KPU Kota Solok Gelar Kursus Kepemiluan

Solok, (InfoPublikSolok) – Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok mengadakan Kursus Kepemiluan, bertempat di lokasi Agrowisata Sawah Solok, Selasa (6/11).

Kegiatan ini turut dihadiri seluruh komisoner KPU Kota Solok, jajaran sekretariat serta 20 orang peserta Kursus dengan latar pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Kursus kepemiluan merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dikemas dalam bentuk ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kursus Kepemiluan kali ini merupakan kegiatan gelombang ketiga yang diselenggarakan KPU Kota Solok.

Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil H, S.Sos. MM dalam sambutannya mengajak peserta untuk memaknai semboyan ‘Pemilih Berdaulat Negara Kuat’. Agar peserta memahami hubungan kepemiluan dengan demokrasi, kedaulatan rakyat sebagai pemegang kekuatan tertinggi mencerminkan bahwa negara Indonesia merupakan negara demokratis. Dengan pemilu rakyat menyerahkan kedaulatannya kepada wakil rakyat baik di legislatif dan eksekutif.

Koordinator divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Solok, Ir. Arif Santosa, dalam materinya menjelaskan lembaga penyelenggara Pemilihan Umum di Indonesia yang sifatnya hirarkis dari pusat sampai ke daerah yaitu KPU RI untuk Pusat dengan 7 orang anggota, KPU Provinsi ditingkat provinsi dengan 5 orang anggota serta KPU Kabupaten/Kota di tingkat Kabupaten/Kota dengan 5 orang anggota.

Pada kesempatan itu juga dijelaskan tentang Pemilu, manfaat pemilu, sistem pemilu, sejarah pemilu, Pemilih pemula, syarat-syarat menjadi pemilih serta peran masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pada pemilu mendatang.

Ilham Eka Putra SE, MM Koordinator Divisi Teknis menyampaikan pada pemilu Tahun 2019 akan menggunakan Lima surat suara, yaitu Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah(DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dengan istilah “Pemilu Lima Kotak”, Ilham berharap kepada seluruh peserta Kursus dapat menyampaikan informasi ini kepada lapisan masyarakat dan mengajak tetangga dilingkungan masing-masing untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Kemudian, Koordinator Divisi Hukum Susi Kartika Wati, SH menghimbau kepada semua peserta dan suluruh unsur yang telibat dalam pemilihan umum serentak tahun 2019 agar selalu bekerja sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan sehingga pemilu itu dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas sehingga lahir pemimpin yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut Koordinator Divisi Perencanaan dan Data Jonnedi, SE, MM mengajak peserta Kursus terlibat dalam proses Demokrasi yang sedang berjalan termasuk juga dalam Tahapan Pemilu 2019. Seiring dengan tahapan yang berjalan KPU saat ini serius dalam Pemutahiran data Pemilih Hak Konstitusional warga negara sebagai pemilih agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya ungkapnya. (ys)

 

Hari Pertama, 1143 Peserta Seleksi CPNS Kota Solok Ikuti CAT-SKD

Solok, (InfoPublikSolok) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) selenggarakan Computer Assisted Test – Seleksi Kompetensi Dasar (CAT-SKD) bagi ribuan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kota Solok Tahun 2018, Selasa (6/11) di gedung Kubuang Tigo Baleh Kota Solok. CAT-SKD dibagi ke dalam tiga kelompok soal, diantaranya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 35 soal, Tes Intelegensi Umum (TIU) sebanyak 30 soal dan Tes Karakter Pribadi (TKP) sebanyak 35 soal. Total 100 buah soal dalam waktu ujian selama 90 menit.

Berbeda dari tahun sebelumnya, test CPNS tahun 2018 untuk wilayah Sumatera Barat diselenggarakan di tiga titik wilayah yakni di Kota Padang, Kota Solok dan Kota Bukittinggi. Lokasi tes wilayah Kota Solok diselenggarakan di Kubuang Tigo Baleh bagi peserta CPNS Pemerintah Kota Solok, Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya.

Seperti yang dilansir pada berita sebelumnya tanggal 6 dan 7 November dijadwalkan tes bagi peserta CPNSD Pemerintah Kota Solok, Kabupaten Solok mendapat jadwal ujian dari tanggal 7 November hingga 12 November, selanjutnya jadwal Kabupaten Sijunjung dari tanggal 12 sampai 13 November. Selanjutnya untuk Kabupaten Dharmasraya tanggal 13 hingga 17 November dan diakhiri oleh Pemerintah Kota Sawahlunto pada tanggal 17 sampai 18 November 2018.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solok, Ir. Hendaukhtri saat ditemui di lapangan mengatakan, hari ini merupakan pelaksanaan perdana bagi wilayah Kota Solok. Tes dibagi menjadi 4 (empat) sesi dimana masing-masing sesi diikuti oleh 290 orang, besok juga 4 sesi sedangkan untuk hari selanjutnya dilaksanakan sebanyak 5 sesi, tambah Ibu yang akrab dipanggil Dati ini.

Tes tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya, lanjut Hendaukhtri. Lokasi Tes benar-benar steril dari orang-orang daerah (PNS Daerah-Red), Panitia Daerah hanya mendapatkan akses untuk persiapan ujian, mulai dari registrasi manual, registrasi online hingga peserta masuk ke ruangan tes. Setelah memasuki ruangan, peserta hanya boleh berkomunikasi dengan Pengawas ujian, yakni PNS BKN Regional XII Pekanbaru yang ditugaskan untuk mengawasi CAT-SKD untuk Wilayah Kota Solok sebanyak kurang lebih 10 (sepuluh) orang. Sedangkan biaya tes ini dianggarkan oleh Pusat dengan ditambah cost sharing dari masing-masing daerah yang membuka formasi CPNS.

Tim Info Publik Solok (IPS) juga sempat mengamati proses atau aktivitas peserta tes hingga memasuki ruangan. Sebelumnya peserta melakukan registrasi manual, pada tahap ini panitia mencocokkan foto KTP dengan foto kartu ujian, sekaligus memastikan kehadiran peserta dengan menandatangani daftar hadir. “KTP dan kartu ujian merupakan dua kartu yang tidak boleh terlupakan bagi peserta. Namun KTP dapat diganti dengan Kartu Keluarga,” ujar salah seorang panitia saat diwawancarai.

Selanjutnya peserta melakukan registrasi online, pada tahap ini peserta mendapatkan pin untuk masuk ke sistem CAT. Setelah itu peserta memasuki ruangan simulator, disana peserta juga mendapatkan gambaran mengikuti CAT. Terakhir peserta diminta memasuki ruangan tes, namun sebelumnya panitia memastikan peserta hanya dibolehkan membawa KTP dan kartu ujian saja dan bagi peserta yang masih membawa tas, panitia menyediakan tempat penyimpan tas (loker). Sebelum melakukan tes, peserta diberikan pembekalan dan penjelasan untuk mengikuti tes.

Pelaksanaan tes hari pertama, Selasa (6/11), dari 1160 orang peserta terdapat 17 orang yang tidak hadir mengikuti tes, dengan rincian 1 orang pada sesi pertama, 2 orang pada sesi kedua, 6 orang sesi ketiga dan 8 orang pada sesi keempat. (eg)

MTQ Tingkat Sumbar 2019, Tuan Rumah Kota Solok Seleksi Calon Kafilah

Solok, (InfoPublikSolok) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Solok seleksi 200 qori dan qoriah hasil MTQ tingkat Kota Solok April lalu untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat ke 38 yang akan diselenggarakan di Kota Solok Maret 2019 mendatang. Seleksi selama tiga hari dari tanggal 2 s/d 4 November 2018 di Aula Masjid Agung Almuhsinin ini mendapat perhatian cukup besar dari para qori dan qoriah untuk membawa nama baik Kota Solok ditingkat Nasional.

Sekretaris Harian LPTQ Kota Solok, H. Afrizen, mengatakan, seleksi calon peserta MTQ ini dilaksanakan pemerintah daerah guna memilih dan menjaring peserta yang terbaik yang akan mewakili Kota Solok yang juga sebagai tuan rumah. Sebanyak 200 peserta yang diseleksi akan terpilih 64 peserta dengan 11 cabang lomba. Nantinya, setelah dilaksanakan seleksi, dilanjutkan dengan TC (Training Center) untuk mempersiapkan peserta mengikuti gelaran MTQ Ke-38.

“Melalui seleksi ini, agar dapat meningkatkan kualitas qari dan qariah, hafidz/hafidzah dan mufassir/mufassirah di Kota Solok, serta terwujudnya tekad kita bersama untuk membangun generasi Qur’ani di Kota Solok pada masa mendatang,” jelas Afrizen.

Sementara H. Amsaruddin Chan salah satu hakim seleksi mengatakan kepada peserta agar memiliki sifat tawadhu’. Kepintaran yang dimiliki merupakan milik Allah, jangan ada sedikitpun ada rasa sombong, atas kelebihan yang dimiliki.

“Teruslah belajar, jika saat ini tidak terpilih menjadi Duta Kota Solok dalam MTQ ke-38, semoga pada kesempatan dan di waktu lain akan terpilih,” kata Amsaruddin.

Walikota Solok yang diwakili Asisten II Jefrizal, S.Pt, MT didampingi Kabag Kesra, Happy Dharmawan, SS, Msi mengharapkan kepada tim seleksi agar bekerja secara profesional dan betul-betul melaksanakan proses seleksi dengan objektif serta selektif. Dimana, para qori dan qoriah ini merupakan hasil seleksi yang ketat yang dimulai dari tingkat Kelurahan. Untuk itu kepada peserta untuk dapat mengikuti secara baik dan serius agar dapat membawa nama baik daerah nantinya. (hd)

Turnamen Bulutangkis Walikota Solok Cup V : PBSI Payakumbuh Juara Umum

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemerintah Kota Solok malalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solok, Bidang Olahraga Prestasi sukses mengadakan turnamen bulutangkis Walikota Cup V Se-Sumatera di Sport Hall Tanjung Paku, Kompleks Kantor Dispora Kota Solok, (3 s/d 4 November 2018). Pertandingan final turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp.80 juta ini keluar sebagai Juara Umum PBSI Payakumbuh yang berhasil meraih juara di lima nomor final.

Lima nomor final dimenangkan oleh PBSI Payakumbuh melalui Sari Nadila kelompok Anak-Anak Putri, Alfin Azhar nomor Pemula Tunggal Putra, Dwi Rahmi nomor Pemula Tunggal Putri, Minjava Sulthani nomor Taruna Tunggal Putra dan Alfin Azhar/Hazel Iflah nomor Ganda Pemula Putra.

PB PORPU Bengkulu tampil sebagai Juara Umum Dua melalui Karisa Widanda nomor Usia Dini Putri dan Salsabila Sumitha nomor Remaja Tunggal Putri. Kemudian Juara Umum Tiga diraih PB TELKOM Padang menjuarai 2 nomor  melalui King Abrar Arumi nomor Usia Dini Putra dan Abayza Paterzay nomor Anak-Anak Putra.

Sebelumnya turnamen ini diikuti oleh 357 orang atlet dari 35 klub berasal dari Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat dan perwakilan dari Provinsi lainnya di Pulau Sumatera. Ada 6 kelas yang dipertandingkan di turnamen ini, diantaranya Umum, Remaja, Pemula, Taruna, Anak-Anak dan Usia Dini. Setiap kelas mempertandingkan nomor Tunggal dan Ganda yang diikuti oleh putra dan putri.

‘Jungjunglah Tinggi Sportifitas Dalam Bertanding’ adalah tema turnamen bulutangkis Walikota Cup V kali ini, yang juga didukung oleh sponsor Bank Nagari dan produsen Shuttlecock merk Espero.

Pada pertandingan final disaksikan juga Walikota Solok, Zul Elfian SH. M.Si didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok, Drs. Dodi Osmond, M.Si dan Pengurus Pengda PBSI Solok serta para undangan, Sabtu (3/11) malam.

“Kami ucapkan selamat bagi ananda kami yang berhasil juara pada malam ini. Turnamen ini  sebagai penambah jam terbang bagi atlet. Semoga kedepannya jumlah peserta dari luar daerah lebih banyak lagi dari tahun sekarang. Sekali lagi selamat bagi yang meraih juara dan bagi yang belum juara jangan berkecil hati masih banyak kejuaraan serupa lainnya, selalu jaga sportifitas dan semangat fair play,” sambut Walikota Solok.

Salah satu pemenang, King Abrar Arumi juara pada nomor Usia Dini Putra dari PB TELKOM Padang  mengatakan, “Saya sangat senang sekali juara pada turnamen ini. Untuk selanjutnya saya akan berlatih lebih keras lagi. Untuk menggapai cita-cita menjadi pemain bulutangkis tingkat nasional dan dunia. Mengharumkan nama bangsa Indonesia,” katanya. (ep)

Peletakan Batu Pertama Masjid At-Taqwa SMP Negeri 3 Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok Reinier, ST, MM letakkan batu pertama pembangunan Masjid At-Taqwa SMP Negeri 3 Kota Solok, Sabtu (3/11). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Solok Kota, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, Majelis Guru, Pensiunan, Donatur serta Alumni SMP Negeri 3 Kota Solok.

Drs. Dodi Osmond selaku Pengurus pembangunan Masjid At-Taqwa SMPN 3 Kota Solok  dalam laporannya mengucapakan terimakasih kepada Seluruh donatur yang berpartisipasi atas terlaksananya pembangunan Masjid At-Taqwa SMP Negeri 3 Kota Solok khususnya untuk H. Yenon sebagai donatur utama dalam pembangunan ini. Untuk kedepannya diharapkan pembangunan ini menghasilkan kegiatan yang positif, “Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan Masjid ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi ladang amal bagi donatur yang membantu pembangunan ini,” tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok ini.

Wakil Walikota, Reinier turut ucapkan selamat kepada seluruh alumni yang akhirnya berhasil wujudkan membangun Masjid At-Taqwa tersebut yang sebelumnya tertunda, “saya sangat apresiasi kepada seluruh pihak yang terkait dengan pembangunan ini,” ucap Reinier.

Reinier menambahkan, Pembangunan ini diharapkan dapat membantu membangun pendidikan karakter siswa dan siswi SMPN 3 Kota Solok agar tak mudah terjerumus ke dalam dunia narkoba dan minuman keras

Acara tersebut ditutup dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Walikota Solok, Kapolsek Solok Kota, Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Solok, Kepala Dinas Pendidikan yang dalam hal ini diwakili oleh Wardiman, Ketua Komite, serta Ketua Pengurus Pembangunan Masjid tersebut. (sna)

Kwarran Lubuk Sikarah Gelar Lomba Tingkat II Gudep Pramuka Penggalang

Solok, (InfoPublikSolok) – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Lubuak Sikarah Kota Solok mengadakan ‎Perkemahan Lomba Tingkat II (LT II) bagi anggota Pramuka Penggalang dari berbagai Gugus Depan (Gudep) yang berpangkalan di SD/MI Kecamatan Lubuk Sikarah di Bumi Perkemahan Taman Pramuka Ampang Kualo, yang berlangsung dari tanggal 2 s/d 4 November 2018.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Kwartir Cabang Kota Solok, Kak ‎Anasrul, SH, menurut rencana kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Ka. Kwarcab Kak Reinier, ST. MM, namun kebetulan pada saat bersamaan Wawako berhalangan karena ada kegiatan di tempat berbeda. Hadir pada upacara pembukaan Ka. Mabiran, Kak Drs. Hendri, M.Si, Ketua Kwarran Lubuk Sikarah, Kak Drs. Indra Febrianto dan juga Ka. Mabigus, Pembina pendamping serta pengurus Kwarran yang juga sebagai panitia kegiatan.

Sekretaris Kwarcab Kota Solok, merasa bangga, kepada para peserta dan pembina pendamping, meski sedang musim hujan, tampak semangat para Pramuka Penggalang untuk mengikuti kegiatan LT II ‎tanpa ada wajah yang murung. Hal ini, lanjut Kak Nas, menandakan bahwa Pramuka adalah satu-satunya organisasi kepanduan yang menanamkan pendidikan karakter bagi kaum muda yang tahan banting, mandiri, berani, jujur, disiplin dan pantang menyerah sesuai dengan tema LT II yakni ‘Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan’.

“Saya selaku Sekretaris Cabang sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Semoga dari kegiatan ini, diantara kalian 20 tahun yang akan datang menjadi generasi penerus bangsa yang berhasil,” harapnya.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Alex Mirgo pada laporannya Lomba Tingkat II ini merupakan pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk Perkemahan selama tiga hari, ini merupakan kegiatan lomba yang rutin setiap tahun untuk menguji prestasi dan evaluasi dari hasil latihan di masing-masing gugus depan serta terciptanya Pramuka Penggalang yang kreatif, terampil, mandiri serta berpotensi dan menjunjung tinggi jiwa sportifitas dalam rangka mewujudkan perastuan dan kesatuan bangsa.

Materi-materi lomba yang akan diikuti oleh peserta yang berjumlah 368 orang yang terdiri dari 23 regu putra dan 23 regu putri masing-masing regu berjumlah 8 orang, untuk regu putra lombanya adalah lomba PBB, Mendongeng, Hasta Karya, Juara Satu dan Pionering sedangkan untuk putri yaitu Pentas Seni, Kaligrafi, Memasak, Senam Pramuka dan Semaphore.

Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Drs. Indra Febrianto mengatakan kehadiran Pramuka sangat bermanfaat di masyarakat, khususnya di Kecamatan Lubuk Sikarah. ‎Anak-anak yang aktif dalam Pramuka, saya yakin dapat terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak potensi dan kualitas dirinya, terutama berkaitan dengan kenakalan remaja, seperti tawuran,  narkoba dan lain-lain.

“Banyak hal pengalaman dan pengetahuan yang akan didapatkan dari peserta dalam kegiatan LT II. Karena itu, kita harap semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai, semua materi yang diberikan bisa dijadikan modal untuk pembentukan karakter mereka, terima kasih kepada peserta, pembina pendamping dan kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dari awal sampai berakhirnya kegiatan ini nantinya,” pungkasnya.

Kota Solok Siap Sambut Peda 2019 dan Penas Tani Tahun 2020

Solok, (InfoPublikSolok) – Pekan Nasional Tani (Penas Tani) Tahun 2020 diselenggarakan di Provinsi Sumatera Barat. Dalam Penas Tani nantinya akan berkumpul sekitar 15.000 petani dari seluruh Indonesia. Mereka akan berbagi informasi, pengalaman dan keterampilan dalam usaha tani.

Walaupun Kota Padang sebagai penyelenggara utama, Kota Solok dengan jarak tempuh kurang dari dua jam sangat mungkin dikunjungi oleh peserta Penas Tani tersebut. Untuk itu diperlukan persiapan, salah satu unggulan yang akan ditampilkan adalah Agrowisata Sawah Solok di Kelurahan IX Korong dan Agrowisata Kampung Durian di Kelurahan Tanjung Paku.

Salah satu yang dilakukan dalam rangka persiapan adalah koordinasi dengan pihak terkait dan monitoring pada dua destinasi agrowisata tersebut. Sebelumnya dilakukan Rapat Koordinasi yang bertempat di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat di Sukarami dan dilanjutkan monitoring ke Agrowisata Sawah Solok dan Agrowisata Kampung Durian, Jumat (2/11).

Rapat koordinasi dan monitoring diikuti oleh Kepala BPTP Sumatera Barat, Dr. Drs. Jevky Hendra, M.Si, Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Dr. Ir. Ellina Mansyah, MP, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Ir. Candra, M.Si dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang, Dr. Ir. Munzir Busniah, M.Si, para peneliti dari BPTP dan Balitbu dan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Ir. Ikhvan Marosa, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan, Ir. Yurmiati, MM dan Kepala Bidang Penyuluhan, Ir. Zeldi Efiza.

Sementara itu, untuk menyambut event Pekan Daerah (Peda) Provinsi Sumatera Barat, rencananya akan diadakan beberapa kegiatan, diantaranya festival durian. Dalam monitoringnya ke Sawah Solok, tim menyambut baik perkembangan Agrowisata Sawah Solok dan menyarankan agar promosi agrowisata ditingkatkan, baik melalui media sosial maupun media lainnya agar destinasi ini cepat terkenal.

Sedangkan dalam kunjungannya ke Lokasi Agrowisata Kampung Durian, petani menginginkan Bimbingan Teknis Perawatan Tanaman Durian sekaligus penyediaan bibit durian untuk penyisipan. Di tempat ini tim menyarankan agar petani serius memelihara tanaman durian agar Tanjung Paku benar-benar menjadi kampung durian yang banyak dikunjungi wisatawan. Jika berhasil, tim juga mengusahakan peresmiannya dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat dan Panen Perdana oleh Presiden Republik Indonesia. (fa)

BPTPH Latih Petani Poktan Rajawali Kendalikan Hama dan Penyakit Padi

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebagai kota penghasil padi sawah yang terkenal, Kota Solok senantiasa menjadi perhatian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat.

Untuk itu, melalui Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumatera Barat, diselenggarakanlah Pelatihan Singkat Petani dengan Topik Prinsip Pengendalian Hama Terpadu, bertempat di Rumah Ketua Kelompok Tani Rajawali, Agusril Dereng di Kelurahan Tanjung Paku, Jumat (2/11).

Peserta pelatihan ini berjumlah 25 orang yang merupakan anggota Kelompok Tani Rajawali di Kelurahan Tanjung Paku. Bertindak sebagai narasumber Rina Martin, SP dari BPTPH dan Edtiya Murphy yang merupakan koordinator Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman
untuk Kota dan Kabupaten Solok.

Narasumber Rina Martin menyampaikan kiat-kiat mengendalian hama dan penyakit pada budidaya tanaman padi sawah. Salah satunya adalah dengan pemberdayaan musuh alami, pengamatan secara berkala dan pentingnya kelompok yang mempunyai ahli dalam pengendalian hama terpadu.

Selanjutnya, Edtiya menjelaskan jenis-jenis hama dan penyakit yang harus diwaspadai oleh petani yaitu; tikus, blast dan tungro. Hama tikus perlu diwaspadai karena sangat cepat perkembangannya dan dapat menyebabkan petani gagal panen.
Diantara cara pengendalian hama tikus adalah sanitasi lingkungan sawah yang baik dengan membersihkan pematang dari rumput dan gulma lainnya.

Pengamatan berkala sangat diperlukan guna mendeteksi dini penyakit blast. Penyakit blast dapat dikendalikan jika serangannya bisa dikendalikan sebelum padi mengeluarkan buah (gabah).

“Salah satu ciri tanaman padi terserang penyakit blast adalah adanya bercak belah ketupat dengan titik/inti di tengahnya pada daun,” lanjut Edtiya.

Pelatihan singkat ini sangat serius diikuti oleh para petani anggota Poktan Rajawali mulai dari pagi sampai berakhir siang menjelang waktu shalat Jumat.

Turut hadir dalam Pelatihan Singkat tersebut Nazifah, SP selaku Koordinator Penyuluh Kota Solok, Siska Nofita, SP, M.Si Selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Tanjung Harapan, Erlina Iswari selaku Penyuluh Wilayah Binaan Tanjung Paku dan Imran sebagai Petugas Pengamat Hama dan Penyakit untuk Kecamatan Tanjung Harapan. (fa)

Walikota Solok Paparkan Pengelolaan Pengaduan Layanan Publik Kota Solok

Jakarta, (InfoPublikSolok) – Walikota Solok H. Zul Elfian presentasikan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Kota Solok dihadapan Tim Evaluasi Kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) bertempat di Kantor Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia, Kamis (1/11/2018).

Tim tersebut diketuai Azwar Abubakar mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia, dengan anggota Eko Prasojo, Ahli kebijakan Publik sekaligus Dekan dan Guru Besar Ilmu Administrasi UI, Agus Pambagio, Pengamat Kebijakan Publik  dan Iin Yumiyanti, Pemimpin Redaksi detik.com. Sementara, Walikota Solok didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Zulfadli, SH. M.Si, Kasi Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik, Dedy Masry, S.Sos. M.I.Kom dan Kepala Sub Bagian Penghubung dan Kerjasama Rantau, Yopi Permana, S.STP. MM.

Kompetisi SP4N yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN-RB diikuti oleh seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Kota Solok berada pada urutan 14 dari TOP 25 instansi yang lolos ke tahapan penilaian lanjutan, setelah sebelumnya dilakukan penilaian terhadap proposal yang telah diajukan. Penilaian kali ini akan menentukan TOP 10 instansi terbaik dalam pengelolaan pengaduan layanan publik.

Walikota Solok Zul Elfian dalam paparannya menyampaikan Pemerintah Kota Solok selalu berupaya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan kanal pengaduan online yang terintegrasi dengan Aplikasi Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

“Pemerintah Kota Solok terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, setiap aduan yang masuk melalui Aplikasi Lapor! kita respon secara cepat, tepat dan tuntas,” ujar Zul Elfian.

Lanjut Wako, “Kedepan pengaduan yang selama ini langsung disampaikan kepada kami Walikota, Wakil Walikota, selanjutnya akan kita integrasikan dengan aplikasi LAPOR! agar dalam penyelesaiannya dapat terpantau dan tercatat,” ungkapnya. (eg)

Kota Solok Raih Juara I Lomba Cipta Menu Makanan Kudapan Anak Sekolah Tingkat Sumbar

Padang, (InfoPublikSolok) – Lomba Cipta Menu Makanan Kudapan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak Sekolah (PMT AS) bagi Kabupaten/ Kota se- Sumbar Tahun 2018 ini diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumbar di Aula Diklat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Prov. Sumbar, Padang, Rabu (31/10).

Hasil penilaian tim juri memutuskan Kota Solok berhasil meraih Juara I, sedangkan Juara II diraih Kabupaten Tanah Datar, Juara III diraih Kota Payakumbuh, Harapan I Kota Padang dan selanjutnya Harapan II Kota Pariaman.

Peserta lomba berjumlah 95 orang berasal dari 19 Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur pejabat pemberdayaan masyarakat yang menaungi kegiatan PMT AS, unsur Tim Penggerak PKK kabupaten/kota dan unsur pelaksana PMT AS di sekolah. Sementara, Tim juri penilai lomba cipta menu kudapan bagi anak sekolah ini berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Universitas Negeri Padang, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan TP-PKK Provinsi Sumatera Barat.

Lomba ini bertujuan untuk memotivasi Tim koordinasi PMT AS dalam mengembangkan aneka ragam dan variasi jenis makanan kudapan PMT AS sesuai dengan potensi dan spesifik makanan daerah masing-masing.

“Kegiatan lomba cipta menu ini untuk mengembangkan kreatifitas ide-ide baru dari resep menu makanan sehari-hari dengan harapan sesuai dengan selera anak sekolah. Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan penyediaan makanan tambahan anak sekolah dengan saling berkoordinasi sehingga tercapai sibergitas yang kuat di daerah,” ujar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Ketua TP-PKK Sumbar ketika memberikan sambutan saat pembukaan lomba.

Kriteria lomba ini adalah menu makan tambahan untuk PMT AS terdiri dari 3 jenis, yaitu manis, gurih dan berkuah, jenis makanan berbeda bahan bakunya dengan memanfaatkan aneka bahan pangan lokal yang mudah didapat di daerah masing-masing, juga display untuk ditampilkan, bentuk makanan menarik mudah dibuat dengan prinsip beragam bergizi seimbang aman yang mengandung karbohidrat dan protein dan bahan utama makanan merupakan olahan sendiri.

Menanggapi prestasi yang dicapai oleh Tim Kota Solok ini, Ny. Zulmiyetti Zul Elfian berharap hasil lomba ini dapat direalisasikan di Kota Solok, sehingga PMT AS semakin menarik, enak dan disukai anak-anak. (mf)