Perangi Narkoba, Reinier Ambil Sampel Rambut Siswa

Solok (MC Kota Solok) – Wakil Walikota Solok Reinier bersama Forkompinda melakukan pengambilan sampel rambut siswa SLTA di Kota Solok, Rabu (19/4). Kegiatan pengambilan sampel ini sudah menjadi agenda rutin sekali dalam empat bulan dalam rangka memerangi narkoba dikalangan siswa yang sebelumnya dilakukan dibulan Desember 2016.

Wakil Walikota Solok Reinier, mengatakan semua pihak harus ikut bekerjasama dalam pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Komitmen bersama harus dilakukan untuk pencegahan Narkoba, kejelasan hukum juga harus ada. Salah satu bentuk mencegah peredaran Narkoba, adalah dengan mengambil sampel rambut siswa di seluruh SMP dan SMA di Kota Solok.

”Pengambilan sampel dilakukan terus menerus setiap bulan dilakukan hingga seluruh siswa dapat diketahui apakah terkena narkoba atau tidak,” kata Wawako.

BNK Kota Solok mengambil sampel rambut siswa dimulai sejak hari ini hingga seterusnya. Wawako Solok Reinier yang juga Ketua BNK Kota Solok, didampingi Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawaty Rosya, Dandim 0309 Letkol Inf Irwan Harjatmono, Kadis Pendidikan Dodi Osmon, Kajari Aliansyah.

“Dengan dilakukan rutin pengambilan sampel rambut ini, kita harap dapat diketahui lebih dini dan memberikan peringatan kepada anak-anak yang coba-coba menggunakan narkoba”, ungkap Wawako.

Wawako mengatakan sampel rambut akan diambil selama sebulan penuh, kemudian akan diuji di laboratorium. Dia berharap semua pihak harus ikut bekerjasama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Komitmen bersama harus dilakukan untuk pencegahan narkoba, kejelasan hukum harus ada. Jadi setiap bulan terus-terus dan terus akan dilakukan.

“Guru juga akan dilibatkan, supaya dicontohkan dan dibuktikan bahwa kita tidak hanya sekedar omongan belaka untuk pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Semua siswa yang diambil sampelnya setuju dengan pelaksanaan kegiatan ini,” kata Reinier.

Jika sudah sampai terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, hanya ada 2 tempat yang akan dikunjungi, kantor polisi dan Kuburan. “Semua cita-cita yang di impikan siswa akan hancur dan tak terwujud. Oleh karena itu sebaiknya para siswa dapat menghindari pergaulan buruk yang dapat menyalahgunakan narkoba,” jelas Reinier.

“Kita komit perangi narkoba untuk itu kita akan datang empat bulan lagi dan kita akan sampaikan juga kepada para orang tua untuk lebih pro aktif mengontrol pergaulan anak-anak kita,” tambah Reinier. (Van)

%d bloggers like this: