Tim Penilai WTN Lakukan Penilaian Lapangan di Kota Solok

penilain lapangan WTN Kota Solok

Solok, (MC Kota Solok) – Tim Penilai Wahan Tata Nugraha Tahun 2015 di Kota Solok lakukan penilaian lapangan sepanjang jalan-jalan utama di Kota Solok. Kegiatan penilaian lapangan ini dilakukan pada hari Rabu (27/5) menyusuri jalan-jalan utma di Kota Solok, Terminal Lintas Sumatera, Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Solok, Terminal Bareh Solok dan Media Center pada Dinas Perhubungan Kominfo Kota Solok.

Awalnya Tim dijemput ke Kota Sawahlunto setelah melakukanpenilain di Kota Kuali ini dan dijamu dengan makan siang di Rumah Makan Salero Kampung. Setelah istirahat Sejenak Tim langsung melakukan peninjauan lapangan.

Tim penilai yang beranggotakan Avi Mukti Amin,MT, Iswandi Fahmi Prasojo serta Rizki Wijaya, MSIT dan didampingi oleh utusan dari Dinas Perhubungan Kominfo Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumbar dan Akademisi dari Padang melakukan penilain lapangan dan mewawancara juru parkir yang berada di sekitaran Pasar Raya Solok.

Setelah menyusuri jalan-jalan utama Tim bergerak melihat kondisi Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Solok, Terminal Bareh Solok dan Media Center yang berada di Kantor Dinas Perhubungan Kominfo Kota Solok. Ruang media center ini selain untuk kegiatan Media center juga dimanfaatkan sebagai ruang kontrol CCTV yang dapat menampilkan kondisi lalu lintas kota solok secar online.

Rombongan Tim penilai didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Kota Solok, Eva Nasri, SH, MM, Kepala Bidang Kominfo, Kasi Manajemen Rekaya Lalu Lintas, Kasi Informatika dan beberapa orang staf. (DPKI/Reski)

Dinas Kesehatan Kota Solok Bina Pramuka Saka Bhakti Husada

saka bakti husada kota solok

Solok, (MC Kota Solok) – Dinas Kesehatan Kota Solok Bina Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhakti Husada. Kegiatan pembinaan ini terus dilakukan secar rutin setiap dua kali dalam sebulan yakninya setiap hari kamis di aula Puskesmas Tanah Garam Kota Solok.

Seperti hasil pantaun MC-Kota Solok pada hari kamis (21/5) Tim Pembina dari Dinas Kesehatan Kota Solok tengah asyiknya berbincang dengan para anggota pramuka Saka Bhakti Husada Kota Solok yang beranggotakan sebanyak 30 orang dari SMA/SMK sekota solok.

Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhakti Husada sebagai salah satu bagian dari Kwartir Gerakan Pramuka yang turut membina kaum muda dibidang kesehatan. Sebagai kader bangsa dibidang kesehatan diharapkan saka bhakti husada dapat ikut serta secara aktif menyelesaikan masalah kesehatan kaum muda sendiri dan ikut membantu aktif dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat dilingkungannya.

Tim dari Dinas Kesehatan Kota Solok memberikan materi yang terdiri dari Krida Bina Lingkungan Sehat dengan narasumber Despa Wildawati, SKM, Krida Bina Keluarga Sehat, narasumber Eva Murgana, SKM, Krida Penanggulangan Penyakit narasumber Dice farida, Krida Bina Gizi narasumber Sil Azhra, SGz, Krida bina obat narasumber Yani Desta, SKM, Krida PHBS /prilaku hidup bersih dan sehat narasumber Nunung Rahman, SKM. (Kesehatan/Rahma)

Tim Penilai WTN Ekspose Hasil Penilaian WTN 2015 di Kota Solok

ekspose WTN kota Solok

Solok, (MC Kota Solok) – Tim Penilai WTN Kementerian Perhubungan RI Ekspose hasil Penilaian Tahap II dan III WTN 2015 di Kota Solok. Acara ini dilaksanakan kamis (28/5) di Aula Bappeda Kota Solok. Sebelumnya Tim penilai yang beranggotakan Avi Mukti Amin,MT, Iswandi Fahmi Prasojo, Rizki Wijaya, MSIT telah melakukan peninjauan lapangan dengan menyusuri jalan-jalan utama di Kota Solok. Seyogyanya Tim ini dipimpin oleh Ir. Betsy Halah Surti, namun karena ada kepentingan lain akhirnya beliau terpaksa meninggalkan Kota Solok lebih awal.

Dalam ekspose nya Tim menyampaikan masih adanya ruang jalan yang dimanfaatkan untuk kepentingan lain selain untuk kepentingan lalu lintas dan pejalan kaki. Hal ini terlihat dari masih adanya tong sampah, pot bunga dan Pedagang kaki lima yang masih menggunakan ruang jalan. Namun tim memuji Kota Solok karena telah memiliki CCTV dan Ruang media center yang dapat menampilkan kondisi lalu lintas kota solok secar online. Tim mendorong agar Media Center Kota Solok dikembangkan sebagai kontrol pergerakan lalu lintas seperti NTMC di Jakarta.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Kota Solok, Eva Nasri, SH, MM menyampaikan, telah banyak tindakan yang telah diambil pemerinyah kota solok dalam rangka menertibkan penggunaan runag jalan, mulai dari sosialisasi dan melakukan penertiban dengan dialog dengan para pedagang kaki lima.

Turut hadir dalam acara ekspose ini Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan, Dandim 0309 Solok, LKAAM, KAN, Ketua MUI, Ibu Ketua Bundo Kandung, Pimpinan BUMN/BUMD, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Solok, Ketua DPC Organda Kota Solok, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda dan para Kepala SKPD se Kota Solo. (DPKI/Reski)

Dinas Kesehatan Kota Solok Sosialisasikan EHRA

sosialisasi EHRA Kota Solok

Solok, (MC Kota Solok) – Dinas Kesehatan Kota Solok sosialisasikan environmental health risk assessment (EHRA). Acara ini diselenggarakan di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Solok, Kelurahan Nan Balimo Kota Solok. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok dr. H. Junaidi, M.Kes pada hari Senin (25/5).

Dalam kata sambutan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok menyampaikan EHRA sangat penting karena mendukung kegiatan advokasi kepada warga di tingkat desa/kelurahan  dan kepada pemangku kepentingan (stakeholders) di tingkat yang lebih tinggi dan untuk penentuan area berisiko di tingkat kelurahan/desa. Selanjutnya beliau juga menyampaikan dalam jangka panjang EHRA berfungsi untuk membuat perencanaan dalam mengatasi masalah kesehatan yang bersumber dari lingkungan.

EHRA (Environmental Health Risk Assessment) adalah sebuah survei partisipatif di tingkat kota yang bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana sanitasi, kesehatan/higinitas, serta perilaku masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program sanitasi dan advokasi di tingkat kota hingga kelurahan, seperti yang termuat pada laman sanitasi.or.id. Lebih lanjut, EHRA bertujuan untuk mendapatkan gambaran jelas tentang sarana dan prasarana sanitasi dan perilaku masyarakat yang berisiko terhadap kesehatan tingkat kota berdasarkan data primer. Hasil survei digunakan sebagai salah satu bahan penyusunan Buku Putih Sanitasi Kota dan Strategi Sanitasi Kota (SSK).

Narasumber pada acara sosialisasi ini yaitu Bapak Kusnadi, S.K.M., M.Kes., kasi penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri oleh kader kesehatan lingkungan se-Kota Solok. (dinkes/rahman)

Alih Fungsi Lahan Pertanian Mengkhawatirkan, Ini Tanggapan Pemerintah Kota Solok

Rapat Dewan Ketahanan Pangan

Solok, (MC Kota Solok) – Rapat Dewan Ketahanan Pangan (27/5) dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi dan Pembangunan Kota Solok, Ir. Helmiyati.

Rapat Dewan Ketahanan Pangan dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi dan Pembangunan Kota Solok, Ir. Helmiyati pada hari Rabu, 27 Mei2015. Rapat yang bertempat di ruang rapat Walikota Solok dihadiri oleh seluruhSKPD  se-Kota Solok tersebut didasari bahwa ketahanan pangan melibatkan lintas pelaku, lintas wilayah dan lintas waktu. Oleh sebab itu, diperlukan suatu wadah penanganan masalah pangan. Latar belakang masalah yang dimaksud ialah konversi (alih fungsi) lahan pertanian terutama sawah ke penggunaan lain, seperti perumahan. Menurut Ir.Effendi, MP, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat menyatakan bahwa pengurangan lahan pertanian, terutama sawah produktif tinggi, seiring dengan pertumbuhan penduduk hingga tahun 2045 akan meyebabkan lahan pertanian yang tersisa nanti tidak mampu lagi memproduksi bahan pangan untuk mencukupi kebutuhan penduduk.

Bappeda sebagai perencana daerah juga mendukung program Ketahanan Pangan dengan pengenalan RT/RW Kota Solok sehingga penggunaan lahan nantinya sesuai dengan peruntukan masing-masing. “Untuk lahan yang tidak sesuai dengan penggunaan  berdasarkan RT/RW Kota Solok, izin pemanfaatan lahan tidak akan dikeluarkan”, ungkap Viveri Andra, S.H., M.Si., Kepala Bappeda Kota Solok.

Rapat ini juga membahas Peraturan Daerah (Perda) no. 3 tahun 2015 tentang kemandirian pangan. Perda ini memiliki 11 Bab, 53 Pasal dengan 94 ayat. Perda ini akan ditindaklanjuti oleh masing-masing Kabupaten/Kota di Sumatera Barat melalui instruksi Gubernur. Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar mengungkapkan bahwa untuk wilayah Sumatera Barat, kemandirian pangan adalah target Pemerintah karena sebagian besar komoditi pangan (110 dari 112 komoditi) diproduksi di Sumatera Barat.  Hanya dua komoditi, yakni kedelai dan kacang hijau yang bukan merupakan komoditas pangan dari Sumatera Barat sehubungan dengan kondisi iklim daerah.

Kesimpulan rapat adalah anggota Dewan Ketahanan Pangan, dalam hal ini diketuai oleh Walikota, harus lebih tanggap terhadap kejadian-kejadian yang berhubungan dengan pangan, termasuk cadangan pangan pemerintah daerah yang sewaktu-waktu dapat digunakan jika terjadi bencana di Kota Solok. Selain itu kepada warga, terutama ibu rumah tangga, dihimbau agar lebih selektif dalam menghadirkan konsumsi keluarga dan lebih membudayakan konsumsi pangan lokal yang bebas dari bahan berbahaya (Ketapang/Rico).

Bamus Tetapkan Jadwal Kegiatan DPRD Kota Solok

Rapat Badan Musyawarah DPRD Solok
Solok (MC Kota Solok) – Badan Musyawarah ( Bamus ) DPRD Kota Solok mengadakan Rapat untuk menentukan jadwal kegiatan ke depannya, Selasa (26/5). Rapat Bamus tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Besar DPRD Kota Solok. Mengi​n​gat banyaknya pekerjaan anggota DPRD Kota Solok, anggota DPRD mulai bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Badan Musyawarah (Bamus) telah melahirkan jadwal kegiatan yang dimulai Rabu (27/5) dengan agenda rapat Internal Badan Legislasi ( Banleg ) dan dilanjutkan Kamis (28/5) dengan Rapat Paripurna Internal DPRD Kota Solok dalam Rangka Penyampaian 3 (tiga) Ranperda Inisiatif kepada pimpinan menjadi Ranperda Inisiatif DPRD oleh Badan Legislasi, di antaranya Ranperda Penempatan Dana Keuangan Daerah pada Perbankan, Ranperda tentang bantuan hukum bagi masyarakat miskin dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Pencegahan dan Pemberantasan Perbuatan Maksiat di Kota Solok. Sesuai jadwal kegiatan ini akan berakhir Senin 1 Juli 2015 mendatang. Pada hari Senin tanggal 1 Juli 2015 bertempat di ruang sidang DPRD akan berlangsung rapat paripurna dengan agenda Persetujuan terhadap 3 (tiga) Ranperda dari Pemerintah Daerah dan 3 Ranperda Inisiatif DPRD menjadi Peraturan Daerah Kota Solok Tahun 2015.
Dengan telah terjadwalnya kegiatan DPRD Kota Solok, mudah – mudahan lahir 6 (enam) Peraturan Daerah Kota Solok Tahun 2015 sebagai penyalur aspirasi masyarakat  dan sebagai alat pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan nagari Solok. (DPRD/Wahyu)

Pordasi dan Dinas PORKP Konsultasi Persiapan Pacu Kuda ke DPRD Kota Solok

Komisi III dengar penjelasan dari Dispora Kota Solok  tentang kesiapan alek Nagari Pacu Kuda
Solok, (MC Kota Solok) – Pengurus Pordasi Kota Solok bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota solok melakukan sharing informasi dengan Komisi III DPRD Kota Solok, Selasa (26/5). Sharing tersebut bertujuan untuk kelancaran pelaksanaan iven alek anak nagari, pacu kuda, terbuka dan tradisional, sebagaimana dijadwalkan pada tanggal  31 Mei – 1 Juni 2015 yang bertempat di gelanggang pacu kuda Ampang Kualo Kota Solok.
 Acara sharing tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Koodinator Komisi III, Yutris Can, SE, Ketua Komisi III H. Irman Yefri Adang, SH, MH sekretaris Komisi III Ramadhani Kirana Putra, SE, MM dan anggota Komisi III Zulkarnain, turut hadir dalam acara sharing yaitu Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kota Solok Dusral dan Ketua Pordasi Kota Solok Zulkifli  Joran.
Dalam sambutannya Ketua Komisi III menjelaskan,iven pacu kuda yang akan dilaksanakan tanggal 31 Mei 2015 nanti harus benar – benar siap dengan sarana dan prasarana. Komisi III berharap iven tersebut banyak mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Kota Solok. Komisi III menambahkan untuk lebih meriahnya kegiatan iven pacu kuda putaran VII agar ditambah beberapa helai baliho untuk sosialisasi di lapangan.
Kadispora mengungkapkan, secara teknis persiapan di lapangan untuk pelaksanaan ivent pacu kuda sudah siap dan tidak ada permasalahan, selain itu Kadispora juga sudah melakukan pemasangan beberapa buah baliho terkait pemberitahuan acara pelaksanaan pacu kuda. Iven Pacu kuda yang dimaksud ialah pacu kuda terbuka dan tradisional putaran 7, 2015 yang dapat ditonton oleh masyarakat secara GRATIS. Iven ini akan diikuti oleh daerah Sumatera Barat, Medan, Aceh dan beberapa provinsi lainnya, yang telah terdaftar pada periode pendaftaran 16 Mei – 24 Mei 2015 lalu. (DPRD/Wahyu).

Pemerintah Daerah Kota Solok melakukan pemantauan beras

foto pemantauan beras

Solok, (MC Kota Solok) – Maraknya peredaran beras plastik dimedia televisi, media cetak dan media maya membuat Pemerintah Daerah Kota Solok melakukan pemantauan ke lapangan pada hari Selasa 26/5/2015  langsung ke pasar raya, distributor beras di pasar raya dan empat mini market dikota Solok. Mini market tersebut adalah mini market baru swalayan, mata air, tiga putra dan mini market Orchad. Menurut Ir.H.Ikhvan Marosa, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Solok menegaskan bahwa pemantauan ini untuk melihat langsung peredaran beras yang ada di Kota Solok apakah beras plastik seperti diberitakan di media tersebut masuk ke Kota Solok. Hal ini juga untuk memberikan penjelasan ke penjual dan grosir beras tentang ciri-ciri secara kasat mata beras plastik tersebut. Tim Pemantau beras plastik ini adalah Tim Gabungan yang terdiri dari Kantor Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Dinas Koperindag, Bagian Humas , Dinas Kesehatan Kota Solok dan Kantor Pengelola pasar. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan tim, tidak ditemukan beras plastik yang beredar di pasaran. Kepada warga dan pedagang dihimbau untuk waspada dengan adanya berita tentang peredaran beras plastik. Salah satu cara yang mudah dengan mengambil segenggam beras dan menyerikanya dengan sterika panas, jika ada beras yang menempel, bisa dipastikan beras tersebut terbuat dari plastik. Setelah dimasakpun dapat dilihat adanya pemisahan beras plastik dengan beras asli, jika dibakar beras plastik akan langsung terbakar.

Menurut Hj. Yusnimar salah satu penjual beras Kota Solok mengatakan “ beras yang dibeli pedagang yang dijual dipasaran berasal dari beras lokal seperti beras anak daro, banang pulau dan beras sari baganti yang umumnya berasal dari luar Kota Solok. Begitu juga beras yang dijual di mini market berasal dari beras lokal yang sama dijual di pasar raya. Bedanya, dimini market beras sudah dikemas dalam bentuk menarik dalam 5 kg dan 10 kg.

Kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan umumnya meningkat, namun untuk bulan ini terjadi peningkatan stok padi dan beras di heler baik di dalam maupun luar Kota Solok” ujar H.Jamalus salah satu grosir beras Kota Solok. Kebutuhan masyarakat Kota Solok konsumsi beras untuk satu bulan dengan jumlah penduduk 64.819 jiwa (BPS 2014) berkisar 386, 87 ton ( Susenas 2011). Sementara Persedian beras/ stok Kota Solok untuk bulan ini diperkirakan 495 ton ( survey Ketapang 2015). Ringkasnya dalam menghadapi Ramadhan 2015 ini persediaan beras untuk dikonsumsi masyarakat Kota Solok cukup. Hanya saja ada beberapa komoditas pangan yang cendrung naik menjelang bulan Ramadhan tahun ini (Ketapang/rico).

48 Admin Simaya se Kota Solok Diberi Pelatihan

pembukaan pelatihan simaya kota solok
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Solok Eva Nasri, SH, MM mewakili Walikota Solok Membuka Bimbingan Teknis Sistem Administrasi Perkantoran Maya dan Bimbingan Teknis Jurnalistik

 

Solok, (MC Kota Solok) – Sebanyak 48 Admin Simaya se Kota Solok Diberi Pelatihan pengenalan dan penggunaan aplikasi sistem administrasi perkantoran maya (siMAYA). Pelatihan ini sendiri dilaksanakan senin (12/5) bertempat di Aula Kantor Camat Lubuk Sikarah.

Kepala Dishub Kominfo Kota Solok Eva Nasri, SH, MM, mewaikili Walikota Solok dalam sambutannya menyampaikan staf yang hadir pada pelatihan ini secara otomatis merupakan petugas siMAYA bagi SKPD-nya masing-masing. Sesuai dengan SE MENPAN-RB Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penggunaan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik Pada Instansi Pemerintah, Sistem ini harusnya sudah berjalan sejak tahun 2014 kemarin, namun baru tahun ini Dishub Kominfo Kota Solok bekerja sama dengan Kementerian Kominfo memberikan Bimbingan Teknis siMAYA. Oleh karena itu usai pelatihan diharapkan akan ada langkah proaktif dari masing-masing pimpinan untuk komit dan konsisten dalam mensukseskan implementasi siMAYA di lingkungan kerjanya masing-masing.

Selanjunya beliau juga menyamapaikan manfaat siMAYA yaitu antara lain mempercepat proses pengambilan keputusan maupun pemberian pelayanan publik tanpa harus berada di kantor karena siMAYA dapat diakses dimana saja walaupun pimpinan tidak ada di tempat. Karena itu diharapkan dengan penggunaan aplikasi ini akan dapat meningkatkan efisiensi dilingkungan Pemerintah Kota Solok.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini kepala SKPD se Kota Solok, para admin siMAYA se Kota Solok dan nara sumber dari Direktorat e-Government Kementerian Kominfo RI yaitu bapak S. Juliandry Simanungkalit dan Dirgantara Manurung.(DPKI/reski)

Kota Solok Mulai Berbenah Menghadapi Penilaian WTN 2015

penertiban PKL

Solok, (MC Kota Solok) – Kota Solok mulai berbenah dalam rangka menghadapi penilaian WTN 2015 di Kota Solok. Setelah melakukan rapat koordinasi persiapan penilaian WTN 2015 di Kota Solok yang dipimpin oleh Sekretris Daerah Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, SH, Senin (25/5) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solok langsung melakukan berbagai langkah guna menghadapi Penilaian tersebut.

Dengan didukung personil Satlantas dan Sabara Polres Solok Kota, Subdenpom, Kodim 0309 Solok, Pol PP, Koperindag, Kantor Pasar, Bagian Humas, serta DKTR. Tim bergerak menyusuri jalan-jalan utama di Kota Solok. Penertiban kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kominfo Kota Solok, Eva Nasri, SH, MM. Dari hasil pantau MC Kota Solok terlihat Tim melakukan langkah-langkah preventif dan dialog dengan para PKL yang memakai Trotoar maupun badan jalan agar dapat menggeser dagangannya keluar dari Trotoar maupun badan jalan.

Khusus untuk pedagang yang berjualan jalur dua depan pasar raya solok tim kembali mengingatkan bahwa PKL hanya boleh berjualan di pinggir jalan mulai pukul jam 14.00 WIB sampai jam 05.00 pagi. Setelah berjualan agar lapak-lapak dan gerobak PKL kembali dibersihkan dari badan jalan.(DPKI/Reski)persiap[an penertiban PKL Kota Solok