Pemko Solok Gelar Pelatihan Jurnalistik

Pemko Solok Gelar Pelatihan Jurnalistik

Solok, (InfoPublikSolok) – Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Solok mengadakan pelatihan jurnalistik bagi Pelajar dan Mahasiswa se Kota Solok. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Solok Reinier, Senin (3/9), bertempat di Aula Mami Hotel Solok.

Turut hadir pada kesempatan itu Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Solok Nurzal Gustim, Kasubag Pemberitaan dan Dokumentasi Livka Orestilla, dengan narasumber Firdaus, S.Sos General Manager Harian Rakyat Sumbar serta 50 orang pelajar dan mahasiswa se Kota Solok.

Ketua Panitia Pelaksana Nurzal Gustim dalam laporannya menyebutkan, pelatihan ini guna meningkatkan kreasi dan minat pelajar serta mahasiswa dalam menulis karya dan memahami jurnalistik. Di era reformasi, para pelajar harus berkreasi dan harus bisa menulis dan memahami topik yang dilakukan pada kegiatan ini.

Adapun tujuan pelatihan ini ialah memberikan pencerahan dan meningkatkan minat  pelajar/mahasiswa untuk mendalami karya tulis dan menjadi jurnalistik. Acara pelatihan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 3-4 september 2018 yang diikuti oleh 5 orang perwakilan setiap SLTA  dan Perguruan Tinggi di Kota Solok.

Wakil Walikota Solok Reinier dalam sambutannya mengatakan, pelatihan yang dilakukan ini merupakan hak para pelajar/mahasiswa untuk mendapatkan ruang agar bisa melakukan proses dengan benar.

Saat ini, Para pelajar harus bisa mengembangkan sayapnya. Pendidikan yang diberikan kepada para pelajar tak hanya sebatas belajar di sekolah, pembinaan jurnalistik juga sangat tepat dilakukan kepada generasi penerus bangsa.

Lebih jauh, Reinier menjelaskan keuntungan menulis sangat banyak. “Jika kemauan untuk menulis sudah tumbuh, secara otomatis ananda akan memperhatikan yang ada di sekitar kita, wawasan kita juga akan bertambah luas dengan adanya pelatihan jurnalistik ini.”

“Pemimpin kedepan diharapkan pemimpin yang kuat dan cerdas, kalian semua harus melatih diri fase per fase, melakukan proses. Pemerintah sudah memberikan melalui PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi agar ananda siap menjadi pemimpin,” ujar Reinier.

Pemimpin yang dibutuhkan kedepannya ialah pemimpin yang teruji, tak hanya bidang pendidikan, namun pada aspek lainnya. Reinier juga mengingatkan, saat ini sudah banyak sarjana yang menganggur, apalagi yang bukan sarjana. Hal ini karena lulusan kuliah banyak yang tidak memiliki skill, tak ada yang bisa dilakukan.

“Untuk itu saya harapkan agar para peserta kegiatan ini untuk mengikuti pelatihan dengan baik, dan nantinya dapat merangsang teman lainnya untuk mempelajari bidang jurnalistik,” harap Reinier. (dn)

Tags: , , , , , ,