Tim Penegak Perda Kota Solok, Tertibkan Bangunan Tak Berizin

Solok ( MC Kota Solok ) – Tim Penegak Perda Kota Solok lakukan penertiban bangunan  toko mainan milik Yusna, Rabu (22/3),  di  Terminal Lama , Bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) itu  dinilai melanggar kepentingan umum dengan tambahan berupa kanopi untuk arena bermain anak-anak.

Tim gabungan yang diturunkan dilepas oleh Walikota Solok H. Zul Elfian yang didampingi  Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati, Pasi Intel Kapten Infanteri Simanjurong,Kajari, Ketua PN Solok berjumlah 80 orang yang  terdiri dari Polisi Pamong Praja, Bawah kendali operasi (BKO) Polresta Solok yang terdiri dari Sabhara, Lantas, Intel, Reskrim, dan Provost, TNI dari Kodim 0309 Solok, Denpom Solok, Dinas perhubungan, petugas DKTR, Dinkes, dan unsur lainnya.

Walikota Solok H. Zul Elfian mengatakan operasi penertiban yang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengguna fasilitas umum. Artinya fasilitas umum tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan berdagang ataupun membuka usaha. Kebanyakan masyarakat kita terkesan tidak patuh pada pada Perda Nomor 12 Tahun 2003 tentang IMB dimana setiap pembangunan yang dilakukan tanpa IMB pemko berhak melakukan penertiban, apalagi jika pembangunan tersebut berada difasilitas umum. “Karena itu kita minta pengertian setiap pedagang dimanapun di Kota Solok untuk tidak memanfaatkan fasilitas umum dalam bentuk apapun dan membangun tanpa izin. mengokupasi kepentingan umum berarti mengabaikan hak orang lain apalagi membangun tanpa IMB” Kata Zul Elfian.

Plt. Kasat Pol PP Kota Solok, Drs. Syaiful Rustam,  menyebutkan turunnya Tim Penertiban setelah  melakukan dialog dan musyawarah dengan pemilik bangunan. Dalam dialog pemilik diminta untuk membuka bangunan yang dianggap melanggar Perda dan kepentingan umum tersebut. Kemudian, Ujar Syaiful, pemilik juga sudah disurati sebanyak tiga kali oleh pemerintah Kota Solok.Tidak diindahkannnya teguran itu, maka dengan terpaksa Tim diturunkan untuk membongkar bangunan yang memakan fasilitas umum itu,”tegas Syaiful.(sandy)

%d bloggers like this: