Pembalap TdS Jelajahi Kota Solok Sebelum ke Payakumbuh

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebanyak 83 Pembalap tersisa peserta Tour de Singkarak (TdS) 2018 pada Etape 6 melewati beberapa tempat di Kota Solok setelah dilakukan prosesi pengibaran bendera start oleh Walikota Solok, Zul Elfian, didampingi Wakil Walikota Solok, Reinier, Jumat (9/11) siang, menuju garis finish di Ngalau Indah, Payakumbuh.

Para pembalap melewati rute Lapangan Merdeka – Pasar Raya – Simpang Muhammadiyah Pandan – Kampung Baru – Simpang Sawah Sianik – Kampung Jawa – Arena Pacuan Kuda Ampang Kualo – Obyek Wista Pulau Belibis – Gurun Bagan – Simpang Sigege – Kodim – Simpang Ambacang – Kembali ke Lapangan Merdeka. Terpantau rute city tour ini disambut antusias masyarakat di sepajang jalan melewati rute yang baru pertama dilakukan untuk etape Kota Solok sepanjang gelaran 10 tahun TdS.

Setelah kembali melintasi garis start Lapangan Merdeka, rombongan pembalap melewati Polres Solok Kota, Tanah Garam, Dermaga Singkarak, Ombilin, Batu Sangkar, Sungai Tarab, Tabek Patah, Simpang Piladang, Polres Payakumbuh, Pasar Payakumbuh, Lampasi dan finis di Ngalau Indah, Payakumbuh.

Etape 6 adalah etape terpendek diantara 8 etape pada TdS 2018 dengan jarak tempuh 105 km. Etape ini memiliki dua titik sprint di Singkarak (KM 16,1) dan Batu Piladang (KM 81,1) serta dua titik tanjakan King of Mountain di Ombilin (KM 35,1/ 463 mdpl) dan Tabek Patah (km 61,7/ 985 mdpl).

Sepanjang perjalanan Etape 6 para pembalap akan disuguhi pemandangan Pulau Belibis, Sawah Solok, Danau Singkarak, Persawahan berjenjang memasuki Kabupaten Tanah Datar dan Lima Puluh Kota.

Race Director Tour de Singkarak 2018, Jamaluddin Mahmood dalam keterangannya menyebutkan, Etape ke 6 memiliki kondisi lintasan yang cukup baik. Jamal menilai, Kondisi lintasan yang cukup mulus, bervariasi dan dibalut dengan keindahan alam, terutama Danau Singkarak, membuat rute ini menjadi salah satu rute terbaik. “Untuk kondisi jalan, tidak ada persoalan apapun. Bisa dikatakan rute ini, merupakan rute yang memiliki kondisi jalan yang cukup bagus,” ungkap Jamal.

Sebelumnya, Walikota Solok, Zul Elfian dalam sambutan singkat menjelang pelepasan pembalap mengucapkan selamat datang di Kota Solok kepada seluruh rombongan Tour de Singkarak 2018, seluruh pembalap dan offisial, panita, EO serta media baik lokal maupun mancanegara.

Sebagai salah satu lokasi start, kota solok telah sedari jauh hari mempersiapkan agar pelaksanaan TdS di Kota Solok berjalan lancar dan sukses serta dapat menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat kota Solok dengan kehadiran pembalap-pembalap internasional di berbagai lokasi di Kota Solok, tutup Zul Elfian. (re)

Tour de Singkarak 2018, Start Etape 6 dari Lapangan Merdeka Solok

Solok, (Info Publik Solok) –  Memasuki Etape ke 6 gelaran event Tour de Singkarak (TdS) 2018 mengambil titik Start di Lapangan Merdeka Kota Solok, Jumat (9/11) siang. Gelaran Balap Sepeda yang telah menjadi agenda persatuan balapa sepeda internasional (UCI) ini diikuti oleh 20 tim yang berasal dari 12 Negara.

Pada etape 6 ini peserta akan memulai balapan dari Kota Solok menuju Payakumbuh dengan jarak tempuh 105 Km dan akan menempuh rute Lapangan Merdeka – Pasar Raya – Simpang Muhammadiyah Pandan – Kampung Baru – Simpang Sawah Sianik – Kampung Jawa – Ampang Kualo – Pulau Belibis – Gurun Bagan – Simpang Sigege – Kodim – Simpang Ambacang – Kembali ke Lapangan Merdeka – Polres Solok Kota – Simpang Sigege – Tanah Garam dan finish di Payakumbuh.

Rencananya tepat pukul 14.00 WIB Walikota Solok akan melepas bendera start secara resmi sebagai tanda dimulainya etape 6 dengan estimasi jarak tempuh 160 menit.

Sebelum pelepasan para pembalap dari luar negeri ini akan disuguhi berbagai atraksi dan hiburan yang telah dipersiapkan oleh panitia lokal, Dinas pariwisata Kota Solok dalam rangka ikut memeriahkan dan mengenalkan budaya masyarakat Solok ke para pengunjung terutama wisatawan.

Adapun hiburan tersebuat antara lain pementasan Silek Kota Solok, tarian Garak Garik Kurenah (Sanggar Lubuak Nan Tigo) dan tarian Rono Alek (Sanggar Alam Bangkeh) serta akan dimeriahkan oleh penampilan hiburan dari Tari KDI yang akan lebih menyemarakkan kegiatan di Kota Beras Serambi Madinah ini.

Pada etape 5 sebelumnya yang mengambil rute dari 50 Kota menuju Pasaman dengan jarak tempuh 170 Km dimenangkan oleh Ryan Cavangh – St. George Continental Cycling Team dari Australia, kemudian posisi kedua diraih Nur Amirul Fakhruddin Mazuki dari Team Terengganu Cycling (Malaysia) dan nomor 3 diraih oleh Rustom Lim 7 Eleven Cliqq Roadbike (Philipines).

Disela persiapan pembukaan acara, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok turut serta mendukung penyebarluasan informasi ajang TdS 2018 dengan menyediakan stand Media Center yang berlokasi di bawah tribun lapangan merdeka bagi awak media dan masyarakat yang membutuhkan informasi terkait event TdS melalui penyediaan fasilitas perangkat Komputer dan akses internet. Stand Media Center terlaksana melalui kerjasama Dinas Kominfo Kota Solok dengan PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+) selaku provider internet Pemerintah Kota Solok. (eg)

Kota Solok Gelar Lomba Pengolahan Pangan Lokal

 

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Pangan Kota Solok melaksanakan Lomba Pengolahan Pangan Lokal yang diikuti oleh perwakilan Kelurahan se Kota Solok, bertempat di Aula SMKN 3 Kota Solok, Selasa (9/10).

Acara dibuka tersebut dibuka oleh Walikota Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas Pangan Kota Solok Ir.Kusnadi, MM, dengan 3 orang Tim Juri Derry Suwasti dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Sil Azhra dari Dinas Pangan Kota Solok dan Munah Hermawati dari SMK N 3 Kota Solok.

Lomba yang diikuti oleh 26 orang peserta lomba tersebut, penilaian lombanya fokus pada pengolahan pangan lokal adalah kreasi masyarakat Kota Solok dengan mengunakan bahan non terigu dan non beras, seperti pisang dan talas.

Kepala Dinas Pangan Kota Solok mengatakan “ Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai olahan pangan lokal berbahan baku talas dan pisang di Kota Solok. Diharapkan dengan kegiatan ini lebih memacu kreatifitas masyarakat untuk menciptakan beragam olahan pangan, sehingga tercipta oleh-oleh khas dari Kota Solok,” harap Kusnadi.

Adapun kriteria penilaian lomba adalah penampilan 20%, keterampilan 15%, kreatifitas 25%, cita rasa 25% dan keamanan pangan 15%. Kelompok yang mendapatkan point tertinggi adalah pemenang sesuai urutan nilai yang didapat.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri Juara 1 diperoleh oleh Kelurahan Pasar Pandan Air Mati dengan hadiah Rp.2,5 jt, Juara 2 didapat oleh Kelurahan VI Suku dengan total hadiah Rp.2 jt dan Juara 3 diraih oleh Kelurahan Kampung Jawa dengan hadiah Rp.1,5 jt.

Untuk pemenang pertama akan mewakili Kota Solok untuk Lomba Pengolahan Pangan Lokal Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Darmasraya pada tanggal 6 s/d 8 November 2018 yang akan datang.

Kabid konsumsi, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan Ir.Yubidarlis mengatakan “kegiatan ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk olahan pangan lokal dan mendorong dan meningkatkan kreativitas kelompok pengolah pangan lokal dalam menciptakan kreasi olahan pangan dari bahan baku talas dan  pisang yang siap untuk dipasarkan sebagai salah satu produk pangan menunjang pariwisata,” tuturnya. (ra)

Tour de Maninjau dan Wirabraja Fun Bike 2018 Sambut HUT TNI ke- 73

Bukittinggi, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke- 73, Korem 032/Wirabraja melalui Kodim 0304/Agam menggelar ajang balap sepeda Tour De Maninjau 2018 dan Wirabraja Fun Bike (sepeda santai) serentak pada tanggal 29 September 2018 mendatang.

“Bagi masyarakat Kota maupun Kabupaten Solok yang berminat untuk mengikuti kegiatan Tour de Maninjau dan Wirabraja Fun Bike 2018 dapat mendaftarkan langsung di Kodim 0304/Agam hingga tanggal 26 September 2018,” ujar Komandan Unit Intelijen (Danunit Intel) Lettu. Czi. Jon Erikson mewakili Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0309/Solok saat mengikuti rapat persiapan lomba di aula Makodim 0304/Agam, Senin (17/9/2018).

“Khusus Fun Bike Pendaftaran gratis, kecuali ingin kaos khusus yang disiapkan panitia, maka dikenakan biaya Rp50 ribu per kaos. Pihak penyelenggara sudah menyiapkan bermacam-macam hadiah doorprize diantaranya Sepeda, Televisi, Kulkas dan bermacam hadiah menarik lainnya,”

Kodim 0309/Solok dalam rangka Wirabraja Fun bike 2018 mendapat alokasi peserta sebanyak 75 orang terdiri dari 25 orang personel Kodim 0309/Solok dan 50 orang dari masyarakat umum. Untuk memudahkan konfirmasi dan informasi, peserta yang berminat dapat menghubungi contact person Kapten Inf. Darius No. HP (081396780355), Kapten Inf. Zaimal No HP (081384782253) dan Lettu Inf. Armi Nasution No, HP (081507678006).

Dandim 0304/Agam Letkol Kav. Salim Kurniawan Dewantara mengungkapkan Tour de Maninjau akan dilepas langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.

“Penyelenggaraan lomba balap sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018 adalah atas inspirasi Danrem 032/Wirabraja Brigjend. TNI Mirza Agus, SIP dan baru pertama kali diadakan, jadi yang pertama ini kita harus bisa optimal dan sukses dalam menyelenggarakannya dan kegiatan ini akan dijadikan kalender tahunan seperti Tour de Singkarak,” imbuhnya.

“Tour de Maninjau ini memang beda dibandingkan dengan Tour de Singkarak, perbedaannya adalah pada Tour de Maninjau ini semua peserta dari dalam negeri dan tidak mengundang peserta luar negeri, karena kita menginginkan prestasi pebalap dalam negeri,” jelasnya.

“Kita sudah kerjasama dengan ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) dan KONI. Insya Allah, dari Sumbar masing-masing daerah akan mengutus sebanyak lima atlet balap sepedanya. Secara total, kita targetkan bisa diikuti 150 atlet dan akan jadi ajang ujicoba bagi atlet Sumbar,” lanjutnya.

Selain balap sepeda, pada hari bersamaan juga akan digelar fun bike dengan target peserta 5.000 orang yang berasal dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri, dan masyarakat umum. Kedua ajang itu disampaikan Dandim akan memperebutkan total hadiah Rp50 juta. “Hadiah berasal dari berbagai sponsor,” tuturnya.

Tour De Maninjau dilepas dari titik Start halaman Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung dan finish di Lapangan Wirabraja Kodim 0304/Agam (Lapangan Kantin) dengan jarak tempuh 73 km.

Sementara itu, Wirabraja Fun Bike dimulai dari depan Tribun Lapangan Wirabraja Kodim 0304/Agam dan finish di depan Makodim 0304/Agam dengan jarak tempuh 13,5 km. (hy)

Pemilihan Media Tradisional Terbaik Tingkat Sumbar Digelar

Padang, (InfoPublikSolok) – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat menggelar Lomba Pemilihan Media Tradisional (Metra) Terbaik Tingkat Sumatera Barat Tahun 2018 yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (6/9).

Perlombaan Media Tradisional Terbaik ini diikuti oleh kabupaten/kota yang sebelumnya telah diseleksi oleh dewan juri pemilihan melalui rekaman video yang telah dikirimkan dari setiap daerah. Dari total 12 video penampilan yang masuk ke panitia seleksi akhirnya ditetapkan 5 (lima) daerah peserta pada Grand Final pemilihan Metra terbaik Tingkat Sumatera Barat, yakni Metra dari Kota Padang, Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi serta dari Kabupaten Sijunjung.

Pemenang pertama dari pemilihan ini akan mewakili Provinsi Sumatera Barat ke ajang Pemilihan Media Tradisonal Tingkat Nasional pada bulan November 2018 mendatang di Provinsi Banten.

Pemilihan Media Tradisional Terbaik merupakan ajang tahunan yang mempertemukan Sanggar Kesenian di Sumatera Barat dalam menampilkan kesenian pertunjukan khas tradisi daerah yg memadukan kesenian musik, tari, drama serta memiliki alur cerita yang menyampaiankan pesan bagi khalayak dalam setiap pertunjukannya. Pada Ajang Pemilihan Metra Tahun 2018 ini, tema yang diangkat adalah Revolusi Mental.

Keberhasilan Sanggar Kesenian Gombang Alam dari Kota Solok menembus 5 besar pada grand final semakin memperlihatkan bahwa perwakilan dari Kota Beras Serambi Madinah ini tidak bisa dipandang sebelah mata oleh kompetitor pada Tingkat Provinsi. Pada Tahun 2016 lalu, Tim Metra Kota Solok berhasil melaju hingga Tingkat Nasional dan meraih predikat terbaik I tingkat Nasional mewakili Provinsi Sumatera Barat. Sementara tahun 2017 yang lalu, melalui perwakilan Kota Solok mendapatkan Juara II di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Acara dibuka Gubernur Sumatera Barat diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Drs. Ahmad Yani. MM, dihadiri Ketua Forum Komunikasi Metra Provinsi Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayitno yang juga langsung bertindak sebagai dewan juri, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumbar serta para Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota dan undangan lain yang ikut menyaksikan secara langsung perhelatan kesenian daerah dari setiap perwakilan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Solok Zulfadli, SH. M.Si yang ikut menyaksikan penampilan mengakui cukup puas atas penampilan Sanggar Gombang Alam, tinggal lagi hasil penilaian dari Dewan Juri, yang penting kita sudah tampil maksimal,” ujarnya optimis. (re)

Pemuda Koto Panjang Sukses Gelar Basitajik 2018

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemuda Kelurahan Koto Panjang kembali sukses menggelar Lomba Pacu Rakik dan Pacu Benen di Sungai Batang Lembang Rabu, (29/8/18). Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73 yang dibuka Asisten III, Muhammad, mewakili Wali Kota Solok, turut dihadiri ketua GOW Kota Solok, Niniak Mamak dan Bundo Kanduang serta unsur Forkopimda ini disaksikan antusias ratusan pengunjung yang hadir.

Penyelenggaraan alek anak nagari Pacu Rakik dan Benen yang dihelat untuk ketiga kalinya ini merupakan hasil kerja sama Pemuda Kelurahan Koto Panjang dengan Dinas Pariwisata Kota Solok dengan tema Basitajik Pacu Rakik dan Benen Tahun 2018.

Basitajik Pacu rakit ini adalah sebuah perlombaan tradisional, yang sarananya dari kumpulan bambu yang disatukan membentuk sebuah Rakit atau perahu. Rakit ini dahulunya dipakai oleh masyarakat untuk menyeberangi sungai. Bahkan ada yang menggunakan rakit untuk mengangkut hasil pertanian. Kegiatan ini juga diramaikan dengan bazar pameran industri kreatif binaan Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Solok.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Elvi Basri menyebutkan, event alek anak nagari ‘Basitajik’ ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh pemuda, LPMK dan masyarakat Kelurahan Koto Panjang. Pada event sebelumnya, kegiatan ini diadakan oleh masyarakat Kelurahan Koto Panjang secara mandiri. Namun, pada tahun ini Pemerintah Kota Solok ikut membantu menyukseskan kegiatan ini.

Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Asisten III dengan pelepasan ronde pertama dari tim Dinas PM-PTSP, Security Pasar Raya Solok dan Dinas Perhubungan selanjutnya diikuti masing-masing utusan dari Kelurahan, OPD, TNI-Polri, BUMD, Ormas serta para pengunjung yang menyaksikan memberi semangat peserta untuk mencapai finis.

“Lomba mendayung rakit bambu dan benen ini harus dibudayakan dan akan dijadikan sebuah program prioritas oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, agar Pacu Rakik dan benen menjadi salah satu event untuk pengembangan wisata yang ada di Kota Solok, dan juga mengembangkan potensi yang ada di setiap kelurahan,” ucap Muhammad dalam sambutannya.

“Sebab itu, pada Dinas Pariwisata akan kita tambahkan anggaran untuk kegiatan ini dan perbesar nilai nominal hadiahnya dan kedepan layak untuk diangkat di tingkat Sumatera Barat,” ungkap Muhammad.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Basitajik Pacu Rakik, Afrizal Pitok didampingi ketua LPMK Koto Panjang, Adek saat berbincang dengan IPS berharap Basitajik Pacu Rakik ini dapat rutin digelar setiap tahunnya dengan dukungan semua pihak terutama Pemko Solok untuk memperkenalkan dan mengangkat alek anak nagari solok. (lk)

Kemeriahan HUT RI ke-73 di Kel. Tanjung Paku

Solok, (InfoPublikSolok) – Warga RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Paku mengadakan sederetan kegiatan perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Kegiatan ini berlangsung di lapangan depan Kantor Camat Tanjung Harapan, Minggu (26/8).

Sederetan perlombaan yang dilaksanakan pada hari ini, terdiri dari lomba pacu karung menggunakan helm, lomba makan kerupuk, lomba mengambil mentimun yang berada di dalam baskom yang berisi air, lomba mengambil permen di dalam tepung, lomba sepak bola dengan peserta laki-laki yang menggunakan daster, lomba menggiling cabe sambil bergoyang dengan peserta laki-laki yang menggunakan daster, lomba memasukan paku kedalam botol, lomba goyang balon dan terakhir lomba fashion show dengan menggunakan Baju Kuruang Basiba.

Turut hadir dalam kegiatan perlombaan ini, Ketua TP-PKK Kel. Tanjung Paku, Wisneri, dalam kesempatan ini mengatakan, “Kegiatan ini merupakan event yang memberikan dampak positif terutama bagi generasi penerus bangsa yang mengikuti perlombaan ini. Fashion Show yang menggunakan Baju Basiba ini dapat menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda sebagai Bundo Kanduang masa depan,” katanya.

Bundo Kanduang Kec. Tanjung Harapan, Mini Rahma Wati selaku Juri lomba fashion show menyampaikan unsur adat dan budaya harus dapat kita lestarikan untuk generasi penerus yang disebut dengan panggilan Puti Bungsu. “Pemakaian Baju Kuruang Basiba dalam aturannya harus memakai Tarompa (Sendal) bukan sepatu,” ungkap Bundo.

”Suksesnya acara ini, tak lepas dari dukungan RT, RW, LPMK, serta seluruh masyarakat yang berada disekitar RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Paku, baik dari segi pencarian dana dan hadiah untuk acara ini serta hadiah untuk acara KIM pada malam nanti,” ucap Wike salah satu panitia pelaksana kegiatan.

Ria salah seorang warga RT 02 RW 02 yang ikut serta menyaksikan kegiatan tersebut mengatakan “Kami warga sangat senang dan antusias dengan adanya kegiatan ini, semangat 45 ditunjukkan oleh semua peserta yang mengikuti perlombaan termasuk para panitia dalam mempersiapkan kegiatan ini,” tuturnya.  (el)

Kota Solok Sukses Gelar Ajang Lomba Fotografi

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang Ke-73, Pemerintah Daerah Kota Solok melalui Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Komunitas Gajah Maharam Photography kembali menggelar Lomba Foto Wisata Alam Bareh Solok untuk yang ketiga kalinya, lomba kali ini berlangsung dari tanggal 1 Juni s/d 3 Agustus 2018. Selain untuk merayakan HUT RI, ajang lomba foto ini merupakan suatu upaya untuk menyalurkan bakat para Fotografer di Sumatera Barat.

Puncaknya, pada tanggal 14 sampai 17 Agustus 2018 dilaksanakan pameran hasil karya para peserta tersebut yang bertempat di Gedung Kubuang Tigo Baleh.

Pada kesempatan itu, pameran dibuka secara simbolis oleh Wakil Walikota Solok, Reinier serta Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, turut menghadiri Ketua LKAAM Kota Solok dan Ketua Bundo Kanduang Kota Solok, pelajar, komunitas serta para undangan lainnya.

Wakil Walikota Solok menyatakan bahwa dilaksanakannya lomba ini karena di Kota Solok sudah banyak kelompok atau komunitas penggemar fotografi sehingga event ini sangat cocok diadakan dalam rangka menyalurkan bakat para anak muda di daerah ini.

Berdasarkan hasil foto-foto yang ditampilkan pada lomba fotografi tersebut, menurut Wakil Walikota hasilnya cukup bagus. “Kendati awam mengenai fotografi, hanya sebagai penikmat, saya melihatnya sangat luar biasa dari hasil-hasil jepretan fotonya, ini perlu terus kita kembangkan lagi,” ujarnya.

Wakil Walikota menambahkan, dengan banyaknya karya foto yang ditampilkan oleh para peserta hal ini dapat kita jadikan sebagai ajang promosi daerah berupa pemajangan karya-karya foto tersebut di pekantoran yang ada di Kota Solok.

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can dalam sambutannya menyampaikan Pameran Fotografi  yang sudah tiga kali dilaksanakan ini bisa ditindaklanjuti untuk tahun-tahun berikutnya dan bisa dijadikan sebagai Event tahunan. Sebab foto hasil karya para Fotografer  yang dipamerkan itu memiliki kualitas yang sangat baik. Baik dari pemilihan obyek maupun cara mengambil gambar serta kesesuaian dengan tema yang diambil para fotografer.

“Cukup bagus, pameran ini sangat pantas jika dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap Yutris Can.

“Kami dari lembaga Legislatif akan terus memberi dukungan kepada fotografer serta seluruh komunitas-komunitas yang ada untuk terus berkarya melalui karya-karya terbaiknya, sehingga Kota Solok kedepan akan semakin dikenal. Untuk itu, kami mengapresiasi kepada Dinas Pariwisata Kota Solok serta para Fotografer atas terlaksananya lomba foto dan pameran foto ini,” sambungnya.

Sementara, Ketua Komunitas Gajah Maharam Photography, Mellya Fitri, ketika ditemui disela acara menuturkan bahwa kegiatan lomba fotografi yang bertemakan ‘Wisata Alam Bareh Solok’ ini mengangkat potensi-potensi yang dimiliki Kota Solok, seperti Wisata Alam berupa Pulau Belibis dan Sarasah Batimpo, Wisata Budaya berupa prosesi adat dan budaya, Wisata Buatan berupa Laing Park dan Taman Syech Kukut serta Wisata Minat Khusus diantaranya Olah Raga Paralayang, Wisata Religius, Wisata Agro Sawah Solok dan Wisata Agro Payo.

“Kalau pesertanya, saya melihat cukup banyak baik para pelajar juga masyarakat umum dan pada lomba kali ini kami selaku pelaksana membuat kategori lomba sebanyak 2 kategori lomba yakni Umum dan Pelajar,” terangnya

“Periode lomba ini kami selaku panitia juga menggelar pelatihan fotografi yang diikuti oleh 100 orang peserta yang bertempat di Gedung Kubuang Tigo Baleh dan penjuriannya dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2018, serta pengumuman pemenangnya dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2018 pada saat malam resepsi HUT RI,” jelas Mellya.

Setelah dilaksanakan penjurian yang sangat ketat oleh akademisi fotografi dari ISI Yogyakarta, Risman Marah dan Adi Krisna dari ISI Padang Panjang didapat beberapa orang pemenang diantaranya dari Kategori Umum sebagai Juara I yaitu Jondel Firisman Y dari Kabupaten Solok, Juara II di peroleh oleh Wezzy Zwarta dari Kabupaten Solok dan Juara III oleh Novi Setia Budi dari Semarang, Jawa Tengah, sedangkan untuk Harapan I di peroleh oleh Syafrizal dari Kota Padang, Harapan II Melli Tafsya dari Kota Bukittinggi dan Harapan III di peroleh oleh Irsyadi Halim dari Kabupaten Solok.

Untuk kategori Pelajar Juara I diperoleh oleh M. Mahiro dari Kabupaten Solok, Juara II Ori Anto Putra dari Kota Solok dan Juara III di peroleh oleh Enjel Okta Vian dari Kabupaten Solok, sedangkan untuk Harapan I diperoleh oleh Ahmad Irsyad E dari Kabupaten Solok, Harapan II Fardho Rizqullah dan Harapan III Qonita Riezka F. Total hadiah pada lomba kali ini sebesar Rp.35 Juta. (wy)

Sanggar Lubuak Nan Tigo Kota Solok Tampil di Moscow Rusia

Moscow, (InfoPublikSolok) – Sanggar Lubuak Nan Tigo berhasil tampil dengan apik mewakili Provinsi Sumatera Barat pada acara pembukaan Festival Indonesia ke-3 di Moscow Rusia dengan tari pasambahan yang menyuguhkan siriah dalam carano.

Acara tersebut berlangsung selama tiga hari dari tanggal 3 s/d 5 Agustus 2018 yang bertempat di Presnya Kresnaya Park Moscow. Sanggar Lubuak Nan Tigo dipercaya oleh KBRI dengan memberikan penampilan setiap harinya dengan materi yang berbeda-beda pada acara tersebut.

Festival Indonesia Ke-3 di Moscow ini dihadiri langsung oleh Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry medvedev beserta pejabat Pemerintahan Rusia, Duta Besar Indonesia Mohamad Wahid Supriyadi, serta Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Ketua Dekranasda Sumatera Barat Ny. Nevi Irwan Prayitno yang langsung memimpin rombongan dari Sumatera Barat.

Antusias pengunjung khususnya masyarakat Rusia terhadap penampilan dari tim Sumatera Barat terbukti dengan ramainya penonton yang hadir menyaksikan saat penampilan dari Sanggar Lubuak Nan Tigo Kota Solok.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno turut mengapresiasi penuh terhadap suksesnya penampilan Sanggar Lubuak Nan Tigo Kota Solok. Kegiatan tersebut di biayai penuh oleh APBD Provinsi melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.

Irwan Prayitno berharap dengan suksesnya penampilan dari tim kesenian Sumatera Barat dapat mengubah mindset luar negeri tentang Indonesia, bahwa tak hanya Bali saja yang kaya akan seni dan budayanya, tetapi Sumatera Barat juga memiliki tradisi seni dan budaya yang tak kalah unik, serta menarik untuk dikunjungi.

“Seharusnya dengan adanya kegiatan ini, dapat membuktikan bahwa Sumatera Barat itu tak kalah juga dengan Bali dalam seni dan budayanya,” harapnya. (sna)