Sosialisasi Pemilihan Media Tradisional Terbaik Tahun 2018

Sosialisasi Pemilihan Media Tradisional Terbaik Tahun 2018

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier mengakui Media Tradisionil memegang peran yang sangat penting dalam menyampaian informasi ditengah masyarakat, juga sebagai hiburan dalam menggalakkan kesenian tradisionil dimasyarakat, sebab ranah minang memiliki banyak kesenian yang perlu dikembangkan kembali.

Hal itu dikatakan Wakil Walikota ketika membuka Sosialisasi Pemilihan Media Tradisional Terbaik tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2018 di Aula Bappeda, Senin ( 14/5/18) yang dihadiri Kadis Komunikasi dan Informatika Sumbar diwakili Kabid Informasi Komunikasi Publik Indra Sukma,S.Kom, Kadis Kominfo Kota Solok diwakili Lusya Adelina,SE,MM dan undangan lainnya.

Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Indra Sukma dalam laporannya mengatakan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi daerah dalam rangka menghadapi penilaian lomba Media tradisional terbaik tingkat Sumatera Barat tahun 2018, makanya perlu diadakan Sosialisasi. Untuk kali ini katanya diikuti beberapa pelaku seni dan Dinas Kominfo Kota  Padang, Pesisir Selatan, Pariaman, Mentawai, Kabupaten Solok Selatan,  Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung ,Kabupaten Dharmasraya dan tuan rumah Kota Solok. Dengan nara sumber Mulyadi Muthalib Kementrian Kominfo RI, Budayawan Rizal Tanjung, Sekretaris Kominfo Kota Solok  Lusya Adelina,SE,MM.

Selanjutnya Wakil Walikota Reinier mengatakan dengan digelarnya  Sosialisasi Media Tradisional  ini akan dapat merangsang pelaku seni di daerah untuk kembali menghidupkan dan memasyarakatkan kesenian tradisional ditengah masyarakat , juga sekaligus pembinaan dan pemberdayaan media tradisional. Untuk Kota Solok kata Reinier kesenian tradisinal memang tiap tahun ditampilkan dikalayak ramai seperti silek dalam kain saruang ditangah sawah, Ilau, randai, tari piring serta kesenian lainnya yang mendapat respon dari masyarakat.

Untuk itu Wakil Walikota mengajak seluruh peserta untuk kembali menghidupkan kesenian tradisional yang ada didaerah, sebab generasimuda saat ini banyak dipengaruhi budaya luar tapi semua itu perlu mendapat perhatian semua pihak agar budaya ranah minang kembali membudaya dan dicintai generasi muda,”harap Reinier.

Sementara Narasumber dari Dirjen Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Mulyadi Muthalib menyampaikan, jenis teater daerah media tradisional dapat memberikan sentuhan tapi tidak merusak atau merubah pakem yang ada, harus memiliki lima unsur pertunjukan yaitu cerita, pesan (tidak merusak cerita itu sendiri), lawak, humor, musik dan tari, ungkapnya.

Lebih lanjut Mulyadi Muthalib mengatakan, kriteria dalam penilaian yaitu karakter, kemampuan memanfaatkan waktu untuk seorang pemain dalam karakternya masing-masing, menampilkan kreasi/cerita yang memikat (olah rasa melalui dialog, ekspresi). Disamping itu juga bagaimana kemampuan mengelola teknis dari moment pesan yang disampaikan dalam suatu pertunjukan, mutu/bobot pesan, penyesuaian materi pesan dengan tema yang ditentukan dan bahasa yang komunikatif (jangan terlalu banyak memakai bahasa daerah). Dari segi Hiburan, buat lawak tapi masih menyambung dengan cerita agar penonton tidak bosan dan kekompakan anggota dalam suatu pertunjukan, ungkapnya.

Dan Narasumber Rizal Tanjung menyampaikan, ” Kominfo membutuhkan metrand yang sifatnya kolektif seperti randai, ketoprak dan lainnya. Kominfo dituntut menampilkan skala nasional, bahasa yang digunakan 75% bahasa indonesia 25% bahasa daerah karena tidak semua juri mengerti bahasa daerah. Contoh pertunjukan randai dibawakan dengan konsep seni  pertunjukan panggung/ matematis panggung. Randai menjadi peluang besar untuk teather konsep metrand karena randai adalah seni kontenporel dunia, ungkapnya.

Sekdis Lusya Adelina, SE,MM mengucapkan terima kasih karena telah memilih Dinas Kominfo Kota Solok untuk menjadi tempat pelaksanaaan kegiatan Sosialisasi Pemilihan Media Tradisional Tingkat Propinsi. Untuk pembinaan kepada sanggar yang ada Kota Solok kami menggandeng Dinas Pariwisata Kota Solok. Pada tanggal 27 maret telah dilaksanakan sosialisasi pemilihan metrand Tingkat Kota Solok yang diikuti  20 sanggar seni dan akhir juni akan dilaksanakan pemilihan metrand Tingkat Kota Solok untuk diutus mengikuti seleksi pemilihan metrand Tingkat Propinsi, ungkapnya.(eg).

Tags: , , ,