Sarasehan Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier, ST, MM membuka kegiatan Sarasehan Penanaman Nilai-Nilai Kepahlawanan Kejuangan dan Keperintisan di Kota Solok, bertempat di Aula Bappeda Kota Solok, Kamis (29/11).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kasdim 0309/ Solok Mayor Inf Supadi, Kepala Dinas Sosial Kota Solok Rosavella YD, legiun veteran Kota Solok dan ratusan masyarakat serta pelajar di Kota Solok.

Reinier dalam sambutannya mengatakan, “Sarasehan penanaman nilai-nilai kepahlawanan kejuangan Keperintisan adalah sebagai pembekalan terhadap generasi muda dengan cara mengenalkan lebih dalam akan sejarah perjuangan bangsa, yang sarat dengan suri tauladan dari para pahlawannya.

Dengan adanya sarasehan ini, diharapkan juga akan tertanam nilai-nilai keperintisan kejuangan kepahlawanan, serta merupakan salah satu upaya agar nilai-nilai kepahlawanan dapat dipahami dan dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan sarasehan juga membuat kita akan senantiasa teringat dengan peristiwa heroik pada tanggal 10 November 1945, di mana seluruh elemen bangsa saat itu dengan semangat nasionalisme yang tinggi, berjuang mempertahankan kehormatan bangsa. Pengorbanan Jiwa raga dan harta benda yang telah dipersembahkan oleh semua golongan dan lapisan masyarakat bagi keinginan tertinggi suatu bangsa yaitu kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, pengorbanan para pahlawan kita tersebut sebaiknya senantiasa dihargai dan dikenang selama-lamanya, karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa jasa pahlawannya. Untuk mengenang jasa-jasa pahlawan tersebut, tidak hanya dikenal saja tapi harus dapat melanjutkan perjuangan nya dengan mengimplementasikan dan berdaya guna dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti, kemiskinan, pengangguran keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tantangan besar para pahlawan di zaman dahulu yakni membebaskan bangsa dari penjajahan, namun saat ini tantangan yang dihadapi generasi penerus adalah membebaskan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta belenggu lain yang menghambat perkembangan serta kemajuan bangsa.

“Generasi saat ini tujuannya adalah membangun kembali Indonesia yang bermartabat, maju dan sejahtera di atas landasan keadilan dan demokrasi,” sebut Reinier.

Untuk itu, dibutuhkan kemauan kuat serta partisipasi seluruh komponen termasuk Pemuda sehingga bangsa ini dapat lebih mandiri. Sarasehan penanaman nilai-nilai kepahlawanan perjuangan dan keperintisan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi secara langsung melalui suatu forum pertemuan antara generasi pelaku pejuang dengan generasi sekarang. (dn)