Kodim Solok Demonsterasi Tanaman Jajar Legowo di Areal Kelompoktani Sadar Gawan

SOLOK, – Komando distrik militer (Kodim) Solok kembali melakukan demonsterasi cara (Demcara) tanaman serentak melalui teknologi jajar legowo di areal kelompoktani Sadar Gawan Keluahan Tanah Garam Kota Solok Senin lalu
Demcara yang disponsori Kodim Solok itu dimaksudkan untuk memotifasi petani melalui kelompoktani agar secara bertahap bisa melaksanakan tanam jajar legowo karena dari hasil penelitian bisa menaikan produksi 20-25 %/ hektare.
Tanam serentak dengan menerapkan teknologi jajar legowo itu diawali oleh Damdim Solok Letkol Syafta F. Syah, kemudian diikuti Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal, Danramil, Camat Lubuk Sikarah serat ketua kelompoktani.
Sebelum tanam dilaksanakan, persiapan lahan dilakukan anggota kelompok 25 hari sebelum tanam, pengolahan tanah dilakukan 2 kali dengan interval 10 hari dari pengolahan tanah pertama, kemudian diratakan dan ditabur pupuk kandang. Pemberian pupuk kandang untuk memperbaiki stektur dan struktur tanah agar subur dan gembur.
Dihadapan anggota kelompoktani, Dandim mengatakan, terjunnya tentara masuk sawah bukan berarti petani tidak patuh dan disiplin selama ini, melainkan sebagai bentuk panggilan tugas membantu petani dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti kurang tersedianya sarana produksi (bibit, pupuk dan pestisida) akibat kelalaian dalam tata niga.
Disisi lain pihak pemerintah berkeinginan menaikan produksi padi agar tidak terjadi inpor beras, sebab Indonesia merupakan negara agraris, tanah subur dan berada digaris khatulistiwa, dengan potensinya itu, tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. Hanya saja selama ini petani masih lalai dalam meningkatkan produksi akibat keterbatasan teknologi.
Melalui teknologi jajar legowo, diharapkan terjadi peningkatan produksi padi karena banyak manfaat dari penerapan tanam jajar legowo, diantaranya bisa menekan serangan hama tikus, proses fotosintesis cukup baik akibat pemerataan pencahayaan dan yang tidak kalah pentingnya bertambahnya jumlah rumpun padi.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal sebelumnya menyampaikan, sejak adanya himbauan pemerintah pusat dalam peningkatan produksi padi, sudah disikapi dengan baik oleh Pemerintah Kota Solok melalui dinasnya, terhitung sejak bulan Januari 2015 lalu, sudah dimulai penerapan paket teknologi jajar legowo.
Dari hasil penghitungan melalui pengambilan ubinan, diakui terjadi peningkatan produksi padi 25 %, ini menunjukan teknologi tanam jajar legowo sangat baik dilaksanakan, untuk membantu petani dalam tanam jajar leowo disalurkan bantuan baik dari pemerintah pusat dan Kota Solok, terang Jefrizal. (Alfian)

tanam legowo kodim solok
tanam legowo kodim solok

Kota Solok Berhasil Menyelenggarakan Pelayanan Pencatatan Kelahiran

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SOLOK, – Dipenghujung tahun 2015, Kota Solok ternyata mampu juga menyabet prestasi dari pemerintah pusat tentang keberhasilan dalam penyelenggaraan pelayanan pencatatan kelahiran dengan melebihi target nasional.
Atas keberhasilan melebihi target nasinal dalam pencatatan kelahiran, Kota Solok mendapat penghargaan dari Kementerian dalam negeri yang diserahkan Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Nova Elfino di Jambi awal minggu lalu.
Berhasilnya Kota Solok memperoleh penghargaan dari Kementerian dalam negeri karena selama tahun 2015, pemerintah pusat menargetkan pencatatan kelahiran itu 75 %, namun bagi Kota Solok setelah dilakukan evaluasi mencapai 82,5 %, artinya melebihi target nasional, jelas Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kota Solok Nova Elfino Kamis Rabu lalu
Untuk Sumatera Barat, hanya 2 kota yang kebagian penghargaan dan melebihi target nasional, yakni Kota Padang Panjang dan Kota Solok, hanya 2 duta Sumbar dikancah nasional. Jika keseluruhan ada 4 yakni Sumatera dan Kalimantan. Selaku kota kecil yang mulai padat penduduk perlu disyukuri atas keberhasilan tersebut, apalagi dipenghujung tahun 2015 yang juga bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Kota Solok 16 Desember nanti, ini namanya kado ulang tahun dari Kementerian Dalam Negeri.
Kata Nova Elfino, terealisasinya pelaksanaan pencatatan kelahiran melebihi target nasinal juga didukung dengan kerjasama rumah sakit dan klinik bersalin dengan Pemda Kota Solok. Bulan April 2015 lalu, Walikota Solok bersama direktur rumah sakit umum dan klinik bersalin yang ada di Kota Solok membuat kesepakatan dan kerjasama dalam mengeluarkan akte pencatatan kelahiran.
Kerjasama itu sudah disosialisasikan dan direalisasikan oleh klnik bersalin dan rumah sakit umum Kota Solok, setiap ibu melahirkan sudah disediakan akte pencatatan kelahiran yang disediakan di rumah sakit dan rumah bersalin, perawat bersama ibu melhairkan bisa mengisi data yang disediakan untuk selanjutnya diserahkan pada Dinas Kependudukan Catatan Sipil.
Proses penerbitan akte kelahiran di rumah bersalin maupun rumah sakit sangat gampang dan bisa ditunggu beberapa menit karena pihanya sudah menyiapkan blangko isian dan tinggal mengisi oleh ibu melahirkan maupun pihak rumah sakit. Jadi urusannnya tidak merepotkan pasien maupun keluarga, terang Nova Elfino. (Alfian)

Penyuluh Pertanian Kota Solok studi banding ke BB Padi Jawa Barat

Studi-banding-ke-BB-padi
Studi-banding-ke-BB-padi

SOLOK, – Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian perikanan Kehutanan Kota Solok melakukan studi banding ke Balai besar penelitian tanaman padi Jawa Barat untuk memperdalam ilmu tentang teknologi tentang budidaya tanaman padi dari berbagai teknologi.

Studi banding tenaga fungsional sub sektor tanaman pangan itu dilaksanakan menyusul adanya program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produksi padi sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Rombongan sebanyak 9 orang itu dipimpin kepala bidang penyuluhan Si Is, SP.

Keberangkatan selama 5 hari dari tanggal 16 sampai 20 Desember itu merupakan gelombang ke II, karena gelombang I sudah berangkat bulan Juni lalu dengan sasaran balai penelitian tanaman sayuran di Rembang Bandung.

Kepala bidang penyuluhan Si Is ” mengatakan, tujuan studi banding tenaga fungsional itu selain menambah ilmu disektor tanaman pangan hortikultura juga merupakan reword baginya karena pada musim tanam Pebruari-Mei lalu, Kota Solok berhasil meningkatkan produksi padi 20 % melalui teknologi jajar legowo. Atas keberhasilan itu Kota Solok mendapat penghargaan dari Kementerian Pertanian yang diserahkan pada hari pangan sedunia di Kota Padang.

Melalui studi banding itu, penyuluh pertanian di Kota Solok bisa lebih memahami tentang budidaya tanaman padi dan temuan-temuan lainnya dalam meningkatkan produksi padi di Kota Solok, pada balai besar tanaman padi itu bermacam perlakuan sudah dilaksanakan yang hasilnya sangat memuaskan.

Perlakuan itu selain pada benih, cara tanam dan jarak tanam, juga menggunakan caplak untuk mengatur jarak tanam, melalui caplak itu (alat untuk menggaris) petani lebih mudah dalam mengatur jarak tanam, cara tanam tanpa harus memakai tali rafia. Caplak sudah bisa mengatur jarak dalam barisan dan jarak antar barisan sehingga pertanaman padi terlihat lebih rapi.

Selain mengunjungi balai besar tanaman padi, rombongan berjumlah 9 orang (tim II) itu juga mengunjungi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) model yang sudah maju di Jawa Barat. Bagaaimana mengelola balai dan pengalokasian anggaran dipelajari di BPP yang dikunjungi. (Alfian)

Anak Usia Dini Kota Solok Peringati Hari Ibu

20151219_094231

Solok,(MC)- Dalam rangka memperingati hari ibu, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI) Kota Solok menggelar lomba mewarnai ibu dan anak. Kegiatan yang melibatkan puluhan orang tua dan anak tersebut digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tembok Kelurahan Nan Balimo Kecamatan Tanjung Harapan, Sabtu (19/12).
Acara tersebut dihadiri oleh Kabid PLS,Drs.Doris Welly dan Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Milda Murniati, S.Pd, serta puluhan peserta yang berasal dari taman kanak-kanak dan Paud yang ada di Kota Solok. Selain untuk memperingati hari ibu perlombaan tersebut digelar untuk menjalin silaturahmi antara wali murid.
Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Milda Murniati, S.Pd , untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, sangat diperlukan peran orang tua. Oleh karenanya, dirinya mengharap acara-acara serupa sering dilaksanakan, Kegiatan seperti ini juga dapat mempererat hubungan antara anak dan orang tua khususnya di Kota Solok.
Sementara Fitria Saputri, salah seorang wali murid dari TK Pertiwi, merasa senang dengan diadakannya kegiatan seperti ini. Karena menurutnya kegiatan seperti ini dapat melatih keberanian sang buah hati.Setiap kegiatan yang diadakan oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan sesuai dengan hoby serta kemampuan anak, saya memang selalu mengikut sertakan anak saya. Karena dengan begitu, secara tidak langsung dapat melatih mental putri saya,” ungkapnya.(wahyu)

Komisi I DPRD Kota Solok Seleksi Unsur Pengarah BPBD Kota Solok

1
Salah satu peserta sedang dilakukan fit dan propert test oleh komisi I DPRD Kota Solok

Solok,(MC)- Komisi I DPRD Kota Solok kini menyeleksi unsur pengarah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, yang akan memberikan masukan dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Kota Solok.Anggota komisi I tersebut terdiri dari Martin Jofari,S.Sos sebagai koodinator Komisi I,Hj,Nurnisma,SH sebagai ketua Komisi I,Nasril In DT Malintang Sutan,SH sebagai Wakil ketua Komisi I,Amrinof Diaz DT Ula Gadang,SH sebagai sekretaris Komisi I dan Herdiyulis,SH,MH sebagai Anggota Komisi I.Fit dan Propertest unsur pengarah dari masyarakat pada BPBD Kota Solok dilaksanakan diruang rapat besar DPRD Kota Solok,Minggu (20/12).
Seleksi tahap akhir ini akan menetapkan empat orang dari delapan kandidat lainnya, yang akan dilantik sebagai unsur pengarah penanggulangan bencana, yang berada di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Hal ini dikarenakan unsur pengarah ini, sama halnya dengan dewan pertimbangan, atau pakar yang memberikan masukan kepada BPBD Kota Solok, untuk mengatasi bencana yang terjadi, baik pencegahan, kesiagaan, evakuasi, hingga rehabilitasi bencana tersebut.
Delapan kandidat ini, adalah Ivan Hidayat Putra dari Akademisi,Yusdavidson dari LSM,Roni D Daniel dari masyarakat profesional,Ramadhani Suci dari Akademisi,Sumi Harianto dari Wiraswasta,Roni Jefrinaldo dari LSM,Nanda Priatama dari Organisasi/LSM,Erik Heriko dari Wiraswasta , dimana fit and proper test ini dilaksanakan yang nantinya akan menetapkan empat orang sebagai yang terpilih sebagai unsur pengarah penanggulangan bencana.
Menurut Irvan Hidayat Putra, Komisi I mempertanyakan program yang dilakukan pada saat terjadi bencana di wilayah Kota Solok, mengingat Badan Penanggulanga Bencana Daerah ini menjadi koordinator untuk penanggulangan bencana. “Jadi mulai dari evakuasi, tanggap darurat hingga rehabilitasi pasca bencana akan dikoordinir BPBD Kota Solok,’’ jelas salah satu dosen AMIK Kosgoro Solok.
unsur pengarah ini memegang peranan penting untuk memberikan masukan ataupun pemikiran dalam proses penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Kota Solok, sehingga korban tidak terlalu menderita dan cepat mendapatkan penanganan. “Juga memikirkan upaya pencegahan dan kesiagaan terhadap bencana yang terjadi, khususnya banjir, longsor maupun kebakaran,’’ kata Irvan Hidayat Putra. Komisi I juga mempertanyakan visi misi masing-masing calon unsur pengarah BPBD ini, karena mereka diharapkan bisa memberikan bantuan pemikiran untuk menanggulangi bencana yang terjadi. “Kita sudah memaparkan visi misi, serta program penanggulangan bencana di wilayah Kota Solok,’’ ujarnya, usai fit and proper test sekitar 30 menit tersebut.(wahyu)

Ketua DPRD Kota Solok Hadiri Gerak Jalan Pleton Beranting

1
Solok, (MC Kota Solok) –Gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya merupakan kegiatan setiap tahun rutin dilaksanankan oleh prajurit TNI AD khususnya kecabangan Infanteri, yang bertujuan untuk memupuk jiwa korsa dan rasa kebanggaan Prajurit Infanteri sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran serta nilai kejuangan, semangat pantang menyerah dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada prajurit muda TNI AD.
Acara gerak jalan beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya tersebut bertempat di lapangan bola kaki Nagari Aripan Kabupaten Solok ,Rabu (16/12) dan acara tersebut di hadiri oleh Pj Walikota Solok,Drs Asrizal Asnan MM,Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE,Kapolresta Solok, AKBP.Tommy Bambang Irawan,SIK dan Kajari Solok,Yulefdri.
Dalam sejarahnya pada tanggal 19 Desember 1948 Angkatan perang belanda menyerang kota jogyakarta dan lapangan terbang Maguwo, Pemerintah belanda telah membatalkan persetujuan genjatan senjata, semua Angkatan perang menjalankan rencana yang telah ditetapkan untuk menghadapi serangan lawan. Perintah ini pada intinya seluruh Angkatan perang untuk melaksanakan perang gerilya total dengan menggunakan taktik dan strategi Infanteri. Atas dasar peristiwa inilah tanggal 19 Desember kemudian diperingati sebagai Hari Infanteri.(wahyu)

Gedung Baru Kantor Lurah Sinapa Piliang Diresmikan

1

Solok, (MC Kota Solok) – Kantor baru kelurahan Sinapa Piliang Kecamatan Lubuk Sikarah yang berlokasi di belakang kantor Pengadilan Negeri Solok, telah diresmikan pemakaiannya oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE, Kamis (17/12), acara tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE, Staf Ahli Walikota Solok,Firmansyah,Ketua LKAAM Kota Solok,H Rusli Khatib Sulaiman,Danramil 0309-1/kubung,Kapten Inf Tarmizi,Kepala Kejaksaan Negeri Solok,Yulefdri serta kepala SKPD dilingkungan pemerintah Kota Solok dan masyarakat Kelurahan Sinapa Piliang.
Kantor baru berlantai dua ini dibangun untuk menggantikan kantor lama yang telah berusia tua dan hanya berlantai satu serta luas yang tidak memadai untuk dalam melakukan pelayanan kepada warga yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kantor baru Kelurahan Sinapa Piliang saat ini telah mulai beroperasi penuh melayani warga.
Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE dalam sambutannya mengatakan, bahwa prasyarat utama pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan menyelenggarakan proses pemerintahan yang baik antara lain adanya gedung kantor yang layak maupun sarana dan prasarana yang memadai. Dengan demikian, lanjut Yutris Can,SE, gedung baru ini merupakan salah satu ekspresi pemerintah untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan dalam meningkatkan kinerja pelayanan yang lebih memadai kepada masyarakat di kelurahan Sinapa Piliang. Ketua DPRD Kota Solok berharap dengan diresmikannya gedung kantor Lurah Sinapa Piliang ini, dapat membangkitkan daya dukung dan semangat baru bagi seluruh pegawai di Kelurahan Sinapa Piliang untuk menciptakan suatu iklim kerja yang baik dengan mengoptimalkan kemampuan diri dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
2
Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE berikan sambutan atas peresmian Gedung baru Kantor lurah Sinapa Piliang

Rangkaian acara diakhiri dengan melakukan pengguntingan pita di pintu masuk kantor Lurah Sinapa Piliang. Yang dilakukan oleh Staf Ahli Walikota Solok,Firmansyah dan Kajari Solok,Yulefdri. Selanjutnya untuk pembukaan kunci gedung baru Kantor Lurah Sinapa Piliang di lakukan oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE, Hal ini sebagai pertanda bahwa gedung baru kantor lurah sudah secara resmi dipergunakan untuk pelayanan masyarakat kelurahan sinapa piliang.(wahyu)

Kota Solok Terus Sosialisasikan Pola Tanam Sistim Jajar Legowo

legowo 1

Solok, (MC Kota Solok) –Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE, memberi respon positif penanaman padi sistem tanam sabatang dan jajar legowo yang dinilai mampu meningkatkan hasil panen mencapai dua ton per hektare. Respon positif Ketua DPRD Kota Solok tersebut dikatakan di sela – sela melakukan peresmian Kantor Lurah Sinapa Piliang yang baru, dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kota Solok menyempatkan diri guna melihat langsung sistem pola tanam jajar legowo tersebut, kamis (17/12) di Depan Kantor DPD Golkar kelurahan Sinapa Piliang Kota Solok. Peninjauan tersebut di dampingi oleh Danramil 0309-01/Kubung Kapten Inf Tarmizi dan Kajari Solok, Yulefdi, serta di dampingi oleh Kepala Dinas Pertanian,Perikanan dan Kehutanan Kota Solok,Jefrizal,Spt,MT.
Kepala Dinas Pertanian,Perikanan dan Kehutanan Kota Solok,Jefrizal,Spt,MT menjelaskan, Salah satu teknologi tanam yang kerap digunakan petani padi adalah sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam ini merupakan cara tanam padi di sawah dengan pola beberapa barisan tanaman, yang diselingi satu barisan kosong. Maksudnya tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong, dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan.
Dinilai efektif sebagai metode penanaman padi, sistem tanam jajar legowo ini kemudian dikembangkan demi mendapatkan hasil panen yang lebih tinggi, Selain itu juga, metode ini mempermudah ketika proses pengendalian hama, penyakit, gulma, dan pada saat pemupukan.
Disamping itu, cara tanam ini memiliki keunggulan yakni mampu meningkatkan populasi tanaman per satuan luas, sehingga berpeluang meningkatkan produksi, mudah dalam pengelolaan tanaman seperti pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, kemudian memudahkan pergerakan petani di lapangan karena adanya ruang kosong, dan estetika pertanaman menarik.
legowo

Danramil 0309-01/Kubung Kapten Inf Tarmizi,mengatakan,untuk meningkatkan swasembada pangan nasional TNI bersama masyarakat tani melakukan kegiatan pendampingan serta membantu penanaman padi jajar legowo (jarwo) di lahan sawah. Pendampingan TNI kepada petani dalam rangka percepatan program swasembada pangan nasional.”Tujuannya, agar panen yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
Kegiatan pendampingan terhadap petani merupakan perintah Komandan Kodim (Dandim) 0309 Solok Letkol Inf Syafta Feryansyah, SIP,yang meminta kepada jajaran Koramil hingga para Babinsa untuk membantu serta melakukan pendampingan kepada petani.ungkap Danramil Kubung.(wahyu)

DPRD Kota Solok Gelar Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Kota Ke-45

1

Solok, (MC Kota Solok) –Diusia Kota Solok yang sudah menginjak 45 tahun, sudah banyak pembangunan dan prestasi yang mampu diraih Kota Solok. Hal tersebut merupakan wujud nyata dari kemajuan sehingga Kota Solok mampu bersaing dan disejajarkan dengan daerah lainnya di Sumatera Barat.
“Sejak berdirinya Kota Solok 16 Desember 1970 berdasarkan Permendagri Nomor 8 tahun 1970 sudah banyak pembangunan dan prestasi mewarnai kota Solok dan sudah dapat kita rasakan bersama-sama hingga hari ini,”Kata, Yutris can,SE, saat memimpin rapat paripurna istimewa dalam rangka ulang tahun Kota Solok ke 45, Selasa (15/12).
Hadir dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Staf ahli dibidang pemerintahan, Pj. Walikota Solok, Drs. Asrizal Asnan, MM, Kapolres Solok Kota, AKBP Tommy Bambang Irawan, Dandim 0309 Solok, Letkol. Inf. Safta Feryansyah, Kajari Solok, Yulefdi, pimpinan perguruan tinggi dan sekolah se-kota Solok, Ketua KAN, Ketua LKAAM, Bundo Kanduang dan undangan lainnya.
Juga Tampak hadir dalam acara tersebut, sejumlah mantan Walikota dan Wakil Walikota Solok atau ahli waris yang pernah memimpin Kota Solok, mulai dari Walikota pertama, Drs. H. Hasan Basri hingga wakil walikota solok terakhir, Drs. Zul Elfian Dt. Tianso, SH.M.Si.
Dikatakan Yutris can, kemajuan yang dirasakan kota Solok saat ini tidak terlepas dari buah kerja keras para pemimpin terdahulu dan tidak terlepas juga dari kerjasama seluruh elemen masyarakat.
“Sejak berdirinya Kota Solok hingga saat ini sudah sepuluh orang Walikota dan Wakil Walikota yang pernah memimpin, dan masing-masing masa kepemimpinan menorehkan kemajuan dan prestasi bagi kota Solok,”terangnya.
paripurna 2
Lebih lanjut ditambahkannya, Kota Solok berhasil mempertahankan Piala Adipura enam tahun berturut-turut sampai tahun 2013. Peraih Penghargaan Piala dan plakat WTN, berturut-turut 2014. Dibidang PKK KB, dan Kes, meraih segudang prestasi baik prestasi Tingkat Nasional, maupun tingkat Sumbar, peraih penghargaan PMT-AS tingkat Nasional tahun 2014. Disusul Penghargaan di bidang Kesehatan, penghargaan dibidang koperasi dan UKM, dibidang WTP, penghargaan tercepat proses E-KTP, piala Adiwiyata, ICT Pura, WTN, penghargaan tertib ukur, Satya Lencana Bhakti Husada Kartika, dan banyak lagi yang lainya yang tak dapat disebutkan satu-persatunya.
Sepanjang tahun 2015 ini banyak prestasi yang berhasil ditorehkan diantaranya penghargaan tertinggi Kota Sehat Swastisaba Wistara, piagam penghargaan dari Mendagri atas pencapaian target nasional cakupan kepemilikan akta kelahiran lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan, juara 1 tingkat sumatera barat dan juara harapan tingkat nasional dalam lomba Pustakawan tingkat nasional, juara 1 Lomba kearsipan tingkat Sumbar dan masih banyak lagi prestasi yang berhasil diperoleh dibidang yang lain.
paripurna 1
Seluruh anggota DPRD Kota solok sebagai wakil masyarakat di legislatif mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas capaian yang sangat baik yang sudah diraih oleh pemerintahan Kota solok.
“Tentunya berbagai prestasi yang sudah didapatkan akan kita pertahankan dan ditingkatkan lagi untuk tahun akan datang, walau nantinya ada pergeseran kepemimpinan daerah ini. Dan segala sesuatunya agar memberikan dampak baik bagi perkembangan daerah dan masyarakat. Kita dari segenap DPRD yang ada, akan selalu memberi respon dan mendukung penuh,” pungkas, Politisi Golkar tersebut.
Terkait dengan pelaksanaan Pilkada 9 desember yang lalu, terangnya, Kota Solok juga berhasil melaksanakan pesta demokrasi tersebut dengan aman, damai dan badunsanak tanpa ada sedikitpun gejolak yang negatif di pentas nasional.
“Insyaallah dalam waktu dekat, Kota Solok akan dipimpin oleh Walikota dan Wakil Walikota yang baru yang ke sebelas, siapapun yang terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota, mereka adalah pemimpin kita bersama,”tutur, Ketua DPRD Kota Solok,Yutirs Can,SE.(wahyu)

Bangunan Rumah Potong Hewan Diresmikan

RPH

Solok,(MC)- Selasa (15/12) Pj Walikota Solok,Asrizal Asnan meresmikan pemakaian rumah potong hewan (RPH) di jalan lingkar utara kelurahan kampung jawa yang penandatanganan prasastinya telah dilakukan sebelumnya setelah sidang paripurna istimewa DPRD Kota Solok dalam rangka HUT Kota Solok ke 45.
Pj Walikota Solok, Asrizal Asnan dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan peresmian pemakaian gedung RPH ini telah memenuhi persyaratan yang diajukan pemerintah pusat seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin kritis akan kebutuhan daging yang sehat. Selanjutnya Pj walikota Solok juga mengingatkan agar terus disosialisasikan ke masyarakat untuk membiasakan pemotongan hewan berlangsung di tempat resmi.”Tujuannya agar terhindar dari penyakit, sehat dan prosesnya terjamin halal,” ingatnya lagi.
jambul
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian,perikanan dan kehutanan Kota Solok, Jefrizal,Spt,MT mengatakan, lokasi RPH tersebut sangat strategis berada di jalur yang mudah dilewati jalan provinsi yaitu jalan lingkar utara. Di samping meningkatkan pelayanan terhadap para peternak, keberadaan RPH tersebut juga diharapkan bisa mampu membangun sinergitas para pembudidaya.”Disaat kebutuhan akan daging terus meningkat, tentu harus diimbangi dari budi daya sampai ke konsumsi, tentunya harus melalui syarat tertentu. Keberadaan RPH ini dijamin dari sisi mutu. Ke depan diharapkan, para pengusaha ternak bisa saling bersinergi, sarana ini tentu memenuhi syarat kesehatan dan administratif, jadi kita menjamin para pelaku usaha, budi daya dan konsumen,” tandasnya. Dengan demikian, produk RPH modern dijamin, Aman, Sehat, Utuh, Halal (Asuh), untuk dikonsumsi masyarakat, kata Jefrizal,Spt,MT.(wahyu)