Pemko Solok Tanggapi Tuduhan Adanya Indikasi Persekusi

Solok (MC Kota Solok) – Menyikapi maraknya pemberitaan tentang dugaan persekusi yang menyudutkan Kota Solok di media elektronik dan media sosial akhir-akhir ini, hal itu membawa dampak gejolak sosial di tengah kehidupan masyarakat . Untuk meluruskan pemberitaan Pemerintah Kota Solok bersama Polres Solok Kota menggelar jumpa pers guna menyampaikan bagaimana kondisi riil di Kota Solok saat ini, di Lobby Lantai 2, Balaikota Solok, Jum’at (9/6).

Hadir pada kesempatan itu Walikota Solok H. Zul Elfian Dt.Tianso, SH, M.Si, Wakil Walikota Solok Reinier, ST, MM, Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE,Wakapolres Solok Kota Kompol.Sumintak,  Forkopimda Kota Solok, Ketua LKAAM H.Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo kandung Milda Murniati, Ketua MUI Drs. Afrizal Thaib, Wakil Direktur RSUD Solok Dr.Elfahmi dan puluhan wartawan media cetak dan elektronik lokal maupun nasional.

Wako Zul Elfian dalam paparannya menyebutkan, ada 9 hal penting yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Solok dan Indonesia pada umumnya mengenai isu yang berkembang saat ini.  Pertama, Kota Solok merupakan daerah yang memegang teguh kehidupan bermasyarakat yang sesuai dengan falsafah Minangkabau, yakni Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabbullah.

Kedua, hingga saat ini kehidupan bermasyarakat, maupun kamtibmas di Kota Solok dalam keadaan aman dan kondusif, tidak seperti apa yang diberitakan di media nasional maupun media sosial.

Ketiga, masyarakat Kota Solok sangat menghargai dan memiliki toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta mengedepankan musyawarah dalam menyikapi isu-isu berkaitan dengan kemaslahatan umat, bangsa dan negara.

Keempat, terkait masalah indikasi persekusi yang dituduhkan terjadi di Kota Solok, Pemerintah Kota Solok mendukung sepenuhnya langkah-langkah percepatan penyelesaiannya dan menghormati proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh kepolisian.

Kelima, Pemerintah Daerah, Forkopimda dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat menentang segala bentuk persekusi terhadap masyarakat Kota Solok, serta menentang adanya upaya politisasi terhadap pemberitaan di media elektronik dan media sosial terkait adanya indikasi persekusi terhadap dr. Fiera Lovita.

Keenam, untuk memelihara kerukunan dan kenyamanan kehidupan bermasyarakat, Pemko Solok mengajak seluruh komponen masyarakat di Kota Solok untuk bijak dalam menelaah setiap informasi yang berkembang saat ini.

Ketujuh, masyarakat diharapkan dapat menahan diri untuk tidak melakukan upaya-upaya yang dapat berakibat tidak kondusifnya daerah kita ini.

Kedelapan, Pemko Solok bersama Forkopimda memiliki komitmen bersama untuk memberikan perlindungan terhadap warga masyarakat Kota Solok dengan berbagai upaya koordinasi lintas sektoral, termasuk wacana untuk membentuk Satgas (Satuan Tugas) “Anti Persekusi” dengan melibatkan seluruh elemen, termasuk masyarakat. Langkah cepat yang dilakukan Polres Solok Kota adalah dengan memberikan akses layanan informasi untuk pengaduan Anti Persekusi Kota Solok melalui Hotline di nomor 0822-8502-5050.

Kesembilan, Pemko Solok menjamin bahwa masyarakat Kota Solok akan tetap menerima saudari dr. Fiera Lovita sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Kota Solok, mempunyai persamaan hak dan kewajiban yang sama dengan warga masyarakat lainnya.

Saat ini, lanjut Zul Elfian, pihak Pemko Solok sedang menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam mengungkap kasus ini. “Ada sesuatu/misteri yang harus diselidiki secara menyeluruh, tidak bisa ditebak-tebak, kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Polri” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Solok  Yutris Canmenyampaikan  Pemerintah Kota Solok bersama Tokoh-tokoh masyarakat memdukung penuh pihak Kepolisian, untuk melakukan proses hukum penyelidikan dan penyidikan terhadap indikasi adanya terjadi persekusi, supaya terang benderang apa yang sebenarnya terjadi sehingga masyarakat Kota Solok maupun Nasional tahu apa yang sebenarnya terjadi. Masyarakat Kota Solok memang merasa terganggu dengan adanya kasus ini, dengan gerak cepat dari segenap unsur baik Pemerintah, Tokoh Masyarakat dan Pihak Kepolisian masalah ini dapat segera terselesaikan”, tegas Yutris.  (deni)

%d blogger menyukai ini: