Kelurahan Nan Balimo Kampanyekan Bahaya LGBT dan Stop KDRT

Kelurahan Nan Balimo Kampanyekan Bahaya LGBT dan Stop KDRT

Solok, (InfoPublikSolok) – Kelurahan Nan Balimo melaksanakan sosialisasi bahaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dan Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta Kekerasan Terhadap Anak di Aula Kantor Lurah Nan Balimo Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, Selasa (23/10/2018).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Lurah Nan Balimo tersebut merupakan salah satu kegiatan non fisik dari program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2018.

Kegiatan yang dihadiri oleh ketua LPMK, Ketua RT dan RW, kader PKK, pemuda serta tokoh masyarakat Nan Balimo tersebut dilaksanakan dengan menghadirkan tiga narasumber dari Dinas Sosial, RSUD Solok dan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Lurah Nan Balimo Edisadarma Putra, dalam sambutannya mengatakan bahwa LGBT ini sangat marak sekali pada saat sekarang ini. Kita sebagai warga harus waspada dan tetap melindungi keluarga kita dari LGBT ini.

Ketua LPMK Nan Balimo Drs. H. Suhatmi Tole dalam arahannya menyampaikan bahwa LGBT ini tidak nampak ciri-cirinya, “Kita tidak bisa menduga bahwa seseorang itu LGBT, ini yang menghantui masyarakat saat ini. Kita harus hati-hati terhadap hal tersebut,” sorot Ketua LPMK.

Kabid Perlindungan Anak Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Deli Harni memaparkan bahwa yang menjadi korban dari KDRT adalah kaum perempuan dan anak-anak, mereka tidak berani melapor karena terancam jiwanya dan takut terbuka aibnya. Disini peran Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan perlindungan dan mencegah terjadinya KDRT tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Hj. Rosavella YD menyampaikan ada beberapa faktor yang harus diantisipasi sebagai penyebab terjadinya LGBT diantaranya adalah faktor keluarga karena kurangnya perhatian, faktor lingkungan karena salah pergaulan dan faktor genetik.

Senada dengan hal tersebut, menurut dr. Soufni Morawati, Sp.PK dari RSUD Solok, LGBT ini selain merusak jiwa manusia, juga merusak kesehatan. Salah satu penyakit mematikan yang disebabkan oleh LGBT ini adalah menyebarnya Virus HIV/AIDS. Sudah banyak kasus-kasus tersebut kita lihat di berbagai tempat.

Disisi lain saat ditemui setelah kegiatan berlangsung, Lurah Nan Balimo Edisadarma Putra, berharap jangan sampai kota Solok ini ada warganya yang LGBT, karena imbasnya sangat besar sekali terhadap masyarakat sekitar nantinya. Kita tidak mau negeri kita mendapat azab dari Allah SWT seperti yang ditimpakan kepada kaum Nabi Luth. (iid)

Tags: , , , ,