PKK adakan Sosialisasi TBM se Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – PKK Kota Solok adakan Sosialisasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM), bertempat Aula Kantor PKK Kota Solok, Senin (26/03/18), yang dibuka langsung oleh ketua PKK Kota Solok Hj. Zulmiyetti Zul Elfian.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Solok Delfianto, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Solok H. Umar, M sekaligus sebagai narasumber, Ketua Pokja II Ny. Hj. Nurmis Syamsi beserta anggota, dan diikuti oleh 37 orang peserta dari tiap-tiap kelurahan dan kecamatan se Kota Solok

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) merupakan pembaharuan dari Taman Pustaka Rakyat (TPR) yang didirikan oleh Pendidikan Masyarakat pada tahun 1950-an. Program TBM ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan budaya baca masyarakat, dan juga untuk mendorong gerakan membaca masyarakat secara swadaya. Kegiatan ini di gagas oleh Ketua Pokja II PKK Kota Solok.

Hj. Zulmiyetti Zul Elfian dalam sambutannya menyampaikan “Taman bacaan amatlah penting artinya karena bacaan itu merupakan jembatan dunia. Dengan membaca kita bisa lebih tau banyak hal, dan bisa mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Membaca juga merupakan terapi bagi kita agar tidak cepat pikun”, ujarnya.

Taman Bacaan Masyarakat  ini bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Solok. Melalui program/kegiatan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Solok seperti dengan adanya pustaka keliling, buku bergulir, dll.

Kepala Dinas PPPA berharap, “Taman Bacaan Masyarakat pelaksanaannya bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Solok. Untuk para kader ada hasil yg diharapkan setelah diadakan sosialisasi ini, sehingga ada manfaatnya untuk masyarakat. Kita yakin dan percaya untuk TBM kedepan/bulan depan langsung bergerak dan bisa menciptakan TBM disetiap anggota pokja II”, harap Delfianto.

“Program ini nanti akan ditindaklanjuti melalui pembinaan. Direncanakan bulan April dilakukan pembinaan bagaimana mekanisme dan jalannya taman bacaan ini,” tutup Ketua Pokja II Ny. Hj. Nurmis Syamsi, S.Pd. (lm).

Kelompok Tani Harapan Baru Kota Solok Goro Bersama

Solok, (MC Kota Solok) – Kelompok Tani Harapan baru lakukan goro bersama di kawasan kelompok tani harapan baru Kelurahan Tanjung Paku Kota Solok, Goro dilakukan pada lokasi lahan milik kelompok yang direncanakan akan ditanami dengan bibit durian bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Ditektorat Jenderal Hortikultura sebanyak 2.500 batang melalui dana APBN P Tahun 2017 ini, Minggu (12/11). Turut ikut goro bersama anggota kelompok tani Kepala UPTD Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Edy Haryanto, SP, MM, Penyuluh Pertanian Siska Nofita, SP,M.Si.

Edy Haryanto, SP, MM diselasela pelaksanaan goro mengatakan “Antusias petani sangat tinggi, selain goro bersama mereka setiap hari secara swadaya tetap membuat lubang tanam. Harapan kita kedepan dengan adanya bantuan ini, ekonomi petani kita bisa meningkat dan tujuan Pemerintah Kota Solok untuk mewujudkan pertanian berbasis agribisnis dapat terwujud dengan memperhatikan segala aspek diantaranya aspek budidaya, pengolahan hasil pertanian, manajemen usaha, kewirausahaan dan pemasaran produk”, harap Edy.

Bantuan dari kementrian pertanian tersebut, diawali pada tanggal 6 oktober 2017 diadakan rapat koordinasi dan pencanangan kawasan/ kampung durian di kota Solok oleh Dirjen Hortikultura yang diwakili oleh Direktur Buah dan Holtikultur Sarwo Eddy, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di Kementan Jakarta antara Wakil Walikota Solok Reinier dengan Dirjen Hortikultura yang pada saat itu diwakili oleh Direktur Perlindungan Tanaman buah Lilik, akhirnya Kementerian Pertanian melalui Ditektorat Jenderal Hortikultura memberikan bantuan kepada Kota Solok melalui APBNP 2017 berupa kegiatan pengembangan kawasan durian, seluas 25 Ha, bantuan tersebut berupa paket Bibit durian unggul, pupuk dan pestisida.

Dalam rangka mendukung kegiatan tersebut Dinas Pertanian dan UPTD BPP kecamatan Tanjung Harapan bekerjasama dengan Balitbu Tropika Sumbar melakukan bimbingan teknis kepada kelompok Tani Harapan Baru.

Disamping Bimbingan teknis Tim juga memberikan motivasi kepada masyarakat yang tergabung dalam keltan Harapan Baru untuk mempersiapkan pembuatan lubang, agar bisa tertanam sesuai skedul akhir November atau pertengahan Desember ini. (Lm).

Pemko Solok Pamerkan Hewan Ternak Dalam Helatan Livestock Expo 2017

Solok, (MC Kota Solok) – Pemko Solok melalui Dinas Pertanian manampilkan hewan ternak dalam helatan Livestock Expo 2017. Agenda rutin tahunan kali ini dilaksanakan di Kab. Solok Selatan yang berlangsung sejak tanggal 18 s.d. 20 September 2017. Yang merupakan agenda tahunan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.

Acara pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian Ir.Adri Yetti, dan jajaran Dinas Pertanian Kota Solok, yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Ir. Adri Yetti menyampaikan Kota Solok mengikuti semua kategori kontes ternak yaitu kontes ternak Kategori Kambing PE Jantan dari Peternak Kota Solok ibu Dola dari kelurahan Kampung Jawa. Kategori Sapi Simental Betina
Pemilik sapi Pak Man Gazali di kelurahan Kampung Jawa. Kategori Kambing PE Betina Pemilik Fatir Kampung Jawa dan kategori anak sapi Simental Jantan pemilik Eri Dikson dari Kelurahan KTK.

Selain menampilkan hewan kontes ternak, kegiatan ini kita manfaatkan untuk mempromosikan potensi peternakan di Kota Solok. Di samping itu, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi terbaru dari dunia peternakan, guna meningkatkan kualitas, dan kuantitas ternak ke depannya ujarnya.

Adapun bentuk kegiatan diantaranya, pameran agribisnis peternakan, kontes ternak, lomba asah terampil cerdas cermat tingkat SD, lomba vokal grup, futsal, bedah buku dan seminar, Siwab award, bazar komoditas peternakan dan Japfa for kids. Sedangkan untuk pesertanya, lembaga pendidikan/universitas, umum/asosiasi, BUMN/BUMD, Perusahaan bidang peternakan, Pelaku usaha kerajinan dan kuliner dan Instansi pemerintah terkait se-Sumbar.

Alhamdulillah Kontingen Kota Solok tahun ini dalam lomba kontes ternak membawa Juara 1 Kambing PE Jantan,  Juara 3 Sapi Simental Betina Dewasa. Dan Juara 1 cerdas cermat Tk, SD se- Sumatera Barat dan Juara 1 Futsal. (Lm).

Pemerintah Kota Solok Turunkan Tim Eliminasi Anjing Liar

Solok, (MC Kota Solok) – Dalam rangka pengendalian penyakit rabies Pemerintah Kota Solok turunkan Tim ke lapangan guna melakukan penangkapan dan eliminasi terhadap anjing liar. Kegiatan tersebut dilakukan selama 2 (dua) hari dari tanggal 13 s/d 14 September 2017, dengan wilayah operasi di Kelurahan Tanah Garam, Tanjung Paku dan Pasar Pandan Air Mati.

Kepala Dinas Pertanian Kota Solok Ir. Kusnadi, MM  saat melepas Tim eliminasi anjing liar siap turun ke lapangan, Rabu (13/09/17), megatakan,  “Kegiatan ini merupakan program Pemerintah Kota Solok dalam rangka mewujudkan Kota Solok Bebas Rabies. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengurangi populasi anjing liar dan menurunkan kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR)”, ujar Kusnadi.

Lanjut Kadis, “Ketiga kelurahan tersebut dipilih sebagai daerah operasi, berdasarkan adanya peningkatan kasus gigitan anjing liar dan permintaan dari masyarakat di kelurahan”, ungkap Kadis.

Hasil operasi kali ini, di Kelurahan Tanah Garam berhasil ditangkap sebanyak 44 ekor anjing; 7 ekor di lepas kembali dan 37 ekor dieuthanasi. Sedangkan untuk Kel. PPA dan Tj. Paku berhasil di tangkap sebanyak 38 ekor anjing; 6 ekor di lepas kembali dan 32 ekor di euthanasi.

HPR yang telah ditangkap dan ternyata ada pemiliknya di lepas kembali, sedangkan yang benar-benar dinyatakan tidak berpemilik  dieuthanasi dan dikuburkan, Total HPR yang dieuthanasi dan dikuburkan ada sebanyak 69 ekor. (LM)

Pemko Solok Turunkan Tim Pemeriksaan Hewan Qurban

Solok, (MC Kota Solok)-Dalam rangka menjaga keamanan pangan untuk dikonsumsi masyarakat, dalam hal ini daging qurban,  Dinas Pertanian Kota Solok menurunkan team pemeriksaan ante mortem dan posmortem yg turun ke masjid dan musholla yg ada di kota Solok. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kusnadi ketika meninjau pelaksanaan kurban,Sabtu (2/9/17 ) di beberapa masjid di Kota Solok.

Pemeriksaan hewan kurban,”kata Kusnadi  meliputi pemeriksaan kesehatan dan umur hewan. Hewan kurban harus benar-benar dalam keadaan sehat dan layak untuk disembelih, di antaranya harus cukup umur, sudah ganti gigi, tidak cacat dan dalam kondisi sehat.

Selain itu, pemeriksaan hewan kurban juga untuk mencegah penyebaran penyakit hewan seperti anthrax.
Pemeriksaan antemortem pd hewan qurban yaitu pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan,  dan posmortem yaitu  pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan. Hewan yang sehat secara klinis, yakni tidak cacat, hidung normal, mata normal, jantung dan paru-paru juga normal. Sementara itu, untuk pemeriksaan postmortem dilakukan dengan sasaran pemeriksaan meliputi kondisi hati, jantung, paru-paru, limpa, ginjal dan organ bagian dalam hewan.

Kepala Dinas Pertanian juga menegaskan bahwa pemeriksaan antemortem dan postmortem ini sangat penting untuk dilaksanakan agar daging kurban yang dibagikan dimasyarakat terjamin keamanan dan terhindar dari penyakit zoonosis.

Pendataan dan pemeriksaan ante mortem dimulai pd tgl 14-08-2017 dan pemeriksaan postmortem nya dilaksanakan pd tgl.1 s/d tgl 4 september 2017. Pada saat pemeriksaan postmortem ada dibeberapa tempat ditemukan cacing hati, team bersama dg pengurus dan panitia qurban meng afkir bagian organ yg terkena cacing hati tersebut, untuk dimusnahkan.

Pada kesempatan lain team pengendalian pemotongan betina profuktif juga turun kelapangan, bersama Kapolres Kota Solok, memberikan ucapan selamat kepada pengurus masjid dan panitia qurban, yg tidak memotong sapi qurban betina, di lokasinya.(Lm)

 

Pelatihan Alsintan Rice Transplanter

Solok (MC Kota Solok) – Dinas Pertanian Kota Solok gelar pelatihan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Rice Transplanter bagi petani Kota Solok Kamis, (24/8/17) di Gedung Pertemuan dan Areal Persawahan Kelompok Tani Sakato Kelurahan KTK Kota Solok yang diikuti oleh 20 orang peserta.

Kegiatan yang diikuti 20 orang merupakan perwakilan Kelompok tani dibuka Kepala Dinas Pertanian Kota Solok Ir. Kusnadi, MM dengan narasumber dari Balai Mekanisasi Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (BMP-TPH) Bukittinggi.

Kadis Pertanian Kusnadi kesempatan itu mengatakan “Pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan produksi padi dengan dilakukan percepatan tanam. Percepatan tanam diusahakan melalui olah lahan dan tanam yang efektif. Diantara yang dapat dilakukan adalah penggunaan alat mesin pertanian. Alat mesin pertanian untuk pengolahan diantaranya traktor roda dua dan traktor roda empat, sedangkan untuk pertanaman adalah rice transplanter”, kata Kadis.

“Untuk mengenalkan mesin rice transplenter tersebut karena merupakan mesin yang baru pertama untuk petani Kota Solok maka diselenggarakan pelatihan alsintan untuk rice transplanter. Setelah dilakukan persemaian direncanakan pada tanggal 11 September 2017 nanti akan dilakukan pertanaman dengan rice transplanter. Kadis Pertanian menyampaikan pentingnya efektifitas dan efisiensi dalam usaha tani. Untuk itu perlu dioptimalkan penggunaan teknologi yang ada,” ujar lagi.(Lm)

Pemko Solok Gelar Sosialisasi Usaha Tani Atsiri Bagi Petani

Solok, (MC KotaSolok) – Dinas Pertanian Kota Solok  bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Kebun Percobaan Laing (KP Balitro Laing) gelar Sosialisasi Usaha Tani Atsiri, di Aula Kantor Camat Tanjung Harapan selama 2 hari (22 s.d. 23 Agustus2017) Kegiatan dua hari itu dengan peserta  Ketua kelompok tani  se Kota Solok, penyuluh , Kepala BPP Kec. Lubuk Sikarah, Ka. BPP Kec. Tanjung Harapan, Camat, dan Lurah se Kota Solok dengan narasumber Indra Kusuma dari KP Balitro Laing dihadiri para pejabat struktural dan fungsional dilingkungan Dinas Pertanian setempat.

Kadis Pertanian Ir.Kusnadi,MM sambutannya mengatakan Sosiaisasi ini memegang peran yang cukup penting bagi para petani dalam mengembangkan minyak atrsiri, sebab bisa mengenal lebih jauh tentang cara budidaya atsiri, menambah keterampilan dan manajemen usaha tani minyak atsiri

Dari hasil uji adaptasi oleh KP Balitro Laing kata Kusnadi akan  dapat diproyeksikan tanaman atsiri yang prospek bisa dikembangkan di Kota Solok seperti serai wangi, serai dapur, cengkeh, kayu manis, ceylon, ylang-ylang, klausena, kayu putih, nilam dan pala. Untuk tahun 2017 akan dikembangkan lebih kurang 15 hektar untuk serai wangi dan 5 hektar untuk nilam. Pemerintah Kota Solok telah mengembangkan tanaman atsiri sejak tahun 2006, dan sudah ditetapkan sebagai salah satu komoditi unggulan Kota Solok yang ditetapkan dengan Peraturan Walikota Solok No. 39 Tahun 2009 bahwa tanaman atsiri merupakan komoditi unggulan kedua Kota Solok setelah beras.

KP Balitro Laing  Indra Kusuma kesempatan itu menyampaikan Minyak serai wangi yang dihasilkan Kota Solok memiliki mutu terbaik di Indonesia dengan kandungan Citronella 45 -50% dan total geraniol 90-93%. Sedangkan standar mutu minyak serai wangi di indonesia kandungan Citronella hanya 35% dan total geraniolnya 85%. Sampai saat ini telah ada 5 keltan yang bergerak dalam pengembangan tanaman atsiri ini yaitu keltan Sarang Alang, KUBE Pesantren Serambi Madinah, Keltan Damar Jaya, Keltan Kalumpang Saiyo dan Keltan Agribisnis. Empat dari keltan ini telah mendapatkan bantuan alat pengolahan (alat suling) yang sangat bagus dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kota Solok.(LM)

P3A Kota Solok Wakili Sumbar ke Tingkat Nasional

Solok, (MC Kota Solok ) – Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Aie Batumbuk Kelurahan Laing Kota Solok wakili Sumatera Barat untuk  tingkat Nasional setelah berhasil keluar sebagai juara dalam penilaian  P3A  tingkat Propinsi  Sumatera Barat .

Penetepan pemenang di sampaikan oleh panitia lomba di kantor Gubernur Sumatera Barat yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat No. 902.728-2017, Kamis 17 Agustus 2017 sesaat sebelum pelaksanaan upacara bendera di mulai.

Untuk Juara II P3A Air Sepakat Kab. Solok, Juara III P3A bandar harapan Kab. Pasaman. Penilaian dilakukan sejak bulan Mei hingga Juli 2017 lalu.

Pemenang lomba P3A ini ditetapkan berdasarkan hasil penilaian dan beberapa tahapan yang meliputi: penilaian atau seleksi administrasi P3A, penilaian persentasi program kerja P3A dan penilaian fisik lapangan terutama kondisi fisik kelembagaan dan jaringan irigasi para P3A.

Berkat kegigihan, kerjakeras dan kekompakkan pengurus beserta anggota, Penyuluh wilayah Binaan (Desi Armiaty, SST) dan TPP P3A (Ice Suriyadianti, SP) serta stakeholder terkait yang turut membantu. Akhirnya P3A Aie Batumbuh terpilih mewakili Sumbar ke Tingkat Nasional.

Hadiah yang diterima oleh P3A Aie Batumbuk yaitu piagam dan uang tunai senilai Rp. 10.000.000,- kemudian piala bergilir yang langsung diserahkan oleh Bapak Wakil Gubernur di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat. (lm)

Pemerintahan kota Solok Laksanakan Sosialisasi Penyakit Zoonosis

Solok, (MC Kota Solok) – Dinas Pertanian laksanakan Sosialisasi Penyakit Zoonosis kepada masyarakat Kota Solok, di Aula Dinas Pertanian setempat, Rabu (9/8/2017) dengan peserta  50 orang  dari unsur LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ), Bundo Kanduang, Ketua RW, dan Ketua Pemuda se Kota Solok yang dibuka Kadis Pertanian dihadiri para pejabat dilingkungan Dinas Pertanian.

Kadis Pertanian  diwakili Ir.Yurmiati,MM sambutannya mengatakan Zoonosis merupakan penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia. Sumber penularan penyakit ini malalui tanah, air, hewan invertebrata, bangkai hewan, kotoran dan tanaman yang membusuk. Penyebab dari penyakit zoonosis tersebut dipicu oleh iklim, faktor kepadatan populasi yang mempengaruhi induk semang, patogen atau vektor serta perubahan habitat hidup hewan. Seperti Rabies, Antrax, Avian Influenza, Salmonellosis, Brucellosisi, Mers cov dan Ebola adalah penyakit zoonosis yang masuk ke dalam daftar penyakit hewan menular strategis” jelas Yurmiati yang juga Kabid Pertanian,Tanaman Pangan dan Perkebunan.

“Penyakit Zoonosis ini merupakan penyakit yang harus ditangani secara lintas sektoral, dimulai dari pengendalian zoonosis yang menyerang hewannya, pencegahan penularan zoonosis dari hewan ke manusia serta penanganan zoonasis pada manusia” tambah Kadis lagi.

Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kota Solok mengatakan kegiatan sosialisasi penyakit Zoonosis ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan  potensi Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kota Solok tentang penyakit zoonosis sehingga dapat meminimalisir secara dini penularan penyakitnya.

“Perlu antisipasi akan bahaya penyakit zoonosis, salah satunya penyakit Rabies. Karena di tahun 2016 terdapat 5 kasus gigitan yang positif Rabies di Kota Solok. Untuk itu agar Kota Solok aman dari penyakit Zoonosis di himbau kepada masyarakat, jika ada hewan kesayangan atau ternak yang sakit dan tergolong Hewan Penular Rabies (HPR) seperti : anjing, kucing, kera, tikus, dll agar segera di vaksinasi dan diperiksakan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Solok, untuk pengendalian dan pencegahan penularan penyakit Zoonosis di Kota Solok” ujar  Ade Kurniati. (LM)

Keltan Harapan Baru Panen Perdana Kegiatan SL-PTS

Solok, (Kota Solok) – Kelompok Tani (Keltan) Harapan Baru Kel. Tanjung Paku Kec. Tanjung Harapan Kota Solok panen perdana kegiatan SL-PTS (Sekolah Lapang-Padi Tanam Sabatang), Senin, (7/8/2017). Dihadiri oleh, Lurah Tanjung Paku dan perwakilan Dinas Pertanian Kota Solok (Kasi Data dan Informasi dan Plt Kasi Kelembagaan dan Penyuluhan (Sabrianova Dairoza, SP), Koordinator Penyuluh Wil. Tanjung Harapan (Siska Nofita, SP, M.Si), Staf Bid. Penyuluhan (Ricky, SP. M.Si), dan Petugas Pendamping P3A (Ice Suriya Dianti, SP) serta seluruh pengurus dan anggota Keltan Harapan Baru.

SL-PTS merupakan program kegiatan pemasyarakatan pengembangan padi terpadu yang bertujuan untuk peningkatan produksi padi di Kota Solok dengan sistem tanam Jarwo (Jajar Legowo). Pelaksanaan program tersebut bersumber dari Dana APBD Kota Solok pada DPA Dinas Pertanian Kota Solok.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas khususnya Padi sehingga target produksi setiap tahunnya meningkat. Peningkatan ini terjadi tentunya harus di dukung dengan ketersediaan benih yang bagus, dan pupuk yang cukup.

“Hasil panen SL-PTS di Keltan harapan baru dengan rata-rata produksi 7,5 ton/ha cukup tinggi di bandingkan rata-rata produksi di tahun 2016 (6,6 ton/ha)” ucap Sabrianova.

Program SL-PTS ini, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan berupa Benih dan Pupuk bantuan. Dengan jumlah benih yang diberikan 125 kg/ 5 ha. Bantuan pupuk yg diberikan terdiri dari Pupuk Urea sebanyak 100 kg/ha, Pupuk SP 36 150kg/ha, Pupuk KCL 50 kg/ha dan pupuk kandang 1,5 ton/ 5 ha, diberikan pada bulan Mei 2017 yang lalu.

Bantuan tersebut di berikan kepada 6 (enam) keltan di Kota Solok yaitu Keltan Sawah Solok Kel. IX Korong, Keltan Panca Usaha Kel. Sinapa Piliang, Keltan Elok Basamo Kel. Aro IV Korong, Keltan Sawah Bukik dan Keltan Keluarga Saiyo dari Kel. Tanah Garam dan Keltan Harapan Baru Kel. Tanjung Paku Kota Solok. (LM)