Dinas Pendidikan adakan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Mutu

Solok, (MC Kota Solok) – Kualitas pendidikan  menjadi perhatian berbagai kalangan, tidak hanya kalangan pendidikan, tetapi juga masyarakat. Mereka menginginkan munculnya perubahan dalam hal upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Fakta menunjukkan bahwa kualitas pendidikan kita belum sempurna sebagaimana yang diharapkan bila dibandingkan dengan di negara lain.

Demikian dikatakan  Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Drs.H.Dodi Osmond, M.Si pada pembukaan Sosialisasi Sekolah Berbudaya Mutu di Aula Dinas setempat, Kamis, (5/10/17)  yang didampingi Widiaiswara dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Delviati, M.Pd, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Hj.Inna Wahyuningsih, S.Pd.MM, pejabat Struktural serta para Kepala Sekolah .

Lebih lanjut  Dodi Odmon menyampaikan  bahwa Budaya mutu sekolah merupakan faktor yang penting dalam membentuk siswa menjadi manusia yang memiliki sikap penuh optimisme, berani, terampil, berperilaku  kooperatif, individu yang ulet, disiplin, beretos kerja yang tinggi, pandai menangkap peluang. Sekolah yang memiliki keunggulan budaya mutu dapat dilihat dari beberapa variabel seperti perolehan nilai, perilaku siswa, proses pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler, kondisi fisik sekolah, kinerja perpustakaan, lingkungan sekolah, budaya sekolah, dan manajemen sekolahnya, yang berpengaruh terhadap kinerja individu dan mutu sekolah itu sendiri.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam rangka Pembinaan Peningkatan Budaya Mutu Di Sekolah Dasar akan melaksanakan pemilihan sekolah model terbaik Sekolah Berbudaya Mutu. Pemilihan ini difokuskan pada penilaian mutu pendidikan secara keseluruhan (whole school), dengan tetap memberikan apresiasi kepada sekolah yang memperlihatkan kategori tertentu dari mutu yang dinilai. Kategori ini yaitu 1) budaya mutu pembelajaran, 2) budaya mutu ekstrakurikuler kesenian, 3) budaya mutu manajemen berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, 4) budaya mutu pengelolaan perpustakaan sekolah.

Pada kesempatan tahun ini  sekolah yang ikut serta dalam sosialisasi adalah terdiri dari 20 sekolah dasar  (SD) se Kota Solok. Semoga Kota Solok nantinya akan ikut berbicara dalam prestasi di tingkat nasional tahun ini.

Kegiatan Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar nanti dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan motivasi para pelaku pendidikan dalam melakukan pembinaan budaya mutu untuk mewujudkan pengembangan bakat, prestasi maupun kepribadian siswa selaras dengan program peningkatan dan pembinaan mutu sekolah dasar pada tingkat nasional.(SK)

%d bloggers like this: