Lomba Duta Budaya Tingkat Kota Solok Tahun 2017

Solok (MC Kota Solok) – Dalam rangka peringatan HUT Bundo Kanduang ke-43 dan HUT Kota Solok ke-47 Tahun 2017, Bundo Kanduang Kota Solok yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata Kota Solok mengadakan “Lomba Duta Budaya” Tingkat Kota Solok yang dilaksanakan di Gedung Kubuang 13 Jl. Prof Dr Hamka Kota Solok, Senin (30/10).

Lomba Duta Budaya Tingkat Kota Solok ini dibuka oleh Wakil Walikota Solok Reinier, dan dihadiri juga oleh dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Solok, Ketua GOW Kota Solok, Ketua LKAAM Kota Solok, Ketua Bundo Kanduang, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, serta juri-juri pada lomba ini.

Lomba Duta Budaya ini di selenggarakan dalam rangka pemilihan Rang Mudo (Bagi laki-laki) dan Puti Bungsu (Bagi Perempuan) sebagai Duta Budaya Kota Solok. Pesertanya merupakan utusan dari masing-masing kelurahan dan SMA/SMK yang ada di Kota Solok dengan jumlah ± 50 orang.

Reinier, ST MM dengan sambutannya mengatakan “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau khususnya Adat Salingka Nagari Solok. Tujuannya adalah untuk mengajak dan mengajarkan generasi muda Kota Solok untuk lebih mengetahui dan memahami tentang adat dan budaya, sehingga mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai agama, adat dan budaya minang”.

Lanjut Wawako, “Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kelestarian adat dan budaya kita, khususnya bagi generasi muda Kota Solok”, harap Wawako.

Ketua Bundo Kanduang Milda Murniati, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata telah memfasilitasi kegiatan tersebut dan berharap kegiatan ini berkelanjutan setiap tahunnya. “Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya” kata Bundo.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok Hj. Elvy Basri, SE, MM mengatakan “Pengembangan sektor pariwisata salah satu prioritas kebijakan nasional dan daerah merupakan hal yang perlu kita dukung bersama. Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya dari pemerintah daerah saja, tapi juga melibatkan semua elemen, seperti pelaku wisata, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiek pandai, bundo kanduang dan seluruh masyarakat, serta tidak terkecuali dari generasi muda” kata Kadis.

Lomba Duta Budaya ini merupakan wadah untuk mencari cikal bakal Rang Mudo dan Puti Bungsu Kota Solok yang memiliki talenta dan mampu mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya yang ada, serta mampu menjadi panutan bagi Rang Mudo dan Puti Bungsu lainnya.  (MF)

%d blogger menyukai ini: