Sosialisasi Perlindungan Perempuan Lansia

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Solok melaksanakan Sosialisasi tentang Perlindungan Perempuan Lansia bagi Kader Perempuan Lansia se-Kota Solok, di Aula Dinas Pemberdayaan, Kamis (12/4).

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Sekretaris Dinas PPPA didampingi oleh Kepala Bidang dan jajarannya, yang diikuti oleh 39 orang Kader Perempuan Lansia se Kota Solok. Narasumber Neni Andriani, M.Psi, Psikolog, CHt, M.NLP dari Jogja Consultant Cabang Padang dan Ibrahim, S.IP dari Kementrian Agama Kota Solok.

Masa lanjut usia (Lansia) adalah merupakan periode penutup dari siklus kehidupan seseorang yang dimulai dari umur enam puluh tahun keatas dengan ditandai dengan perubahan penurunan kondisi fisik dan phisikologis maupun social untuk saling berinteraksi satu sama lain.

Sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan pemahaman Kader lansia tentang peningkatan kualitas hidup agar perempuan lansia tidak merasa khawatir dan cemas serta siap menghadapai hari tua dengan tenang sehingga nantinya terwujud lansia sehat dimasa tua dan bahagia.

Dalam sambutannya Kepala Dinas PPPA Kota Solok diwakili oleh Sekretaris Dinas PPPA menyampaikan “Proses menua sangat individual dan berbeda-beda perkembangannya pada tiap individu, karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yang mempengaruhi proses menua adalah asupan makanan, pendidikan, sosial budaya, penyakit infeksi/degeneratif, higiene sanitasi lingkungan, ekonomi dan dukungan keluarga. Faktor internal yang mempengaruhi proses menua adalah kemunduran psikologis, perubahan status sosial sangat mempengaruhi proses menua pada seseorang”, jelasnya.

Pada acara tersebut Narasumber memberikan materi tentang Memahami Lansia dari Sudut Pandang Neuropsikologis dan  Lansia  dengan Problematikanya. (as).