Kodim 0309/Solok Gelar Rakor KB-Kes

Solok, (InfoPubliSolok) – Kodim 0309/Solok mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB-Kes) Tahun Anggara 2018 di Ruang Yudha Makodim 0309/Solok, Senin (16/07).

Rakor Program KB-Kes TA. 2018 dibuka oleh Kasdim 0309/Solok Mayor Inf. Supadi dan dihadiri oleh Pabung Kabupaten Solok, Mayor Inf. Togar Harahap, Danramil jajaran Kodim 0309/Solok, Kasi PPA Kota Solok Antoni H., Kabid KB Dispenduk KB Kota Solok, Yanel Faroza didampingi oleh Refliniza Nawawi dan Dewi Eka Putri, Kabid DPPKBP3A Kabupaten Solok Yunarti Sahara, Kabid DPP2KB PP&PA Solok Selatan Hj. Hermita Roza,

Tujuan Rakor Program KB-Kes TA. 2018 agar dapat dijadikan pedoman pelaksanaan Program KB-Kes TA. 2018 di wilayah Kodim 0309/Solok. Tahun 2017 yang lalu, Kodim 0309/Solok berhasil menyelenggarakan program KB-Kes dengan capaian realisasi sebanyak 9.998 akseptor KB dari 9.307 target yang ditentukan, terpenuhi target 107% baik di Kota Solok, Kab. Solok dan Solok Selatan. Dan berdasarkan penilaian di tingkat provinsi Kodim 0309/Solok berhasil menduduki peringkat ke-3.

Kasdim Mayor Inf. Supadi cukup puas dengan hasil penilaian tersebut  “saya cukup bangga dengan hasil pencapaian melebihi target yang telah ditentukan, namun perlu peningkatan diseluruh akseptor KB IUD, MOW, MOP, Kondom, Implan, Suntik dan Pil. Khusus akseptor pil di wilayah Kota Solok, Kab. Solok dan Solok Selatan masih rendah tingkat penggunanya sehingga perlu peningkatan intensitas sosialisasi kepada masyarakat, mulai tingkat Kota/Kabupaten sampai dengan tingkat RT/Jorong”.

Ada beberapa kendala yang dihadapi di lapangan, diantaranya sulitnya mencari calon akseptor KB terutama MOP sehingga perlu peningkatan sosialisasi para Babinsa di lapangan secara intensif.

Dihadapkan dengan minimnya anggaran operasional, diharapkan tidak menjadi kendala bagi para Babinsa mencari calon akseptor baru.

Kasdim 0309/Solok dihadapakan dengan target sasaran program KB-Kes tahun 2018 optimis dapat dilaksanakan secara optimal. Tentu hal ini tidak terlepas dari peran Babinsa, BKKBN dan masyarakat di wilayah binaannya masing-masing. (hy)