Ka. Kwarcab Lantik Pengurus Saka Bakti Husada

Solok, (MC Kota Solok) – Ketua Kwartir Cabang (Ka. Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Solok Reinier, ST, MM melantik Pengurus Cabang Satuan Karya Gerakan Pramuka Bakti Husada Kota Solok masa bakti 2016-2012 di Aula Puskesmas Tanah Garam (6/10). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Keshatan Kota Solok yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang Satuan Karya Bakti Husada Kota Solok, Anggota Majelis Pembimbing Cabang Satuan Karya Wira Kartika Kota Solok dan Ketua Majelis Pembimbing Cabang Satuan Karya Kencana Kota Solok serta jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok.

Satuan Karya Pramuka Bakti Husada merupakan wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambah pengalaman dan pemberian kesempatan bagi anggota Pramuka untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Gerakan Pramuka sepenuhnya menyadari, bidang kesehatan adalah salah satu bidang pembangunan yang dapat dijadikan wadah pengabdian. Ini selaras dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam mendukung program-program yang diagendakan pemerintah.

Dalam sambutannya Ka. Kwarcab menyampaikan bahwa melalui Satuan Karya Bakti Husada ini diharapkan terwujud kader pembangunan di bidang kesehatan yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ka. Kwarcab menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok beserta jajarannya yang telah meluangkan segenap tenaga, pikiran dan waktu untuk ikut serta mengembangkan kegiatan kepramukaan ini. (eros/Feri)

DPRD Sahkan Perda Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah

Solok (MC Kota Solok)- Hasil pembahasan Panita Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terhadap pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Solok tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, akhirnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada Rapat Paripurna DPRD, Senin (5/9) di gedung Wakil Rakyat, jalan Syamsu Tulus, Kelurahan Nan Balimo.

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD, Yutris Chan, SE. yang didampingi Wakil Ketua DPRD, Irman Yefri Adang dan Martin Jofari. Sedangkan dari Pemko langsung dihadiri oleh Walikota Solok, H. Zul Elfian, Plt. Sekda, Helmiyati, Kepala SKPD dilingkungan Pemko Solok, unsur Forkopimda, Pimpinan BUMN dan BUMD, Ketua LKAM, Bundo kanduang serta undangan lainnya.

Ketua Pansus Herdiyulis, SH, dalam paripurna tersebut menyampaikan laporannya, bahwa dalam rapat internal DPRD, yang diketuai oleh Yutris Chan serta dihadiri anggota lainnya, seperti, Ramadhani Kirana Putra, Amrinof Dias, Herdiyulis, Bayu Kharisma, Jasri, Yosri Martin, Rusnaldi, Hj. Nurnisma, Ilzan Sumarta, H. Dalius dan Zulkarnaen, menyepakati Ranperda untuk menjadi Perda dalam Paripurna.

Sementara seluruh fraksi yang ada di DPRD Kota Solok melalui pendapat akhirnya tentang Pembentukan dan Susunan Daerah, setelah mendengarkan laporan dari Ketua Pansus bersama tim Pemerintah daerah Kota Solok dapat menyetujui Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah.

Setelah penandatangan Ranperda menjadi Perda, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Chan, disaksikan Wakil Ketua DPRD, Irman Yefri Adang dan Martin Jofari, menyerahkan hasil keputusan Paripurna DPRD kepada Walikota Solok, Zul Elfian untuk dapat mensosialisasikanya kepada masyarakat. (Abenk/reski)

Banjir kembali melanda Kota Solok

img-4928

SoLok-Tingginya curah hujan yang melanda Kota Solok selama tiga hari berturut-turut, mengakibatkan Sungai Batang Lembang meluap. Menurut data yang dihimpun pihak BPBD Kota Solok, banjir tersebut merendam ribuan rumah yang terdapat di 12 kelurahan. Beberapa orang saksi mata menyebutkan, peningkatan debit air sudah mulai terlihat pada sekitar pukul tiga pagi hari Senin, 8 Februari 2016.

Terkait dengan hal tersebut, pihak pemerintah Kota Solok memberlakukan “darurat bencana” hingga hari Jumat (12/2/16) Mendatang. PJ Walikota Solok, Asrizal Asnan segera membentuk tim guna menanggulangi warga yang nmenjadi korban. Setidaknya, pada hari Senin pagi tersebut ia dan tim tanggap bencana melakukan peninjauan ke rumah-rumah warga. Hal tersebut dilakukan guna mengumpulkan informasi terkait dengan kebutuhan warga saat itu. Perkara kebutuhan makanan serta tempat berteduh menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan warga, mengingat sampai hari selasa, hujan masih terus mengguyur Kota Solok meski dengan intensitas yang sudah mulai turun.

Terkait dengan hal tersebut, pihak pemerintah Kota Solok membuat dapur Umum yang bertempat di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Nantinya, hasil dari dapur umum tersebut akan segera didistribusikan kepada warga yang menjadi korban banjir. Selain itu, sejumlah warga lainnya juga sudah membuat dapur umum di sejumlah kelurahan dengan sistem swadaya. Setidaknya warga Kota Solok sudah belajar dari kejadian banjir yang melanda Kota Beras tersebut sebelumnya. Banjir serupa juga pernah terjadi pada tahun 2015 silam dengan dampak yang lebih besar.

Asrizal Asnan juga merasa sedih perihal bencana yang kerap melanda Kota Solok tersebut. Namun demikian ia berharap agar warga dapat bersabar menghadapi cobaan yang melanda. Ia juga segera melakukan rapat tertutup dengan jajarannya terkait penanggulangan bencana kali itu dan penindakan antisipasi agar hal tersebut tidak terulang nantinya.

Kodim Solok Demonsterasi Tanaman Jajar Legowo di Areal Kelompoktani Sadar Gawan

SOLOK, – Komando distrik militer (Kodim) Solok kembali melakukan demonsterasi cara (Demcara) tanaman serentak melalui teknologi jajar legowo di areal kelompoktani Sadar Gawan Keluahan Tanah Garam Kota Solok Senin lalu
Demcara yang disponsori Kodim Solok itu dimaksudkan untuk memotifasi petani melalui kelompoktani agar secara bertahap bisa melaksanakan tanam jajar legowo karena dari hasil penelitian bisa menaikan produksi 20-25 %/ hektare.
Tanam serentak dengan menerapkan teknologi jajar legowo itu diawali oleh Damdim Solok Letkol Syafta F. Syah, kemudian diikuti Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal, Danramil, Camat Lubuk Sikarah serat ketua kelompoktani.
Sebelum tanam dilaksanakan, persiapan lahan dilakukan anggota kelompok 25 hari sebelum tanam, pengolahan tanah dilakukan 2 kali dengan interval 10 hari dari pengolahan tanah pertama, kemudian diratakan dan ditabur pupuk kandang. Pemberian pupuk kandang untuk memperbaiki stektur dan struktur tanah agar subur dan gembur.
Dihadapan anggota kelompoktani, Dandim mengatakan, terjunnya tentara masuk sawah bukan berarti petani tidak patuh dan disiplin selama ini, melainkan sebagai bentuk panggilan tugas membantu petani dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti kurang tersedianya sarana produksi (bibit, pupuk dan pestisida) akibat kelalaian dalam tata niga.
Disisi lain pihak pemerintah berkeinginan menaikan produksi padi agar tidak terjadi inpor beras, sebab Indonesia merupakan negara agraris, tanah subur dan berada digaris khatulistiwa, dengan potensinya itu, tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. Hanya saja selama ini petani masih lalai dalam meningkatkan produksi akibat keterbatasan teknologi.
Melalui teknologi jajar legowo, diharapkan terjadi peningkatan produksi padi karena banyak manfaat dari penerapan tanam jajar legowo, diantaranya bisa menekan serangan hama tikus, proses fotosintesis cukup baik akibat pemerataan pencahayaan dan yang tidak kalah pentingnya bertambahnya jumlah rumpun padi.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal sebelumnya menyampaikan, sejak adanya himbauan pemerintah pusat dalam peningkatan produksi padi, sudah disikapi dengan baik oleh Pemerintah Kota Solok melalui dinasnya, terhitung sejak bulan Januari 2015 lalu, sudah dimulai penerapan paket teknologi jajar legowo.
Dari hasil penghitungan melalui pengambilan ubinan, diakui terjadi peningkatan produksi padi 25 %, ini menunjukan teknologi tanam jajar legowo sangat baik dilaksanakan, untuk membantu petani dalam tanam jajar leowo disalurkan bantuan baik dari pemerintah pusat dan Kota Solok, terang Jefrizal. (Alfian)

tanam legowo kodim solok
tanam legowo kodim solok

Kota Solok Berhasil Menyelenggarakan Pelayanan Pencatatan Kelahiran

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SOLOK, – Dipenghujung tahun 2015, Kota Solok ternyata mampu juga menyabet prestasi dari pemerintah pusat tentang keberhasilan dalam penyelenggaraan pelayanan pencatatan kelahiran dengan melebihi target nasional.
Atas keberhasilan melebihi target nasinal dalam pencatatan kelahiran, Kota Solok mendapat penghargaan dari Kementerian dalam negeri yang diserahkan Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Nova Elfino di Jambi awal minggu lalu.
Berhasilnya Kota Solok memperoleh penghargaan dari Kementerian dalam negeri karena selama tahun 2015, pemerintah pusat menargetkan pencatatan kelahiran itu 75 %, namun bagi Kota Solok setelah dilakukan evaluasi mencapai 82,5 %, artinya melebihi target nasional, jelas Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kota Solok Nova Elfino Kamis Rabu lalu
Untuk Sumatera Barat, hanya 2 kota yang kebagian penghargaan dan melebihi target nasional, yakni Kota Padang Panjang dan Kota Solok, hanya 2 duta Sumbar dikancah nasional. Jika keseluruhan ada 4 yakni Sumatera dan Kalimantan. Selaku kota kecil yang mulai padat penduduk perlu disyukuri atas keberhasilan tersebut, apalagi dipenghujung tahun 2015 yang juga bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Kota Solok 16 Desember nanti, ini namanya kado ulang tahun dari Kementerian Dalam Negeri.
Kata Nova Elfino, terealisasinya pelaksanaan pencatatan kelahiran melebihi target nasinal juga didukung dengan kerjasama rumah sakit dan klinik bersalin dengan Pemda Kota Solok. Bulan April 2015 lalu, Walikota Solok bersama direktur rumah sakit umum dan klinik bersalin yang ada di Kota Solok membuat kesepakatan dan kerjasama dalam mengeluarkan akte pencatatan kelahiran.
Kerjasama itu sudah disosialisasikan dan direalisasikan oleh klnik bersalin dan rumah sakit umum Kota Solok, setiap ibu melahirkan sudah disediakan akte pencatatan kelahiran yang disediakan di rumah sakit dan rumah bersalin, perawat bersama ibu melhairkan bisa mengisi data yang disediakan untuk selanjutnya diserahkan pada Dinas Kependudukan Catatan Sipil.
Proses penerbitan akte kelahiran di rumah bersalin maupun rumah sakit sangat gampang dan bisa ditunggu beberapa menit karena pihanya sudah menyiapkan blangko isian dan tinggal mengisi oleh ibu melahirkan maupun pihak rumah sakit. Jadi urusannnya tidak merepotkan pasien maupun keluarga, terang Nova Elfino. (Alfian)

Penyuluh Pertanian Kota Solok studi banding ke BB Padi Jawa Barat

Studi-banding-ke-BB-padi
Studi-banding-ke-BB-padi

SOLOK, – Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian perikanan Kehutanan Kota Solok melakukan studi banding ke Balai besar penelitian tanaman padi Jawa Barat untuk memperdalam ilmu tentang teknologi tentang budidaya tanaman padi dari berbagai teknologi.

Studi banding tenaga fungsional sub sektor tanaman pangan itu dilaksanakan menyusul adanya program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produksi padi sehingga Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Rombongan sebanyak 9 orang itu dipimpin kepala bidang penyuluhan Si Is, SP.

Keberangkatan selama 5 hari dari tanggal 16 sampai 20 Desember itu merupakan gelombang ke II, karena gelombang I sudah berangkat bulan Juni lalu dengan sasaran balai penelitian tanaman sayuran di Rembang Bandung.

Kepala bidang penyuluhan Si Is ” mengatakan, tujuan studi banding tenaga fungsional itu selain menambah ilmu disektor tanaman pangan hortikultura juga merupakan reword baginya karena pada musim tanam Pebruari-Mei lalu, Kota Solok berhasil meningkatkan produksi padi 20 % melalui teknologi jajar legowo. Atas keberhasilan itu Kota Solok mendapat penghargaan dari Kementerian Pertanian yang diserahkan pada hari pangan sedunia di Kota Padang.

Melalui studi banding itu, penyuluh pertanian di Kota Solok bisa lebih memahami tentang budidaya tanaman padi dan temuan-temuan lainnya dalam meningkatkan produksi padi di Kota Solok, pada balai besar tanaman padi itu bermacam perlakuan sudah dilaksanakan yang hasilnya sangat memuaskan.

Perlakuan itu selain pada benih, cara tanam dan jarak tanam, juga menggunakan caplak untuk mengatur jarak tanam, melalui caplak itu (alat untuk menggaris) petani lebih mudah dalam mengatur jarak tanam, cara tanam tanpa harus memakai tali rafia. Caplak sudah bisa mengatur jarak dalam barisan dan jarak antar barisan sehingga pertanaman padi terlihat lebih rapi.

Selain mengunjungi balai besar tanaman padi, rombongan berjumlah 9 orang (tim II) itu juga mengunjungi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) model yang sudah maju di Jawa Barat. Bagaaimana mengelola balai dan pengalokasian anggaran dipelajari di BPP yang dikunjungi. (Alfian)

Anak Usia Dini Kota Solok Peringati Hari Ibu

20151219_094231

Solok,(MC)- Dalam rangka memperingati hari ibu, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI) Kota Solok menggelar lomba mewarnai ibu dan anak. Kegiatan yang melibatkan puluhan orang tua dan anak tersebut digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tembok Kelurahan Nan Balimo Kecamatan Tanjung Harapan, Sabtu (19/12).
Acara tersebut dihadiri oleh Kabid PLS,Drs.Doris Welly dan Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Milda Murniati, S.Pd, serta puluhan peserta yang berasal dari taman kanak-kanak dan Paud yang ada di Kota Solok. Selain untuk memperingati hari ibu perlombaan tersebut digelar untuk menjalin silaturahmi antara wali murid.
Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Milda Murniati, S.Pd , untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, sangat diperlukan peran orang tua. Oleh karenanya, dirinya mengharap acara-acara serupa sering dilaksanakan, Kegiatan seperti ini juga dapat mempererat hubungan antara anak dan orang tua khususnya di Kota Solok.
Sementara Fitria Saputri, salah seorang wali murid dari TK Pertiwi, merasa senang dengan diadakannya kegiatan seperti ini. Karena menurutnya kegiatan seperti ini dapat melatih keberanian sang buah hati.Setiap kegiatan yang diadakan oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan sesuai dengan hoby serta kemampuan anak, saya memang selalu mengikut sertakan anak saya. Karena dengan begitu, secara tidak langsung dapat melatih mental putri saya,” ungkapnya.(wahyu)

Komisi I DPRD Kota Solok Seleksi Unsur Pengarah BPBD Kota Solok

1
Salah satu peserta sedang dilakukan fit dan propert test oleh komisi I DPRD Kota Solok

Solok,(MC)- Komisi I DPRD Kota Solok kini menyeleksi unsur pengarah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, yang akan memberikan masukan dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Kota Solok.Anggota komisi I tersebut terdiri dari Martin Jofari,S.Sos sebagai koodinator Komisi I,Hj,Nurnisma,SH sebagai ketua Komisi I,Nasril In DT Malintang Sutan,SH sebagai Wakil ketua Komisi I,Amrinof Diaz DT Ula Gadang,SH sebagai sekretaris Komisi I dan Herdiyulis,SH,MH sebagai Anggota Komisi I.Fit dan Propertest unsur pengarah dari masyarakat pada BPBD Kota Solok dilaksanakan diruang rapat besar DPRD Kota Solok,Minggu (20/12).
Seleksi tahap akhir ini akan menetapkan empat orang dari delapan kandidat lainnya, yang akan dilantik sebagai unsur pengarah penanggulangan bencana, yang berada di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Hal ini dikarenakan unsur pengarah ini, sama halnya dengan dewan pertimbangan, atau pakar yang memberikan masukan kepada BPBD Kota Solok, untuk mengatasi bencana yang terjadi, baik pencegahan, kesiagaan, evakuasi, hingga rehabilitasi bencana tersebut.
Delapan kandidat ini, adalah Ivan Hidayat Putra dari Akademisi,Yusdavidson dari LSM,Roni D Daniel dari masyarakat profesional,Ramadhani Suci dari Akademisi,Sumi Harianto dari Wiraswasta,Roni Jefrinaldo dari LSM,Nanda Priatama dari Organisasi/LSM,Erik Heriko dari Wiraswasta , dimana fit and proper test ini dilaksanakan yang nantinya akan menetapkan empat orang sebagai yang terpilih sebagai unsur pengarah penanggulangan bencana.
Menurut Irvan Hidayat Putra, Komisi I mempertanyakan program yang dilakukan pada saat terjadi bencana di wilayah Kota Solok, mengingat Badan Penanggulanga Bencana Daerah ini menjadi koordinator untuk penanggulangan bencana. “Jadi mulai dari evakuasi, tanggap darurat hingga rehabilitasi pasca bencana akan dikoordinir BPBD Kota Solok,’’ jelas salah satu dosen AMIK Kosgoro Solok.
unsur pengarah ini memegang peranan penting untuk memberikan masukan ataupun pemikiran dalam proses penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Kota Solok, sehingga korban tidak terlalu menderita dan cepat mendapatkan penanganan. “Juga memikirkan upaya pencegahan dan kesiagaan terhadap bencana yang terjadi, khususnya banjir, longsor maupun kebakaran,’’ kata Irvan Hidayat Putra. Komisi I juga mempertanyakan visi misi masing-masing calon unsur pengarah BPBD ini, karena mereka diharapkan bisa memberikan bantuan pemikiran untuk menanggulangi bencana yang terjadi. “Kita sudah memaparkan visi misi, serta program penanggulangan bencana di wilayah Kota Solok,’’ ujarnya, usai fit and proper test sekitar 30 menit tersebut.(wahyu)