Pemerintahan kota Solok Laksanakan Sosialisasi Penyakit Zoonosis

Solok, (MC Kota Solok) – Dinas Pertanian laksanakan Sosialisasi Penyakit Zoonosis kepada masyarakat Kota Solok, di Aula Dinas Pertanian setempat, Rabu (9/8/2017) dengan peserta  50 orang  dari unsur LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ), Bundo Kanduang, Ketua RW, dan Ketua Pemuda se Kota Solok yang dibuka Kadis Pertanian dihadiri para pejabat dilingkungan Dinas Pertanian.

Kadis Pertanian  diwakili Ir.Yurmiati,MM sambutannya mengatakan Zoonosis merupakan penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia. Sumber penularan penyakit ini malalui tanah, air, hewan invertebrata, bangkai hewan, kotoran dan tanaman yang membusuk. Penyebab dari penyakit zoonosis tersebut dipicu oleh iklim, faktor kepadatan populasi yang mempengaruhi induk semang, patogen atau vektor serta perubahan habitat hidup hewan. Seperti Rabies, Antrax, Avian Influenza, Salmonellosis, Brucellosisi, Mers cov dan Ebola adalah penyakit zoonosis yang masuk ke dalam daftar penyakit hewan menular strategis” jelas Yurmiati yang juga Kabid Pertanian,Tanaman Pangan dan Perkebunan.

“Penyakit Zoonosis ini merupakan penyakit yang harus ditangani secara lintas sektoral, dimulai dari pengendalian zoonosis yang menyerang hewannya, pencegahan penularan zoonosis dari hewan ke manusia serta penanganan zoonasis pada manusia” tambah Kadis lagi.

Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kota Solok mengatakan kegiatan sosialisasi penyakit Zoonosis ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan  potensi Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kota Solok tentang penyakit zoonosis sehingga dapat meminimalisir secara dini penularan penyakitnya.

“Perlu antisipasi akan bahaya penyakit zoonosis, salah satunya penyakit Rabies. Karena di tahun 2016 terdapat 5 kasus gigitan yang positif Rabies di Kota Solok. Untuk itu agar Kota Solok aman dari penyakit Zoonosis di himbau kepada masyarakat, jika ada hewan kesayangan atau ternak yang sakit dan tergolong Hewan Penular Rabies (HPR) seperti : anjing, kucing, kera, tikus, dll agar segera di vaksinasi dan diperiksakan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Solok, untuk pengendalian dan pencegahan penularan penyakit Zoonosis di Kota Solok” ujar  Ade Kurniati. (LM)

%d blogger menyukai ini: