Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Solok mengadakan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak bagi Kepala  Sekolah  SD/MI, SMP/MTs se-Kota Solok bertempat di Aula Dinas PPPA , Senin (7/5/2018).

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakilli oleh  Sekretaris Yusmaniar, SH.MM didampingi oleh Kepala Bidang dan jajarannya, serta diikuti oleh 50  orang peserta, dengan narasumber Nelwetis SKM, MPH dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Kepala Dinas PPPA Kota Solok menyampaikan Sekolah Ramah Anak bukanlah membangun sekolah baru, namun mengkondisikan sebuah sekolah menjadi nyaman bagi anak, serta memastikan sekolah memenuhi hak anak dan melindunginya, karena sekolah menjadi rumah kedua bagi anak, setelah rumahnya sendiri. “Kami berharap dengan adanya Sosialisasi Sekolah Ramah Anak hari ini dapat membuka mata hati kita untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak di sekolah kita masing-masing”, harap Yusmaniar.

Pada acara tersebut Narasumber memberikan materi tentang Kebijakan  Sekolah Ramah Anak dan Penerapan Sekolah Ramah Anak . Nelwetis SKM, MPH sebagai nara sumber menyampaikan Kebijakan Sekolah Ramah Anak harus didukung dengan adanya Deklerasi, SK penetapan sekolah  oleh Kepala Daerah, dan Kebijakan tertulis yang medukung Sekolah Ramah Anak dan juga Prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak Non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak dan penghormatan terhadap pandangan anak.

Sekolah Ramah Anak merupakan perwujudan Pemenuhan Hak  dan Perlindungan Anak selama anak berada di sekolah melalui sekolah yang Bersih, Aman, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Asri, dan Nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi dan psikososial anak perempuan dan anak laki-laki termasuk anak yang memerlukan pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus dan untuk mewujudkan kondisi aman dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan pengawasan. (as)

Tags: , , , ,