Peringatan Hardiknas dan Otoda Berjalan Hikmat

Peringatan Hardiknas dan Otoda Berjalan Hikmat

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemerintah Kota Solok menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah ke 22 yang bertempat di Halaman Balaikota Solok. Rabu (2/5).

Bertindak sebagai Pembina Upacara yakni Wakil Walikota Solok Reinier, turut hadir Wakil Ketua DPRD Afdal, Forkopimda, Ketua TP PKK, GOW,DWP, Bundo Kanduang, LKAAM, Kepala OPD, BUMN/D serta Dewan Pendidikan dan Unsur Perguruan Tinggi.

Wakil Walikota selaku Pembina dalam sambutannya yang merupakan sekaligus sambutan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Dalam Negeri, menyebutkan bahwa Hardiknas tahun ini yang mengambil tema “Menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan” dan Tema Hari Otoda “Memujudkan nawa cita melalui penyelenggaran otonomi daerah yang bersih dan demokratis”.

“Sesuai dengan tema-tema tersebut marilah kita jadikan peringatan kali ini sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran pemikiran dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara. Hari Pendidikan Nasional kali ini juga kita jadikan momentum untuk melakukan refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan”, ungkap wawako.

“Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang kedepan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional 2018 ini kita perlu merenung sejenak untuk menengok kebelakang melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan untuk kemudian bergegas melangkah kedepan menggapai cita cita masa depan pendidikan nasional yang didambakan didalam UUD 1945,” jelas wawako melanjutkan sambutannya.

“Atas dasar pikiran diatas pada hari pendidikan nasional ini mari kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan yang dihidupi dan disinari dengan menyatukan tekad untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan dengan disertai niat ikhlas serta usaha yang keras tak kenal lelah dalam mengabdi didunia pendidikan”, himbau beliau.

Dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 22 ini, wawako menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri yang mengajak untuk memastikan penyelenggaran otonomi daerah, yang bersih dan demokratis pemerintah dan meningkatkan mekanisme koordinasi antara aparat pengawasan intern APIP dengan Aparat Penegak Hukum sehingga dalam menangani pengaduan masyarakat akan di pelajari bersama apakah mengarah pada indikasi korupsi atau kesalahan admistrasi agar diskresi administrasi tidak menimbulkan pidana terkait inovasi yang merupakan katalisator peningkatan daya saing dan kemajuan perekonomian daerah.

“Pemerintah Daerah diharuskan menjalankan kewenangan otonomi daerah berlandaskan kepada peraturan perundang undangan yang berlaku serta menjadikan transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolak ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga apapun kebijakan itu dapat di pertanggung jawabkan kepada rakyat”, ungkap Reinier. (dn/hp).

Tags: , , , ,