Kota Solok Raih Prestasi pada Even Bulan Bakti Peternakan dan Keswan 2018

Kota Solok Raih Prestasi pada Even Bulan Bakti Peternakan dan Keswan 2018

Pesisir Selatan, (InfoPublikSolok) – Bulan Bakti Peternakan dan Livestock Expo adalah even tahunan bergengsi yang melibatkan para peternak yang diselenggarakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat. Untuk tahun 2018, Bulan Bakti Peternakan dan Keswan diselenggarakan di Kabupaten Pesisir Selatan pada tanggal 27-29 September 2018 tepatnya di Pantai Sago.

Pada even yang ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ir. Beni Warlis, MM, juga dihadiri Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian RI, Ir. Vini Murliani, MM. Bupati Pesisir Selatan selaku Tuan Rumah, Hendrajoni, SH., MH., Wakil Bupati Kep. Mentawai,  Kortanius Sabaeleake, S.Pt., Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumbar, drh. Erinaldi, MM., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumbar, Ir. Candra, M.Si. dan Kepala OPD se Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada even ini, Kota Solok ukir prestasi pada Lomba Ayam Kukuak Balenggek. Dari 2 kelas yaitu Kelas Landik dan Kelas Boko, Kota Solok menyabet 4 nomor. Pada Kelas Landik, Ayam Kota Solok menyabet peringkat II dan Harapan II, sedangkan pada Kelas Boko, Ayam Kota Solok meraih peringkat I dan Harapan III. Lomba ini diikuti oleh 19 Kabupaten/kota se Sumbar.

Tidak hanya pada Lomba Ayam Kukuak Balenggek, sapi dan kambing Kota Solok ternyata tidak kalah dengan sapi dan kambing dari kabupaten/kota lain. Hal ini dibuktikan dengan meraih dua kategori yaitu Peringkat Harapan I pada Kategori Kambing Peranakan Ettawa (PE) Betina dan Peringkat Harapan III untuk Kategori Anak Sapi Simental Betina.

Tidak ketinggalan dengan ternak, pegawai Dinas Pertanian Kota Solok juga mengukir prestasi pada Lomba Volley Pantai dengan meraih Juara II dan Lomba Kedaerahan Menggiling Cabe dengan meraih Juara III.

Pada sambutan penutupan, Ir. Beni Warlis, MM., Sabtu (29/9), menyampaikan agar para peternak terus mengembangkan usahanya untuk mendukung Program Upaya Khusus Satu Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). “Lahan yang sempit diharapkan tidak menghalangi usaha peternakan, dengan 0,25 Ha saja bisa dikembangkan 25 ekor sapi. Peternak juga bisa memanfaatkan jerami
padi dan ampas tahu sebagai bahan pakan,” tuturnya.

Sementara itu Direktur PPH Peternakan menyatakan kegembiraan akan perkembangan pembangunan peternakan di Sumatera Barat sembari menunjukkan kelebihan-kelebihan provinsi di pesisir barat Sumatera ini. “Masyarakat Sumatera Barat merupakan pengonsumsi daging tertinggi di Indonesia diantara 33 provinsi lain, capaian target Inseminasi Buatan (IB) Provinsi Sumatera Barat yang masuk tujuh besar sampai Agustus 2018 dengan 93% dan Kota Solok yang telah melebihi target dengan 126%, Realisasi KUR Sektor Peternakan dengan 150 milyar dan provinsi pertama yang bekerja sama dengan PT. Jasindo untuk menerapkan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS),” ungkap Vini.

Hendrajoni selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya acara ini dengan baik dan mengucapkan selamat jalan kepada semua kontingen dari seluruh kabupaten/kota se Sumbar. Dalam penutupan tersebut juga diserahkan bendera penyelenggaraan even dari Kabupeten Pesisir Selatan ke Kota Padang yang menandai penyelenggaraan even serupa di Tahun 2019 bertempat di Kota Padang (fa).

Tags: , , , , , ,