Sarasehan Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier, ST, MM membuka kegiatan Sarasehan Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan Kejuangan dan Keperintisan di Kota Solok, bertempat di Aula Bappeda Kota Solok, Kamis (29/11).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kasdim 0309/ Solok Mayor Inf Supadi, Kepala Dinas Sosial Kota Solok Rosavella YD, legiun veteran Kota Solok dan ratusan masyarakat serta pelajar di Kota Solok.

Reinier dalam sambutannya mengatakan, “Sarasehan penanaman nilai-nilai kepahlawanan kejuangan Keperintisan adalah sebagai pembekalan terhadap generasi muda dengan cara mengenalkan lebih dalam akan sejarah perjuangan bangsa, yang sarat dengan suri tauladan dari para pahlawannya.

Dengan adanya sarasehan ini, diharapkan juga akan tertanam nilai-nilai keperintisan kejuangan kepahlawanan, serta merupakan salah satu upaya agar nilai-nilai kepahlawanan dapat dipahami dan dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan sarasehan juga membuat kita akan senantiasa teringat dengan peristiwa heroik pada tanggal 10 November 1945, di mana seluruh elemen bangsa saat itu dengan semangat nasionalisme yang tinggi, berjuang mempertahankan kehormatan bangsa. Pengorbanan Jiwa raga dan harta benda yang telah dipersembahkan oleh semua golongan dan lapisan masyarakat bagi keinginan tertinggi suatu bangsa yaitu kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, pengorbanan para pahlawan kita tersebut sebaiknya senantiasa dihargai dan dikenang selama-lamanya, karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa jasa pahlawannya. Untuk mengenang jasa-jasa pahlawan tersebut, tidak hanya dikenal saja tapi harus dapat melanjutkan perjuangan nya dengan mengimplementasikan dan berdaya guna dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti, kemiskinan, pengangguran keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tantangan besar para pahlawan di zaman dahulu yakni membebaskan bangsa dari penjajahan, namun saat ini tantangan yang dihadapi generasi penerus adalah membebaskan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta belenggu lain yang menghambat perkembangan serta kemajuan bangsa.

“Generasi saat ini tujuannya adalah membangun kembali Indonesia yang bermartabat, maju dan sejahtera di atas landasan keadilan dan demokrasi,” sebut Reinier.

Untuk itu, dibutuhkan kemauan kuat serta partisipasi seluruh komponen termasuk Pemuda sehingga bangsa ini dapat lebih mandiri. Sarasehan penanaman nilai-nilai kepahlawanan perjuangan dan keperintisan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi secara langsung melalui suatu forum pertemuan antara generasi pelaku pejuang dengan generasi sekarang. (dn)

Pengurus Anti Narkoba PPA Dilantik

Solok, (InfoPublikSolok) – Pelantikan pengurus Kelurahan bebas narkoba merupakan salah satu wujud nyata kita semua untuk melindungi generasi muda Kota Solok dari narkoba. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Solok Reinier,ST,MM seusai melantik pengurus Kelurahan bebas narkoba, bertempat di Kantor Lurah Pasar Pandan Air Mati (PPA) Kota Solok, Rabu (28/11).
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Solok Fidliwendi Alfi, Camat Tanjung Harapan Zulkarnain, Lurah PPA Gusnifa Erianti, Kapolsek Solok Kota Anggara, Ketua LPMK, Ketua PKK, Ketua Pemuda serta masyarakat.
Reinier lebih jauh mengatakan, “Apabila kita berkaca dari persoalan narkoba yang ada selama ini, masih adanya terdapat permainan dari oknum-oknum tertentu. Untuk itu, kita sangat bangga terhadap komitmen nyata dari Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan yang telah mengirimkan Babinsa – Babinsa untuk turun langsung membantu pemberantasan narkoba di setiap Kelurahan di Kota Solok.”
Saat ini, secara keseluruhan seluruh Kelurahan yang ada di Kota Solok sudah memiliki pengurus kampung anti narkoba. ” Ini merupakan komitmen nyata kita bersama untuk memerangi narkoba. jika bukan kita, siapa lagi yang akan melindungi generasi muda dari jerat narkoba,” tambah Wawako.
Kita tentunya berharap, dengan adanya kelurahan anti narkoba, akan nampak manfaat nyata untuk memberantas narkoba, sehingga narkoba akan bisa hilang dari Kota Solok.
Reinier juga mengucapkan terimakasih kepada Camat, Lurah, RT, RW dan seluruh unsur masyarakat yang telah bekerjasama memberantas narkoba di Kota Solok. ” Pemerintah sangat terbantu dengan adanya Kelurahan anti narkoba ini. Kita harus melindungi generasi muda, karena para pemudalah yang akan menjadi harapan kita nantinya,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah PPA Gusnifa Erianti menyampaikan, pelaksanaan BBGRM di Kelurahan PPA tahun ini berdasarkan swadaya masyarakat sebesar 52%. ” Dengan persentase yang cukup tinggi ini, kita berharap Kelurahan PPA akan mendapatkan juara pada tahun ini, ” sebutnya.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama mensukseskan pemilu legislatif dan pemilu presiden serentak tahun 2019. Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian posko Kelurahan Bebas Narkoba Kelurahan PPA. (Dn)

Dishub Gelar Razia Kelengkapan Kendaraan Bermotor

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Perhubungan Kota Solok dan instansi terkait melaksanakan razia terhadap kendaraan yang STNK telah habis masa berlaku, Buku KIR serta SIM. Razia dilakukan di depan kantor Dinas Perhubungan Kota Solok selama 4 (empat) hari di mulai sejak Senin 26 sampai 29 November 2018.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan, keselamatan berkendara, sadar administrasi dan mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah dan pendapatan pusat melalui pemeriksaan STNK, TNKB, BUKU KIR dan SIM.

Razia ini dilaksanakan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Solok dibantu petugas Penguji Kendaraan Bermotor, Polantas Polres Solok Kota, POM Kodim 0309/Solok, Pengadilan Negeri Kota Solok, dan Kejaksaan Negeri Kota Solok.

Dalam hal ini, Polisi mengacu pada UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 68 ayat 1 yang berbunyi: setiap kendaraan bermotor yang dioperasionalkan di jalan wajib dilengkapi TNKB dan STNK. Pasal 68 ayat 2 berbunyi: STNK memuat data kendaraan bermotor, identitas pemilik, nomor registrasi kendaraan bermotor, dan masa berlakunya.

Selain itu, Polisi mengacu pada Perkap No. 5/2002 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan. Dalam Pasal 37 ayat 2 disebutkan bahwa STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan di jalan.

Pasal 288 ayat 1 berbunyi: setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan yang tidak dilengkapi STNK dan STCK yang ditetapkan oleh Polri juga sebagaimana dimaksud Pasal 106 ayat 5 huruf a dipidana dengan kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Dan dari Dinas perhubungan mengacu pada UU No 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ, PP No 55 tahun 2015 tentang Kendaraan, dan PP No 80 Tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran LLAJ. (fw)

KPU Kota Solok Serahkan APK Peserta Pemilu

Solok, (InfoPublikSolok) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok serahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada masing-masing Partai Politik, Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu tahun 2019. Bertempat di aula kantor KPU Kota Solok, Minggu (19/11/2018).

Penyerahan APK peserta pemilu dihadiri oleh Ketua dan anggota KPU Kota Solok, Pimpinan Partai Politik, Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Bawaslu Kota Solok, Kapolres Solok Kota, dan OPD terkait serta jajaran sekretariat KPU Kota Solok, PPK dan PPS.

Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok, Asraf Danil H mengungkapkan berdasarkan Program dan Tahapan Pemilihan Umum tahun 2019, maka KPU RI, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota berkewajiban untuk menfasilitasi Pengadaan APK bagi Partai Politik Peserta Pemilu tahun 2019 dan APK bagi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Hari ini seluruh APK telah selesai di cetak, dan diserahkan kepada seluruh partai Politik termasuk kepada Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden Nomor urut 1 Joko Widodo dan Mak’ruf Amin serta Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo dan Sandiaga Uno,” ujar Asraf.

Asraf berharap kepada partai politik agar dapat memasang seluruh APK tersebut sesuai dengan aturan yang ada, dipasang pada tempat yang telah mendapat izin pemasangan/tempat yang diperbolehkan, tidak dipasang pada tempat yang dilarang seperti; tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, Lembaga pendidikan (gedung dan sekolah).

Lebih lanjut Asraf menambahkan bahwa pemasangan APK harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan unsur etika, estetika, kebersihan, keamanan dan keindahan kota, serta melaporkan titik pemasangan kepada KPU Kota Solok sehingga memudahkan nantinya dalam penertiban oleh Bawaslu.

Koordinator Divisi Sosialisasi Arif KPU Kota Solok, Santoso mengungkapkan bahwa APK yang difasilitasi oleh KPU Kota Solok adalah 10 buah baliho dengan ukuran 2 x 3 meter dan 16 Spanduk dengan ukuran 1.5 x 5 meter untuk masing-masing Partai Politik, 10 buah baliho dengan ukuran 2 x 3 meter dan 16 Spanduk dengan ukuran 1.5 x 5 meter untuk masing-masing Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta 10 buah spanduk dengan ukuran  1.5 x 5 meter untuk masing-masing Calon DPD Provinsi Sumatera Barat melalui KPU Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 16 November 2018 yang lalu. (ys)

Peringati Hari Anti Narkotika Nasional, BNK Kota Solok Gelar Jambore

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier,ST,MM yang juga ketua BNK Kota Solok membuka kegiatan Jambore Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Solok dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Nasional dibawah guyuran hujan lebat, bertempat di Taman Pramuka dan Pulau Belibis, Sabtu (17/11).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Subdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Ricky Yanuarfi, Forkopimda Kota Solok, Sekretaris Daerah Kota Solok Rusdianto,SIP,MM, seluruh Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Solok, Camat, Lurah, lapisan masyarakat, serta para pelajar.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Solok Fidliwendi Alfi dalam laporannya menyebutkan, Jambore adalah sarana penyebarluasan informasi akan bahaya narkoba. “Kegiatan ini menjadi ajang silaturrahmi dan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar dan perwakilan kelurahan, agar nantinya dapat diberitahukan di sekolah maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Jambore kali ini diikuti oleh 450 orang peserta, yang merupakan utusan kelurahan sebanyak 11 orang peserta dari masing-masing kelurahan, dan 22 orang perwakilan pelajar dari Pesantren, SMA dan SMP se-Kota Solok. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal17 s.d 18 November 2018 di Taman Pramuka dan Pulau Belibis Ampang Kualo Kota Solok. Kegiatan ini diisi dengan berbagaimacam kegiatan seperti penyuluhan, lomba pidato, lomba tenda bersih dan berbagai acara hiburan lainnya.

Reinier dalam sambutanya menegaskan, BNK Kota Solok akan menggelar jambore ini setiap tahun guna meningkatkan pengetahuan masyarakat akan bahaya narkoba serta mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di Kota Solok. Pada kegiatan jambore ini juga dilaunching Kelurahan Anti Narkoba di Kota Solok.

“Kota Solok memiliki 13 kelurahan, dan semua kelurahan sudah siap dan memulai kepengurusan anti narkoba. Ini adalah langkah yang coba kita ambil untuk memberantas narkoba. Berdasarkan data yang diperoleh saat ini, angka persoalan dan permasalahan narkoba setiap tahunnya cenderung meningkat, bahkan para pelajar SMP dan SD ada yang sudah terkontaminasi ” ujar Reinier.

Saat ini disetiap kelurahan di Kota Solok memiliki 2 orang anggota Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Reinier mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah narkoba dan jangan biarkan anak kemenakan kita tertangkap karena kasus narkoba.

“Dengan adanya P4GN ini, kita coba mengajak dan menghimbau masyarakat memberantas narkoba. Peran serta tokoh masyarakat agar terus mendukung BNK Kota Solok untuk pemberantasan narkoba. Jika ada keluarga yang terindikasi, mari kita laporkan kepada Kesbangpol Kota Solok dan BNK Kota Solok untuk segera di assesment. Apabila semua kita tetap acuh, maka mereka akan menjadi pemimpin yang tidak siap nantinya,” tegas Reinier.

Kepala Subdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Ricky Yanuarfi dalam penyuluhannya mengatakan, narkoba merupakan pemicu utama tindak kejahatan seperti pembunuhan, pemerkosaan, perampokan. Diperlukan gerak nyata dari kita bersama memberantas ini sebelum bertambah besar.

Ricky mengatakan, saat ini tak ada satupun instansi di Indonesia yang benar-benar bersih dari narkoba, semua instansi sudah terpengaruh narkoba. Sejauh ini, berdasarkan data yang diperoleh, BNN, Bea Cukai, TNI, Polri memberantas narkoba baru berhasil menumpas sebanyak 5 ton narkoba jenis Shabu di seluruh Indonesia, dari jumlah total Shabu yang beredar sebanyak 219 ton, berarti masih ada 214 ton lagi yang beredar di masyarakat. Sementara, peredaran narkoba jenis Ganja 190 ton beredar di indonesia, yang berhasil diungkap baru sekitar 15 ton.

“Setiap orang yang telah terpengaruh narkoba pasti masa depannya hilang. Untuk itulah, perlu pengawasan kita bersama, ibu/bapak di dalam keluarga jangan hanya diam. Jika keluarga terkena narkoba jangan dianggap aib, namun segera laporkan ke BNN untuk segera di assesment. Kunci utama pemberantasan narkoba adalah ibu dan bapak di dalam keluarga,” tutup Ricky.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemko Solok, Kodim 0309/Solok, Polres Solok Kota, Kejaksaan Negeri Solok dan BNK Kota Solok bersama Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Ormas, Pengurus Kampung Anti Narkoba Kelurahan, Pelajar dan seluruh lapisan masyarakat Kota Solok.

Adapun isi kesepakatan itu ialah menjauhkan diri kami, secara pribadi dan keluarga serta anak kemenakan dari penggunaan narkoba apapun. Akan melarang, menghalangi setiap indikasi penggunaan narkoba di Kota Solok. Serta melaporkan setiap kegiatan narkoba kepada yang berwajib, agar tidak meresahkan masyarakat. (dn)

Pemilu 2019: KPU Kota Solok Tetapkan 46.997 Pemilih

Solok, (InfoPublikSolok) – KPU Kota Solok laksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT HP-2) Pemilihan Umum Tahun 2019. Bertempat di d’Relazion, Senin (12/11).

Rapat Pleno dihadiri oleh Wakil Walikota Solok, Reinier, Ketua LKAAM, Bundo Kandung, Pimpinan Partai Politik se-Kota Solok, Bawaslu, Polres Solok Kota, Kodim 0309/Solok, PPK dan PPS se-Kota Solok, serta dinas terkait di Pemerintah Daerah Kota Solok.

Kordinator Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Solok, Jonnedi pada rapat pleno terbuka tersebut mengungkapkan bahwa Penetapan DPT HP-2 ini telah melalui proses panjang yang pada akhirnya dapat ditetapkan dengan rincian sebagai berikut : Kecamatan Lubuk Sikarah tercatat 25,845 orang pemilih yang terdiri dari 12.803 berjenis kelamin laki-laki, dan 13.042 orang perempuan yang tersebar di 115 TPS dengan 7 Kelurahan.

Sementara di Kecamatan Tanjung Harapan tercatat 21.152 orang pemilih yang terdiri dari 10.333 orang laki-laki dan 10.819 orang perempuan yang tersebar di 91 TPS dengan 6 Kelurahan. Sehingga total Pemilih pada DPT HP-2 Kota Solok adalah sebanyak 46.997 orang pemilih, 23.136 laki-laki dan 23.861 perempuan.
Partai politik yang hadir pada kesempatan itu menyetujui DPT HP-2 yang disampaikan oleh KPU Kota Solok dan berharap ini sudah keputusan final tidak adalagi perobahan karena telah menyita banyak waktu baik KPU ataupun pihak-pihak terkait.

Ketua Bawaslu Kota Solok juga sepakat dengan keputusan KPU Kota Solok terhadap DPT HP-2 yang telah ditetapkan dan diserahkan kepada Partai Politik. Setelah meminta tanggapan dan saran dari Partai Politik dan Bawaslu akhirnya KPU Kota Solok menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan untuk Kota Solok Pemilu Tahun 2019 sebanyak 46.997 Pemilih.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Solok, Asraf Danil H S.Sos, MM menyampaikan bahwa penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT HP-2) merupakan data yang akan digunakan dalam Pemilu tahun 2019 nantinya. “Kita berharap semua lapisan masyarakat yang telah memiliki hak pilih telah terdata sehingga dapat digunakan untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019 menyalurkan haknya di bilik suara,” ungkap Asraf.

HM. Rusli Khatib Sulaiman sebagai Tokoh masyarakat yang juga sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Solok mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pemilu 2019, menjaga ketertiban, keamanan dan tentunya ikut partisipasi dalam memberikan suara memilih wakil rakyat dan presiden beserta wakil pilihannya.

Wakil Walikota Solok, Reinier, berharap kepada semua pihak dapat menjadikan momen penetapan DPT HP-2 ini sebagai awal untuk menyukseskan Pemilihan Umum tahun 2019 nantinya, Karena pada dasarnya data pemilih inilah yang akan menjadi awal dari permasalahan. Bila semua masyarakat telah terdata sebagai pemilih, maka pada hari pemilihan nantinya dapat menggunakan hak pilihnya. (ys)

KPU Kota Solok Gelar Kursus Kepemiluan

Solok, (InfoPublikSolok) – Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok mengadakan Kursus Kepemiluan, bertempat di lokasi Agrowisata Sawah Solok, Selasa (6/11).

Kegiatan ini turut dihadiri seluruh komisoner KPU Kota Solok, jajaran sekretariat serta 20 orang peserta Kursus dengan latar pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Kursus kepemiluan merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dikemas dalam bentuk ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kursus Kepemiluan kali ini merupakan kegiatan gelombang ketiga yang diselenggarakan KPU Kota Solok.

Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil H, S.Sos. MM dalam sambutannya mengajak peserta untuk memaknai semboyan ‘Pemilih Berdaulat Negara Kuat’. Agar peserta memahami hubungan kepemiluan dengan demokrasi, kedaulatan rakyat sebagai pemegang kekuatan tertinggi mencerminkan bahwa negara Indonesia merupakan negara demokratis. Dengan pemilu rakyat menyerahkan kedaulatannya kepada wakil rakyat baik di legislatif dan eksekutif.

Koordinator divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Solok, Ir. Arif Santosa, dalam materinya menjelaskan lembaga penyelenggara Pemilihan Umum di Indonesia yang sifatnya hirarkis dari pusat sampai ke daerah yaitu KPU RI untuk Pusat dengan 7 orang anggota, KPU Provinsi ditingkat provinsi dengan 5 orang anggota serta KPU Kabupaten/Kota di tingkat Kabupaten/Kota dengan 5 orang anggota.

Pada kesempatan itu juga dijelaskan tentang Pemilu, manfaat pemilu, sistem pemilu, sejarah pemilu, Pemilih pemula, syarat-syarat menjadi pemilih serta peran masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pada pemilu mendatang.

Ilham Eka Putra SE, MM Koordinator Divisi Teknis menyampaikan pada pemilu Tahun 2019 akan menggunakan Lima surat suara, yaitu Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah(DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dengan istilah “Pemilu Lima Kotak”, Ilham berharap kepada seluruh peserta Kursus dapat menyampaikan informasi ini kepada lapisan masyarakat dan mengajak tetangga dilingkungan masing-masing untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Kemudian, Koordinator Divisi Hukum Susi Kartika Wati, SH menghimbau kepada semua peserta dan suluruh unsur yang telibat dalam pemilihan umum serentak tahun 2019 agar selalu bekerja sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan sehingga pemilu itu dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas sehingga lahir pemimpin yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut Koordinator Divisi Perencanaan dan Data Jonnedi, SE, MM mengajak peserta Kursus terlibat dalam proses Demokrasi yang sedang berjalan termasuk juga dalam Tahapan Pemilu 2019. Seiring dengan tahapan yang berjalan KPU saat ini serius dalam Pemutahiran data Pemilih Hak Konstitusional warga negara sebagai pemilih agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya ungkapnya. (ys)

 

KPU Kota Solok Laksanakan GMHP Serentak serta Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019

Solok, (InfoPublikSolok) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok laksanakan kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) serta sosialisasi tahapan Kampaye melalui Daklarasi Kampanye Damai Pemilu Tahun 2019. Bertempat di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Rabu (17/10) siang.

Hadir dalam acara ini, Walikota Solok yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Nova Elfino, Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Amnasmen, Pimpinan Partai Politik beserta seluruh Calon Tetap Anggota DPRD Kota Solok Pemilu tahun 2019, Tim kampanye Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden tingkat Kota Solok, Kesbangpol, Kapolres Solok Kota, Dandim 0309 Solok, Camat dan Lurah Se-Kota Solok, Ketua KAN, LKAAM, Bundo Kanduang dan Bawaslu Kota Solok, serta jajaran KPU Kota Solok.

Dihadapan 400 orang yang hadir dalam acara tersebut Ketua KPU Kota Solok Asraf Dani H dalam sambutannya menyatakan bahwa Gerakan Melindungi Hak Pilihini bertujuan agar semua pemilih terdaftar dengan baik.

Dalam kegiatan GMHP ini ada tiga kegiatan utama yaitu, mendata pemilih yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), memperbaiki data pemilih yang keliru, dan menghapus pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Secara singkat, proses penetapan daftar pemilih dimulai dari perekrutan calon anggota PPK, PPS dan Pantarlih. Kegiatan Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih dari 17 April hingga 17 Mei 2018 lalu dengan mencoklit data dalam DP4 sebanyak 48.546, penetapan Daftar Pemilih Sementara sebanyak 42.739, Penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan sebanyak 43.858, Penetapan Daftar Pemilih Hasil Perbaikan Akhir dan Daftar Pemilih Tetap sebanyak 42.862, hingga Penetepan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan-1 sebanyak 42.586.

“Proses yang telah dilalui ini mencerminkan kesungguhan untuk memperoleh data pemilih yang tepat, akurat, dan berkualitas demi terjamin dan terlindunginya hak pilih pada Pemilihan Umum Tahun 2019, GMHP pada hari ini, Rabu tanggal 17 Oktober 2018 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dimulai dari tingkat PPS atau kelurahan,” ungkap Ketua KPU.

Disamping itu, juga dilaksanakan Pembacaan Deklarasi Kampaye Damai Pemilu Tahun 2019 dengan seluruh Calon Anggoata DPR Kota Solok Pemilu Tahun 2019 yang dituangkan dalam bentuk penandatangan naskah deklarasi oleh seluruh Calon Tetap, KPU, Bawaslu dan Unsur Pimpinan Daerah Se- Kota Solok.

Mewakili Walikota, Nova Elfino dalam sambutannya berharap kepada peserta Pemilu tahun 2019 atau Partai Politik, dihimbau agar mencermati data pemilih hasil perbaikan atau DPTHP-1 dan memastikan bahwa dirinya, keluarganya, serta tim pendukungnya telah terdaftar dalam daftar pemilih, instansi atau stakeholder agar memastikan jajarannya telah mencermati atau men-cek data Pemilih, apakah sudah terdaftar atau belum, masyarakat untuk mencermati Daftar Pemilih, dan untuk memastikan seluruh anggota keluarganya telah terfasilitasi hak pilihnya.

“Tahapan kampanye telah dan akan berlangsung dari tanggal 23 september 2018 hingga 13 April 2019, Deklarasi kampanye di Indonesia bukanlah hal baru, Sejak pemilihan langsung tahun 2005, jargon pemilihan damai selalu diteriakkan lantang. Tidak ada demokrasi dengan kekerasan dan manipulasi. Pemilihan tidak boleh berujung permusuhan, kerusuhan apalagi perpecahan,” ujar Nova Elfino.

Lebih lanjut, Ia menghimbau agar masyarakat menjadikan pemilihan sebagai akomodasi beragam kepentingan, bukan menghantam mereka yang tidak sependapat. Pemilihan merupakan jalan demokratis memilih pemimpin yang qualified. Ikuti aturan, hindari adu domba, dan hormati pilihan yang berbeda.

Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Amnasmen, SH memberikan apresiasi yang tinggi terhadap KPU Kota Solok yang telah berkerja secara maksimal untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan GMHP dan Deklarasi Kampanye Damai. “Mari berperan aktif dalam pesta demokrasi tahun 2019,” ajaknya.

Koordinator Divisi Program dan Data KPU Kota Solok, Jonnedi Memandu peserta dalam GMHP dengan pengecekan Daftar Pemilih menggunakan Portal www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan aplikasi mobile daftar pemilih KPU yang dapat di unduh melalui playstore dengan mengetik KPU RI.

Uji petik data diawali dengan memasukkan NIK Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat Amnasmen, Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Irman Yefri Adang yang diikuti oleh seluruh peserta yang memilik HP android untuk memastikan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum, bagi yang belum terdaftar silahkan mengisi tanggapan masyarakat yang telah disiapkan oleh operator aplikasi Sidalih KPU Kota Solok. (ys)

Tim Wasrik Inspektorat Kodam Bukit Barisan Kunjungi Kodim/0309

Tim Pengawas dan Pemeriksaan (Tim Wasrik) Inspektorat Kodam I/Bukit Barisan (Itdam I/BB) yang diketuai oleh Kolonel Inf. Widya Prasetyo, S.Pd melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) kepada Kodim 0309/Solok dan Kodim 0311/SSD di ruang Yudha Makodim 0309/Solok, Selasa (16/10).

Kolonel Inf. Widya Prasetyo, S.Pd mengawali sambutannya dihadapan personel staf Makodim 0309/Solok mengungkapkan bahwa Tim Wasrik merupakan suatu tim yang ditugasi untuk melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap produk administrasi dan pertanggungjawaban keuangan yang dilaksanakan oleh staf terkait yang meliputi bidang Intelijen, Operasi, Personel, Logistik, Teritorial dan Perbendaharaan. Tujuannya adalah untuk melaksanakan fungsi kontrol kepada pejabat tertentu agar tidak keluar dari ketentuan-ketentuan dalam proses pembuatan produk administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.

Lebih lanjut Ketua Tim menyampaikan bahwa kedatangan tim Wasrik bukan untuk mencari-cari kesalahanan “kedatangan kami sebagai tim Wasrik di satuan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, akan tetapi sebagai fungsi kontrol kepada pejabat pembuat produk administrasi dan pertanggungjawaban keuangan agar tidak keluar dari kaidah ataupun ketentuan-ketentuan yang berlaku,” kata Ketua Tim.

“saya harap proses pengawasan dan pemeriksaan ini dapat berjalan dengan baik dan saya juga berharap agar para petugas pembuat produk maupun pertanggungjawaban keuangan lebih kooperatif,” imbuhnya.

Ketua Tim juga menambahkan, bilamana nantinya ada temuan terhadap produk dan pertanggungjawaban keuangan akan segera ditindaklanjuti. Dalam proses pengawasan dan pemeriksaan produk administrasi dan pertanggungjawaban keuangan, Ketua Tim dibantu oleh tiga orang Pamen diantaranya adalah Letkol Inf. Drs. Nelson Rajagukguk, Letkol Cku. Elfindra dan Letkol Inf. Hendra Wijaya.

Kegiatan ini selesai pukul 16.00 WIB, temuan dari hasil pemeriksaan akan disampaikan secara tertulis kepada satuan jajaran Kodam I/BB melalui Analisa Hasil Pemeriksaan (AHP).
(hy)

Satpol PP & Damkar Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Sat Linmas Dalam Tanggap Darurat Bencana

Solok, (Info Publik Solok) – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Solok gelar pelatihan peningkatan kesiapsiagaan dalam tanggap darurat bencana terhadap 140 orang personil Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kota Solok. Pelatihan penanggulangan deteksi dini dalam bencana ini dilaksanakan selama dua hari (16 s/d 17 Oktober 2018). Pembukaan dilaksanakan di Sport Hall Tanjung Paku.

Kabid Linmas Satpol PP dan Damkar Kota Solok Edwin Putra, SH. MM menyebutkan, sebelum melakukan praktek di lapangan para personil Linmas akan dibekali teori terlebih dahulu, melalui bimbingan dari Satpol PP & Damkar Kota Solok, BPBD Kota Solok serta Kodim 0309/Solok

Edwin menambahkan saat ini fungsi Linmas menurut masyarakat hanya disaat momen tertentu seperti Pemilu. Namun sebenarnya Linmas adalah penjaga keamanan yang paling depan di masyarakat.

“Bahkan selama ini Linmas dipandang kurang efektif di masyarakat. Kita berikan motivasi ilmu untuk memperkuat kedudukan Linmas ini,” ujarnya.

Selama dua hari para anggota Linmas diberi bekal mengetahui cara-cara penanggulangan bencana alam seperti banjir, kebakaran dan bencana lainnya.

“Jadi, setelah pembekalan ini nanti diharapkan Linmas akan langsung turun apabila ada bencana dan melaporkan pada kita. Bukan hanya itu dalam rangka untuk terciptanya keamanan dan kenyamanan di masyarakat kita harus terus memberdayakan juga meningkatkan kapasitas Linmas,” jelas Edwin. (sg)