Kantor Ketahanan Pangan Kota Solok melakukan pengambilan sampel bahan pangan

Kantor Ketahanan Pangan Kota Solok melakukan pengambilan sampel bahan pangan
Jpeg

Kota Solok – Kantor Ketahanan Pangan melakukan survey pengambilan sampel ke lapangan dalam rangka uji labor terhadap pangan olahan dan pangan segar pada hari Rabu (01/07). Tim yang tergabung dalam pengambilan sampel ini adalah Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan , Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Koperindag), Kantor Pengelolaan Pasar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Kantor Ketahanan Pangan. Tim ini mengambil sampel bahan pangan ke Pasar Raya Solok dan Pasar Pabukoan secara transparan dengan menemui pedagang, membeli bahan dan mengisi blanko pengambilan yang ditandatangani oleh pedagang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah terawasinya keamanan pangan yang beredar, khususnya di Kota Solok. Menurut Kepala Kantor Ketahanan Pangan  Ir. H. Ikhwan Marosa, pengambilan sampel bahan pangan yang berjumlah 13 sampel, termasuk kerupuk , sayuran dan ikan dari Sibolga ini sebagai langkah pembinaan kepada pedagang dan pelaku usaha khususnya di wilayah Kota Solok. Hasil dari pengambilan sampel ini akan dikirimkan ke BPOM Padang, guna meneliti keamanan bahan pangan. Jika hasil uji terhadap sampel ternyata positif menggunakan salah satu dari zat berbahaya seperti formalin, organoleseptik, Ceril, Borax, pestisida dan lainnya, maka pelaku usaha/pedagang diberi pembinaan awal terlebih dahulu. Dengan pembinaan awal, minimal pelaku usaha/pedagang mengetahui akibat dan bahaya dari bahan – bahan tersebut pada pangan yang dijual.

Kepada masyarakat, dihimbau agar berhati-hati dalam memilih bahan pangan termasuk pabukoan yang marak pada bulan puasa ini. Khusus untuk residu pestisida, yang umumnya petani gunakan dalam pemeliharaan sayuran, ada ambang batas penggunaan yang diperbolehkan/ masih aman dikonsumsi tubuh. “Namun demikian, masuknya pestisida sedikit demi sedikit dalam jangka waktu lama juga akan berpengaruh buruk pada kesehatan”, tegas Kepala Kantor Ketahanan Pangan. Harapan kita bersama, hasil uji sampel bahan pangan ini ialah negatif, yang berarti keamanan pangan yang ada di Kota Solok dalam keadaan baik.