Dishub Gelar Razia Kelengkapan Kendaraan Bermotor

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Perhubungan Kota Solok dan instansi terkait melaksanakan razia terhadap kendaraan yang STNK telah habis masa berlaku, Buku KIR serta SIM. Razia dilakukan di depan kantor Dinas Perhubungan Kota Solok selama 4 (empat) hari di mulai sejak Senin 26 sampai 29 November 2018.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan, keselamatan berkendara, sadar administrasi dan mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah dan pendapatan pusat melalui pemeriksaan STNK, TNKB, BUKU KIR dan SIM.

Razia ini dilaksanakan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Solok dibantu petugas Penguji Kendaraan Bermotor, Polantas Polres Solok Kota, POM Kodim 0309/Solok, Pengadilan Negeri Kota Solok, dan Kejaksaan Negeri Kota Solok.

Dalam hal ini, Polisi mengacu pada UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 68 ayat 1 yang berbunyi: setiap kendaraan bermotor yang dioperasionalkan di jalan wajib dilengkapi TNKB dan STNK. Pasal 68 ayat 2 berbunyi: STNK memuat data kendaraan bermotor, identitas pemilik, nomor registrasi kendaraan bermotor, dan masa berlakunya.

Selain itu, Polisi mengacu pada Perkap No. 5/2002 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan. Dalam Pasal 37 ayat 2 disebutkan bahwa STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan di jalan.

Pasal 288 ayat 1 berbunyi: setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan yang tidak dilengkapi STNK dan STCK yang ditetapkan oleh Polri juga sebagaimana dimaksud Pasal 106 ayat 5 huruf a dipidana dengan kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Dan dari Dinas perhubungan mengacu pada UU No 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ, PP No 55 tahun 2015 tentang Kendaraan, dan PP No 80 Tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran LLAJ. (fw)