (18/4). Advokasi  diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia diwakili Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Drs. Hendra Jamal, Msi.

Wakil Walikota Reinier  sambutannya menyampaikan, pentingnya perlindungan terhadap anak sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, bahwa setiap anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Pemerintah Kota Solok akan memfasilitasi agar Puskesmas menyelenggarakan upaya kesehatan yang komprehensif bagi anak, agar anak memperoleh derajat kesehatan yang optimal mulai sejak anak masih dalam kandungan,” kata Reinier.

Dihadapan para peserta advokasi yang terdiri Kepala Puskesmas se-Kota Solok dan Kabupaten Solok, Reinier  menyampaikan pentingnya agar pelayanan dipuskesmas dilakukan secara proaktif dan sesuai dengan kebutuhan serta kepentingan anak berdaarkan 4 prinsip yaitu: Non diskriminasi, kepentingan terbaik anak, hak hidup dan kelangsungan hidup serta penghargaan terhadap pendapat anak.

“Saya berharap upaya pemenuhan hak kesehatan anak ini menjadi prioritas, baik dalam perencanaan, SDM, pelaksanaan dan penganggaran sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Semua bentuk kebijakan program dan kegiatan puskesmas hendaknya menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak serta mengembangkan pelayanan ramah anak di Puskesmas sehingga dapat mewujudkan Kota Solok menjadi Kota Layak Anak,” kata Reinier.(Van)

%d blogger menyukai ini: