Kodim Solok Demonsterasi Tanaman Jajar Legowo di Areal Kelompoktani Sadar Gawan

SOLOK, – Komando distrik militer (Kodim) Solok kembali melakukan demonsterasi cara (Demcara) tanaman serentak melalui teknologi jajar legowo di areal kelompoktani Sadar Gawan Keluahan Tanah Garam Kota Solok Senin lalu
Demcara yang disponsori Kodim Solok itu dimaksudkan untuk memotifasi petani melalui kelompoktani agar secara bertahap bisa melaksanakan tanam jajar legowo karena dari hasil penelitian bisa menaikan produksi 20-25 %/ hektare.
Tanam serentak dengan menerapkan teknologi jajar legowo itu diawali oleh Damdim Solok Letkol Syafta F. Syah, kemudian diikuti Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal, Danramil, Camat Lubuk Sikarah serat ketua kelompoktani.
Sebelum tanam dilaksanakan, persiapan lahan dilakukan anggota kelompok 25 hari sebelum tanam, pengolahan tanah dilakukan 2 kali dengan interval 10 hari dari pengolahan tanah pertama, kemudian diratakan dan ditabur pupuk kandang. Pemberian pupuk kandang untuk memperbaiki stektur dan struktur tanah agar subur dan gembur.
Dihadapan anggota kelompoktani, Dandim mengatakan, terjunnya tentara masuk sawah bukan berarti petani tidak patuh dan disiplin selama ini, melainkan sebagai bentuk panggilan tugas membantu petani dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti kurang tersedianya sarana produksi (bibit, pupuk dan pestisida) akibat kelalaian dalam tata niga.
Disisi lain pihak pemerintah berkeinginan menaikan produksi padi agar tidak terjadi inpor beras, sebab Indonesia merupakan negara agraris, tanah subur dan berada digaris khatulistiwa, dengan potensinya itu, tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. Hanya saja selama ini petani masih lalai dalam meningkatkan produksi akibat keterbatasan teknologi.
Melalui teknologi jajar legowo, diharapkan terjadi peningkatan produksi padi karena banyak manfaat dari penerapan tanam jajar legowo, diantaranya bisa menekan serangan hama tikus, proses fotosintesis cukup baik akibat pemerataan pencahayaan dan yang tidak kalah pentingnya bertambahnya jumlah rumpun padi.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Jefrizal sebelumnya menyampaikan, sejak adanya himbauan pemerintah pusat dalam peningkatan produksi padi, sudah disikapi dengan baik oleh Pemerintah Kota Solok melalui dinasnya, terhitung sejak bulan Januari 2015 lalu, sudah dimulai penerapan paket teknologi jajar legowo.
Dari hasil penghitungan melalui pengambilan ubinan, diakui terjadi peningkatan produksi padi 25 %, ini menunjukan teknologi tanam jajar legowo sangat baik dilaksanakan, untuk membantu petani dalam tanam jajar leowo disalurkan bantuan baik dari pemerintah pusat dan Kota Solok, terang Jefrizal. (Alfian)

tanam legowo kodim solok

tanam legowo kodim solok

%d blogger menyukai ini: