KNPI Kota Solok Akan Gelar Musda Pemilihan Pengurus Baru

Solok, (InfoPublikSolok) – Menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Solok, beberapa calon pemuda yang memiliki talenta telah mulai mengapung untuk ikut di bursa pencalonan merebut kursi ketua KNPI Kota Solok yang akan di gelar pada tanggal 10 dan 11 November 2018 mendatang.

Ketua DPD KNPI Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, SE, MM mengatakan saat ini DPD KNPI Kota Solok tengah melakukan persiapan. Hal ini disampaikan usai melaksanakan rapat panitia, Selasa (6/11). Pada kegiatan Rapat Pimpinan Daerah dan Musyawarah Daerah kali ini juga akan diselingi dengan Workshop Kepemudaan yang nantinya akan bertindak sebagai narasumber Nofi Chandra sebagai Mantan ketua KNPI Kota Solok, Fadly Amran sebagai Ketua KNPI Sumbar yang juga Walikota Padang panjang dan Nukhalis sebagai Tokoh muda Sumbar. Ia menambahkan, pemimpin KNPI yang baru nanti harus tetap menjaga kerjasama yang dibangun selama ini dengan berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah. Para bakal calon diharapkan mempunyai visi yang kuat dalam membangun kaum muda untuk membawa Kota Solok yang lebih baik.

Sekretaris KNPI Sumatera Barat, Martha Suhendra mengatakan untuk kriteria Ketua KNPI dari provinsi sebagaimana yg ditegaskan oleh Ketua KNPI Provinsi Sumatera Barat harus sesuai dengan AD/ART dan aturan Perundang-undangan. Persyaratan untuk bisa mencalonkan diri sebagai pimpinan KNPI yaitu dengan usia maksimal 30 Tahun pada saat terpilih, apalagi Kota solok merupakan pilot project dalam penerapan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang kepemudaan. hal tersebut sudah di realisasikan untuk yang pertama kalinya pada saat terpilihnya Ramadhani Kirana Putra menjadi Ketua DPD KNPI Kota Solok pada periode lalu. Martha berharap Musyawarah Daerah dapat berjalan lancar dan demokratis demi terpilihnya ketua DPD KNPI Kota Solok yang baru dan dapat menjalankan amanat organisasi kedepannya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, yang mengakibatkan banyaknya calon pimpinan KNPI Kota Solok ini mengapung disebabkan dengan banyaknya jebolan Ketua KNPI di Kota Beras ini yang sukses di jalur politik maupun birokrasi, Dari pengalaman sebelumnya Ketua KNPI Kota Solok, Sebut saja mantan ketua DPD KNPI Kota Solok H. Nofi Chandra yg dikenal lewat KNPI tersebut saat sekarang merupakan salah satu anggota DPD RI, Hardinalis Kobal saat sekarang menjabat Ketua DPRD Kabupaten Solok, Hendri Irawan anggota DPRD Provinsi Sumbar, H Zul Elfian, SH, MSi sekarang menjabat Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, SE, MM sebagai anggota DPRD Kota Solok serta banyak lagi tokoh pimpinan KNPI Kota Solok yg sukses setelah berkiprah di kepengurusan KNPI.

Dalam pemilihan ketua KNPI Kota Solok untuk periode selanjutnya telah mengapung beberapa orang calon diantaranya, Muhammad Ali Hanafiah (pengurus KNPI periode sekarang), Leo Murphy (HIPMI Kota Solok), Anggi Saputra (Ketua IMM Kota Solok), Surya Budi (Mantan ketua HMI Cabang Solok), Ivan Hatta Tanuir (Pengusaha muda Kota Solok).

KNPI Kota Solok dibawah kepemimpinan Ramadhani Kirana Putra, SE, MM atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Dhani telah banyak membuat gebrakan dengan berbasis kepemudaan seperti berhasil melaksanakan berbagai event kegiatan di tingkat lokal dan nasional. Belum lama ini, KNPI Kota Solok juga telah sukses dalam pelaksanaan acara tabligh Akbar bersama Ulama kondang Ustadz Abdul Somad disela padatnya agenda ustad tersebut untuk berdakwah di kota beras serambi madinah ini yang disambut antusias oleh ribuan masyarakat Solok. (wy)

Pemko Solok Bangunkan PMI Gedung Baru

Solok, (InfoPublikSolok) – Ketua DPRD Kota Solok, meninjau pelaksanaan pembangunan gedung yang rencana diperuntukkan bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok, di Jalan Syech Kukut Kelurahan Tanjung Paku, Sabtu (13/10).

Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can mengatakan bahwa “PMI adalah mitra pemerintah, sehingga dukungan kepada PMI merupakan hal yang wajib. PMI itu mitra pemerintah, keberadaan gedung markas yang representatif tentu akan menjadi kebanggaan Kota Solok,” tuturnya.

“Sudah sepantasnya PMI Kota Solok ini memiliki gedung sendiri. Kalau selama ini pelayanan PMI hanya menempati ruangan kecil bekas perkantoran, sekarang PMI harus mandiri dan bekerja dengan fokus. Tentunya, peran PMI ini sangat membantu Pemerintah dalam melayani masyarakat yang membutuhkan darah dengan cepat,” lanjut Ketua DPRD.

Sekretaris PMI Kota Solok, Ronny D Daniel mengungkapkan Pemerintah Kota Solok selalu memberikan dukungan kepada PMI Kota Solok. “Pembangunan gedung baru PMI ini merupakan wujud sinergi antara PMI dan Pemerintah dengan dikucurkannya anggaran pembangunan Gedung Baru sebesar Rp. 2.6 M, Gedung dua lantai ini nantinya digunakan untuk markas, ruang aktap, laborat darah, ruangan kerja staf, dan juga ruang pelatihan khusus pengolahan darah,” jelasnya.

Bangunan yang dikerjakan oleh PT. Ruhul Fateya Contractor ini direncanakan akan selesai pada Desember 2018. Saat ini markas PMI menempati gedung STAI Solok Nan Indah.

Ronny D Daniel menambahkan, jika fungsi PMI bukan hanya untuk mendonorkan darah saja tapi juga bergerak dengan bidang kemanusiaan yang lain, seperti penanggulangan bencana, pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“PMI Kota Solok juga telah masuk ke sekolah-sekolah melalui Palang Merah Remaja sebagai bentuk pendidikan karakter, Dengan adanya Markas PMI yang baru ini mudah-mudahan dapat meningkatkan kinerja staf dalam pelayanan kepada masyarakat, Kami ingin mewujudkan PMI yang berkarakter, professional, mandiri dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (wh)

KONI Kota Solok Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Solok, (InfoPublikSolok) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Solok, Jumat (28/9) di sekretariat KONI Kota Solok, Sport Hall Tanjung Paku.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua KONI Kota Solok, Nofrizal Dt. Tanbijo, Wakil Ketua, Herman Wahyudi, Ketua Harian Novizar, SE, Sekretaris, Oktavianus, SH, dan pengurus KONI lainnya. Sedangkan dari Pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok diwakili oleh Faisal Marianas selaku Kepala Bidang Pemasaran.

Ketua KONI Kota Solok, Nofrizal Dt. Tanbijo menjelaskan, kerjasama yang dilakukan dalam bentuk pemberian asuransi kesehatan bagi atlet. Asuransi khusus atlet diberikan karena para atlet sangat rentan mengalami cedera parah baik saat latihan maupun bertanding.

“Berbeda dengan warga masyarakat lain, atlet akan berjuang demi daerah, maka kesehatan dan keamanannya pun harus ditanggung daerah. Kita mengharapkan dengan kerjasama ini nantinya BPJS Kesehatan juga tentu saja harus memahami dan bekerja cepat dan profesional dalam penanganan kesehatan bagi kalangan olahragawan,” tegas Nofrizal.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Solok, Faisal Marianas menyampaikan akan memberi jaminan keselamatan kerja untuk atlet dan offisial Kota Solok yang akan berkiprah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kab. Padang Pariaman nantinya, Hal ini bertujuan agar Atlet bisa fokus bertanding karena khawatir cedera selama mengikuti pertandingan.

BPJS Ketenagakerjaan menilai profesi atlet perlu diberi jaminan sosial karena berbagai risiko yang bisa menimpa para atlet cukup besar dan dengan adanya perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian diharapkan atlet dapat fokus mempersiapkan diri dengan latihan intensif, sehingga menghasilkan capaian yang  optimal sehingga dapat  memberikan prestasi yang membanggakan untuk Kota Solok. (wy)

APBD Perubahan 2018 Kota Solok Disahkan

Solok, (InfoPublikSolok) – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Solok tahun 2018 telah disahkan. Pengesahan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna yang dihadiri 16 anggota DPRD Kota Solok dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can dan Wakil Ketua Afdal Yandi, serta dihadiri oleh Walikota Solok, Zul Elfian, Forkopimda, Pimpinan OPD serta Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang dan para undangan lainnya, bertempat di Geduang DPRD Kota Solok, Sabtu (29/9/2018).

Juru bicara DPRD Kota Solok, Yosri Martin mengatakan, pelaksanaan APBD yang ditetapkan bersama antara Pemda dan DPRD, telah berjalan kurang lebih delapan bulan. Tentunya tidak terlepas dari dinamika yang berpengaruh terhadap asumsi kebijakan umum anggaran, pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan maupun antar jenis belanja.

Berikut hasil pembahasan perubahan APBD Solok 2018 yang disetujui adalah, Anggaran 2018 untuk Kecamatan Lubuk Sikarah dialokasikan sebesar Rp.14.205.262.712,- setelah perubahan menjadi Rp.14.262.743.287,-. Kecamatan Tanjung Harapan dialokasikan Rp.13.035.702.747,- setelah perubahan menjadi Rp.13.102.066.485,-. Untuk anggaran organisasi dialokasikan Rp.1.127.083.000,- setelah perubahan menjadi Rp.1.127.083.000,-. BKPSDM, Rp.11.561.337.826,- setelah perubahan menjadi Rp.11.397.243.225,-. Bagian Umum Rp.16.419.041.525,- setelah perubahan menjadi Rp.16.925.136.425,-. Bagian Hukum dan HAM dialokasikan Rp.1.239.896.750,- setelah perubahan menjadi Rp.1.239.746.750,-. Badan Penanggulangan Bencana dialokasikan Rp.2.908.493.041,- setelah perubahan menjadi Rp.3.817.774.116,-. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dialokasikan Rp.6.001.802.698,- setelah perubahan menjadi Rp.5.902.482.912,-. Bagian Humas dan Protokol dialokasikan Rp.7.239.045.400,- setelah perubahan menjadi Rp.7.499.763.900,-.

Sedangkan untuk Inspektorat alokasi awal sebesar Rp.6.738.239.835,- setelah perubahan menjadi Rp.6.949.715.263,-. Kantor Kesbangpol Rp.3.964.349.924,- setelah perubahan menjadi Rp.3.998.407.248,-. Bagian Pemerintahan Rp.2.274.306.300,- setelah perubahan Rp.2.172.894.300,-. Satpol PP dan Damkar Rp.17.081.218.270,- setelah perubahan Rp.16.490.324.486,-. Disdukcapil Rp.5.051.240.144,- setelah perubahan Rp.5.159.947.917,-. Sekretariat DPRD Rp.24.142.609.896,- setelah perubahan Rp.26.250.016.683,-. Bagian PAP Rp.1.183.471.300,- setelah perubahan Rp.1.258.414.300,-. Dinas Lingkungan Hidup Rp.17.617.809.595,- setelah perubahan Rp.17.586.453.961,-. Badan Penelitian dan Pengembangan Rp.4.781.171.139,- setelah perubahan Rp.5.096.594.109,-.

Untuk Dinas PUPR alokasi awal sebesar Rp.73.689.225.668,- setelah perubahan Rp.74.809.038.296,-. Dinas Sosial, Rp.5.705.083.603,- setelah perubahan Rp.5.501.433.017,-. Dinas Perkim Rp.67.865.913.826,- setelah perubahan Rp.71.840.086.561,-. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dialokasikan Rp.10.165.312.039,- setelah perubahan Rp.10.309.447.184,-. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rp.7.979.809.069,- setelah perubahan Rp.7.640.534.747,-. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rp.8.587.408.394,- setelah perubahan Rp.7.295.474.645,-. Bagian Kesra Rp.9.703.276.500,- setelah perubahan Rp. 10.276.226.900,-.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan alokasi awal sebesar Rp.75.821.793.102,- setelah perubahan Rp.77. 064.289.519,-.  Dinas Pendidikan Rp.141.678.970.700,- setelah perubahan Rp.134.403.292.969,-. Bagian Perekonomian Rp.715.541.200,- setelah perubahan Rp.715.531.100,-.  LP2M Rp.118.307.500,- setelah perubahan Rp.118.307.500,-. Dinas Pemuda dan Olahraga Rp.9.102.227.218,- setelah perubahan Rp. 9.176.608.350,-. Dinas Pariwisata Rp.11.834.215.467,- setelah perubahan Rp. 12.396.093.253.

Untuk Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM yang awalnya dialokasikan sebesar Rp.15.581.988.243,- setelah perubahan Rp.15.507.677.538,-. Dinas Pertanian Rp.16.098.247.356,- setelah perubahan Rp.18.546.236.700,-. Dinas Pangan Rp.4.281.959.380,- setelah perubahan Rp.4.245.121.182,-. Bagian Progam dan Keuanganan Rp.660.177.700,- setelah perubahan Rp.660.177.700,-.  Dinas Perhubungan Rp.7.715.124.757,- setelah perubahan Rp.7.564.753.773,-. Dinas Komunikasi dan Informatika Rp.8.725.292.802,- setelah perubahan Rp.8.462.491.980,-. Dinas Penanaman Modal PTSP Rp.7.415.072.112,- setelah perubahan Rp.7.566.565.301,- dan Badan Keuangan Daerah dialokasikan Rp.32.379.322.681,- setelah perubahan Rp.29.651.792.952,-.

Walikota Solok, Zul Elfian, mengapresiasi pihak Legislatif yang telah bersama-sama pihak Eksekutif melakukan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran  2018. “Alhamdulillah lewat pembahasan yang dilaksanakan siang dan malam tersebut dalam waktu yang cepat persetujuan dari DPRD Kota Solok dapat diberikan,” ujar Walikota

“Adanya kritik dan masukan dari dewan menjadi catatan penting dan acuan bagi Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Solok untuk bekerja lebih baik lagi. Saya berterima kasih atas kerja sama solid dengan pihak Legislatif, Semoga ini bisa terus terjaga kedepan,” terangnya.

Walikota menambahkan, DPRD juga menjadi instrumen penting dalam melakukan pengawasan penggunaan APBD agar dapat digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. “Kita berharap program-program pembangunan di Kota Solok bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” tandasnya. (wy)

 

KONI Persiapkan Cabor Untuk Porprov 2018

Solok, (InfoPublikSolok) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyonsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke- XV November mendatang di Kabupaten Padang Pariaman.

Kota Solok nantinya akan mengikuti 32 Cabor dari 36 Cabang Olah Raga yang dipertadingkan. Empat Cabor yang tidak ikut tersebut adalah Cabor Bridge, Anggar, Marching Band dan Berkuda.

Selama pematangan hingga keberangkatan, KONI akan terus mengevaluasi atlet-atlet. Sehingga nantinya atlet Kota Solok bisa mendapatkan medali sebanyak-banyaknya dan mengharumkan nama daerah, tidak ada kata terlambat kita harus punya target-target untuk mendapatkan medali, hal itu disampaikan Ketua KONI Kota Solok, Nofrizal Dt. Tanbijo, dalam rapat persiapan Porprov  XV di Sekretariat KONI Kota Solok, Sport Hall Tanjung Paku, Rabu (26/9).

Sebagai bentuk penghargaan bagi atlet yang meraih medali pada Porprov mendatang, KONI akan memberikan dana pembinaan Rp.30 juta untuk emas, Rp.12 juta untuk perak dan perunggu Rp.7 juta untuk perunggu, serta pelatih mendapatkan masing-masing setengah dari nilai pembinaan.  “Pemberian dana pembinaan tersebut mudah-mudahan akan mendorong seluruh atlet dan pelatih untuk menekuni latihan,” harapnya.

Sebelumnya KONI sudah menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan menghadapi Porprov 2018 di Kabupaten Padang Pariaman.

“Saat ini, masing-masing cabang olahraga sudah menyetorkan program latihan, termasuk jadwal dan lokasi latihan ke sekretariat KONI. Pemantauan dilakukan mulai Agustus sampai November mendatang. Setiap tim diharuskan memantau dengan mendatangi lokasi latihan dan membuat laporan. Minimal, monitoring dilakukan seminggu sekali, agar persiapan benar-benar terpantau,” tegas Nofrizal

Dalam rapat yang dihadiri pengurus KONI ini, dibahas pula tentang tugas pemantau mulai dari mencatat jadwal latihan, nama-nama atlet yang sudah dipastikan masuk dalam kontingen Porprov, kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, serta peluang dan persaingan yang dihadapi nanti. Setelah melalukan monitoring, tim akan membuat laporan secara dinamis dengan melihat perkembangan yang ada.

Tim bisa memantau secara bersama atau membagi tugas, namun mereka harus memantau secara langsung di lapangan. Pembentukan tim monitoring merupakan salah satu kesepakatan dalam rapat KONI Agustus lalu. “Saya tidak mau, tim hanya mendatangi tempat latihan dan meminta cabang olahraga mengisi formulir yang disediakan, kemudian setelah diisi formulir diambil. Tim harus benar-benar melakukan pengamatan agar mengetahui kendala yang dihadapi, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memaksimalkan peluang prestasi,” pungkas Ketua KONI. (wh)

Kerap Dilanda Banjir, DPRD Tinjau Drainase Jalan Imam Bonjol

Solok, (InfoPublikSolok) – Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can bersama jajaran Komisi II Bidang Pembangunan melakukan peninjauan ke lapangan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat Kelurahan Tanah Garam terkait dampak buruknya drainase yang terlalu sempit. Sehingga mengakibatkan beberapa titik mengalami kebanjiran, seperti di jalan Imam Bonjol, depan Pondok Pesantren Al Mumtaz, Kelurahan Tanah Garam, Minggu (23/9/2018).

Dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, didampingi Ketua Komisi II, Daswippetra Dt. Mjj. Alam beserta anggota Komisi II, Bayu Kharisma, Hj. Nurnisma, Zulkarnain dan Yosri Martin. Sedangkan dari Pemerintah Kota Solok juga hadir Staf Ahli, Edi Candra, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Jefrizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Jaralis beserta jajaran, Kabag PAP, Jupri serta Lurah Tanah Garam.

Komisi II Bidang Pembangunan saat melakukan peninjauan kelapangan menemukan adanya drainase yang kurang lebar dan tidak sesuai dengan debit air yang mengalir, sehingga mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi di beberapa titik pemukiman. Kondisi ini sangat perlu dilakukan perbaikan secepat mungkin agar air dari beberapa perumahan dapat dengan lancar mengalir melalui drainase.

“Setiap laporan masyarakat harus ditinjau secara langsung di lapangan agar kita memahami apa masalah dan solusinya yang akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Kota Solok bersama dengan OPD yang terkait,” ucap Ketua Komisi II, Daswippetra Dt. Mjj. Alam di lokasi

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can, SE menambahkan, “Ini tugas utama kita dalam menerima laporan masyarakat. Perbaikan untuk sarana drainase yang terlalu sempit ini harus terlaksana dalam tahun ini, sebab banjir yang selalu melanda kawasan ini sudah sering terjadi ketika hujan deras,” tegasnya.

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota. Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. (wh)

DPRD Kota Solok Konsultasi Ke Kabupaten Bantul

Solok, (InfoPublikSolok) – Anggota DPRD Kota Solok yang terbagi ke dalam Tim II  melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan tersebut akan dilaksanakan pada dua lokasi yaitu Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunung Kidul, yang dilaksanakan dari tanggal 27 s.d 31 Agustus 2018.

Kunjungan kerja dipimpin oleh  Ketua Komisi II Daswipptera DT Manjinjiang Alam, dan anggota dewan lainnya Yoserizal, Angry Nursya, Herdiyulis, Amrinof Dias DT Ula Gadang, Hendra Saputra, Rusnaldi, Yosri Martin, H Dalius dan Ilzan Sumarta. Kunjungan tersebut rombongan DPRD di dampingi oleh mitra kerjanya seperti Kepala Bappeda Jonnedi dan sekretaris Dinas Kesehatan Dessy Syafril.

Kedatangan rombongan disambut dan diterima oleh Kasubag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Kabupaten Bantul, Sumarno, Subbag Hukum, Pemasaran dan Kemitraan RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayu Ningsih, dan dari pihak Bappeda Kabupaten Bantul, Edi Purwanto.

Ketua rombongan H Daswippetra DT Manjinjiang Alam, mengucapkan terimakasih kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Bantul atas ketersediannya menerima Kunker ini. Ia menyampaikan bahwa maksud dan tujuan ke Kabupaten Bantul adalah untuk menimba ilmu tentang rencana kerjasama pembangunan daerah dan tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kabupaten Bantul memiliki RSUD yang cukup bagus dengan Tipe B pendidikan serta sistim pengelolaan berupa BLUD dan saat sekarang akan mendirikan lagi sebuah RSUD dengan Tipe D.

“Kota Solok saat ini baru akan mendirikan RSUD yang di perkirakan akan rampung pada tahun 2020 mendatang.ada beberapa hal yang akan kami tanyakan salah satunya yaitu pengelolaan limbah rumah sakit serta sistim kerjasama dengan pihak ketiga. untuk itu mohon arahan dan masukkannya terkait pengelolaannya,” ungkap Daswippetra.

Kasubbag Hukum, Pemasaran dan Kemitraan RSUD Panembahan Senopati Bantul, Siti Rahayu Ningsih  memaparkan, RSUD Panembahan Senopati Bantul berdiri sejak tahun 1953 semula dengan nama Rumah Sakit Hongeroedem (HO). Tahun 1956 resmi menjadi Rumah Sakit Kabupaten dengan 60 tempat tidur, dan semenjak 31 Januari 2007  berdasarkan SK Menkes No. 142/Menkes/SK/I/2007 RSUD Panembahan Senopati Bantul ditingkatkan kelasnya dari type C menjadi kelas B Pendidikan.

Tahun 2012, ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.03.05/III/431/12. Pada tanggal 14 April 2015 mendapatkan Sertifikat Akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan predikat Paripurna Bintang Lima.

“Struktur Kelembagaannya saat sekarang berbentuk Badan (ditetapkan dalam Perda Nomor 17 Tahun 2007 Tanggal 20 November 2007), ditetapkan sebagai Rumah Sakit yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah. Dalam penangan limbah RSUD yang setiap bulannya mencapai satu ton, diserahkan pengelolaannya melalui pihak ketiga yang memiliki izin dari Kementerian Kesehatan RI, selain itu untuk menghindari terjadinya gangguan listrik kami juga menyediakan genset dengan daya satu juta watt,” papar Siti.

Lanjutnya, Direktur RSUD berdasarkan aturan dari Kementerian Kesehatan sudah tidak lagi di pimpin oleh tenaga dari struktural saja, namun saat sekarang bisa di pimpin oleh tenaga fungsional seperti dokter spesialis. Terkait kesejahteraan pegawai diambilkan dari jasa pelayanan jaminan kesehatan yang berkisar 45% hal tersebut kami lakukan disebabkan karena RSUD Senopati sudah berbentuk BLUD, jadi kami tidak sepenuhnya lagi di suport oleh Pemerintah Daerah terkecuali belanja pegawai. Saat ini jumlah pegawai kami mencapai 1000 orang yang terdiri dari PNS dan Non PNS,” tutur Siti Rahayu Ningsih. (wh)

Walikota Presentasikan KUA-PPAS 2019 Kepada DPRD

 

Solok, (InfoPublikSolok) – Walikota Solok, Zul Elfian melaksanakan presentasi dalam rangka penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Penyusunan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2019 dan KUA-PPAS Perubahan APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2018  kepada DPRD di Ruang Rapat Besar Sekretariat DPRD Kota Solok, Jumat (24/8).

Acara tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Irman Yefri Adang beserta Anggota DPRD Kota Solok lainnya.

Dalam presentasinya, Walikota Solok, Zul Elfian menyampaikan Rancangan KUA-PPAS ini memuat rancangan program prioritas Pemko Solok untuk tahun 2019. Rancangan KUA-PPAS ini berdasarkan hasil Musrenbang yang disesuaikan dengan program jangka menengah dan program jangka panjang daerah.

“Pada kesempatan ini Pemerintah Daerah menyampaikan kepada DPRD secara resmi KUA-PPAS tahun 2019 sekaligus dengan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2018 untuk kita bahas dan sepakati secara bersama” tutur Walikota yang turut didampingi oleh Staf Ahli, Asisten serta Pimpinan OPD.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, KUA-PPAS Pemko Solok akan segera dibahas secara bersama antara Eksekutif dan Legislatif.

“Insya Allah, Kita rencanakan selama lima hari dari tanggal 11 s/d 15 September 2018 mendatang DPRD Kota Solok dan Pemko Solok akan membahas KUA-PPAS melalui Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Lanjutnya, “tentunya pihak dewan akan mempelajari nanti dalam pembahasan apakah pos-pos belanja sudah memenuhi syarat tentang belanja yang diarahkan dan sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang urusan wajib pemerintahan.”

“Meski sedikit terlambat, namun diharapkan anggaran yang dibahas nantinya bisa lebih berkualitas dan tepat sasaran serta dapat bermanfaat secara kongkrit untuk kesejahteraan masyarakat dan diharapkan pada tahun yang akan datang tidak ada lagi keterlambatan dalam pembahasan KUA PPAS. Sebab kami selaku dewan sudah menyurati Walikota Solok sejak tanggal 27 Juli 2018 guna percepatan pembahasan,” ungkap Ketua DPRD.

“Kalau keterlambatan ini masih terjadi, kita khawatirkan akan berdampak kepada penghargaan yang telah kita terima selama ini pada tahun depan,” ujarnya (wy)

Ketua DPRD Kota Solok Gelar Open House Idul Adha

Solok, (InfoPublikSolok) – Usai melaksanakan Sholat Idul Adha, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can menggelar Open House Lebaran Idul Adha 1439 Hijriah, Rabu (22/8) bertempat di rumah dinas Ketua DPRD Jalan Raya Tembok – Laing. Tidak hanya dihadiri oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Solok dan Legislatif saja, open house ini juga dihadiri warga masyarakat sekitar.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can, menyampaikan kepada seluruh tamu dan masyarakat yang datang pada acara open house, “Atas nama pribadi, keluarga dan Lembaga Legislatif, Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah,” ucapnya.

“Semoga melalui momentum ini, kita terus memperkaya diri dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,  termasuk didalamnya bergandengan tangan antara Pemerintah & Masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan berbagai program pembangunan, baik yang sedang maupun yang akan direalisasikan demi memajukan daerah & meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Ketua DPRD berharap, perayaan Idul Adha bisa menjadi momentum untuk meningkatkan keikhlasan serta kesabaran, sebagaimana pesan yang terkandung dalam sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sehingga diperingati sebagai Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan Open House yang dilakukan ini, merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilakukan pada hari Raya Idul Fitri &Idul Adha, guna menjalin silahturahmi langsung bersama Masyarakat di Kota Solok. (wy)

Kota Solok Sukses Gelar Ajang Lomba Fotografi

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang Ke-73, Pemerintah Daerah Kota Solok melalui Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Komunitas Gajah Maharam Photography kembali menggelar Lomba Foto Wisata Alam Bareh Solok untuk yang ketiga kalinya, lomba kali ini berlangsung dari tanggal 1 Juni s/d 3 Agustus 2018. Selain untuk merayakan HUT RI, ajang lomba foto ini merupakan suatu upaya untuk menyalurkan bakat para Fotografer di Sumatera Barat.

Puncaknya, pada tanggal 14 sampai 17 Agustus 2018 dilaksanakan pameran hasil karya para peserta tersebut yang bertempat di Gedung Kubuang Tigo Baleh.

Pada kesempatan itu, pameran dibuka secara simbolis oleh Wakil Walikota Solok, Reinier serta Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, turut menghadiri Ketua LKAAM Kota Solok dan Ketua Bundo Kanduang Kota Solok, pelajar, komunitas serta para undangan lainnya.

Wakil Walikota Solok menyatakan bahwa dilaksanakannya lomba ini karena di Kota Solok sudah banyak kelompok atau komunitas penggemar fotografi sehingga event ini sangat cocok diadakan dalam rangka menyalurkan bakat para anak muda di daerah ini.

Berdasarkan hasil foto-foto yang ditampilkan pada lomba fotografi tersebut, menurut Wakil Walikota hasilnya cukup bagus. “Kendati awam mengenai fotografi, hanya sebagai penikmat, saya melihatnya sangat luar biasa dari hasil-hasil jepretan fotonya, ini perlu terus kita kembangkan lagi,” ujarnya.

Wakil Walikota menambahkan, dengan banyaknya karya foto yang ditampilkan oleh para peserta hal ini dapat kita jadikan sebagai ajang promosi daerah berupa pemajangan karya-karya foto tersebut di pekantoran yang ada di Kota Solok.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can dalam sambutannya menyampaikan Pameran Fotografi  yang sudah tiga kali dilaksanakan ini bisa ditindaklanjuti untuk tahun-tahun berikutnya dan bisa dijadikan sebagai Event tahunan. Sebab foto hasil karya para Fotografer  yang dipamerkan itu memiliki kualitas yang sangat baik. Baik dari pemilihan obyek maupun cara mengambil gambar serta kesesuaian dengan tema yang diambil para fotografer.

“Cukup bagus, pameran ini sangat pantas jika dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap Yutris Can.

“Kami dari lembaga Legislatif akan terus memberi dukungan kepada fotografer serta seluruh komunitas-komunitas yang ada untuk terus berkarya melalui karya-karya terbaiknya, sehingga Kota Solok kedepan akan semakin dikenal. Untuk itu, kami mengapresiasi kepada Dinas Pariwisata Kota Solok serta para Fotografer atas terlaksananya lomba foto dan pameran foto ini,” sambungnya.

Sementara, Ketua Komunitas Gajah Maharam Photography, Mellya Fitri, ketika ditemui disela acara menuturkan bahwa kegiatan lomba fotografi yang bertemakan ‘Wisata Alam Bareh Solok’ ini mengangkat potensi-potensi yang dimiliki Kota Solok, seperti Wisata Alam berupa Pulau Belibis dan Sarasah Batimpo, Wisata Budaya berupa prosesi adat dan budaya, Wisata Buatan berupa Laing Park dan Taman Syech Kukut serta Wisata Minat Khusus diantaranya Olah Raga Paralayang, Wisata Religius, Wisata Agro Sawah Solok dan Wisata Agro Payo.

“Kalau pesertanya, saya melihat cukup banyak baik para pelajar juga masyarakat umum dan pada lomba kali ini kami selaku pelaksana membuat kategori lomba sebanyak 2 kategori lomba yakni Umum dan Pelajar,” terangnya

“Periode lomba ini kami selaku panitia juga menggelar pelatihan fotografi yang diikuti oleh 100 orang peserta yang bertempat di Gedung Kubuang Tigo Baleh dan penjuriannya dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2018, serta pengumuman pemenangnya dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2018 pada saat malam resepsi HUT RI,” jelas Mellya.

Setelah dilaksanakan penjurian yang sangat ketat oleh akademisi fotografi dari ISI Yogyakarta, Risman Marah dan Adi Krisna dari ISI Padang Panjang didapat beberapa orang pemenang diantaranya dari Kategori Umum sebagai Juara I yaitu Jondel Firisman Y dari Kabupaten Solok, Juara II di peroleh oleh Wezzy Zwarta dari Kabupaten Solok dan Juara III oleh Novi Setia Budi dari Semarang, Jawa Tengah, sedangkan untuk Harapan I di peroleh oleh Syafrizal dari Kota Padang, Harapan II Melli Tafsya dari Kota Bukittinggi dan Harapan III di peroleh oleh Irsyadi Halim dari Kabupaten Solok.

Untuk kategori Pelajar Juara I diperoleh oleh M. Mahiro dari Kabupaten Solok, Juara II Ori Anto Putra dari Kota Solok dan Juara III di peroleh oleh Enjel Okta Vian dari Kabupaten Solok, sedangkan untuk Harapan I diperoleh oleh Ahmad Irsyad E dari Kabupaten Solok, Harapan II Fardho Rizqullah dan Harapan III Qonita Riezka F. Total hadiah pada lomba kali ini sebesar Rp.35 Juta. (wy)