Meriahkan HAB Ke-73, Kemenag Kota Solok Gelar Porseni

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Ke-73, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok  gelar aneka rangkaian kegiatan salah satunya  dalam bentuk  Pekan Olahraga dan Seni (Porseni),  yang dibuka  langsung oleh Kepala Kankemenag  Kota Solok Drs. H. Burhanuddin Chatib yang bertempat di Halaman MAN Kota Solok,  Rabu (30/11).

Kakankemenag yang didampingi oleh  Kasubag Tata Usaha Samsidir dan Wakil Ketua Panitia Pelaksana HAB Kemenag Ke 73 H. Emil Isra. Kegiatan ini dihadiri  oleh  tenaga pendidik dan siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik Negeri dan maupun Swasta se Kota Solok.

Kepala Kemenag  Burhanuddin Chatib, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya untuk memperingati hari Amal Bakti Kemenag. Porseni itu diawali kegiatan dengan pelaksanan Lomba Tennis Meja  dilanjutkan dengan berbagai pertandingan dan lomba seni yang bernuansa Islam.

“Lomba ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarga besar Kemenag. Pelaksanaan kegiatan ini disesuaikan dengan kemampuan masing-masing satuan kerja dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip kesederhanaan dan kekeluargaan,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin  memberikan apresiasi, kepada ASN Kemenag Kota Solok yang telah  melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti ke-73.

“Alhamdulillah, sangat luar biasa respon bagi tenaga pendidik dan siswa dalam mengikuti kegiatan ini, kegiatan ini merupakan dalam momentum peringatan Hari Amal Bakti Ke-73,” ujarnya. (hd).

SMPN 2 dan SDN 05 VI Suku Raih Juara Pertama LPI 2018 Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Tim sepakbola dari kesebelasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Solok menjadi kampiun tingkat SMP/MTS Liga Pelajar Indonesia (LPI) Kota Solok tahun 2018 usai berhadapan dalam laga final dengan SMP Negeri 3 Kota Solok yang dilaksanakan di lapangan Mardeka Kota Solok, Senin (26/11) sore. Pertandingan final disaksikan Dandim 0309/Solok, Kapolres Solok Kota, Sektretaris dan Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Solok.

Sejak peluit kick off dibunyikan wasit, kedua kesebelasan menampilkan permainan yang cukup menarik. Permainan terbuka ditunjukkan keduanya. Namun, hingga turun minum baik SMP 2 Kota Solok maupun SMP 3 Kota Solok sama-sama belum bisa mencetak gol. Memasuki babak kedua, Meski kedua tim bermain saling serang hingga akhir pertandingan babak kedua tak ada satu pun gol yang tercipta dari kedua tim.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedua tim harus puas berbagi angka imbang (0-0). Pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti. Satu persatu dari kedua tim maju sebagai eksekutor sepakan dua belas pas. SMP Negeri 2 Kota Solok akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir (3-1) berhasil membawa piala bergilir Walikota sekaligus uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta. SMP Negeri 3 Kota Solok harus puas meraih runner up dan berhak meraih trofi serta uang binaan sebesar Rp. 3 juta. Sedangkan peringkat ketiga diraih SMP Negeri 1 Kota Solok usai mengalahkan MTs Negeri Kota Solok dengan score (1-0) berhak meraih trofi dan uang pembinaan Rp. 2 juta.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Solok Wadirman, S.Pd, MM dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Liga Pelajar Indonesia (LPI) tingkat SD/ MI dan SMP/ MTs se-Kota Solok ini telah dimulai sejak tanggal 10 November 2018 hingga 26 November 2018 yang diawali kompetisi tingkat SD/ MI.

Pada tingkat SD/MI yang menjadi Juara I adalah SD Negeri 05 VI Suku Kota Solok, Juara II SD Negeri 06 Tanjung Paku Kota Solok, dan Juara III diraih MIN Kota Solok. untuk pemain terbaik tingkat SD/MI Bintang Pertama asal MIN Kota Solok dan top score tingkat SD/MI Bilal Albani asal Negeri 12 Tanjung Paku Kota Solok. Sedangkan Pemain terbaik untuk Tingkat SMP/ MTs Muhammad Zein dari SMP Negeri 2 Kota Solok. dan top score tingkat SMP/MTs M. Adip asal SMP Negeri 1 Kota Solok.

Pada kesempatan itu, Dandim 0309/Solok dalam sambutan saat penutupan mengatakan, kompetisi merupakan bagian yang terpenting dalam pembinaan, tanpa ada kompetisi yang teratur, kemajuan dan perkembangan atlet tidak dapat diukur. Kompetisi bukan hanya mencari pemenang atau juara melainkan untuk memupuk silaturahmi antar pelajar sehingga dapat menekan konflik antar sekolah sekaligus untuk kemajuan dan perkembangan olah raga.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sehingga berjalan lancar dan tanpa ada terkendala yang berarti. Selamat kepada pemenang jangan hanya puas dengan kemenangan di tingkat kota saja teruslah berprestasi hingga mencapai kemenangan di tingkat provinsi, regional dan nasional,” ucap Dandim. (wc)

Siswa SMKN 3 Solok Raih Prestasi Tingkat Sumatera Barat

Padang, (InfoPublikSolok) – Siswa SMKN 3 Solok raih prestasi dalam Lomba MTQ,  Hafiz Qur’an dan Dakwah Tingkat SMK Se-Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat  dari tanggal 21-22 November 2018 di Padang

Lomba ini diikuti oleh lebih kurang 150 perserta perwakilan siswa-siswi SMK Se-Sumatera Barat. Kegiatan perlombaan  ini dilaksanakan dibeberapa tempat di kota Padang, diantaranya Lomba MTQ di SMKN 9 Padang, Lomba Hafiz Qur’an di SMKN 6 Padang, dan Lomba MTQ di SMKN 2 Padang.

Dalam beberapa Perlombaan yang ada, siswa SMKN 3 Solok, Yoga Saputra meraih  juara 2 untuk lomba Dakwah kategori peserta putra dan Zahra Nabila meraih juara harapan 3 untuk lomba Hafiz Qur’an.

Para peserta yang mengikuti perlombaan tersebut telah melalui tahap seleksi di tingkat sekolah dan kota. Selama rangkaian  kegiatan berlangsung para peserta menginap di Neorazaki Hotel Padang.

Saprijal, S.Pd.I selaku pembimbing siswa SMKN 3 Solok mengatakan, “Kami sebagai guru pembimbing sangat bangga dengan hasil yang diperoleh siswa. Dari awal proses seleksi sampai tahap akhir siswa tampak sangat begitu antusias untuk mengikuti perlombaan ini,” ujarnya.

“Mereka sangat aktif dalam  mengumpulkan dan berlatih materi yang akan diperlombakan terutama dalam materi dakwah yang mengambil tema remaja di jaman digital. Semoga keberhasilan ini bisa menjadi motiasi bagi siswa- siswi yang lainnya dalam berprestasi,” tambahnya.

Yoga yang tercatat sebagai siswa kelas XI Perhotelan SMKN 3 Solok tak menyangka mampu menjadi Juara 2 karena ini adalah pertama kalinya dia mengikuti lomba Dakwah. “Saya merasa terharu  saat nama saya disebut sebagai juara 2, hal ini berkat izin Allah SWT, doa orang tua dan guru yang telah membimbing saya. Banyak pengalaman dan hikmah yang saya dapatkan selama mengikuti perlombaan ini,” ungkapnya. (ta)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Terima Hibah Buku dari Perpustakaan Nasional RI

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka peningkatan dan pengembangan perpustakaan di daerah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca memberikan bantuan sumbangan buku kepada beberapa Dinas Perpustakaan Kota yang ada diseluruh Indonesia.

Untuk wilayah Sumatera Barat, ada 7 (tujuh) Dinas Perpustakaan Kota yang memperoleh bantuan tersebut yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang dan Kota Pariaman.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok mendapat bantuan buku sebanyak 925 judul, 1.850 eksemplar yang terdiri dari berbagai bidang dan disiplin ilmu. Buku diterima pada hari Rabu (21/11/2018) bertempat di Ruang Kerja Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Bantuan tersebut diterima langsung Pidriati, Kasi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok dari rekanan Perpustakaan Nasional RI.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok bertugas menjamin ketersediaan/pemenuhan kebutuhan buku/bacaan untuk masyarakat Kota Solok, dengan melakukan menambah koleksi buku secara rutin terutama buku-buku best seller yang disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pemusta”, tambah Pidriati.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok juga menganggarkan setiap tahunnya untuk pengadaan buku, dan dengan adanya bantuan hibah ini dapat membantu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok mewujudkan tugas dan fungsinya dalam pemenuhan/ketersediaan kebutuhan buku/bacaan masyarakat. (kd)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Gelar Lomba Pengelola Arsip

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Perpustakaam dan Kearsipan Kota Solok mengadakan kegiatan Lomba Penilaian Pengelola Arsip OPD/Unit Kearsipan Tingkat Kota Solok, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Senin (19/11/2018).

Kegiatan penilaian ini di ikuti sebanyak 52 orang peserta yang terdiri pengelola arsip dilingkungan Pemerintah Kota Solok, dasar untuk pelaksanaan kegiatan penilaian bagi pengelola arsip OPD/Unit kearsipan.

Kepala Dinas Perpustakaam dan Kearsipan Kota Solok diwakili Kabid Pembinaan dan Teknologi Informasi Hj. Ermis, SH dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini diharapkan memotivasi pengelola arsip OPD/Unit Kearsipan, dalam penataan dan pengelolaan arsipnya dengan memberikan penghargaan sebagai rasa terima kasih Pemerintah Kota Solok kepada Pengelola Arsip.

“Arsip merupakan informasi penting dan juga merupakan bukti pertanggungjawaban yang otentik, baik secara fisik maupun isinya. Oleh karena itu, arsip harus disimpan dengan baik dengan menggunakan suatu sistem yang dapat memudahkan dalam menyimpan dan menemukan kembali,” ungkap Ermis.

Tessa Stela Putri, SE Kasi Seksi Pembinaan  Lembaga dan  SDM Kearsipan menjelaskan “Sistem penilaian lomba mengacu pada ketentuan Undang Undang No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Lomba Pengelola arsip ini menjadi tolak ukur yang positif dalam melaksanakan tata kearsipan di tempat kerja masing-masing. Pada akhirnya kita jadi tahu bagaimana kondisi pengelolaan arsip dilingkungan Pemerintah Kota Solok,” jelasnya

“Pengelolaan arsip pada masing-masing OPD dilingkungan Pemerintah Kota Solok belum maksimal. Sejumlah faktor yang menyebabkannya, yaitu kurangnya sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan anggaran pengelolaan arsip. Di antaranya banyak petugas arsip yang merangkap tugas pokok lain sehingga tidak fokus pengarsipan yang baik,” ujar Reyhanni selaku pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok. (kd)

Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi Bahaya Rokok Kepada Duta Anti Rokok Se-kota Solok

Solok (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok selenggarakan Sosialisasi Bahaya Rokok Kepada Duta Anti Rokok se-Kota Solok di aula Dinas Kesehatan Kota Solok, Senin (19/11).

Acara tersebut menghadirkan narasumber Hafrizal, SKM.M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Azizurrahman, S.Sos Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Solok, dan dr. Wafda Aulia, Sp.Paru dari IDI Kota Solok, yang diikuti sebanyak 150 orang peserta terdiri dari Duta Anti Rokok mahasiswa dan anak sekolah se-Kota Solok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok yang diwakili oleh Kabid Kesmas dan P2P, dr. Pepy Lady Soffiany dalam sambutannya menyampaikan acara ini tujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang bahaya rokok dan napza serta mampu melaksanakan sosialisasi pada teman sebaya untuk melakukan konseling untuk berhenti merokok difasilitas pelayanan kesehatan primer.

Azizurrahman, narasumber dari BNN menyampaikan kebiasaan merokok bagi masyarakat Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan, karena konsumsi rokok yang masih cenderung tinggi. Sementara beban biaya yang diakibatkan oleh penyakit yang disebabkan oleh rokok dan dapat menimbulkan terjadinya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti gangguan pernafasan, penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker paru, ini bukan hanya dari biaya pengobatan tetapi juga biaya hilangnya hari atau waktu produktivitas.

“Bagi dunia pendidikan, tak ada tantangan paling menyeramkan dalam siklus belajar mengajar kecuali perilaku siswa yang terus merosot karena banyak kasus perilaku merokok pada pelajar hampir bisa dipastikan 90% kebiasaan merokok siswa muncul bukan disebabkan keinginan pribadi, melainkan pengaruh kelompok,” jelas Azizurrahman.

Selanjutnya Hafrizal dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat menyampaikan tentang kebijakan dan strategi penyakit tidak menular dan rokok serta kawasan tanpa rokok dalam upaya berhenti merokok di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sekolah sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah RI No.109 Tahun 2012.

“Pelayanan terpadu Penyakit Tidak Menular pada FKTP masih terbatas, karena masih belum mampu menjalankan peran sebagai “gate keeper”, masih tingginya “missing opportunity” karena tidak terdeteksinya faktor risiko penyakit tidak menular. FKTP fokus membantu perokok untuk berhenti merokok (konseling), membangun motivasi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Sedangkan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) rawat tingkat lanjut memberikan konseling lanjutan, serta pengobatan spesialistik,” ungkap Hafrizal.

Wafda Aulia, Sp.Paru, memaparkan tentang bagaimana pelayanan klinik berhenti merokok, apa yang dimaksud dengan rokok, apa-apa saja kandungan yang terdapat didalam rokok, apa saja yang membuat sulit berhenti merokok dan apa manfaatnya setelah berhenti merokok. Apa prinsip-prinsip upaya dalam berhenti merokok, bagaimana konseling untuk yang belum mau dan yang mau berhenti merokok, serta cara dan langkah berhenti merokok.

Dengan sosialisasi ini diharapan Duta Anti Rokok yang hadir dapat menjadi penyuluh untuk teman sebayanya, serta sebagai upaya pendekatan pada teman sebaya untuk menjalin komunikasi efektif bagi para pelajar yang merokok untuk dapat dirangkul oleh duta tersebut agar dapat menjauhi rokok serta mendapatkan layanan konseling upaya berhenti merokok di Puskesmas Se-Kota Solok. (ig)

Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, Pemerintah Kota Solok melaksanakan Tabligh Akbar dengan Mubaligh Drs.H. Abu Bakar Syarif, MA, bertempat di Masjid Lubuk Sikarah, Senin (19/11).

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Solok, Reinier, ST, MM, Sekretaris Daerah Kota Solok Rusdianto, SIP, MM, Wakapolres Solok Kota Kompol. Sumintak, Ketua LKAAM Kota Solok H. Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang Kota Solok Milda Murniati, seluruh kepala OPD, ASN, pelajar serta masyarakat.

Drs. H. Abu Bakar Syarif, MA dalam ceramahnya mengingatkan kembali apakah kita semua benar-benar telah mencintai Rasulullah Muhammad SAW. Adapun 7 (Tujuh) akhlak rasul yang selalu dilakukan siang dan malam yang hendaknya kita amalkan ialah membiasakan diri dalam keadaan berwudhu, membiasakan membaca Al Qur’an, perbanyak istighfar.

Selanjutnya, selalu shalat dalam masjid, membiasakan shalat Tahajjud di penghujung malam, selalu menjaga silaturrahim, serta banyak berinfak dan Bersedekah.

Sementara itu, Wawako Reinier dalam arahannya mengajak semua yang hadir dalam Tabligh Akbar agar dapat menyerap dan mengamalkan pesan dari ustad untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat.

“Tabligh Akbar ini jangan hanya sebagai peringatan semata yang dilakukan setiap tahun, tapi mari kita jadikan Tabligh Akbar ini untuk melakukan perubahan dalam diri kita sendiri,” ujarnya. (dn)

Lomba PBB Tingkat SLTA Se Sumatera Barat

Solok, (InfoPublikSolok) – Sabtu (17/11) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok yang diwakilkan oleh pelajar SLTA se Kota Solok mengikuti Lomba PBB Tingkat SLTA Se Sumatera Barat yang diselenggarakan olah Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan KOREM 032 Wirabraja Sumatera Barat. Lomba PBB ini berlangsung dari tanggal 16 s/d 18 November 2018 bertempat di Lapangan KOREM 032 Wirabraja Sumatera Barat di Padang yang memperebutkan total hadiah Rp. 34.500.000,- ditambah Piala Bergilir dan Piala Lepas dengan rincian Juara I Rp. 10 Juta, Juara II Rp. 8 Juta, Juara III Rp. 6 Juta, Juara IV Rp. 4,5 Juta, Juara V Rp. 4 Juta dan Juara VI Rp. 2,5 Juta.

Tim dari PBB Kota Solok berjumlah 1 pleton dengan jumlah 30 orang di tambah 5 orang pembina dan pelatih. Pembina an. Kapten E. Budi Saputra dan Pelatih Serma Darwin dari Kodim 0309 Bukit Barisan Solok. Lomba PBB ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Juang Kartika dan Hari Bela Negara Tahun 2018.

Lomba ini diikuti oleh 19 Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat. Turut hadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, SE, M.Si Kepala KOREM 032 Wirabraja Sumatera Barat, OPD terkait Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok, Drs. Dodi Osmond, M.Si serta Kepala Seksi Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kewirausahaan Silvia Dianti, SH.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan, ” Kita berharap dengan adanya Lomba PBB Tingkat SLTA Se Sumatera Barat Tahun 2018 ini sebagai ajang pembinaan dapat menyalurkan bakat dan kemampuan siswa dalam baris berbaris. Ini merupakan wadah perlombaan yang sifatnya daerah, jaga kekompakkan dan sportivitas dan tunjukkan bahwa tim PBB kita dapat bersaing di tingkat regional ini. Sekali lagi tetap semangat dan jaga nama baik Kota kita, kalah atau menang dalam sebuah pertandingan hal yang lumrah,” tegas Kadispora.

“Lomba PBB ini membuat saya semakin cinta dalam hal baris berbaris. Ini akan membentuk karakter yang disiplin dan kekompakkan” kata Fariz Fernanda dari SMAN 1 Kota Solok komandan pleton PBB Kota Solok. (ep)

Napak Tilas Kebhinekaan dalam Kirab Pemuda 2018

Jakarta, (InfoPublikSolok) – Memasuki tahun kedua pelaksanaan program unggulan Kirab Pemuda, secara konsisten Kementerian Pemuda dan Olahraga mengajak pemuda Indonesia untuk terus menggaungkan semangat #BeraniBersatu.

Sebanyak 90 orang peserta yang terdiri dari 68 orang pemuda terpilih dari 34 provinsi dan perwakilan organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia telah melakukan Napak Tilas Kebhinekaan dengan mengelilingi Nusantara selama 73 hari. DKI Jakarta sebagai ibukota negara menjadi titik pertemuan kedua zona dan menjadi tempat digelarnya acara puncak Kirab Pemuda 2018 di Gelanggang Atletik, GOR Rawamangun, Jakarta Timur, yang dihadiri sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga, Kamis Pagi (15/11/2018)

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan tidak ada perasaan lain yang ia rasakan selain haru dan bangga menyaksikan di hadapannya berdiri 90 pemuda yang telah melintasi lebih dari 100 kabupaten/kota dan singgah di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

“Peserta Kirab Pemuda 2018 adalah penyampai pesan kepada generasi muda saat ini tentang sebuah bangsa besar bernama Indonesia. Bangsa yang luar biasa melimpah kekayaannya, keberagamannya, dengan anak-anak muda hebat di seluruh penjuru negeri,’’ serunya.

Menpora juga mengatakan para peserta Kirab adalah saksi mata bahwa Bhinneka Tunggal Ika adalah sebuah kenyataan, bukan sekedar slogan semata. Sebuah spirit yang menyatukan, mengeratkan, dan menguatkan demi mencapai cita-cita besar sebagai bangsa yang maju, “Mereka adalah penyampai kabar baik tentang Indonesia kepada dunia” ucap Menpora.

Perjalanan 90 pemuda terpilih ini, menurut Menpora Imam Nahrawi, menjadi pengejawantahan simbolik atas visi Nawa Cita Bapak Presiden Joko Widodo yang ingin membangun Indonesia dari pinggiran. Para peserta Kirab Pemuda telah menjadi pelopor yang menggerakan jutaan pemuda lainnya di seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan berbakti untuk negeri.

Kirab Pemuda 2018 dimulai sejak tanggal 5 September 2018 lalu dan terbagi ke dalam 2 zona perjalanan, yaitu; 1. Zona Barat dengan titik pangkal Kota Sabang, melintasi Pulau Sumatera, Sulawesi dan Jawa dan 2. Zona Timur dengan titik pangkal Kota Merauke melintasi Papua, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara. Masing-masing zona mengadakan kegiatan di 17 provinsi selama 5 hari dan Provinsi DKI Jakarta menjadi titik pertemuan akhir dari kedua zona.

Pada setiap kota yang menjadi titik singgah, para peserta tinggal bersama penduduk setempat dan berinteraksi secara langsung untuk menyerap nilai-nilai kearifan lokal yang ada. Sementara pada setiap kota yang dilewati, para peserta melakukan napak tilas sejarah perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa, melakukan pawai seni budaya, menggelar panggung kreativitas pemuda, menggali kekayaan sekaligus mempromosikan wisata lokal, menggelar pameran karya kreatif pemuda, berinteraksi dalam dialog kebangsaan, hingga membangun toleransi beragama melalui Gerakan Membaca Kita Suci yang diikuti 6 penganut agama yang berbeda-beda. Peserta Kirab juga terlibat dalam berbagai kegiatan dan aksi sosial berupa donor darah hingga bakti sosial lingkungan.

Kirab Pemuda 2018 diiikuti oleh pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenpora dimana masing-masing provinsi diwakili oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang menjadi Peserta Inti. Selain itu Kirab juga diikuti perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) sebanyak 20 orang ditambah para pendamping yang terdiri dari Alumni Kirab Pemuda, Tenaga Kesehatan dan TNI. (Biro Humas dan Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga oleh Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo)

LPP 2018: Ajang Adu Prestasi Pramuka Penggalang Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Kwarran Tanjung Harapan Kota Solok gelar Lomba Prestasi Penggalang (LPP) tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 9 s/d 11 November 2018 yang bertempat di bumi perkemahan Taman Pramuka Ampangkualo Kota Solok. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok, Kak Reinier, ST, MM, Jumat (9/11).

Dalam sambutan Wawako mengapresiasi pengurus Kwarran Tanjung Harapan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengukur prestasi anggota Pramuka.

“Kepada adik-adik utusan dari gudep yang merupakan orang pilihan yang telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan ini maka dari itu ikuti kegiatan sebaik mungkin, jaga kesehatan, jangan lupa ikuti kata pembina pendamping serta nantinya sekembalinya dari kegiatan ini adik-adik peserta sekalian akan menjadi motor atau contoh bagi teman-teman yang ada di gugus depan. Demikian juga halnya dengan Kakak-Kakak Pembina Pendamping. Perlihatkan kepada adik-adik kita bagaimana cara menanamkan sportifitas dan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka,” pesan Reinier.

“Kegiatan lomba dalam kepramukaan walaupun sifatnya sama berkompetisi dengan kegiatan olah raga, namun nuansanya sangat berbeda. Melalui kegiatan ini kita tanamkan nilai-nilai luhur yang dikembangkan oleh para pendiri Pramuka kita. Kedepankan semangat persaudaraan dan kebersamaan. Sehingga ini akan menjadi teladan bagi adik-adik kita yang masih dalam masa pembinaan. Semoga kegiatan yang kita laksanakan hari ini mempunyai arti bagi perkembangan kepramukaan di daerah kita,” harap Reinier.

Lomba Prestasi Penggalang yang diadakan oleh Kwarran Tanjung Harapan Kota Solok ini merupakan ajang tahunan. Peserta kegiatan ini adalah utusan Pramuka tingkat Penggalang yang berpangkalan di SLTP/MTS se- Kota Solok dan ada juga yang berada dari Kabupaten Solok dengan jumlah semuanya sekitar 350 peserta dari 16 regu putra dan 16 regu putri masing-masing regu berjumlah 10 orang.

Kak Bambang Suryanto, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksanan kegiatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa LPP ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan bagi pramuka penggalang, meningkatkan ketrampilan, kecakapan dan disiplin serta untuk mengukur dan megevaluasi kegiatan pramuka penggalang yang berpangkalan di wilayah kota dan kabupaten solok.

Pada ajang tahun ini ada tujuh kegiatan yang kita lombakan yaitu PBB bertongkat, pionering, sang juara, nada dan dakwah, pidato adat, senam kreasi tongkat dan membuat wajik dari ketan. (js)