Didikan Subuh Masjid Nurul Yaqin Kampung Jawa Pukau Tim Penilai Propinsi

Didikan Subuh Masjid Nurul Yaqin Kampung Jawa Pukau Tim Penilai Propinsi

didikan subuh

Solok, (MC Kota Solok) – Didikan Subuh Masjid Nurul Yaqin Kampung Jawa Pukau Tim Penilai Propinsi. Tim Penilai Lembaga Didikan Subuh Tergiat Propinsi Sumatera Barat Tahun 2015 takjub saat sesi penilaian interaktif pada kegiatan Didikan Subuh Minggu ( 17/5 ) di Masjid Nurul Yaqin Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan.

Peserta didikan subuh yang dinilai adalah santri MDA Nurul Yaqin yang tahun ini menjadi duta Kota Solok dalam penilaian Lembaga Didikan Subuh Tergiat Tingkat Propinsi Sumatera Barat. Di awal penilaian saja para petugas didikan Subuh tampil dengan performa sangat apik dan memukau. Pembawa Acara sukses menjalankan peran selaku MC dengan variasi 3 bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris). Dikuti dengan pembacaan Ayat Suci Alqur’an yang melantun merdu, hapalan Surat Pendek dengan irama khas timur tengah yang menyentuh. Tak kalah bagusnya penampilan dari santri yang memperagakan Shalat Jenazah yang disertai keranda jenazah yang menambah hidupnya suasana peragaan shalat jenazah. Lantunan Asmaul Husna dengan ‘langgam’ terbaru yang dibawakan oleh beberapa orang santri dengan di akhir penampilan semakin membuat hadirin takjub. Semua peserta secara umum berhasil memukau Tim Penilai Propinsi dan seluruh penonton yang memadati ruang masjid Nurul Yaqin.

Tim Penilai Lembaga Didikan Subuh Tergiat Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang diketuai oleh Drs. H. Yulius Said Dt. Tan Basa, setelah sesi interaktif menyampaikan kekagumannya pada santri MDA Nurul Yaqin Kampung Jawa karena secara keseluruhan peserta didikan subuh tampil gemilang. Dt. Tan Basa yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Propinsi Sumatera Barat, menambahkan, sesi penilaian interaktif merupakan sesi tersulit yang sering menjatuhkan nilai peserta didikan subuh karena tidak dapat direkayasa. Dalam sesi interaktif, peserta yang diuji dipilih langsung oleh Tim Penilai secara acak untuk membaca satu ayat Al-Qur’an yang tergolong sulit. Semua santri yang diuji mulai dari kelas 1 sempai kelas 7 dapat menunjukkan kemampuan baca qur’an dengan baik dan lancar dihadapan tim penilai. Hanya saja koreksi dan evaluasi dari Tim Penilai Propinsi pada bidang Tajwid Bacaan yang perlu diasah dan ditingkatkan lagi. Penilaian Didikan Subuh Tergiat ini berlaku bagi semua Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat yang tentunya penilaian akan semakin ketat dalam menentukan lembaga didikan subuh yang mendapat peringkat terbaik.

Diakhir Acara, Walikota Solok menyampaikan sambutannya dihadapan Tim Penilai dengan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Walikota Solok berharap Penilaian Didikan Subuh Tergiat Tingkat Propinsi dapat menjadi pemicu semangat serta motivasi Peserta didikan subuh dan Para Guru Pembimbing agar kegiatan didikan subuh lebih baik lagi kedepannya. Walikota Solok  juga berpendapat bahwa Didikan Subuh merupakan sebuah konsep tentang pembentukan kepribadian muslim dalam sistem kependidikan yang berdasarkan Islam yang mencakup seluruh aspek kehidupan yang berguna bagi pembentukan watak dan kepribadian anak muslim. Untuk itu, diharapkan seluruh lembaga didikan subuh se-Kota Solok tertantang untuk berkompetesi menjadi yang terbaik di Kota Solok agar dapat mewakili Kota Solok pada penilaian serupa di tahun depan.

turut hadir pada acara ini Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Solok dan Kepala SKPD terkait.(Kesra/Junaidi)