Harkitnas Momentum Perjuangan Bangsa

Harkitnas Momentum Perjuangan Bangsa

IMG_1054Solok, (MC Kota Solok) – 20 Mei  merupakah sebuah momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia, yang merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi modern. Hal tersebut dikatakan wali kota Solok, Irzal Ilyas, dalam kesempatannya pada upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional ke 107 di lapangan upacara kantor Balai kota Solok, Selasa ( 20/5).

Dikatakannya melalui peringatan Harkitnas, marilah kita kenang kembali bagaimana semangat perjuangan bangsa  dan dijadikan sebagai teladan serta motifasi untuk hari selanjutnya.

Perjuangan bangsa indonesia belum  berakhir. Perjuangan ini adalah abadi, untuk menuju indonesia maju dan modern, berkeadilan, sejahtera, berdemokrasi serta bermartabat. Jika dihitung dari titik awal kebangkitan nasional tahun 1908, berarti kita telah berproses lebih dari seratus tahun untuk menjadi bangsa yang berdaulat yang secara terus menerus bergelut dengan perubahan.

Sebagaimana kita ketahui dalam visi-misi presiden RI, pembangunan mental dan karakter bangsa menjadi salah satu prioritas utama program pembangunan pemerintah indoensia sekarang ini.

Pembangunan karakter tidak hanya di jajaran birokrasi pemerintah tetapi juga pada seluruh komponen masyarakat, itulah yang disebut dengan revolusi mental, yang mengharapkan terjadinya SDM yang kreatif,inifatif, berdedikasi,disiplin,kerja keras, dan taat aturan, paparnya.

Sejalan dengan semangat dan jiwa kebangkitan nasional tersebut, maka peringatan hari kebangkitan nasional ke 107 tahun 2015 ini mengambil tema “melalui hari kebangkitan nasional kita bangkitkan semangat kerja keras mewujudkan indonesia maju dan sejahtera” tema ini mengandung makna bahwa kebangkitan nasional sekarang lebih difokuskan pada perwujudan kerja nyata dengan berkerja lebih keras dan produktif.

Momentum Harkitnas ini juga harus mampu membangkitkan kembali nilai kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi tantangan yang ada dengan menggelorakan rasa bangga dan cinta tanah air. Tidak ada bangsa yang maju tanpa perjuangan dan kerja keras, tidak ada bangsa yang maju tanpa pengorbanan. Dan tuhan tidak akan merubah nasib suatu bangsa, kecuali mereka berusaha merubah diri mereka masing-masing, imbuhnya mengakhiri.

Dari liputan Media Center, upacara peringatan Harkitnas kali ini diikuti oleh Walikota Solok, pimpinan SKPD, Muspida, unsur organisasi, LSM, dan perwakilan beberapa orang pelajar yang ada di kota Solok. Pada kesempatan ini Dinas perhubungan dan informatika pemerintahan kota Solok dan Bagian Humas Sekretariat daerah Kota Solok berperan sebagai penanggung jawab upacara ini.(gia)