Forum Kota Sehat Solok Selenggarakan Rakor

Solok (InfoPublikSolok) – Forum Kota Sehat Kota Solok Selenggarakan Rapat Koordinasi Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2018. Selasa (3/4) di Sekretariat Kota Solok. Acara ini dibuka oleh  Ketua Forum Kota Sehat yang diwakili  Ketua Harian Drs. Arya Wentri, Apt. M.Kes, beserta anggota forum kota sehat Kota Solok dengan dihadiri 20 orang peserta.

Rapat koordinasi dipimpin oleh sekretariat forum kota sehat yaitu Despa Wildawati, SKM dimana beliau menyampaikan beberapa poin yang akan dibahas yaitu hasil workshop pengembangan Kab/Kota Sehat Tahun 2018 bersama narasumber dari pusat beberapa waktu yang lalu di Padang, bagaimana strategi melakukan pembinaan ke Kecamatan dan Kelurahan serta evaluasi penyelenggaraan FKS Tingkat Nasional. Selanjutnya ia juga menyampaikan bagaimana strategi untuk pembinaan lanjutan ke Kecamatan dan Kelurahan dengan cara mengarahkan Pokja aktif, rencana kerja, kegiatan yang akan dilakukan ke Kelurahan, permasalahan Pokja Kelurahan, unggulan pokja kelurahan dan pemberian informasi awal kelurahan untuk tim yang akan turun nantinya.

Rapat ini dilanjutkan dengan diskusi anggota forum kota sehat, dalam diskusi ada beberapa anggota yang menyampaikan saran dan masukan untuk FKS kedepannya yaitu menyampaikan kepada pemerintah daerah agar membuat program terpadu di setiap OPD yang mana programmnya terintegrasi dengan forum kota sehat. Masukan atau saran lainnya tentang membuat program inovasi PHBS serta melakukan penghijauan yang dimulai dari kantor OPD terkait agar dapat dicontoh oleh masyarakat. Dari hasil rapat koordinasi ini maka dibentuklah kelompok-kelompok kerja Forum Kota Sehat yang nantinya akan melakukan pembinaan ke Kecamatan sehat dan Pokja Kelurahan sehat dan diharapkan nantinya akan ada inovasi dalam seluruh tatanan kota sehat untuk penilaian tahun 2019. (ig)

 

Wawako Terima Kunjungan Tim Verifikasi Kota Sehat

Solok, (MC Kota Solok) – Wakil Walikota Solok Reinier  menyambut kedatangan Tim Penilai Forum Kota Sehat (FKS) dalam rangka penilaian Kota Solok untuk memperebutkan anugerah Swastisaba Wistara, di Sekretariat Forum Kota Sehat Kota Solok, Rabu (11/10) dengan   Ketua Tim Verifikasi Sofwan,SKM,MM didampingi  Iwan Setiawan SKM,Mkes dari Kementerian Kesehatan RI. Kedatangan Tim juga dihadiri  Sekda Kota Solok Rusdianto SIP,MM, Kepala OPD, Ketua Forum Kota Sehat Kota Solok Ilzan Sumarta,S.Pt,M.Si, Ketua LKAAM Kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, dan Undangan lainnya.

Wakil Walikota Reinier  sambutannya mengatakan , Kota Solok merupakan Kota kecil yang terus berkembang, pemukiman yang terus tumbuh, pertokoan bermunculan, kepadatan penduduk semakin tinggi, seiring perkembanganya diperlukan pembinaan dalam menjadi Kota Solok sebagai Kota Sehat. Tatanan yang telah di kembangkan di Kota Solok adalah tatanan sarana dan prasarana sehat, kehidupan masyarakat sehat mandiri, kawasan tertib berlalu lintas, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sosial sehat dan pariwisata sehat. “Kota Solok berharap, melalui keikutsertaan kota solok dalam mempertahankan penghargaan swastisaba wisatara pada tahun 2017 ini dapat menjadi bahan evaluasi dan kebijakan untuk menjadikan kota solok kota sehat yang lebih baik dimasa yang akan datang, sebagai tanda kebanggaan masyarakat kota solok yakni dengan harapan membawa piala swastisaba wistara pada bulan november nanti untuk ke 4 kalianya,” kata Reinier.

Sementara Ketua Tim Sofwan dalam paparannya mengatakan, pihaknya akan melihat langsung masyarakat, sampai ke Pokja, menurutnya sehat tak hanya untuk dinas kesehatan, namun seluruh OPD di pemko Solok, harus mengutamakan kehidupan sehat, hingga menurun ke tengah masyarakat perilaku hidup sehat. “sehat tak hanya untuk dinas kesehatan, transportasi juga harus sehat, di kota solok kami akan obyektif dalam menilai, tidak akan membuat laporan palsu, seharusnya saat ini sudah lengkap, dan kami tentunya berharap kota solok adalah kota yang sehat dan dinamis, yang berjalan secara kontinyu,” katanya.

Sementara Ketua Forum Kota Sehat, Ilzan Sumarta mengungkapkan  pihaknya berharap pada tahun 2017 Kota Solok  kembali mendapatkan Anugerah   Swastisaba Wistara. Selama ini pihaknya telah berusaha penuh mewujudkan tatanan pariwisata sehat dan kehidupan sosial sehat. “Cukup banyak kegiatan kami, dalam rangka mendukung Solok sebagai Kota Sehat, seperti kawasan pemukiman, sarana dan prasarana sehat, sehingga udara menjadi bersih, Car free day, alat uji emisi, menjaga sungai tetap bersih, dengan melarang pemakaian barang berbahaya,dilarang membuang sampah ke sungai dan sebagainya,”kata Ilzan.(deni).

Kota Solok Menuju Swastisaba Wistara 2015

Dinas Kesehatan Kota Solok dan Forum Kota Sehat duduk bersama membahas Kota Solok menuju Swastisaba Wistara 2015
Dinas Kesehatan Kota Solok dan Forum Kota Sehat duduk bersama mempersiapkan Kota Solok menuju Swastisaba Wistara 2015

Solok (Media Center) – Kota Solok menuju Swastisaba wistara 2015. Ungkapan ini menjadi dasar pembahasan Rapat Forum Kota Sehat yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Solok pada hari Kamis (30/07). Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Bapak dr. H. Junaidi, M.Kes dan Ketua Forum Kota Sehat Bapak Ilzan Sumarta, S.Pt, M.Si.

Diawali dengan rapat ini, Kota Solok siap atas penilaian Swastisaba wistara. Swastisaba wistara merupakan penghargaan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang berhasil menjadi daerah bersih, nyaman, aman dan sehat. Penilaian akan dilakukan oleh pemerintah pusat pada tanggal 31 Agustus – 4 September 2015.

Dalam penilaian yang dilakukan dua tahun sekali ini pemerintah pusat mengkategorikan ke dalam 3 tingkatan yaitu : swastisaba padapa (pemantapan), swastisaba wiwerda (pembinaan) dan swastisaba wistara (pengembangan).

Rapat forum kota sehat yang dihadiri oleh anggota forum kota sehat ini memaparkan tatanan yang akan dinilai. Enam tatanan yang akan dinilai adalah kawasan pemukiman sarana dan prasarana sehat, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata sehat, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, ketahanan pangan dan gizi serta terakhir kehidupan sosial yang sehat.

Terkait dengan enam tatanan tersebut, titik pantau yang akan dinilai adalah tempat penampungan akhir (TPA), bak sampah, pasar, sungai, halte, obyek wisata, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) dan hotel. Titik pantau ini menjadi penentu bagi Kota Solok untuk mendapatkan penghargaan Swastisaba Wistara 2015. (Nunung Dinkes)