Dinas Kesehatan Selenggarakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Kader Lansia

Dinas Kesehatan Selenggarakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Kader Lansia

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan menyelenggarakan sosialisasi peningkatan kapasitas pengetahuan kader lansia se Kota Solok tentang penilaian status gizi lansia di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok. Acara sosialisasi ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 3-4 September 2018.

Acara ini dihadiri oleh kepala Dinas Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Kabid Kesmas dan P2P, dr. Pepy Ledy Soffiani yang didampingi oleh Kasi Kesga dan Gizi Masyarakat, Ns. Aprinur Azwira, S.Kep, yang diikuti sebanyak 108 orang dari Kader Lansia se Kota Solok. Dengan narasumber Sri Zilwardati, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat yakni dan dr. Reno Sari Chaniago, Sp.S. dari RSU Solok.

Dr. Pepy Ledy Soffiani dengan sambutannya menyampaikan Kader Lansia Kota Solok sudah banyak berperan aktif, dapat dilihat telah terbentuknya 36 posyandu lansia berkat inisiatif dan kemauan serta dorongan bimbingan petugas kesehatan Puskesmas dan melaksanakan kegiatannya sesuai kebutuhan serta ketersediaan sarana/prasarana.

“Keberadaan Posyandu Lansia di Kota Solok merupakan wujud nyata dan cerminan kebutuhan masyarakat khususnya pada usia lanjut terhadap pelayanan terjangkau, berkelanjutan dan mutu dalam rangka mencapai masa tua yang sehat, bahagia, berdayaguna dan produktif selama mungkin,” tutur Pepy.

Sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan usia lanjut dalam mencapai masa tua bahagia dan berdaya guna, juga meningkatkan pengetahuan kader lansia tentang bagaimana kesehatan lansia. Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan kader terkait masalah kesehatan yang dialami oleh usia lanjut dalam rangka pemberian pelayanan kesehatan usia lanjut, meningkatnya mutu pelayanan kesehatan usia lanjut, dan kader lansia juga lebih banyak mengetahui tentang bagaimana kesehatan lansia tersebut.

Sri Zilwardati, SKM menyampaikan tentang perubahan fisiologi pada Lansia, masalah gizi pada lanjut usia yakni terjadi kegemukan, KEK, kekurangan zat gizi mikro, penyakit kronik degeneratif. Juga menjelaskan tentang penentuan dan penilaian status gizi pada lansia (berat badan, tinggi badan, panjang depa, tinggi lutut, tinggi duduk, Lingkar lengan atas). Bagaimaana pelayanan gizi usia lanjut seperti kebutuhan energi, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan cairan serta prinsip gizi seimbang.

dr. Reno Sari Chaniago, Sp.S meyampaikan tentang apa yang dimaksud menua, teori proses menua, peluang menghambat penuaan, faktor risiko penuaan dan penyakit yang mungkin timbul, beberapa penyakit saraf pada usia lanjut yakni demensia, stroke, dan parkinson.

Dengan diadakan sosialisasi ini nantinya kader-kader yang telah diberikan pengarahan serta melaksanakan dan melakukan pembinaan kesehatan terhadap lansia dengan upaya secara promotif, preventif, dan kwalitatif. Sehubungan dengan itu kader juga perlu mengetahui tentang bagaimana penilaian status gizi lansia nantinya. (ig)

Tags: , , , , , ,