Dinas Pendidikan gelar Forum SKPD

49IMG_9962

Solok.(MC) – Memeratakan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan menigkatkan kualitas pendidikan di Kota Solok, merupakan persoalan utama yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, dan selain itu Pemerintah Kota Solok juga harus memperbaiki dan melangkapi beberapa komponen instutusi pendidikan, sebagai sarana pununjang, diantaranya memperbaiki sarana pembelajaran seperti buku, perpustakaan, alat pemebelajaran, bengkel kerja, serta memperbaiki manajement sekolah.

Berangkat dari hal tersebut, di Kota Solok sekumpulan tenaga pengajar dan beberapa unsur terkait dengan dunia pendidikan yang ada didaerah setempat melaksanakan musyawarah kerja yang dinamakan dengan Forum SKPD Dinas Pendidikan Kota Solok 2015. Musyawarah yang dilakukan dalam forum SKPD tersebut bertujuan untuk mewujudkan sinergisitas prioritas program dan kegiatan pembangunan hasil dari musrenbang kecamatan dengan rancangan renja dinas pendidikan tahun 2016.

Dari liputan MC, Forum SKPD Dinas Pendidikan kota Solok tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Solok, Irzal Ilyas, dilaksanakan di Aula SMPN 5 kota Solok, Rabu (11/3), dan dihadiri oleh pimpinan SKPD lingkup kota Solok, ketua dewan pendidikan, dan seluruh jajaran dians pendidikan setempat.

Dalam kesempatannya itu, Walikota Solok mengatakan, menciptakan pemerataan pendidikan merupakan masalah pokok yang harus ada dalam sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh penyelenggara pendidikan didaerah setempat. Dan dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu berfikir secara kritis, kreatif, dan inovatif, merupakan tugas yang harus diemban oleh para tenaga pengajar tanpa membedakan latar belakang sosial dan ekonomi para generasi penerus yang ada.

Lebih jauh disampaikannya, dalam mendukung gerakan pemerataan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kementrian Sosial RI, telah meluncurkan beberapa program, dan telah disalurkan oleh pemerintah daerah tingkat dua melalui instansi terkait. Diantaranya, bantuan dana untuk penunjang sarana pendidikan, dan bantuan untuk pendidikan anak yang berada didalam keluarga kurang mampu, katanya.

Sementara itu dalam kesempatan lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Rafadli, mengatakan, dalam menyelenggarakan pendidikan di daerah setempat dia telah menerapkan prinsip Start earlier yakni memberikan layanan pendidikan sedini mungkin.

Dikatakannya dalam mengaplikasikan prisip tersebut, diawali dengan meneyelenggarakan gerakan PAUD didaerah setempat, yang nantinya berorientasi terhadap peluang bersekolah setinggi mungkin ( stay longer) melalui pendidikan menengah universal (PMU) yang diiringi dengan peluasan akses keperguruan tinggi.

Selain itu dikatakannya, dalam menyelenggarakan pendidikan di kota Solok, dinas pendidikan setempat juga memakai sistim Rich Wider yakni memperluas jangkauan dan menjangkau yang tidak terjangkau. Dalam pelaksanaan sistim tersebut yakni dengan memberikan bantuan terhadap siswa miskin, katanya.

“ Kita ingin anak anak tersebut mendapatkan pendidikan yang merata, tampa membedakan latar belakang sosial dan perekonomian keluarga mereka “ , imbuh Rafadli mengakhiri.

%d blogger menyukai ini: