Peresmian Rumah Singgah Lansia Serambi Madinah Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Sosial Kota Solok meresmikan operasional Rumah Singgah bagi Lansia (Lanjut usia) Kota Solok, bertempat di Halaman Rumah Singgah Lansia Serambi Madinah, bekas lokasi Pondok Pesantren Waratsatul Anbiya’, Kelurahan IX Korong, Rabu (24/10).

Rumah Singgah Lansia yang telah diuji coba operasionalnya beberapa waktu yang lalu ini, diresmikan dalam rangka sosialisasi keberadaan Istana Lansia kepada masyarakat sekitar Kelurahan IX Korong khususnya dan masyarakat kota Solok umumnya.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada segenap pihak yang telah banyak membantu penyelenggaraan Rumah Singgah Lansia Serambi Madinah ini,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Solok Dra. Hj. Rosavella YD dalam sambutannya.

“Bermula dari ide untuk dapat memberikan bantuan pelayanan terhadap orang-orang tua kita yang karena berbagai penyebab sehingga mereka terpaksa ditinggalkan di rumah sendiri, dengan segala keterbatasannya mempunyai kendala dalam pemenuhan kebutuhan mereka, ternyata ide ini mendapat respon/sambutan yang baik dari semua unsur komponen dalam masyarakat,” ungkapnya.

Persemian dihadiri Wakil Walikota Solok, Ketua DPRD Kota Solok, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Sekretaris Daerah Kota Solok serta Camat dan Lurah se- Kota Solok.

Turut hadir, Keluarga Lansia Peserta Istana Lansia Serambi Madinah, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Pekerja Sosial (Peksos) Rumah Singgah.

Wakil Walikota Solok, Reinier seusai memberikan sambutan, meresmikan pengoperasionalan Rumah Singgah Istana Lansia Serambi Madinah yang telah diujicoba sejak tanggal 10 Oktober 2018. (mr)

Dinsos Implementasikan Program Keserasian Sosial

Solok, (InfoPublikSolok) – Program keserasian sosial merupakan salah satu program dari Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk pencegahan dini terhadap konflik sosial di tengah masyarakat. Program ini mengambil proyek percontohan di 2.000 desa dari 32 Provinsi menggunakan APBN berupa bantuan fisik dan non fisik. sasaran program tersebut adalah masyarakat di daerah rawan konflik yang sudah dipetakan. Melalui program tersebut, diharapkan desa memiliki kekuatan untuk membangun dinamika keseimbangan ketika muncul stimulan-stimulan yang kontra sosial tanpa memandang aspek ideologi, ekonomi maupun politik.

Baru-baru ini, Dinas Sosial Kota Solok menerima bantuan program keserasian sosial senilai total Rp.150 juta berupa bantuan pembangunan gedung serbaguna, termasuk biaya operasional dan biaya pertemuan tematik yang diperuntukkan bagi masyarakat daerah Payo, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah.

Lebih lanjut, Dinas Sosial Kota Solok telah melaksanakan kegiatan pertemuan ‘Dialog Tematik Forum Keserasian Sosial’ yang dilaksanakan di Payo, Kelurahan Tanah Garam, Senin (22/10) yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Solok, Ir. Edy Martin dan menghadirkan Narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Drs. Burhanudin, acara ini juga dihadiri oleh Lurah Tanah Garam, Asril, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Garam Polres Solok dan Babinsa Koramil 0309-01/Kubung, serta diikuti peserta acara pertemuan sebanyak 100 orang masyarakat Payo.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Solok, Ir. Edy Martin mewakili Kepala Dinas dalam sambutannya mengharapkan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga apa yang diharapkan dari tujuan kegiatan ini oleh pihak Kementerian Sosial RI dapat terlaksana dengan baik.

Narasumber Drs. Burhanudin menyampaikan bahwa Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Tujuan dari program tersebut adalah untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi oleh nilai dasar kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan menghormati, sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali kehidupan bersama di antara anggota masyarakat.

Bentuk kegiatan keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat. Program tersebut baru dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik seperti pembuatan sarana jalan kampung, rehabilitasi sarana ibadah, pembuatan lapangan olahraga, rehabilitasi saluran air lingkungan, pengadaan air bersih, pembuatan sarana penerangan lingkungan dan pembuatan tugu keserasian sosial. Walaupun pelaksanaan program belum mendapatkan hasil yang maksimal, tetapi apa yang telah dihasilkan dari program tersebut telah banyak manfaatnya baik bagi pelaku konflik maupun bagi masyarakat di lingkungannya,” jelas Burhanudin

Ia menekankan bahwa bantuan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik secara fisik maupun secara administrasi, karena apabila bantuan bisa terlaksana dengan baik maka kita bisa mengusulkan bantuan lanjutannya untuk Desa Berketahanan Sosial.

Kemudian Lurah Tanah Garam dalam sambutannya juga menyampaikan agar masyarakat Payo dapat memelihara dan menggunakan bangunan ini untuk kegiatan-kegiatan yang positif. (mr)

Sosialisasi UU Perlindungan Anak Bagi Kepala Sekolah

Solok (InfoPublikSolok) – Dinas Sosial Kota Solok menggelar Sosialisasi Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di Ruang Rapat Bappeda Kota Solok, Kamis (30/8). Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintah, Politik dan Hukum Ir Alkaf, yang didampingi Plh. Kepala Dinas Sosial Kota Solok Ir. Edy Martin

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar se- Kota Solok dan Pekerja Sosial (Peksos), dengan narasumber H. Mirsal Gani, A.KS MM dari Balai Diklat Regional I Sumatera dan Brig. Dian dari unit PPA Polres Solok Kota .

Ir. Alkaf dalam sambutanya mengatakan bahwasanya setiap anak berhak mendapatkan dan memperoleh pendidikan serta pengajaran, dalam rangka pengembangan kepribadian dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakat anak. Dalam lingkungan pendidikan, setiap anak berhak untuk mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik dan atau pihak lain, untuk itu ia mengajak kepada seluruh peserta mari kita sama-sama melindungi anak-anak kita dari kejahatan dalam bentuk apapun.

Kemudian dilanjutkan oleh Ir. Edy Martin yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dalam penerapannya di Kota Solok, menyatukan gerak dan tindakan terhadap anak yang menjadi korban kekerasan baik fisik maupun psikis, serta sinergisitas kebijakan penanganan masalah hak-hak anak. Kemudian Edy menambahkan, kegiatan Sosialisasi ini diharapkan tindak kekerasan dilingkungan masyarakat dapat ditekan dan bagi peserta hendaknya dapat menjembatani hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak-anak dimasa yang akan datang, dimana anak merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan  pembangunan bangsa  ini dimasa yang akan datang. (mr)

Dinas Sosial Antarkan Lansia Terlantar Ke Panti Sosial Tresna Werdha Sicincin

Sicincin, (InfoPublikSolok) – Dinas Sosial Kota Solok mengantarkan seorang Lanjut Usia (Lansia) berumur 71 tahun atas nama Teddy R Suhatsyah ke Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (15/8).

Respon cepat dari Dinas Sosial ini merupakan tindak lanjut laporan Lurah VI Suku perihal Penyampaian Lansia Terlantar kepada Dinas Sosial Kota Solok.

Nemi Satrina, AKS, Kasi Bansos Dinas Sosial menyatakan ada laporan dari Petugas Sosial Masyarakat (PSM) VI Suku dan Lurah VI Suku tentang adanya Lansia terlantar yang sehari-hari berada di Pangkalan Ojek Simpang Sigege VI Suku.

“Dari laporan itu kami melihat ke lapangan ternyata benar ditemukan seorang Lansia dengan panggilan mak etek,” kata Nemi.

Nemi menyebutkan untuk mengantarkan Lansia tersebut terlebih dahulu Dinas Sosial mengkonfirmasi kesediaan dan kesanggupan pihak Panti untuk menerima Lansia tersebut.

“Konfirmasi tersebut mendapatkan informasi bahwa pihak Panti siap menerima calon penghuni tersebut,”  ungkapnya.

Dalam perjalanan menuju Panti Tresna Werdha, Sabai Nan Aluih, mak etek (Pak Teddy) bercerita kisah kehidupannya hingga terlantar seperti ini.

mak etek mengucapakan tarimokasih banyak kepada Dinas Sosial nan alah mambantu dalam proses ketelantaran saya ini,” ucapnya dengan nada lirih.

Salah satu Petugas Dinas Sosial Kota Solok, Muhammad Rafi, yang ikut mendampingi pengantaran mak etek ke Sicincin berusaha memberikan dorongan semangat dan perhatian agar mak etek tetap bersabar dan tetap semangat kelak saat telah berada di Panti.

Penyambutan diterima oleh Syamsidir, SH, Kasi Pelayanan Perawatan dan Pembinaan, UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih.

Syamsidir menyampaikan bahwa para Lansia miskin dan terlantar diberikan kegiatan yang telah terjadwal seperti sholat berjemaah, senam pagi serta kegiatan Panggung Gembira bagi warga Panti yang mempunyai hobby seni musik, sehingga disini mereka menpunyai kesibukan yang telah terjadwal.

Kemudian Syamsidir menambahakan para Lansia diberikan pelayanan kesehatan yang siap siaga melayani setiap hari.

“Sementara untuk pelayanan dokter juga telah difasilitasi oleh Kementerian Sosial yang datang setiap hari Rabu,” pungkasnya. (mr)

Tim Verifikasi Kemensos RI Survey Bantuan Sarana Kamar Lansia di Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Kusman, S.ST, mengunjungi Kota Solok dalam rangka verifikasi lapangan calon penerima bantuan Sarana Kamar Lansia bagi Lansia miskin, selama dua hari (11 s/d 12 Agustus 2018).

Kunjungan tim verifikasi Kemensos RI ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja yang dilakukan oleh Rahmad Budi Setiawan, S.Sos, Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial Dinas Sosial Kota Solok, ke Kemensos RI pada bulan April 2018 lalu dalam rangka pengajukan usulan bantuan Sarana Kamar Lansia, ternyata membuahkan hasil yang baik bagi warga Kota Solok khusunya para lansia miskin yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dalam kamar tidur.

Kusman menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kenyamanan kepada Lansia miskin saat berada dalam kamar. Menurutnya, pelayanan sosial sekarang bagi Lansia dilakukan baik secara home care maupun day care.

Ia mengakui, pelayanan kepada mereka itu merupakan keharusan yang dilakukan pemerintah. Kusman berharap, kaum jompo atau orang lansia tidak dikirim ke panti. Kaum jompo atau orang lanjut usia kata dia sepenuhnya menjadi tanggung jawab keluarga.

“Kehadiran para Lansia di Panti Lansia merupkan opsi terakhir. Sebab, tetap sepenuhnya tanggung jawab berada di dalam keluarga,” tandasnya.

Kemudian Kusman menambahkan terdapat 50 (lima puluh) orang Lansia di Kota Solok akan menerima bantuan tersebut, sesuai rencana akan segera diserahkan pada bulan September-Oktober tahun ini.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Solok melalui Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial, Rahmad Budi Setiawan, S.Sos, mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Kementerian Sosial RI yang telah memperhatikan Kota Solok.

Budi menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI, bahwasanya program ini hanya diberikan terbatas kepada 5 Kota/ Kabupaten di Indonesia, dimana untuk Sumatera Barat hanya Kota Solok yang menerima.

Budi menambahakan bantuan yang diberikan berupa : Kasur, Bantal, Lemari Pakaian, Perlak/Tikar dan Penerang Ruangan, dll (dengan jumlah nominal Rp.2,5 Juta).

Kemudian Budi menjelaskan, untuk mendapatkan program tersebut ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain ; Memiliki KK/KTP Kota Solok, memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kelurahan serta Tanah dan Bangunan milik sendiri. (mr)

KUBE Bandar Pandung Indah Wakil Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Tim Penilaian Kelompok Usaha Ber­sama (KUBE) Ber­prestasi Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2018 kunjungi Kota Solok dalam rangka melakukan penilaian KUBE Bandar Pandung Indah, Bandar Pandung Kelurahan Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah, Kamis (2/8).

Tim tersebut diketuai oleh Heni Yunida yang diterima Walikota Solok yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Jefrizal didampingi Sekretaris Dinas Sosial Kota Solok  Edy Martin, Camat Lubuk Sikarah Hendri dan Kepala OPD, Ketua KUBE Bandar Pandung Indah beserta anggota.

Dari daerah 19 kabupaten/kota yang mengikuti pe­nilaian KUBE berprestasi Tingkat Sumbar, ada lima kabupaten/kota yang masuk dalam tahap nominasi yaitu Ko­ta Solok, Kota Bukittinggi, Kab. Solok, Kab. Tanah Datar, dan Kab. Pasaman Barat. Khusus untuk Kota Solok diwakili oleh KUBE Bandar Pandung Indah Kelurahan Tanah Garam Bandar Pandung.

Walikota Solok yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Jefrizal, sangat mengapresiasi keberadaan dan aktifitas yang dijalankan oleh KUBE Bandar Pandung. Disamping men­jalankan tiga macam usaha seperti P&D, penjahitan-sulaman dan membuat aneka kue, KUBE ini juga memiliki rasa solidaritas yang tinggi baik terhadap sesama anggota maupun masyarakat sekitar.

“Yang sangat menggembirakan lagi, disamping masyarakat sekitar merasa terbantu dengan kegiatan yang dijalankan oleh KUBE. Para anggota KUBE juga merasakan nilai positif dengan aktifitas yang dijalankan. Karena telah mampu membantu meningkatkan ekonomi keluarga mereka masing-masing dibanding sebelum mereka bergabung dengan KUBE,” kata Jefrizal.

Heni dalam sambutannya mengatakan “Kunjungan ini untuk melihat sampai dimana aktifitas anggota dilapangan dan administrasi kelompok dalam mengelola kelompok, serta melihat apa yang dilaporkan cocok dengan kondisi lapangan,” katanya.

“Sebelumnya, kegiatan penilaian telah dilakukan melalui penyampaian ekspos oleh pendamping dan tanya jawab dengan Ketua KUBE yang digelar beberapa waktu lalu di Padang. Dari hasil penilaian itulah ditetapkan lima nominasi yang masuk dalam penilaian lapangan,” ungkap Heni.

Sekdis Dinas Sosial Kota Solok menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang telah ditunjukan oleh KUBE Bandar Pandung Indah dan Pendamping yang dapat menjadi motivasi bagi KUBE lainnya yang ada di Kota Solok, dan berharap KUBE Bandar Pandung Indah bisa jadi yang terbaik.

“Penilaian ini tidak hanya mencari poin semata, tetapi diharapkan menjadi evaluasi dan masukan atas segala kekuranagan yang terdapat di kelompok,” harap Edy. (mr).

Pemko Serahkan Bantuan Rumah Warga yang Tertimpa Pohon

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan kepada Darlius Dt, Rj. Bujang yang rumahnya tertimpa pohon tumbang pada hari Rabu (1/8) Pukul 11.45 Wib di RT 01/ RW 02 Kelurahan Laing Kecamatan Tanjung Harapan, Kamis (2/8). Bantuan yang diserahkan berupa 1 (satu) lembar matras BA, 1 (satu) lembar tikar plastik dan 2 (dua) lembar tenda gulung.

Kepala Dinas Sosial Kota Solok yang diwakilkan kepada Kabid Bantuan Kesejahteraan Sosial Rosmiati, SH  mengatakan, penyerahan bantuan terhadap korban baru dapat kami lakukan sekarang, karena tadi pagi dinas sosial sedang ada kegiatan penilaian KUBE di Bandar Pandung Kelurahan Tanah Garam yang mana kami mendapat informasi tadi malam (Rabu) terjadinya musibah pohon tumbang yang menimpa rumah korban. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas koordinasi dan informasinya.

Pemerintah Kota berharap ”ini merupakan bentuk kepedulian Pimpinan kepada warganya, dengan bantuan ini kita harapkan dapat meringankan beban korban. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka dalam beberapa waktu hingga kondisinya pulih dan kembali seperti sedia kala,” sebut eti.

Eti menjelaskan, insiden pohon tumbang yang menimpa satu unit rumah yang dihuni satu KK dengan kondisi rumah mengalami kerusakan terbelah dua dan pada musibah ini tidak terdapat korban jiwa. Pohon  tersebut tumbang karena faktor cuaca (puting beliyung) Kota Solok yang tidak menentu. Dari informasi “Warga sekitar spontan membantu menyingkirkan pohon dan memperbaiki bagian rumah yang rusak. Kami  sangat mengapresiasi  kepedulian dan jiwa gotong royong warga sekitar kejadian tersebut,” ujar Kadis Sosial mewakili Pimpinan.

Kemudian Kasi Bansos Dinas sosial Kota Solok Nemi Satrina, A.Ks menyampaikan untuk memecahkan solusi ini korban bencara disarankan untuk mengajukan permohonan kepada dinas Sosisal Kota Solok untuk mendapatkan bantuan rumah bencana alam yang di ketahui oleh lurah dan camat setempat.  (mr).

Dinas Sosial Gelar Pertemuan Gabungan dengan Karang Taruna Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Sosial gelar Pertemuan Karang Taruna se Kota Solok tahun 2018, di Aula Dinas Sosial Kota Solok, Selasa (15/5). Pertemuan yang dihadiri langsung Wakil Walikota Reinier,ST,MM didampingi Kadis Sosial Dra.Hj.Rossavela YD,MM. Sekretaris Dinas Sosial Ir.Edy Martin serta Ketua Karang Taruna Kota Solok Sulfi Alhamdi dalam rangka mempererat silahturahim sesama karang taruna sebanyak 42 orang sekaligus merupakan upaya pembinaan bagi karang taruna tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Solok Dra Hj. Rosavella YD, MM dalam sambutannya menyampaikan perasaan bahagian kepada seluruh undangan yang hadir karena pertemuaan ini karena pertemuan ini bertepatan dengan momentum silahturahmi sebelum masuk bulan suci ramadhan tahun ini, kemudian Rosa juga menambahkan pertemuan ini juga dijadikan sebagai evaluasi kegiatan karang taruna kedepannya.

Sementara Wawako dalam arahannya menyampaikan bahwa memang sudah menjadi tugas pemerintah mengarahkan masyarakat menjadi sejahtera. Beliau juga menyebutkan begitu besarnya  karang taruna, karena berada langsung dengan masyarakat. “Karang taruna lebih tahu apa saja persoalan di masyarakat, untuk itu perlu adanya sinergi antara pemko dan karang taruna,” ungkap Reinier.

Menurut Reinier selama 2 tahun ini tak pernah terdengar karang taruna oleh sebab itu dirinya mengajak semua karang taruna untuk bersama-sama melaksanakan amanah sebagai karang taruna. “Jika selama ini tak ada perhatian dari pemko, kedepan pemko akan memberikan perhatian agar ada gairah bagi karang taruna”, pungkas wawako.

Sementara Sulfi Ketua Karang Taruna Kota Solok mengatakan “Karang Taruna bukannyo indak ado kegiatan tetapi karena kurang terekpose sajo, kami indak bisa berbuat banyak karano pemerintah alun bisa mengabulkan kebutuhan kami, acok tasisih pasca musrenbang kelurahan dan kecamatan.” Pungkasnya. (mr).

Sosialisasi Program Keluarga Harapan Bagi 50 KPM

Solok, (InfoPublikSolok) – Puluhan Peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Solok mengikuti kegiatan Sosialisasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar Aula Dinas Sosial Kota Solok Senin, 23 April 2018.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kota Solok Dra. Hj. Rosavella Yd, juga dihadiri oleh Pejabat Dinas Sosial Kota Solok dan Pendamping PKH. Sosialisasi tersebut menekankan agar KPM bisa mandiri kurun waktu lima tahun kedepan. Dalam sambutannya rosa mengatakan bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah melalui PKH ini tidak baku selama- lamanya tergantung Menteri yang menjabatnya “tuka presiden tuka menteri tuka pulo aturan yang baru”. Tujuan yang akan kita capai adalah dengan pemahaman yang diterima peserta semoga nantinya peserta dapat menjadi pionir yang memberikan pembelajaran ulang kepada anggota kelompoknya,” ujarnya

Kemudian rosa menambahkan ” Melalui kegiatan ini kita harapkan masyarakat lebih cerdas dalam memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah, boleh kita miskin, tapi besok anak kita jangan sampai miskin juga, harus ada peningkatan,” Tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Rosa menambahkan dengan kegiatan ini nantinya diharapkan menambah pengetahuan KPM PKH dalam penguatan keluarga. “Diharapkan kepada peserta untuk mengirim atau memindahkan ilmu kepada rekan-rekannya yang lain,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Ketua pelaksana Rita Hermawati mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan digelar sehari penuh. yang diikuti kurang lebih 50 orang Peserta.

Rita dalam laporannya mengatakan Pemerintah Kota Solok terus mendorong dan mencoba untuk mengentaskan masalah kemiskinan di Kota Solok. Kemudian rita mengatakan peran keluarga sangat penting dalam masyarakat, karena keluarga merupakan unsur kecil dari masyarakat, keluarga sebagai tempat awal dari lingkungan sosial dibentuk. “Peran keluarga yang tidak maksimal dapat menimbulkan permasalahan sosial, kita harus introspeksi juga bagaimana peran kita sebagai anggota keluarga di dalam rumah tangga,” kata Kasi BKS Dinas Sosial Kota Solok. (mr)

 

Pemko Serahkan Bantuan Rumah Warga yang Tertimpa Pohon

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan kepada Ibu Asmanidar (55) yang rumahnya tertimpa pohon tumbang pada Jum’at 20 April 2018 Pukul 19.45 Wib di RT 01/ RW 02 Kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan. Bantuan yang diserahkan berupa Family Kit, Foodware dan Peralatan khusus serta makanan  (21/04).

Kepala Dinas Sosial Kota Solok Dra. Hj. Rosa Vella YD mengatakan, penyerahan bantuan terhadap korban dapat kami lakukan sekarang yang mana kami mendapat informasi tadi malam (Jum’at) terjadinya musibah pohon tumbang yang menimpa rumah korban. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas koordinasi dan informasinya.  Pemerintah Kota berharap ”ini merupakan bentuk kepedulian Pimpinan kepada warganya, dengan bantuan ini kita harapkan dapat meringankan beban korban. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka dalam beberapa waktu hingga kondisinya pulih dan kembali seperti sedia kala,” sebut Rosa.

Rosa menjelaskan, insiden pohon tumbang yang menimpa satu unit rumah yang dihuni satu KK dengan kondisi rumah mengalami kerusakan terbelah dua dan pada musibah ini tidak terdapat korban jiwa.. Pohon  tersebut tumbang karena telah dimakan usia dan juga faktor cuaca Kota Solok yang tidak menentu. Dari informasi “Warga sekitar spontan membantu menyingkirkan pohon dan memperbaiki bagian rumah yang rusak. Kami  sangat mengapresiasi  kepedulian dan jiwa gotong royong warga sekitar kejadian tersebut,” ujar Kadis Sosial mewakili Pimpinan. (mr).