Dimensi Kendaraan Barang Jadi Target Utama Razia Gabungan

Solok, (InfoPublikSolok) – Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Provinsi Sumatera Barat lakukan Razia Gabungan dan Sidang bertempat di depan pintu masuk Terminal Bareh Solok selama tiga hari berturut-turut tanggal 27 s/d 29 Maret 2018.

Razia Gabungan kali ini melibatkan tiga instansi dibawah koordinasi Kementerian Perhubungan, BPTD Wilayah III Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Perhubungan Kota Solok. Selaian ketiga instansi tersebut razia gabungan ini juga melibatkan pihak Polres Solok Kota, Subdenpom Solok, Kerjaksaan Solok dan Pengadilan Kota Solok, serta Jasa Raharja Solok.

Kepala BPTD Wilayah III Provinsi Sumatera Barat Aryandi mengatakan Razia kali ini menitik beratkan kepada dimensi kendaraan yang kerap melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Banyak kendaraan barang yang membawa muatannya melebihi dimensi kendaraan yang ada, bahkan tak sedikit oknum pengusaha yang nakal menambah ukuran bak kendaraan yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan yang berlaku”, ungkap Aryandi.

Ronal Afero Pegawai Dinas Perhubungan Kota Solok saat dilapangan mengatakan, “Penindakan pelanggaran lalu lintas dengan bermodalkan meteran ini baru pertama kali dilakukan di Kota Solok, ini merupakan hal yang sangat bagus dalam penegakan hukum dan memberikan efek jera kepada pengemudi dan pengusaha untuk tidak melanggar ketentuan yang berlaku”, katanya.

“Ini juga berguna untuk saling menjaga keselamatan pengemudi itu sendiri dan orang lain tidak hanya mengedepankan ke untungan semata, apalagi Kota Solok merupakan salah satu kota perlintasan di pulau Sumatera, tambah Ronal.

Razia Gabungan kali ini, berhasil menjaring sebanyak lebih kurang 309 kendaraan yang  dijatuhi sanksi tilang oleh Pengadilan Negeri Kota Solok, yang akan memberikan efek jera kepada pengemudi dan pengusaha untuk tidak melanggar ketentuan yang berlaku. (fw)