Pemko Solok Sosialisasikan Perda Pekat

Solok. (MC Kota Solok) – Pemerintah Kota Solok melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Bagian Hukum melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Kantor Lurah VI Suku, Jumat 7/4). Sosialisasi dibuka oleh Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Solok Herdi Yulius, SH, MH yang dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Drs H. Syaiful A, M.Si, Tokoh Masyarakat, Niniak Mamak, Ketua RT/RW dan masyarakat pelaku usaha se Kecamatan Lubuk Sikarah.

Herdi Yulius, SH, MH sambutannya mengatakan, khususnya Komisi I sebagai mitra dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Kota Solok sangat memahami bahwa perlu adanya Perda mengenai ketertiban masyarakat, untuk itu DPRD berinisiatif membuat Perda yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Sebelumnya ada peraturan yang mengatur tentang ketertiban masyarakat yaitu Perda Nomor  6 Tahun 2005 Tentang Pencegahan Perbuatan Maksiat.

Lebih Lanjut Herdi Yulis, SH, MH mengatakan, dinamika persoalan yg ada dimasyarakat yang semakin komplek dan jumlah penduduk yang bertambah. Perda tersebut disepakati setelah 6 bulan setelah Perda selesai dibuat. Untuk itu waktu 6 bulan tersebut dimanfaatkan untuk mengadakan sosialisasi / pengenalan kepada masyarakat dan diharapkan adanya masukan dari masyarakat untuk pemerintah terhadap pelaksanaan Perda tersebut, ungakp Herdi Yulis mengakhiri.

Drs H. Syaiful A, M.Si yang juga sebagai Plt. Kasat Pol PP dan Damkar menyampaikan, Polisi Pamong Praja (Pol PP) ditetapkan menjadi penyidik PNS yang dapat mengadakan penyidikan terhadap pelanggaran Perda yang dilakukan oleh Masyarakat, Aparatur / Badan hukum. Untuk itu diharapkan kepada  warga masyarakat yang mengikuti sosialisasi ini untuk dapat menyampaikan lagi kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar.

Sosialisasi ini merupakan sosialisasi kedua yang diadakan oleh Sekda Bagian Hukum untuk masyarakat Kecamatan Lubuk Sikarah, sebelumnya acara ini juga di adakan untuk masyarakat di Kecamatan Tanjung Harapan. Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta sosialisasi. (DH)