Gudep SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Kota Solok Adakan Pengembaraan

Solok, (MC Kota Solok) – Pramuka Penegak Bantara Gudep SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 2 yang berjumlah 62 orang mengadakan pengembaraan selama 3 hari 2 malam dari tanggal 27 s.d 29 Januari 2017 di kawasan daerah Kota Solok dan Kab. Solok. Gudep SMK Negeri 2 yang dilepas oleh Drs. Abdul Hadi mengadakan perjalanan pengembaraan mulai dari Parak Gadang, Koto Hilalang, Gantung Ciri, sementara  Gudep SMA Negeri 2 Kota Solok yang dilepas Afrizal, S.Ag  mengadakan perjalanan pengembaraan mulai dari Payo Tanah Garam, Koto Sani dan berakhir di Sumani.

Selama perjalanan Anggota Pramuka membawa bekal yang telah disiapkan dari masing-masing Gudep adalah perlengkapan pribadi, perkemahan, perlengkapan masak, bahan logistic dan obat-obatan seperti yang diutarakan oleh Yosuardi Zendrato dan M. Fitrah Yolanda merupakan pendamping Pengembaraan dan Pradana dari Gudep masing-masing. Para peserta pengembaraan yang telah mencapai tingkat Pramuka Bantara sebelum keberangkatan dibekali dengan latihan fisik, mental serta latihan kepramukaan.

Waka. Binawasa H. Iskandar di Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Solok berpesan kepada adik-adiik dan pendamping selama dalam perjalanan supaya mengaplikasikan antara nilai-nilai kepramukaan dengan keterampilan kepramukaan dan juga kerja sama serta kekompakan, nilai-nilai kepramukaan yang terhubung dalam Satya dan Darma Pramuka seperti Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cinta alam dan Kasih sayang sesama manusia.

Kesempatan peristirahatan, Angotta Pramuka melakukan aksi Bakti di tengah – tengah masyarakat sekaligus  melakukan upacara pelantikan Laksana, Bintang Tahunan serta TKK Penegak. (jho)

Alek Anak Nagari “BASI KAKEH RODA BASI” Lomba Pacu Masin Bajak

Solok.(MC Kota Solok) – Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pertanian Kota Solok mengadakan Kegiatan Alek Anak Nagari berupa Lomba Mesin Bajak  “BASI KAKEH RODA BASI” , Minggu (22/1) di Sawah Solok depan Pengadilan Negeri Kota Solok.

Kegiatan ini berawal dari ide Komunitas Gajah Maharam Photography ketika mengadakan lomba foto Sawah Solok. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengangkat potensi wisata di Solok dengan menjadikan Sawah Solok sebagai Agrowisata Pertanian, maka didakan Lomba Mesin Bajak dengan Thema “Basi Kakeh Roda Basi”. Event ini  merupakan bagian dari kegiatan  lomba foto landscape Sawah Solok dan berlanjut dengan pendirian Tugu Sawah Solok yang mengacu kepada wisata agro Sawah Solok.

Alek anak nagari Basi Kakeh Roda Basi menjadi pilihan karena mengingat aktifitas para petani di Solok yang mayoritas menggunakan mesin bajak dalam menggarap sawah, maka kami  mengadakan sebuah event yang layak dijadikan objek wisata untuk menjadikan mesin bajak menjadi tontonan menarik. Mengingat daerah lain di Indonesia dan Sumatera Barat sendiri telah menjadikan sebuah aktivitas pertanian menjadi kegiatan wisata tradisional seperti Karapan Sapi di Madura, Pacu Itik di Payakumbuh dan pacu jawi di Batusangkar serta daerah lainnya. Potensi wisata terkait agro wisata banyak pilihan namun saat ini kami melihat lomba mesin bajak sawah belum pernah diadakan sehingga Kota Solok tampil beda dibanding daerah lainnya.

Membajak sawah dituntut teknik dan keahlian khusus dalam mengoperasikan mesin bajak sehingga proses pengolahan lahan sawah mendapatkan hasil yang optimal. Melalui kegiatan ini diharapakan muncul operator yang tangguh dan profesional dalam pengoperasian mesin bajak khususnya membajak  sawah yang berdampak kepada keselamatan operator serta perawatan mesin sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. Diharapkan dari  kegiatan ini akan meningkatnya kunjungan ke Sawah Solok dan Kota Solok yg berdampak terjadinya peningkatan ekonomi masyarakat baik dalam bidang peningkatan penjualan hasil pertanian maupun perdagangan di Kota Solok serta promosi Potensi wisata agro dapat dikembangkan.

Terlaksananya Alek Anak Nagari “Basi Kakeh Roda Basi” berkat Dukungan Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Dinas Pariwisata Kota Solok, LPMK, LKAAM, Bundo Kanduang , Masyarakat dan Pemuda Kelurahan Sinapa Piliang, Kelompok Tani se Kota Solok serta Komunitas Gajah Maharam Photography Kota Solok. Kedepannya diharapkan kegiatan ini diharapakn menjadi agenda tahunan wisata agro di Kota Solok dengan lebih menggiatkan promosi dan bisa mendatangkan peserta dari luar daerah.(gmp)