Aparat Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Ikuti Sosialisasi Pengarusutamaan Gender

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (PPPA) Kota Solok laksanakan acara Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi aparatur pemerintahan kecamatan dan kelurahan dilingkungan Pemerintah Kota Solok, bertempat di Aula Dinas PPPA Kota Solok, Jumat (11/5).

Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas PPPA Delfianto, S.Sos., dengan peserta sosialisasi Sekretaris Kecamatan, Lurah, Sekretaris Kelurahan, dan seluruh Kasi pada Kecamatan dan Kelurahan se Kota Solok. Dengan narasumber Dr. Herita Dewi, MM dari BPSDM Provinsi Sumatera Barat.

Sosialisasi digelar dalam rangka meningkatkan pemahaman dan persepsi aparat pemerintahan kecamatan dan kelurahan tentang Pengarusutamaan Gender, sehingga terciptanya kesetaraan gender dan terwujudnya pengelolaan dan penganggaran yang responsive gender, serta adanya persamaan persepsi tentang anggaran yang responsif gender.

Delfianto, S.Sos dalam sambutannya mengatakan “kita menyadari pada saat ini, pelaksanaan PUG memang tidak mudah, masih banyak tantangan dan hambatan yang perlu mendapatkan perhatian, seperti masih kurangnya pemahaman mengenai PUG dan masih ada anggapan PUG hanya kegiatan perempuan. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman tentang konsep PUG di Kota Solok ini”, ungkap Kadis.

Dr. Herita Dewi, MM dalam pemaparannya menyampaikan untuk efektifitas pelaksanaan PUG baik nasional maupun daerah, maka disusunlah Strategi Nasional Percepatan PUG melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan petunjuk pelaksanaan perencanaan dan penganggaran yang responsive gender.

“Kami berharap petunjuk pelaksanaan dapat memberikan kontribusi dalam mengimplementasikan perencanaan dan penganggaran yang responsive gender sehingga dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi masyarakat laki-laki dan perempuan sebagai penerima program”, kata Herita.

Pembangunan dengan pendekatan gender saat ini digunakan di Indonesia yang dirumuskan dalam kebijakan-kebijakan yang menjadi landasan hukum dan teknis. Pendekatan pembangunan ini dalam implementasinya menekankan kepada proses penyusunan, perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi pembangunan yang mengintegrasikan aspirasi, kepentingan dan peranan laki-laki dan perempuan didalamnya serta memperhatikan akses, manfaat dan dampak pembangunan terhadap laki-laki dan perempuan. (as)

45 Mushala di Lubuk Sikarah akan dikunjungi Tim Ramadhan Kecamatan

Kota Solok –Kegiatan Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Solok terus berlanjut. Kali ini giliran kedua Kecamatan yang ada di Kota Solok ini akan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di wilayah kerja masing-masing.

Berbeda dengan Tim Safari Ramadhan Kota Solok yang telah melaksanakan tugas pada minggu lalu ke seluruh masjid di Kota Solok, kali ini Tim Ramadhan Kecamatan akan mengunjungi seluruh mushala dan surau yang ada di wilayah kerja masing-masing.

Berdasarkan penjelasan dari Camat Lubuk Sikarah Drs. Hendri, M.Si saat melaksanakan buka puasa bersama dengan seluruh personil Tim Ramadhan Kecamatan Lubuk Sikarah Tahun 1436H di aula Kantor Camat Luibuk Sikarah, Tim Ramadhan Kecamatan Lubuk Sikarah terdiri dari unsur aparatur Pemerintah Kecamatan, Danramil 0309/01 Kubung, Kapolsek Kota Solok, Kepala KUA Lubuk Sikarah, Pimpinan Puskesmas Tanah Garam, Pimpinan Puskesmas KTK, Ketua Bundo Kandung Kecamatan, Ketua FK-LPMK Kecamatan Lubuk Sikarah, Ketua MUI Kecamatan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lubuk Sikarah, Kwarran Pramuka dan berbagai unsur tingkat Kecamatan Lubuk Sikarah lainnya yang tergabung dalam 9 tim dan akan mengunjungi 45 mushala yang ada di wilayah kerja Kecamatan Lubuk Sikarah.

Lebih lanjut Camat Lubuk Sikarah menjelaskan bahwa setiap Tim Ramadhan Kecamatan selain untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat juga bertugas untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Solok. Tim Ramadhan Kecamatan juga akan menyampaikan bantuan uang sebesar Rp.1 juta rupiah untuk setiap mushala/surau yang dikunjungi.

“Khusus untuk hari pertama ini, tim kecamatan akan mengunjungi RW Payo, karena RW ini berada di area perbukitan, dan disana terdapat delapan mushala atau surau. Agar bisa berangkat ke Payo secara bersamaan, sengaja dilakukan buka puasa bersama pada hari pertama ini di Kantor Camat” papar Hendri.