KPU Kota Solok Gelar Sosialisasi Silon Anggota DPRD Kota Solok Pemilu 2019

Solok, (InfoPublikSolok) – KPU Kota Solok menggelara acara Sosialisasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Anggota DPRD Kota Solok Pemilu 2019, bertempat di ruang pertemuan/aula Kantor KPU Kota Solok Jln. Tembok Raya Kel. Nan Balimo, Kota Solok, Rabu (13/6). Hadir dalam acara ini Ketua, anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok, Ketua dan Anggota Panwaslu Kota Solok, pimpinan partai politik dan operator Silon masing-masing partai politik tingkat Kota Solok.

Dalam pembukaan acara Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menyatakan bahwa tujuan pertemuan hari ini adalah menyamakan persepsi dan pandangan dalam rangka persiapan pencalonan anggota DPRD Kota Solok Pemilu 2019.

“Pada Pemilu 2019, KPU telah menyiapkan aplikasi sistem informasi pencalonan (Silon) yang akan memudahkan bagi partai politik untuk melakukan input data dan dokumen pencalonan dari masing-masing partai politik,Dengan adanya Silon ini dapat mencegah adanya data ganda calon anggota DPR atau DPRD sebagai calon peserta pemilu, karena orang yang telah mendaftar dari partai tertentu, tidak bisa lagi mendaftar ke partai lain” ungkap Budi.

Penerapan Silon pada Pemilu 2019 ini juga diharapkan bisa membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu, karena masyarakat bisa melihat langsung biodata dan rekam jejak peserta pemilu 2019 dari profil keluarga, pendidikan sampai organisasi akan ada di Silon.

Div. Teknis KPU Kota Solok Asraf Danil Handhika menyatakan bahwa Silon akan mampu memvalidasi keterpenuhan syarat 30 persen perempuan dan penempatannya di setiap dapil sesuai ketentuan. Partai politik juga dapat memvalidasi keterpenuhan syarat calon sehingga tidak ada calon ganda baik ganda antar parpol, antar dapil dan antar lembaga perwakilan. Pengisian data bakal calon hanya satu kali untuk seluruh formulir.

Asraf menambahkan “Silon juga dapat membantupartai politik menggunakan formulir sesuai format dalam Peraturan KPU, Silon juga bisa membantu DPP partai politik  memantau proses pencalonan yang dilakukan oleh DPW/DPC/DPD masing-masing partai politik, misalnya waktu pengajuan bakal calon, jumlah bakal calon yang diajukan oleh DPW/DPC/DPD dan status bakal calon yang diajukan”.

Acara dilanjutkan dengan simulasi penggunaan Silon kepada operator partai politik oleh Yeni Siska, dimana operator dari masing-masing partai politik dipandu untuk mencoba meng-entry data pencalonan dan bacaleg serta mengunggah dokumen bacaleg ke dalam silon. Pemasukkan data ini dilakukan mulai 30 hari sebelum masa pengajuan bakal calon (4 Juni 2018) sampai dengan berakhirnya masa pengajuan bakal calon (17 Juli 2018). (ys).