Kerap Dilanda Banjir, DPRD Tinjau Drainase Jalan Imam Bonjol

Solok, (InfoPublikSolok) – Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can bersama jajaran Komisi II Bidang Pembangunan melakukan peninjauan ke lapangan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat Kelurahan Tanah Garam terkait dampak buruknya drainase yang terlalu sempit. Sehingga mengakibatkan beberapa titik mengalami kebanjiran, seperti di jalan Imam Bonjol, depan Pondok Pesantren Al Mumtaz, Kelurahan Tanah Garam, Minggu (23/9/2018).

Dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, didampingi Ketua Komisi II, Daswippetra Dt. Mjj. Alam beserta anggota Komisi II, Bayu Kharisma, Hj. Nurnisma, Zulkarnain dan Yosri Martin. Sedangkan dari Pemerintah Kota Solok juga hadir Staf Ahli, Edi Candra, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Jefrizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Jaralis beserta jajaran, Kabag PAP, Jupri serta Lurah Tanah Garam.

Komisi II Bidang Pembangunan saat melakukan peninjauan kelapangan menemukan adanya drainase yang kurang lebar dan tidak sesuai dengan debit air yang mengalir, sehingga mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi di beberapa titik pemukiman. Kondisi ini sangat perlu dilakukan perbaikan secepat mungkin agar air dari beberapa perumahan dapat dengan lancar mengalir melalui drainase.

“Setiap laporan masyarakat harus ditinjau secara langsung di lapangan agar kita memahami apa masalah dan solusinya yang akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Kota Solok bersama dengan OPD yang terkait,” ucap Ketua Komisi II, Daswippetra Dt. Mjj. Alam di lokasi

Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can, SE menambahkan, “Ini tugas utama kita dalam menerima laporan masyarakat. Perbaikan untuk sarana drainase yang terlalu sempit ini harus terlaksana dalam tahun ini, sebab banjir yang selalu melanda kawasan ini sudah sering terjadi ketika hujan deras,” tegasnya.

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota. Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. (wh)