Kota Solok Masuk Nominasi Nasional PHBS 2018

Kota Solok Masuk Nominasi Nasional PHBS 2018

Solok (InfoPublikSolok) – Tim penilai lomba kampung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) mendatangi kota Solok, di Kelurahan Sinapa Piliang, Kamis (3/5). Adapun tim penilai yang hadir yaitu Rachmawati, S.Sos perwakilan PKK Pusat, Marsuli, SKM, M.Kes dan Rengga dari Kementerian Kesehatan serta rombongan ibu Sekda Provinsi Sumatera Barat Anita Ali Asmar beserta rombongan.

Dalam kunjungan sekaligus penilaian tersebut, tim juri dari Jakarta didampingi oleh Walikota Solok Zul Elfian beserta jajaran pejabat Kota Solok, Forkopimda, kepala OPD se-Kota Solok, Ketua LKAAM dan Bundo Kanduang.

Walikota Solok Zul Elfian dalam sambutannya mengucapkan penghargaan dan ucapan selamat datang kepada tim penilai mewakili masyarakat Solok dan pada kesempatan itu juga Walikota mengungkapkan rasa bangganya terhadap Tim PKK KB-Kes yang bisa mewakili Sumatera Barat dalam lomba PHBS Nasional 2018.

Disisi lain, Ketua tim penilai Rachmawati, berharap dengan masuknya Kota Solok sebagai perwakilan Sumatera Barat dapat menjadi percontohan bagi Kota dan Kabupaten lainnya, karena selama ini Sumatera Barat selalu memiliki nominasi terbanyak disetiap perlombaan, akan tetapi masih belum mampu meraih pemenang utama. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Solok agar dapat memberikan hasil yang terbaik di tingkat Nasional nantinya.

“Semoga dengan masuknya Kota Solok menjadi perwakilan Sumatera Barat dapat menjadi pemicu dalam melaksanakan 10 program PKK serta menjadi Kota percontohan bagi daerah-daerah lainnya” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga Ketua PKK Kota Solok Hj. Zulmiyetti Zul Elfian menyampaikan ekspose mengenai perkembangan pelaksanaan kegiatan PKK KB-Kes sepanjang tahun 2017 sampai sekarang.

“Dengan melihat kerjasama dan semangat seluruh kader dan dukungan seluruh OPD terkait dan Lembaga Adat dan budaya bahkan BAZ, kami optimis untuk mewakili Sumatera Barat meraih prestasi di tingkat nasional, mohon doa dan dukungan kita semua, tentunya harapan ini jelas kami tompangkan kepada  Tim Penilai”, ungkap Zulmiyetti.

Adapun sepuluh indikator lomba PHBS tingkat Nasional, Antara lain, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, bayi mendapatkan ASI eksklusif, menimbang berat badan balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci dengan sabun dan air bersih.

Selain itu, penggunaan jamban sehat, pemberantasan sarang nyamuk, mengkonsumsi buah dan sayur serta melakukan aktivitas dan tidak merokok di rumah. Kegiatan diakhiri dengan rombongan juri yang berkeliling ke sejumlah titik melakukan kroscek dan menilai kondisi masyarakat. (scn)

Tags: , , , ,