Walikota Solok Buka Acara Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Miras

Solok, (MC Kota Solok) – Walikota Solok  Zul Elfian buka acara Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Minuman Keras (Miras)  di Kantor Lurah Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, Senin (10/7/2017). Hadir dalam acara tersebut,Kepala kantor Kesbangpol Drs. Fidlywendi Alfi , Kajari Solok diwakili Yandi Mustiqa, SH , Camat Lubuk Sikarah Drs. Hendri, M.Si, Lurah Tanah Garam Nasril, S.Ag, MM, Tokoh-tokoh masyarakat dan 60 orang perwakilan masyarakat Kelurahan.

Acara Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh  Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Solok dalam rangka peningkatan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba dan minuman keras. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergiliran pada 13 Kelurahan di Kota Solok.

Walikota Solok Zul Elfian dalam sambutannya menekankan pentingnya kewaspadaan dini dari masyarakat, melalui pengawasan dari keluarga, tokoh adat dan pemuka masyarakat mengantisipasi peredaran narkoba dan miras di Kota Solok. “Orang tua, keluarga, tokoh adat dan pemuka masyarakat serta masyarakat lingkungan sekitar berperan aktif  dan memegang peranan penting dalam mencegah peredaran narkoba” kata Wako.

Zul Elfian menjelaskan empat upaya-upaya konkret untuk mengatasinya peredaran narkoba dan miras. “Pertama, meningkatkan iman dan taqwa melalui pendidikan agama dan keagamaan yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Kedua,  meningkatkan peran keluarga melalui perwujudan keluarga sakinah, sebab peran keluarga sangat besar terhadap pembinaan diri seseorang. Ketiga, penanaman nilai sejak dini bahwa narkoba adalah haram. Keempat meningkatkan peran orang tua dalam mencegah narkoba, di rumah oleh ayah dan ibu, di sekolah oleh guru/dosen dan di masyarakat oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparat penegak hukum” jelasnya.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan  Yulifneti, Amd  mengatakan ,Kegiatan Sosialisasi bahaya narkoba dan minuman keras ini diselenggarakan secara bergiliran pada 13 kelurahan yang berada di wilayah Kota Solok, yang dimulai dari Kelurahan Tanah Garam pada tanggal 10 Juli 2017, Kelurahan VI Suku (11 Juli 2017), Kelurahan Sinapa Piliang (12 Juli 2017), Kelurahan Simpang Rumbio (13 Juli 2017), Kelurahan Aro IV Korong (17 Juli 2017), Kelurahan IX Korong (18 Juli 2017), Kelurahan KTK (19 Juli 2017), Kelurahan Koto Panjang (20 Juli 2017), Kelurahan Tanjung Paku (24 Juli 2017), Kelurahan Nan Balimo (25 Juli 2017), Kelurahan Kampung Jawa (26 Juli 2017), Kelurahan Laing (27 Juli 2017) dan penutupan di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA) Kota Solok pada tanggal 31 Juli 2017. Adapun nara sumber adalah Walikota Solok,Kapolresta Solok Kota, Kajari, dan Kadis Kesehatan. (AI)

%d blogger menyukai ini: