Siswa SMK Negeri 2 Kota Solok Terima Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

Solok, (MC Kota Solok) – Siswa SMK Negeri 2 Kota Solok mendapatkan penyuluhan hukum tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dari Badan Narkotika Kota Solok, Poresta Solok dan Kejaksaan Negeri Solok serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Solok bertempat di halaman SMK Negeri 2 Kota Solok, Rabu (12/7). Penyuluhan tersebut juga dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 2 Kota Solok  Drs. Abdul Hadi, Sp.PSA beserta Majelis Guru SMK Negeri 2 Kota Solok dan diikuti 470 orang siswa-siswi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Solok dengan narasumber dari Badan Narkotika Kota Solok, Polresta Solok dan Kejaksaan Negeri Solok. Penyuluhan tersebut dilaksanakan dalam rangka menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Solok yang terus mengalami peningkatan, mengingat generasi muda banyak yang terjerumus didalamnya dan tak terkecuali anak sekolah.

Kepala SMK Negeri 2 Kota Solok dalam sambutannya mengungkapkan, perlunya siswa/remaja memahami tentang bahaya narkoba, karena ketidaktahuan itu bisa membawa malapetaka bagi mereka (siswa) dan berharap seluruh siswanya dapat mengikuti penyuluahan hukum tersebut. “Penyuluhan bahaya narkoba ini sangat penting diketahui mengingat siswa atau dikenal dengan remaja-remaja ini rentang terhadap pengaruh orang luar karena pemikirannya masih labil, seluruh siswa diharapkan untuk mengikuti kegiatan penyuluhan ini”, kata Hadi.

Alex Shindo, SH.MH. Kasubag Dokumentasi Bagian Hukum mengungkapkan, Pemerintah Kota  Solok maupun instansi terkait, mengharapkan dengan kegiatan ini para peserta penyuluhan dapat memahami tentang bahaya narkoba bila dikonsumsi dan juga bisa menyampaikan kepada teman-teman atau masyarakat tentang bahaya narkobanya.

“Saya mengharapkan kepada siswa sekolah ini bisa menjadi contoh kepada siswa lainnya khususnya di lingkungan SM K N 2 Kota Solok ini, karena yang sudah mengikuti penyuluhan bahaya narkoba ini tentunya sudah tahu dan paham akan dampak yang ditimbulkannya bila dicoba atau dikonsumsi,” ungkap Alex.

Aiptu. Zuhrati, Kaurmintu Sat Bimas Polres Solok Kota mengungkapkan, penyuluhan tersebut guna menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya, yang cenderung sudah semakin meningkat, penyuluhan ini dimaksudkan dengan harapan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. “Penyuluhan ini, dilakukan agar siswa-siswi ini paham dan lebih berhati-hati terhadap peredaran narkoba, serta bahaya yang akan ditimbulkan dari gaya hidup yang tidak sehat,” ungkapnya.

Zuhrati mengajak semua peserta yang hadir untuk menciptakan lingkungan yang bersih narkoba. “Mari ciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, hidup sehat tanpa narkoba, waspada dan hindari narkoba serta jangan sekali-kali terbesit untuk mencoba narkoba. Mari bergandengan tangan, bahu membahu memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sehingga terbebas dari ancaman bahaya narkoba,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut telah disampaikan materi pencegahan penyalahgunan narkoba meliputi pengertian narkoba, penjelasan terkait jenis-jenis narkoba dan pengelompokan narkoba berdasarkan efeknya meliputi halusinogen, stimulan, depresan, dan adiktif. Selain itu juga dipaparkan tentang dampak dari penyalahgunaan narkoba serta ciri-ciri pengguna narkoba serta penjelasan terkait sanksi terhadap pengguna maupun pengedar narkoba serta uraian terhadap Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Ditempat yang sama, salah satu siswa SMK N 2 Kota Solok  Dandy Saputra Kelas X Jurusan Listik,  mengaku senang mendapatkan penyuluhan tentang bahaya narkoba di sekolahnya. Setelah mendapatkan penyuluhan, ia banyak mengetahui akan bahanya narkoba jika disalahgunakan terutama oleh kaum remaja seperti dirinya. “Sebelumnya saya cuma tahu narkoba dari cerita mulut ke mulut, tapi sekarang jadi lebih tahu bahaya barang haram tersebut jika dikonsumsi,” ujar Dandy. (Okta).

%d blogger menyukai ini: