KNPI Kota Solok Gelar Fun Bike

Solok. (MC Kota Solok) –  Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda yang Ke-88,KNPI Kota Solok menggelar Fun Bike yang di ikuti oleh masyarakat umum, pegawai hingga aparat kepolisian dan TNI. Hadir dalam Fun Bike, Wakil Walikota Solok,Reinier,ST,MM,Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE,Kapolresta Solok,AKBP Susmelawati Rosya,SIK dan beberapa pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintahan Kota Solok.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE dalam sambutannya  menyampaikan, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan, melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, dengan mempererat ikatan tali persaudaraan dalam keberagaman, Dengan kebersamaan yang solid, maka pelaksanaan berbagai tahapan pembangunan akan dapat dilakukan lebih mudah dan lebih cepat.

Yutris Can,SE menambahkan saat ini masalah narkoba merupakan masalah berat yang tidak dapat diabaikan, karena dapat mengancam kelangsungan hidup masyarakat dan masa depan bangsa terutama generasi muda. Oleh karena itu kita tidak boleh lengah dan harus tetap waspada serta segera mengambil langkah-langkah yang tepat,  mengingat perkembangan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba sangat cepat, melalui fun bike kali ini bertujuan untuk mengajak warga memerangi Narkoba yang cukub besar bahayanya bagi generasi muda di Kota solok ini ,” untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Solok agar dapat memberantas serta memerangi yang namanya Narkoba, mari kita sama sama membiasakan hidup sehat, serta bebas dari narkoba ” pungkasnya.(wahyu)

 

Pemko Solok Bahas Anggaran 2017 OPD Baru

Solok (MC Kota Solok) – Pemerintah Kota Solok mulai lakukan pembahasan anggaran tahun 2017 untuk Organisasi  Perangkat Daerah (OPD) yang baru, hasil implementasi Undang-undang no 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Salah satunya anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika, yang dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)  bersama Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika di aula Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Solok, Kamis (27/10).

Anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika, yang direncanakan berpisah dari Dinas Perhubungan, dibahas bersama koordinator TAPD SKPD, Refendi, Spt, MSi dan anggota. Turut hadir Kepala Dishubkominfo Eva Nasri, SH, MM, Sekretaris Asrul, SE, MM dan Kabid Kominfo Drs. Feri Agriadi beserta jajaran. Pembahasan anggaran OPD baru ini dilakukan sejalan dengan pembahasan anggaran Dinas Perhubungan itu sendiri.

Menurut pengamatan Tim MC, pembahasan anggaran Diskominfo berlanjut selama beberapa hari dan beberapa kegiatan menjadi catatan tersendiri. Hal ini terkait dengan program “Smart City” Kota Solok dan IT Center yang perlu pembahasan lebih lanjut, tidak lain agar tepat sasaran dengan tetap memperhatikan efisiensi anggaran. Semoga hadirnya OPD baru mulai tahun depan, dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Solok dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dhani).

 

 

 

Anggota DPRD Kota Solok Jemput Aspirasi

Solok. (MC Kota Solok) – Anggota DRPD Kota Solok, Yosri Martin melaksanakan reses di RT.03/RW.06 Transad Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, guna mendengarkan aspirasi dari masyarakat sekitar, Sabtu (29/10). Reses merupakan komunikasi dua arah antara Legislatif dengan Konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala yang merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses. Jadi tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam  pemerintahan.

Anggota DPRD Kota Solok yang berasal dari Dapil II Tanjung Harapan,Yosri Martin, dalam kegiatan reses tersebut menjelaskan arti dari pelaksanaan reses yaitu untuk menyerap aspiasi masyarakat, terkait persoalan yang dihadapi dan menjadi prioritas. Dimana usulan itu akan diperjuangkan nanti dalam rapat paripurna untuk dimasukkan dalam anggaran APBD untuk bisa direalisasikan. Setiap usulan ini, saya tidak berjanji bisa terealisasi tapi melalui aspirasi ini saya akan perjuangkan agar bisa terealisasi, ungkapnya.

Lebih jauh, Yosri Martin menuturkan, reses ini tak jauh beda dengan pelaksanaan musrembang. Sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugas untuk menyerap seluruh persoalan di masyarakat. Seluruh wakil rakyat memang melaksanakan reses ini. Dan biasanya seluruh usulan dalam reses ini bisa terealisasi,” pungkasnya. (wahyu)

Wawako Solok Tampung Aspirasi Masyarakat Panti Asuhan

Solok. (MC Kota Solok) – Wakil walikota Solok, Reinier, ST, MM, menampung aspirasi dan keluhan dari anak anak yatim piatu, anak anak terlantar, dan pengasuh serta pengurus panti asuhan Tunas Bangsa, Jumat (28/10) di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Jalan Tembok raya kota Solok.

Aspirasi yang mereka sampaikan itu adalah disaat Wakil Walikota Solok tersebut melakukan sidak ke Panti Asuhan Tunas Bangsa,  yang dalam proses pelaksanaannya, Reinier, ST, MM didampingi oleh ketua LPMK Kelurahan Nan Balimo,  Suhatmi Tole, serta salah seorang pemuka masyarakat daerah Nan Balimo,  Dt. Mangkudun.

Salah seorang pengurus yang juga berperan langsung sebagai pengasuh anak anak panti asuhan Tunas Bangsa,  Baharudin Bon, menerangkan, jumlah anak saat ini mencapai tiga puluh delapan jiwa, yang terdiri dari berbagai tingkatan usia yang ada. Adapun aspirasi yang mereka sampaikan  antara lain adalah,  terkait dengan kelayakan bangunan panti asuhan yang ada, keinginan mereka untuk memiliki fasilitas olahraga, kurangnya biaya transportasi sekolah, tidak adanya lokasi jemuran,  serta kesulitan pengasuh atau pengurus dalam melengkapi perlengkapan sekolah anak anak yang harus dibeli.

Dalam kesempatan itu, Reinier, ST, MM mengatakan,  sidak yang dilakukannya itu bertujuan agar pemerintah daerah bisa menempatkan diri atau berperanan untuk kepentingan panti asuhan kedepan.  Untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan panti asuhan akan menjadi program perioritas bagi pemerintah daerah. Untuk meningkatkan ilmu atau pengalaman kerja bagi anak anak panti asuhan tersebut,  rencananya,  wawako akan memerintahkan seluruh instansi terkait untuk membuat program yang bersangkutan dengan tujuannya itu,  diantara instansi yang akan terlibat adalah Dinas Pertanian Pemko Solok,  Dinas Sosial dan Tenaga Kerja,  Diperindag,  dan Dinas lainnya yang terkait, ungkapnya. (gia)

Gudep Pangkalan SMA 3 Kota Solok Raih Peringkat Pertama

Solok, (MC Kota Solok) – Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) 0310 Kota Solok, Reinier, ST. MM, menyerahkan tropy Gugus Depan Tergiat Tingkat Kwartir Ranting Lubuk Sikarah kepada Gugus Depan (Gudep) pangkalan SMAN 3 Kota Solok,  Jumat (28/10) di lapangan upacara bendera SMKN 1 Kota Solok.

Selain diikuti oleh seluruj Gugus Depan se Kwarran Lubuk Sikarah, kegiatan yang dikemas dalam bentuk Parade Senja itu dihadiri oleh  jajaran Andalan Cabang Kota Solok dan Andalan Ranting Lubuk Sikarah.

Kakwarcab 0310 Kota Solok menerangkan,  selain untuk memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah mereka lakukan,  penilaian gusep tergiat ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan atau peningkatan yang telah tercapai oleh masing-masing gudep,  dan diharapkannya dari hasil yang telah didapatkan itu dapat memotifasi diri untuk peningkatan pengelolaan kegiatan kepramukaan di gugua depam lebih lanjut.

Dari liputan, setelah pelaksanaan penyerahan hadiah kepada Kwaran terbaik dan Kwaran yang mendapatkan posisi diperingkat kedua dan  ketiga, dan  pada sore harinya,  acara dilanjutkan dengan pelaksanaam upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. (gia)

Pemerintah Kota Solok Gelar Sosialisasi Konvensi Hak Anak.

Solok, (MC Kota Solok) – Setelah pencanangan Kota Solok sebagai Kota Layak Anak (KLA) beberapa waktu lalu, berbagai program dan kegiatan untuk mewujudkan impian Pemerintah Kota Solok dalam jangka waktu 3 tahun kedepan tersebut terus digencarkan.

Sabtu (29/10), Pemerintah Kota Solok bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, stakeholder dan organisasi masyarakat di Kota Solok mengadakan kegiatan sosialisasi Konvensi Hak Anak (KHA) yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Solok Ir.Reinier,ST,MM, bertempat di Meeting Hall Mami Hotel, Solok.

Hadir pada kesempatan itu Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP&PA) Rini Handayani,SE,MM, Ketua GOW Kota Solok Ny.Elfia Reinier, Ketua LKAAM H.Rusli khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang Milda Murniati, Kepala badan KBPMP Ir.Hendaukhtri, Kepala Dinas Pendidikan Drs.Rafatli,M.Pd, Camat Tanjung Harapan Delfianto dengan narasumber Hadi Utomo dari Kementerian PP&PA.

Wakil walikota Solok Ir.Reinier,ST,MM saat membuka kegiatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ketua LKAAM Kota Solok H Rusli Khatib Sulaiman dan Ketua Bundo Kanduang Milda Murniati yang terus bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan berbagai komitmen yang dilakukan oleh Pemko Solok, Salah satunya dengan pencanangan Kota Solok sebagai Kota Layak Anak.

Reinier sangat menyayangkan masih banyaknya anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari para orang tuanya. Kedepannya Pemko akan meningkatkan pemberian bimbingan ataupun pemberitahuan kepada calon pengantin baru agar nanti anak-anaknya tidak salah bimbingan.

Lebih lanjut, wawako mengharapkan agar kegiatan ini dapat dikomunikasikan kepada masyarakat nantinya, karena jika hanya sebatas mendengarkan sosialisasi ini tanpa ada kelanjutannya maka akan sangat percuma dilakukan kegiatan ini.

Dengan diadakannya sosialisasi Konvensi Hak Anak ini, Pemko Solok mengharapkan jika program Kota Layak Anak dapat tercapai dengan waktu yang singkat. “Kita berharap komitmen bersama dari semua pihak untuk menjadikan Kota Solok sebagai Kota Layak Anak dalam jangka waktu 3 tahun tersebut dapat diwujudkan, jika memungkinkan, sebelum jangka waktu 3 tahun Kota Solok sudah dapat mewujudkannya dan menjadi Kota Layak Anak nantinya,” tutup Reinier.(eros)

UMMY Solok Peringati Bulan Bahasa

Solok. (MC Kota Solok) – Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Kota Solok memperingati Hari Pahlawan dan Bulan Bahasa dengan tema Pemuda pilar penguat bangsa. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua KNPI Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, SE, MM serta beberapa orang dari rektorat civitas akademika UMMY Kota Solok dan ratusan mahasiswa yang begitu antusias mengikuti acara di halaman Kampus I UMMY Solok, Jumat (28/10). Berbagai pertunjukan digelar dalam acara tersebut diantaranya pertunjukkan randai dan tari piring yang di dominasi oleh mahasiswa UMMY Solok.

Ketua KNPI Kota Solok dan sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, SE, MM menjelaskan Bulan Oktober atau biasa di sebut bulan perjuangan bisa juga di sapa bulan bahasa. Dalam 1 bulan ini banyak sekali perjuangan yang kerahkan pemuda terdahulu. Seperti yang tercantum dalam naskah Sumpah Pemuda ayat ketiga di sana mencetuskan bahwa bahasa kesatuan adalah bahasa indonesia, pernyataan itulah yang menjadi tombak lahirnya perayaan bulan bahasa. Sudah selayaknya kita sebagai pemuda merayakan perayaan ini. Perayaan ini di harapkan dapat mengingatkan kita pada perjuangan pemuda terdahulu dan semoga dapat meningkatkan skill kita masing-masing untuk dapat membanggakan negara ini, dengan itu secara tidak langsung kita telah meneruskan perjuangan terdahulu. (wahyu)

Upacara Sumpah Pemuda Di Kota Solok Berlangsung Khidmat

Solok. (MC Kota Solok) – Wakil Walikota Solok, Reinier, ST, MM memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 di Lapangan Merdeka Kota Solok, Jumat (28/10). Upacara Sumpah Pemuda dengan tema nasional ‘Pemuda Indonesia Menatap Dunia’ tersebut berlangsung khidmat. Upacara yang di usung oleh KNPI Kota Solok tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Solok, Pramuka, Mahasiswa serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Walikota Solok, Reinier, ST, MM menyampaikan salam hangat kepada tokoh pemuda di seluruh penjuru negeri dan mancanegara beserta keluarga untuk tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemajuan dan kemakmuran Bangsa Indonesia, dan terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Penghargaan dan hormat kita semua kepada Bung Karno bapak bangsa tokoh pemuda masa itu,” paparnya. Penghargaan dan hormat kita semua kepada Bung Karno bapak bangsa tokoh pemuda masa itu, yang meneriakan kalimat yang sangat terkenal “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia”

Hari ini adalah hari kebangkitan anak muda Indonesia, dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia, terutama di mata dunia. Rasanya tidak cukup jika harus menuliskan semua nama pemuda Indonesia yang hari ini mengaharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Tokoh-tokoh pemuda yang disebutkan tadi hanyalah contoh untuk mengingat kembali pesan Bung Karno bahwa dengan pemuda yang hebat, kita benar-benar bisa menaklukkan dunia. itu semua tidaklah cukup tanpa diimbangi dengan kualitas yang baik. Tugas kita semua untuk menjadikan Bonus Demografi ini memiliki makna bagi percepatan pembangunan di Indonesia.

Mari kita buktikan dalam sejarah Indoneisa, untuk kesekian kalinya pemuda Indoneisa menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia. Bonus demografi menjadi kesempatan kita satu-satunya untuk memastikan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia menjadi negara maju sejajar dengan negara-negara besar lainnya. Di depan mata kita ada MEA dan Perdagangan Bebas Asia dan Dunia. Saatnya pemuda Indonesia membangun visi yang besar menatap dunia.(wahyu)

Lomba Membuat Souvenir Khas Kota Solok

Solok. (MC Kota Solok) –  Wakil Walikota Solok, Ir. Reinier, ST. MM, didampingi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Solok,  Elfia Reinier,  membuka secara resmi lomba keterampilan tangan yakni membuat souvenir atau cendra mata khasK Solok, Kamis (27/10) di sekretariat GOW Kota Solok.

Lomba membuat souvenir yang diselenggarakan oleh GOW Kota Solok itu,   yang diikuti oleh seluruh binaannya di tiap kelurahan di Kota Solok.  Untuk memacu semangat para peserta agar lebih mampu dalam berinovasi dan berkreasi,  para peserta yang terbaik nantinya akan mendapatkan hadiah dari panitia pelaksana,  serta pemenang juga akan mewakili Kota Solok pada lomba di tingkat Provinsi Sumatera Barat nantinya.

Dalam sambutannya Ketua GOW Kota Solok, Elfia Reinier mengatakan,  kerajinan tangan pembuatan souvenir tersebut,  merupakan salah satu pembinaan yang diberikan kepada seluruh anggota yang ada. Selain nantinya dapat untuk meningkatkan perekonomian kelompok masyarakat,  pelatihan dan pembinaan yang diberikan itu diharapkan nantinya juga mampu menjadi sebuah bahasa diplomasi untuk memperkenalkan Kota Solok pada daerah lain. Kegiatan yang dilakukan seperti halnya kerajinan tangan atau home industri, untuk bahan bakunya GOW lebih mengarah pada pemanfaatan sampah lingkungan seperti contohnya sampah kering. Berbagai macam produk telah mampu dihasilakan oleh GOW Kota Solok dan jajarannya,  seperti taplak meja dari botol plastik bekas minuman anak anak atau dari botol agua bekas, ukiran dari potongan bambu atau batok kelapa,  asbak rokok, tas dari berbagai macam sampah kering, dan lain lainnya.

Lebih jauh Ketua GOW Kota Solok mengatakan,  dalam rencananya,  untuk masalah pemasaran produk yang dihasilkan, GOW akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak yang bersangkutan,  baik akan dilakukan dengan penguasa lokal maupun kerja sama dengan daerah lainnya,  paparnya mengakhiri.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Solok, Reinier, ST, MM mengatakan, sangat meapresiasikan kegiatan yang dilakukan oleh GOW yang ada,  dan dikatakannya,  pemerintah daerah setempat akan mendukung setiap program untuk peningkatan perekonomian masyarakat tersebut. Didalam rencananya, pemerintah akan melakukan pembangunan rest area di kawasan Terminal Bareh Solok, Dengan adanya pembangunan itu nantinya,  pemerintah daerah melalui instansi terkait akan menyajikan berbagai cendra mata atau souvenir khas Kota Solok untuk para pengunjung yang ada.

Mengakhiri paparan yang disampaikannya,  Ir. Reinier berharap agar setiap peserta lomba ataupun panitia pelaksana lomba, lebih mendahulukan sportifitas dalam perlombaan,  dan diyakininya,  bahwa setiap peserta adalah masyarakat pilihan yamg mampu untuk berinovasi dan berkreasi.  Namun disampaikannya,  dalam sebuah perlombaan pasti ada yang terbaik dari semua yang baik, serta pasti ada yang kalah dan yang menang,  untuk itu kita harus mendahulukan sportifitas dalam sebuah pertandingan,  ungkapnya.  (gia)

Banleg Kabupaten Kepahiang Konsultasi Ke DPRD Kota Solok

Solok. (MC Kota Solok) – Badan legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu yang berjumlah 9 orang, mengunjungi DPRD Kota Solok dalam rangka konsultasi atau sharing informasi terkait masalah pembuatan produk hukum, Kamis (27/10), di Ruang Rapat Besar DPRD Kota Solok.

Ketua rombongan DPRD Kabupaten Kepahiang, H. Zainal, S.Sos mengatakan mereka ingin menggali informasi sekaligus berdiskusi terbuka tentang mekanisme teknis pembuatan produk hukum yang telah di keluarkan oleh DPRD Kota Solok. Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar informasi dalam membuat produk hukum, serta juga sebagai pencerahan bagi anggota DPRD Kabupaten Kepahiang untuk mengetahui secara jelas tentang teknis pembuatan produk hukum yang nantinya akan kami bawa kembali ke daerah kami, untuk dijadikan bahan pembelajaran dalam membuat peraturan, ukapnya.

Wakil Ketua Banleg DPRD Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, SE, MM Menjelaskan, bahwa untuk penyusunan produk hukum sesuai dengan undang-undang No 12 tahun 2011 tentang penyusunan pembuatan peraturan daerah merupakan acuan awal yang harus diperhatikan dan dijadikan sebagai landasan. Dalam pembuatan peraturan hukum ada beberapa peraturan yang mesti dikaji terutama terkait tentang perda inisiatif dan perda kumulatif terbuka. ia melanjutkan perda kumulatif terbuka merupakan usulan atau aspirasi dari masyarakat yang memang benar-benar harus dibuat peraturannya, dan biasanya disaring lewat masa reses anggota DPRD, usulan tersebut dimulai dari fraksi kemudian ke komisi dan dikaji di banleg untuk selanjutnya akan menjadi regulasi daerah. Tidak semua usulan yang dikaji untuk menjadi regulasi daerah tersebut dapat disahkan. Perda Kumulatif terbuka ini merupakan aspirasi langsung dari masyarakat, berdasarkan dengan kondisi yang terjadi, namun dalam pembuatannya bisa saja produk hukum tersebut tidak dapat disahkan karena banyak faktor, salah satunya adalah faktor administrasi, karena bagaimanapun tetap pemerintah pusat yang menyetujui dan kita di DPRD yang mengesahkan,ungkapnya.(wahyu)