Dinas Pertanian Targetkan Peningkatan Produksi padi 20 % Melalui Jajar Legowo

Dinas Pertanian Targetkan Peningkatan Produksi padi 20 % Melalui Jajar Legowo
anaman padi dengan sistim Jajar Legowo di Kelurahan Sinapa Piliang

Tanaman padi dengan sistim Jajar Legowo di Kelurahan Sinapa Piliang

Solok, (MC Kota Solok) – Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan (DPPK) Kota Solok menargetkan peningkatan produksi padi sebesar 20 % dari rata-rata produksi 6 ton/hektare, peningkatan produksi padi itu bukan tidak mungkin dicapai mengingat tingkat kesuburan lahan dan penerapan teknologi baru sistem jajar legowo.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Kota Solok Jefrizal, S.Pt dalam memimpin rapat operasi khusus (Opsus) penanaman padi teknologi jajar legowo di kantornya Senin (22/6) mengatakan, di Kota Solok luas areal tanam 800 hektar. Dari luas tersebut separohnya beririgasi teknis yang bisa dipacu pertanaman.

Untuk musim tanam Juni, Juli dan Agustus 2015, para petani di areal persawahan irigasi teknis dianjurkan menerapkan tanam padi sistim jajar legowo, teknologi yang dianjurkan itu sudah banyak dilaksanakan di lapangan bahkan pada musim tanam 2014 lalu terjadi peningkatan produksi 15%, namun untuk musim tanam 2015, ditargetkan peningkatan produksi 20%.

Untuk menggairahkan petani melaksanakan teknologi jajar legowo itu, pemerintah propinsi Sumatera Barat membantu cost produksi Rp.1.200.000/ hektar. Bantuan itu berupa biaya pengolahan lahan, biaya pembelian pupuk kompos dan biaya pembelian pupuk buatan. Bagi petani yang tidak melaksanakan teknologi jajar legowo tentu tidak diberi bantuan, kata Jefrizal.

Teknologi jajar legowo memang masih awam dikalangan petani apalagi mereka beranggapan dengan menerapkan sietem jajar legowo terjadi kehilangan rumpun padi, sebenarnya tidak demikian, dimana sistem jajar legowo menerapkan pertanaman 4-1 artinya 4 baris tanaman kemudian dikosongkan 1 baris seperti halnya pembuatan saluran drainase. Pada barisan kiri dan kanan disulam lagi benih seperti halnya pemagaran. Artinya benih yang dikosongkan 1 baris tadi diselipkan kebarisan tanaman kiri dan kanan.

Melalui sistim tersebut, jumlah rumpun tanaman bertambah, jangan hanya mengandalkan rumpun yang ada melainkan harus ditambah untuk pagarnya sehingga populasi rumpun tanaman yang biasanya 5.000/petak sawah bisa bertambah 6.000/petak sawah. Bertambahnya jumlah rumpun tentu menaikan produksi. Keunggulan lain jajar legowo bisa menekan serangan hama tikus, serangan blast dan penggerek batang, jumlah anakan bertambah dan penyebaran cahaya matahari terwujud. (Alfian)

Tags: , , , , , ,