Peningkatan Pemahaman Pelayanan Kefarmasian Bagi Apoteker Se-Kota Solok

Peningkatan Pemahaman Pelayanan Kefarmasian Bagi Apoteker Se-Kota Solok

Solok (Info Publik Solok) – Dinas Kesehatan Kota Solok berikan peningkatan dan pemahaman  pelayanan kefarmasian bagi Apoteker se-Kota Solok, Selasa (3/7) di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok diwakili Sekretaris dra. Dessy Syafril, Apt. MPH,  diikuti oleh 15 orang Apoteker maupun Pengelola Apotik di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Solok. Turut hadir Narasumber Kasi Sumber Daya Kesehatan (SDK) Ns. Silvia Yuniwarti, S.Kep, serta staf seksi SDK.

Kepala Dinas Kesehatan dalam sambutannya menghimbau Apoteker dan Pengelola Apotik agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Apotik, yang berorientasi kepada keselamatan Pasien sesuai standar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pelayanan kefarmasian di Apotik, serta menjamin kepastian hukum bagi tenaga kefarmasian untuk melindungi Pasien dan masyarakat dari penggunaan obat yang tidak rasional dalam rangka keselamatan pasien.

Selanjutnya Kasi SDK Ns. Silvia Yuniwarti, S.Kep, dalam pemaparannya menjelaskan tentang alur rantai peredaran obat sesuai dengan PP 51 Tahun 2009, penjelasan jaminan mutu, manajemen, pengadaaan, penyaluran, serta dokumentasinya. juga dijelaskan standar pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang digunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam penyelenggaraan pelayanan kefarmasian.

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada Pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud capaian hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien.

lebih lanjut, juga dijelaskan temuan pelanggaran yang masih terjadi, yaitu apotek panel, melakukan fungsi distributor (penyaluran obat jumlah besar), pengadaan tidak melibatkan apoteker penanggung jawab, pengadaan obat yang bersumber ilegal, dan dokumentasi yang tidak tertib.

Harapan pada pertemuan ini yaitu dapat tersosialisasinya standar pelayanan kefarmasian serta peningkatan pelayanan kefarmasian, dan juga apoteker dan pengelola apotik sebagai sarana pelayanan kesehatan farmasi (melayani resep dokter) bukan sebagai distributor (yang mendistribusikan obat). (ig)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,