Walikota Sampaikan SPT Tahunan Melalui E-Filling

Solok, (MC Kota Solok) – Walikota Solok H. Zul Elfian sampaikan SPT Tahunan secara elektronik melalui e-filing, selasa (15/3) di Balaikota Solok. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada para Wajib Pajak bahwa penyampaian SPT tahunan secara elektonik menggunakan aplikasi e-filing bukan sesuatu hal yang sulit.

Penyampaian SPT tahunan melalui e-filing di Balaikota Solok tersebut diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solok, disamping Walikota Solok turut hadir pada kegiatan ini Plt. Sekda Kota Solok Ir. Hj. Helmiyati serta Kepala KPP Pratama Solok Agus Sudi Asmoro.

Apa yang dilakukannya ini, menurut Zul Elfian merupakan contoh bagi masyarakat agar dapat mengikutinya. “Saya ingin memberi contoh kepada masyarakat, agar mereka dapat juga menyampaikan SPT Tahunan, sebelum jatuh tempo pada 31 maret mendatang,” ujar Zul Elfian. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi panutan sehingga dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi.

Sejalan dengan itu Kepala KPP Pratama Solok, Agus Sudi Asmoro menyampaikan bahwa mulai tahun 2015 semua PNS, aparat TNI dan Polri diwajibkan untuk menyampaikan SPT tahunan pajak penghasilan dengan mengunakan elektronik filing (e-filing), dengan sarana itu diharapkan wajib pajak terutama PNS, TNI dan Polri  bisa menyampaikan SPT lebih mudah karena tidak dibatasi jam kerja, tidak perlu antri di kantor Pajak. (Afrinaldi/Feri)

Walikota Solok Gelar Coffee Morning

Solok, (MC Kota Solok) – Walikota Solok Zul Elfian gelar coffee morning dengan seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok pada Selasa (15/3) di ruang rapat Walikota Solok. Pertemuan yang dikemas santai namun sarat makna ini berlangsung hingga 2 jam. Berbagai persoalan dan permasalahan menyangkut kepentingan dan pelayanan kepada masyarakat dibahas dalam pertemuan tersebut.

Walikota Solok membuka coffee morning dengan mengangkat persoalan pembenahan dan penataan di kawasan Jalan Lingkar Koto Panjang Pasar Raya Solok yang sedang berlangsung sampai dengan berita ini diturunkan. Walikota mengharapkan pembenahan dan penataan dapat diselesaikan secepatnya sehingga dapat dimanfaatkan menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

“Kita menginginkan dengan penataan pasar ini nantinya dapat lebih memperindah kawasan Pasar Raya Solok. Di samping itu, juga menciptakan suasana nyaman berbelanja bagi pengunjung dan pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat”, ujar Zul Elfian.

Pertemuan seperti ini akan menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kota Solok yang akan dilaksanakan setiap hari Selasa, mengingat pentingnya pertemuan semacam ini sebagai sarana evaluasi dan koordinasi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan. (Afrinaldi/Dani/Feri)

Walikota Terima Patroli Wilayah Sat Brimob Polda Sumbar

Solok, (MC Kota Solok) – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sumatera Barat,  Sat Brimob Polda Sumatera Barat melakukan patroli di wilayah Kota Solok. Rombongan patroli diterima langsung oleh Walikota Solok Zul Elfian pada senin (14/3) di kantor Balaikota Solok.

Kepada Walikota Solok salah seorang personil menyampaikan patroli ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Sat Brimob Polda Sumbar untuk memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, dalam melaksanakan tugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sumatera Barat sekaligus silaturrahmi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat guna mendapatkan data dan informasi kamtibmas yang berkembang di wilayah patroli.

Kegiatan patroli wilayah ini dilaksanakan dengan menurunkan 15 personil Sat Brimob bersenjata lengkap bergerak mengunakan kendaraan sepeda motor dari Mako Brimob Padang Panjang menuju sejumlah daerah di Sumatera Barat, salah satunya adalah Kota Solok.

Walikota Solok Zul Elfian menyambut antusias atas upaya yang dilakukan Polri melalui Sat Brimob Polda Sumatera Barat untuk menjamin rasa aman kehidupan bermasyarakat khususnya masyarakat Kota Solok dengan kegiatan patroli diwilayah Kota Solok. Dari kegiatan ini, diharapkan mampu menjawab tantangan tugas dan tuntutan masyarakat yang mendambakan rasa aman serta dapat meminimalisir tindak kejahatan. Demi terciptanya keamanan dan ketertiban kehidupan bermasyarakat dan terwujudnya Polri yang semakin profesional, unggul dan dapat dicintai masyarakat. (Afrinaldi/Feri)

Pemko Tertibkan Jalan Lingkar Koto Panjang

Solok, (MC Kota Solok) – Dalam upaya mewujudkan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang di pasar raya solok, Pemerintah Kota Solok lakukan pembenahan dan pembersihan pasar raya solok tepatnya badan jalan lingkar koto panjang yang dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk melakukan transaksi jual beli.

Lokasi kumuh, sumpek dan tidak tertata menjadikan pemerintah kota mengambil langkah untuk melakukan pembersihan, pembongkaran lapak pedagang yang memakai badan jalan lingkar ini.

Dengan dilakukannya pembersihan kawasan ini, wakil walikota solok Reinier berharap dapat menciptakan suasana pasar yang lebih bersih, indah, rapi dan lebih tertata lagi, kemudian para pedagang yang terkena dampak dari pembenahan dan pembersihan kawasan jalan lingkar koto panjang ini akan dicarikan lokasi untuk berjualan serta penampungan sementara sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dalam kegiatan ini, ujar wawako.

Lebih lanjut disampaikan wawako “kita tidak ingin ada pedagang yang dirugikan dari langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dalam menata kesembrautan pasar ini, apalagi menimbulkan persoalan lain dikemudian hari”.

Dari evalusi beberapa kejadian musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah tempat di pasar raya solok, salah satu faktor penyebab lambatnya proses pemadaman adalah tidak dapat difungsikannya jalan lingkar ini untuk mobilitas mobil damkar pada saat proses pemadaman dilakukan, karna badan jalan dipenuhi oleh lapak para pedagang.

Nantinya dengan dapat difungsikannya kembali jalan ini, wajah pasar raya akan lebih rapi dan tertata sehingga pengunjung lebih nyaman untuk berbelanja, disamping ini juga lebih memudahkan akses kendaraan damkar melaksanakan tugas mengantisipasi dampak bencana seandainya terjadi kebakaran. (Afrinaldi/Feri)

Pelayanan Terminal Bareh Solok Akan Seperti Bandara

Solok, (MC Kota Solok) – Kamis (10/3) Tim dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat melakukan kunjungan ke Kota Solok. Tim disambut di ruang rapat Walikota Solok oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Solok Firmansyah. Kunjungan ini merupakan bagian dari kunjungan Ditjen Perhubungan Darat ke daerah-daerah di Sumatera Barat yang memiliki Terminal tipe A. Tim ini didampingi oleh BPKP Sumbar, Dinas Perhubungan Kominfo Sumbar dan Satuan Kerja Perhubungan Darat Sumatera Barat.

Sementara dari Pemerintah Kota Solok dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kominfo, Bappeda, Dinas Kebersihan dan Tata Ruang, Dinas Koperindag, DPPKA, BKD dan Bagian Pemerintahan. Tim ini bertemu dengan Pemerintah Kota Solok dalam rangka mendiskusikan tentang penyerahan Terminal Bareh Solok beserta personil yang ada didalamnya kepada Kementerian Perhubungan RI sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dalam kunjungan ini perwakilan Ditjen Perhubungan Darat Djamal menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 120/5935/SJ tanggal 16 Oktober 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengalihan Urusan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dimana pemerintah daerah harus menyerahkan Terminal Tipe A beserta personilnya kepada Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Perhubungan RI harus menerima Terminal tipe A beserta personilnya dari daerah bagaiamanapun kondisinya.

Dalam pemaparannya beliau juga menyampaikan Menteri Perhubungan menginginkan setiap terminal tipe A yang akan dikelola oleh Kementerian Perhubungan RI akan memiliki layanan menyerupai bandara, dan bangunan Terminal minimal harus sama dengan hotel terbaik yang ada di daerah tersebut, dan bagi perusahaan angkutan yang tidak mau memasuki terminal akan dicabut izin operasionalnya.

Sebelumnya Minggu (28/2) Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan RI juga telah mengunjungi Terminal Bareh Solok dalam rangka hal yang sama. Dalam kunjungan ini Sekjen Kemenhub RI disambut oleh Walikota Solok Zul Elfian yang didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Kota Solok. (dani/dedi)

Pengurus Kwarcab Pramuka Kota Solok 2016-2021 Dilantik

Solok, (MC Kota Solok) – Walikota Solok Zul Elfian lantik kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok masa bakti 2016-2021 pada Kamis (10/3) bertempat di Gedung Pertemuan Kubung Tigo baleh Kota Solok.

Hadir pada pelantikan sekaligus pengukuhan ini forkompinda kota solok, pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Solok, tokoh-tokoh purna bakti pengurus kwarcab masa bakti sebelum-sebelumnya, pimpinan organisasi kemasyarakat serta Kamabigus beserta Pembina Gugus Depan se Kota Solok.

Reinier, ST, MM dipercaya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Solok 5 (lima) tahun kedepan dari Ketua Kwarcab masa bakti sebelumnya dibawah komando Kakak Zul Elfian. Kepengurusan Kwarcab Kota Solok disusun guna menjalankan amanah Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka (Muscab) sebagai forum tertinggi Gerakan Pramuka yang dilaksanakan 5 tahun sekali di tingkat Kota Solok yang digelar pada bulan Januari lalu.

Walikota Solok dalam sambutannya menyampaikan ribuan terima kasih kepada pengurus Kwarcab masa bakti sebelumnya atas pengabdian dan dedekasi tanpa henti untuk membina generasi muda bangsa, dan selamat kepada ketua dan pengurus kwarcab kota solok masa bakti 2016-2021, “besar harapan saya kepada pengurus yang baru dilantik untuk dapat menjalankan amanah yang diemban memajukan gerakan pramuka ke depannya” ujar wako.

Dalam penyusunan program kegiatan Wako berpesan kepada pengurus agar program yang dihasilkan adalah program yang dapat mewujudkan cita-cita murni gerakan pramuka, sehingga keberadaan gerakan pramuka benar-benar dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat pada umumnya.

Berbagai persoalan/permasalahan yang dihadapi oleh sebagian besar kaum muda kita saat ini seperti terperangkap dalam pergaulan bebas, narkotika dan kenakalan remaja lainnya, sedapatnya dapat terselesaikan melalui Gerakan Pramuka. Nilai-nilai luhur seperti pembentukan watak, karakter mulia, nasionalisme, disiplin dan beretika serta diikat dengan kode kehormatan gerakan pramuka tri satya dan dasa dharma dapat menangkal generasi muda untuk terjerumus dalam perbuatan yang menjurus pada kenakalan remaja.

Reinier dalam kesempatan ini menyatakan siap untuk memimpin Gerakan Pramuka Kota Solok 5 tahun kedepan, “untuk itu kami harapkan bantuan dan dukungan dari semua pihak untuk menjalankan amanah ini, masih banyak tugas dan pekerjaan yang harus segera diselesaikan diantaranya keberadaan Bumi Perkemahan yang refresentatif sebagai pusat kegiatan kepramukaan, mengupayakan sumber dana kegiatan kepramukaan selain dari APBD Kota Solok” ujar Wakil Walikota Solok ini. (Afrinaldi/Feri)

Walikota Solok isi kuliah umum di IAIN Imam Bonjol Padang

Padang, (MC Kota Solok) – Walikota Solok H. Zul Elfian, SH, M.Si menyampaikan kuliah umum bagi ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Imam Bonjol Padang dengan tema “kontribusi pemerintah terhadap perkembangan ekomoni islam dan penyerapan tenaga kerja” pada kamis (10/3) di Kampus IAIN Imam Bonjol Padang.

Dalam pemaparannya Zul Elfian yang juga selaku Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Solok menekankan kenapa ekomoni Islam perlu untuk diterapkan,  pertama mengingat 85% mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, ekonomi Islam lebih baik menjawab tantangan global yang rentan krisis dari pada ekonomi konvensional, dan ekonomi islam bersifat universal (rahmatan lil alamin).

Mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pemerintah daerah  memegang peranan penting di dalam ekonomi kerakyatan karena kemajuan suatu dearah dapat dilihat dari kesejahteraan ekonomi rakyatnya.

Pesatnya pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang mengamalkan nilai-nilai islam telah memperlihatkan bahwa upaya pencarian teori dan sistem ekonomi islam terus dilakukan secara konsisten. Dan ini juga merupakan tanda bahwa konsep ekonomi Islam sudah luas dan dapat diterima dalam kehidupan bermasyarakat, ujar Zul Elfian.

Dalam kesempatan ini Walikota Solok tanda tangani kesepakatan bersama (MoU) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Imam Bonjol Padang, Kota Solok siap untuk menjadi laboratorium dan pilot projek penerapan ekomoni syariat Islam oleh IAIN Imam Bojol Padang sebagai lembaga persemaian cendekia- cendekia muda islam Sumatera Barat. (Afrinaldi/Feri)

LKAAM Kota Solok Gelar Rapat Gabungan

Solok, (MC Kota Solok) – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Kota Solok mengadakan pertemuan gabungan niniak mamak dan bundo kanduang se Kota Solok dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan saling dengar pendapat antara sesama niniak mamak dan bundo kanduang. Kegiatan tersebut difasilatasi oleh Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kota Solok di masjid Lubuk Sikarah (9/3).

Pertemuan dihadiri oleh Walikota Solok, H. Zul Elfian, SH, M.Si DT Tianso, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, SE, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata, Dusral , Ketua LKAAM, H. M Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang, Milda Murniati, Dewan Pertimbangan, Mirwan DT Ganjie dan seluruh undangan dari berbagai panggung adat serta anggota bundo kanduang yang ada di Kota Solok.

Pada kesempatan itu, Ketua LKAAM, H.M Rusli Khatib Sulaiman mengatakan, pertemuan ini merupakan agenda rutin dari LKAAM Kota Solok yang difasilitasi oleh Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata. Untuk tahun 2016 LKAAM memiliki anggaran dari DPORKP sebanyak 24 kali pertemuan. Kami atas nama niniak mamak dan bundo kanduang memberikan apresiasi kepada Walikota sekarang dalam merelokasi pasar solok dan berharap ada perubahan bagi Kota Solok kedepannya terutama pasar solok. Selain itu kami niniak mamak dan bundo kanduang sangat prihatin melihat pergaulan anak remaja sekarang yang harus di waspadai secara bersama agar tidak terjadi pergaulan bebas.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE dalam sambutannya menjelaskan dengan telah dilantknya Walikota terpilih periode 2016 – 2021 dihimbau kepada masyarakat agar tidak membentuk kelompok-kelompok kecil yang menamakan pendukung salah satu kandidat, saat sekarang mari kita bersatu untuk mendukung Pemerintah Daerah kota solok untuk menjalankan programnya secara bersama- sama. Masukkan dari niniak mamak yang resah akan hadirnya kafe ilegal di Kota Solok merupakan suatu pekerjaan rumah yang harus di carikan solusinya oleh Kepala Daerah yang baru, setiap kali pertemuan yang di bahas hanyalah permasalahan kafe illegal yang rentan dengan penyakit masyarakat, imbunya. (wahyu)

Kota Solok Sukseskan PIN Polio

DSCF2024

Solok (MC Kota Solok) – Pemerintah Kota Solok mengimbau masyarakat memanfaatkan momen Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. PIN Polio serentak digelar di seluruh Indonesia, 8-15 Maret 2016. Walikota Solok mencanangkan kegiatan ini di Posyandu Wijaya Kusuma VII Kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan yang akan diikuti secara serentak di seluruh pos pelayanan PIN Polio di seluruh Kota Solok (8/3).

Sementara itu Walikota Solok menyebut, sesuai dengan tujuan imunisasi yakni melindungi anak dari serangan penyakit, pemerintah melakukannya dalam upaya untuk melindungi kesehatan anak bangsa. Khususnya mereka yang berasal dari ekonomi menengah ke bawah atau kurang mampu.  Tak hanya itu,  perhatian pemerintah atas kesehatan anak ini juga bertujuan mengurangi beban orang tua dan mencegah efek yang mungkin ditimbulkan jika si anak terjangkit penyakit. Kesehatan yang dimiliki anak bisa berpegaruh pada kehidupan keluarga. Jika si anak sakit, bukan tak mungkin itu berdampak pada aktivitas yang dijalani orang tua.Walikota Solok juga menghimbau pada tokoh-tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat lainnya untuk membantu menjelaskan pada masyarakat kalau imunisasi sangat dibutuhkan oleh anak, dan boleh dilakukan.

Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Drs. Arya Wentry, Apt, M.Kes mengatakan, pos pelayanan PIN Polio terdapat di setiap Posyandu serta pos pelayanan imunisasi lain yang ditentukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Dinas Kesehatan mengajak warga agar membawa anak-anak berumur 0 hingga 59 bulan pada pos PIN Polio terdekat.(nunung)

DPRD Kota Solok Kunjungi Semarang dan Demak

Solok (MC Kota Solok) – Anggota DPRD Kota Solok yang tergabung kedalam rombongan tim II  melakukan kunjungan kerja terpadu  ke DPRD Kota Semarang dan DPRD Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah dari tanggal 1 s/d 5 maret 2016. Kunjungan kerja terpadu anggota DPRD Kota Solok tahun 2016 dipimpin oleh Martin Jofari, S.Sos sebagai ketua Tim II yang beranggotakan Herdiyulis,SH,MH, Angry Nursya, Irman Yefri Adang,SH,MH, Afdal Yandi,SP, Bayu Kharisma, Zulkarnain, Ramadhani Kirana Putra,SE,MM dan Nasril In DT Malintang Sutan dan Sekretaris bukan anggota DPRD Kota Solok, Natsiruddin,SH. Selain rombongan Tim II juga membawa tiga SKPD diantaranya Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kota Solok, Eva Nasri, Kepala Dinas Pertanian,Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal,Spt,MT dan Kepala Bagian Hukum Pemko Solok,Zulfahmi,SH serta tiga orang dari media cetak lokal Sumatera Barat yaitu Devy Syamputra dari media mingguan Zaman, Eri Satri dari media cetak Harian Haluan dan Wahyu Haryadi dari media cetak mingguan Post Rakyat. Untuk memfasilitasi kegiatan kunjungan kerja terpadu Tim II dibantu oleh pendamping yang berasal dari sekretariat DPRD Kota Solok di antaranya, Asfiyeni,SH,Rita Herawati dan Rusman,SH.
Hari pertama anggota Tim II DPRD Kota Solok mengunjungi DPRD Kota Semarang  disambut oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang diruangan sidang Paripurna. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono dalam sambutannya menjelaskan, walaupun sumbangan produksi pertanian Kota Semarang terhadap total  produksi padi di Jawa Tengah sangat kecil, tetapi dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebagai contoh produksi padi tercatat pada tahun 2015 mencapai 27,5 ton, yang setahun sebelumnya hanya sekitar 23,58 ton. Kemudian produksi  ubi kayu yang mencapai 18 ton dari tahun sebelumnya yang tercatat hanya 12,67 ton. Berkaitan dengan masalah perhubungan dan komunikasi di Kota Semarang, beliau menjelaskan, seiring penggunaan alat komunikasi yang masif, kemunculan menara telekomunikasi atau tower semakin tak terkendali dibutuhkan aturan yang memperketat izin pendirian tower di kota Semarang. Saat ini DPRD tengah menyusun peraturan daerah tentang itu. Untuk mengatur tower-tower tersebut menjadi tower bersama diperlukan suatu  peraturan daerah yang mengatur tentang tower bersama telekomunikasi, imbuhnya.
Hari kedua anggota Tim II DPRD Kota Solok disambut oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Demak H. Rozikhan Anwar, SH,  beserta anggota DPRD Kabupaten Demak.  Dalam penyambutan tim II turut hadir Kepala Dinas Perhubungan dan informatika Kabupaten Demak, Drs.M.Agus Nugroho, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak dan bagian hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Demak beserta staf dan karyawan DPRD Kabupaten Demak.  Dalam sambutannya Anggota DPRD Kabupaten Demak mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Demak sangat menyambut baik kedatangan rombongan tersebut, karena pada kesempatan tersebut kedua belah pihak dapat saling bersinergis dengan Pemerintah Demak, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan bagi kemajuan dan perkembangan di Kota Solok dan Kabupaten Demak. Sebagai daerah agraris yang kebanyakan penduduknya hidup dari pertanian, terdiri atas lahan sawah yang mencapai luas 50.760 Ha dan selebihnya adalah lahan kering. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak ,Ir.H.Wibowo menjelaskan, berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Demak, luas lahan tanam di Kabupaten Demak sebesar 50 ribu Ha dengan pola tanamnya padi, palawija sehingga intensitas tanamnya (IP) sebesar 300, sehingga Demak mampu memproduksi padi lebih kurang 920 ribu ton per tahun. Pada tahun 2016 kabupaten demak mendapatkan bantuan dari pusat untuk pembangunan 7 buah embung di kabupaten demak agar di musim hujan air dapat dimanfaatkan petani untuk kebutuhan sawahnya. Sebagai penutup acara kunjungan kerja terpadu DPRD Kota Solok saling bertukar cindera mata dengan DPRD Kota Semarang dan DPRD kabupaten Demak. (wahyu)