Paskibraka Kota Solok Studi Banding ke Kota Yogyakarta

Yogyakarta, (InfoPublikSolok) – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Solok Tahun 2018 beserta tim pelatih dan pembina melakukan studi banding ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta selama tiga hari, 14-16 September 2018.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pemuda, Drs. Wisnu Sanjaya, M.Eng didampingi oleh Kepala Seksi Kepemudaan Usni Eko Prabowo, SE, M.IP di ruangan pertemuan Balai Kota Yogyakarta, Jumat (14/9).

“Studi banding ini merupakan reward yang diberikan oleh Pemerintah Kota Solok kepada Paskibraka Tahun 2018, karena telah berhasil melakukan tugasnya saat pengibaran dan penurunan bendera detik-detik proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 2018 kemarin. Kami berharap Kota Solok dan Kota Yogyakarta dapat menjalin kerjasama yang lebih erat lagi baik dari segi pemuda, kewirausahaan maupun keolahragaan. Salah satunya tentang Paskibraka ini, banyak sekali ilmu yang akan kami serap dari tata cara pelaksanaan maupun sistem perekrutan anggota Paskibraka dari sekolah,“ kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok, Drs. Dodi Osmond, M.Si saat penyambutan.

Dalam sambutannya Kepala Bidang Pemuda Dispora Kota Yogyakarta, Drs. Wisnu Sanjaya, M.Eng mengucapkan selamat datang kepada rombongan Paskibraka Kota Solok yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok Drs. Dodi Osmond, M.Si.

“Kami sangat senang sekali atas kunjungannya, sebelumnya kami juga menerima kunjungan dari Paskibraka Kabupaten Bandung akhir Agustus kemarin. Paskibraka Kota Yogyakarta pada saat pengibaran bendera detik-detik Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 2018 kemarin hanya memakai 38 orang siswa-siswi dari 60 SMA/SMK se- Kota Yogyakarta, selebihnya diwakilkan oleh anggota TNI dan Polri. Ini sesuai dengan intruksi dari Jakarta. Dari 5 Kab/Kota di Provinsi DI Yogyakarta hanya 2 Pemda yang memakai tata cara pelaksanaan pengibaran bendera detik-detik Proklamasi Kemerdekaan yang sama dengan Jakarta, salah satunya Kota Yogyakarta,” ungkapnya.

“Untuk tahun ini ada yang istimewa dari pengibaran bendera detik-detik proklamasi kemerdekaan adanya 20 orang perwakilan mahasiswa dari Provinsi Papua yang mengikuti upacara. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami, karena nilai-nilai kebangsaan dan persatuan sudah semakin baik,“ tambahnya.

Selain melakukan studi banding, Paskibraka Kota Solok juga melakukan karyawisata ke tempat-tempat wisata yang ada di Provinsi DI. Yogyakarta dan Jawa Tengah. (ep)

Tim Verifikasi Kemensos RI Survey Bantuan Sarana Kamar Lansia di Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Kusman, S.ST, mengunjungi Kota Solok dalam rangka verifikasi lapangan calon penerima bantuan Sarana Kamar Lansia bagi Lansia miskin, selama dua hari (11 s/d 12 Agustus 2018).

Kunjungan tim verifikasi Kemensos RI ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja yang dilakukan oleh Rahmad Budi Setiawan, S.Sos, Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial Dinas Sosial Kota Solok, ke Kemensos RI pada bulan April 2018 lalu dalam rangka pengajukan usulan bantuan Sarana Kamar Lansia, ternyata membuahkan hasil yang baik bagi warga Kota Solok khusunya para lansia miskin yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dalam kamar tidur.

Kusman menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kenyamanan kepada Lansia miskin saat berada dalam kamar. Menurutnya, pelayanan sosial sekarang bagi Lansia dilakukan baik secara home care maupun day care.

Ia mengakui, pelayanan kepada mereka itu merupakan keharusan yang dilakukan pemerintah. Kusman berharap, kaum jompo atau orang lansia tidak dikirim ke panti. Kaum jompo atau orang lanjut usia kata dia sepenuhnya menjadi tanggung jawab keluarga.

“Kehadiran para Lansia di Panti Lansia merupkan opsi terakhir. Sebab, tetap sepenuhnya tanggung jawab berada di dalam keluarga,” tandasnya.

Kemudian Kusman menambahkan terdapat 50 (lima puluh) orang Lansia di Kota Solok akan menerima bantuan tersebut, sesuai rencana akan segera diserahkan pada bulan September-Oktober tahun ini.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Solok melalui Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial, Rahmad Budi Setiawan, S.Sos, mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Kementerian Sosial RI yang telah memperhatikan Kota Solok.

Budi menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI, bahwasanya program ini hanya diberikan terbatas kepada 5 Kota/ Kabupaten di Indonesia, dimana untuk Sumatera Barat hanya Kota Solok yang menerima.

Budi menambahakan bantuan yang diberikan berupa : Kasur, Bantal, Lemari Pakaian, Perlak/Tikar dan Penerang Ruangan, dll (dengan jumlah nominal Rp.2,5 Juta).

Kemudian Budi menjelaskan, untuk mendapatkan program tersebut ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain ; Memiliki KK/KTP Kota Solok, memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kelurahan serta Tanah dan Bangunan milik sendiri. (mr)

Parpol Serahkan Perbaikan Dokumen Bakal Caleg ke KPU

Solok, (InfoPublikSolok) – Lima belas Partai Politik di Kota Solok menyampaikan hasil perbaikan dari penelitian kelengkapan dan keabsahan dokumen syarat pencalonan dan pengajuan bakal calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kota Solok Pemilu 2019 yang Belum Memenuhi Syarat (BMS). Sesuai dengan tahapan dan Jadwal perbaikan, dimulai dari tanggal 22-31 Juli 2018 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok.

Partai Golkar merupakan partai pertama yang menyerahkan hasil perbaikan dokumen syarat calon ke KPU Kota Solok pada Sabtu, (28/7). Kemudian pada hari terakhir perbaikan, Selasa, (31/7), 14 (empat belas) partai politik menyampaikan hasil perbaikan terhadap dokumen syarat pencalonan dan syarat calon yaitu Partai NasDem, PBB, PKP Indonesia, PPP, PDI Perjuangan, Gerindra, Garuda, PAN, Hanura, PKS, Demokrat, PKB, Berkarya, dan PSI.

Sebelumnya KPU Kota Solok menghimbau Partai Politik (Parpol) untuk melakukan proses perbaikan pada awal masa perbaikan, namum pada kenyataannya Parpol tetap melakukannnya di hari teakhir, sama halnya dengan masa pendaftaran.

Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil H menyampaikan bahwa perbaikan dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan/atau dokumen syarat bakal calon Partai Politik hanya melengkapi terhadap dokumen yang dinyatakan belum lengkap dan belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi.

“Parpol diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan satu kali pada masa waktu perbaikan sekaligus mengunggah dokumen perbaikan tersebut ke dalam aplikasi SiLon (Sistem Aplikasi Pencalonan)” ujar Asraf.

Bagi Partai Politik yang yang melakukan perbaikan dengan dokumen yang dinyatakan lengkap dapat diproses dengan cepat, tapi partai politik yang berkas perbaikannya belum lengkap masih diberi kesempatan untuk melengkapi sampai batas akhir perbaikan pukul 24.00 WIB. Selasa. (31/7).

“Kita berharap semua Calon yang dicalonkan oleh Parpol bisa mengikuti kontestasi demokrasi pada Pemilu tahun 2019 nantinya” imbuh Asraf.

Selanjutnya KPU Kota Solok akan melakukan verifikasi terhadap dokumen persyaratan bakal calon hasil perbaikan selama 7 (tujuh) hari, dimulai dari tanggal 1-7 Agustus 2018. Pada tahap ini KPU akan mencoret nama Bakal Calon yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dan dituangkan ke dalam Berita Acara Hasil Penelitian Perbaikan. (ys)

Pelatihan Instruktrur Senam Lansia dan Ibu Hamil

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Senam bagi Petugas Kesehatan. Diikuti oleh 30 orang peserta dari penanggung jawab Puskesmas Pembantu (Pustu) se-Kota Solok. Kegiatan ini digelar selama dua hari (30-31 Juli 2018) di Gedung Aula Dinas Kesehatan Kota Solok.

Acara dibuka oleh Despa Wildawati, SKM, Kasi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Olahraga Dinas Kesehatan Kota Solok. Narasumber didatangkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan BKOM dan Pelkes Padang, dr. Sry Rachmawaty.

Despa mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya berolahraga masyarakat secara baik, benar, terukur, dan teratur (BBTT), meningkatkan pengetahuan, sikap prilaku petugas Kesehatan untuk melakukan kegiatan aktivitas fisik atau olahraga.

Pelatihan difokuskan pada tata cara aktifitas fisik/ senam pada Lansia dan Ibu hamil, dengan harapan agar peserta pelatihan dapat memahami serta mencontohkan bagaimana teknik-teknik yang baik untuk aktifitas fisik pada Lansia dan ibu hamil.

Hari pertama pelatihan, Senin (30/7) narasumber dr. Sry Rachmawaty, memberikan pembekalan materi teori tentang Aktivitas Fisik dan Latihan Fiksik.

Aktifitas Fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi/ pembakaran kalori. Aktifitas fisik untuk hidup sehat yakni aktifitas setiap hari, minimal 30 menit atau lebih.

Latihan Fisik yaitu suatu bentuk aktifitas fisik yang terencana, terstruktur dan terprogram dengan melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang serta ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, bentuknya latihan seminggu 3 kali, intensitas sedang-berat minimal selama 20 menit. Latihan fisik terdiri dari Aerobik dan Anaerobik, yang dikatakan aerobik bila komponen aerobik lebih dominan dan anaerobik yakni tidak ada latihan fisik yang murni aerobik

Pada hari kedua pelatihan, Selasa (31/7) dr. Sry Rachmawaty menerangkan tentang teknik dan praktek langsung tata cara senam pada Lansia dan ibu hamil.

Untuk Lansia sebelum melakukan aktifitas fisik seperti olahraga, dilakukan pemantauan yang terdiri dari denyut nadi, tekanan darah, keluhan fisik.

Aktifitas fisik sangat berguna bagi Lansia agar terhindar dari penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes melitus, dll.

Sedangkan pada ibu hamil, dengan tubuh bugar dan sehat, ibu hamil tetap dapat menjalankan tugas rutin sehari-hari, menurunkan stres akibat rasa cemas yang dihadapi menjelang persalinan.

Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental agar persalinan cepat, aman dan spontan. Senam hamil baru dapat dilakukan saat kandungan mencapai 6 bulan ke atas. (ig)

Piala Menpora U-16 : Kota Solok Juara Penyisihan Regional Solok Raya

Solok, (info publik solok) – Tim Sepakbola U-16 Kota Solok diwakili oleh PS. OBOR U-16 berhasil menjadi pemuncak penyisihan Regional II Solok Raya Turnamen Liga Pelajar Piala Menpora Tahun 2018. Setelah di partai final mengalahkan PSLS Lubuk Selasih U-16 dengan skor 2-0 di Lapangan Harimau Data, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (28/07/2018) sore.

Dengan hasil ini PS OBOR U-16 Kota Solok berhak melaju ke tingkat provinsi Turnamen Liga Pelajar Piala Menpora U-16 Tahun 2018. Sepasang gol PS. OBOR pada laga tersebut diborong oleh M. Ikhsan, tambahan dua gol tersebut menobatkan M. Ikhsan sebagai pencetak gol terbanyak penyisihan Regional II Solok Raya dengan total raihan lima gol.

Perjalanan PS. OBOR U-16 meraih juara regonal cukup berliku, Penyisihan Regional II Solok Raya terbagi dalam 2 grup, setiap grup diisi oleh 3 tim. Grup A diisi oleh PS OBOR U-16 Kota Solok, Talang United U-16 dan Bintang Sago U-16 Alahan Panjang, kemudian Grup B diisi oleh POSTAR U-16 Taratak Pauh, PSLS U-16 Lubuk Selasih dan TKA U-16 Solok Selatan.

Pertandingan perdana PS OBOR U-16 Kota Solok menghadapi Talang United U-16 menang dengan skor 2-1 pencetak gol Ari Gusnaldi P dan M. Ikhsan. Pertandingan kedua melawan Bintang Sago U-16 Alahan Panjang menang dengan skor 5-0, gol dicetak oleh M. Ikhsan 2 gol, Ari Gusnaldi P, Varel Pranata dan Rudi Hermawan masing-masing 1 gol. Dengan hasil ini PS OBOR U-16 Kota Solok jadi juara group A.

Sedangkan di Grup B PSLS U-16 Lubuk Selasih berhasil jadi juara grup dengan sapu bersih dua kemenangan. Melawan POSTAR U-16 Taratak Pauh, PSLS U-16 menang dengan skor 4-0, dan melawan TKA U-16 Solok Selatan menang dengan skor 3-0. Dengan demikian sesuai aturan pertandingan juara masing-masing grup saling berhadapan di partai final penyisihan regional, mempertemukan PS OBOR U-16 Kota Solok melawan PSLS U-16 Lubuk Selasih.

“Melihat hasil ini kami dari tim pelatih sangat senang sekali. Karena melihat materi pemain lawan sangat bagus permainannya. Saya ucapkan terimakasih kepada semua tim PS OBOR U-16 Kota Solok selama mengikuti pertandingan di Regional II Solok Raya ini. Kepada pemain saya harap jangan besar kepala, tetap serius berlatih karena masih ada jenjang yang kita lalui” kata Jon Rifanos kepala tim pelatih PS OBOR U-16 Kota Solok.

M. Ikhsan peraih gelar pencetak gol terbanyak mewakili rekan-rekannya mengungkapkan rasa gembira atas capaian yang diraih dan bertekad untuk bisa bersaing dan mengeluarkan kemampuan terbaik di tingkat provinsi.

“Saya sangat senang akhirnya tim berhasil juara di tingkat Regional II Solok Raya ini. Untuk babak selanjutnya di Padang pada tingkat provinsi Sumatera Barat, kami pasti meghadapi tim yang lebih hebat lagi. Saya sebagai pemain akan mempersiapkan diri lebih baik lagi, baik dari segi teknik dan mental nantinya”, ujarnya. (ep)

Daftar skuat Tim Sepakbola Pelajar U-16 Kota Solok Piala Menpora 2018:

Muhammad Farhan Ramadhan, Alvin Andika. P (Penjaga Gawang) Arif Yasmandri, Afabil Ray Yanaf, Lio Heri Tri Kurniawan, Muhammad Hafiz, Muhammad Ade Lutfi, Ikhsanul Hakim Dirda (Belakang) Varel Pranata, Muhammada Zein, Hazel Henzy, Tio Try Saputra, Fadil Sa’adillah P, Rivo Saputra (Tengah), Muhammad Ikhsan, Ari Gusnaldi P, David Candra (Depan).

Tim Penggerak PKK Kelurahan VI Suku Juara Lomba Cipta Menu B2SA

Solok, (InfopublikSolok) – Tim Penggerak PKK Kelurahan VI Suku berhasil keluar sebagai juara I dalam Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang digelar di Balairung 99 Kediaman Walikota Solok, Selasa (31/7/18).

Atas keberhasilan itu TP-PKK Kelurahan VI Suku berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.2,5 juta, sementara untuk juara II dan III diraih Tim Penggarak PKK Kelurahan IX Korong dengan hadiah Rp.2 juta dan Tim Penggarak PKK Kelurahan Tanah Garam dengan hadiah Rp.1,5 juta.

Lomba yang mendapat sambutan itu dibuka Wakil Walikota Reinier dihadiri Kepala OPD, Ketua TP-PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian, Ketua GOW Ny. Elfia Renier, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Solok Ny. Ria Rusdianto dan undangan lainnya.

Sementara juara favorit kreasi menu aplikatif direbut TP-PKK Kelurahan KTK, juara favorit kreasi cita rasa raih TP-PKK Kelurahan Tanjung Paku dan juara favorit kreasi menu beragam dan berimbang direbut oleh TP-PKK Kelurahan Pasar Pandan Air Mati. Kepada masing-masing juara berhak hadiah uang tunai sebesar Rp.1 juta.

Kepala Dinas Pangan selaku Ketua Pelaksana Ir. Kusnadi, MM sebelumnya melaporkan kegiatan yang berkerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Solok ini diikuti 12 peserta dengan Tim juri dari Dinas Pangan, TP-PKK Kota Solok dan SMK N 3 Kota Solok, juara pertama berhak mewakili Kota Solok dalam Lomba yang sama di tingkat Provinsi, mudah-mudahan Kota Solok kembali berprestasi di tingkat Provinsi seperti tahun 2017 yang menduduki rangking II.

Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny Zulmiyetti Zul Elfian menyampaikan bahwa lomba ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh Dinas Pangan bekerjasama dengan TP-PKK Kota Solok yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu rumah tangga khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal dengan pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu.

“sehingga pada akhirnya konsumsi pangan B2SA diharapkan dapat menjadi budaya/ lifestyle masyarakat untuk hidup sehat, aktif dan produktif. Untuk itu kedepan perlu lebih banyak mendorong kaum ibu di Kota Solok agar mencintai makanan yang bergizi, yang alami demi menjaga kesehatan,” harap Ny. Zul Elfian. (ra)

Baznaz Kota Solok Salurkan Zakat Pendidikan Bagi Keluarga Kurang Mampu

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebanyak 300 Keluarga kurang mampu di Kota Solok mendapatkan bantuan dana zakat untuk biaya pendidikan pelajar dan mahasiswa. Penyaluran dana zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Solok tersebut diserahkan secara simbolis Wakil Walikota Solok, Reinier di Masjid Lubuk Sikarah, Minggu (28/7).

Ketua Baznas Kota Solok Zaini mengatakan, besaran zakat untuk dana pendidikan yang disalurkan kali ini masing-masing, Pelajar TK dan SD memperloleh bantuan sebesar Rp500 ribu, Pelajar SMP sebesar Rp600 ribu, Pelajar SMA sebesar Rp700 ribu, serta Mahasisawa Perguruan Tinggi menerima Rp1 juta.

Lebih lanjut, sampai Bulan Juli 2018, Baznas Kota Solok sudah menyalurkan zakat lebih dari Rp1 Milyar. Terkait kriteria penerima zakat pendidikan, Baznaz Kota Solok sangat selektif dalam pendataan dan telah melakukan verifikasi langsung.

“Zakat yang disalurkan tersebut tidak asal diberikan, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat kebenaran data, agar zakat dan dana bantuan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat Kota Solok yang kurang mampu tepat sasaran,” ungkap Zaini.

Wakil Walikota Solok Reinier dalam pengarahannya mengungkapkan rasa bangganya terhadap kinerja Baznas Kota Solok yang benar-benar mengurus program zakat ini dengan sangat baik dan merata. Sebab zakat yang terkumpul dari zakat 2,5 persen gaji PNS dan zakat lainnya tersebut membuat para penerima cukup terbantu dan dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang berhak menerima.

Kepada masyarakat penerima zakat, Reinier meminta untuk mempergunakan dana tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhannya.

Wawako juga berpesan agar keluarga kurang mampu di Kota Solok jangan terpaku untuk terus mengharapkan bantuan zakat, tetapi juga harus tetap berjuang untuk memperbaiki ekonomi keluarga dan nantinya juga bisa suatu saat menyalurkan zakat, Sebab sejatinya tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. (dn)

MTQ ke 38 Kota Solok Memperlombakan Kaligrafi Kontemporer

Solok, (InfoPublikSolok) – Sebanyak 14 Peserta Putra dan Putri utusan 7 Kelurahan  mengikuti cabang Kaligrafi (Khat) Kontemporer pada MTQ Nasional ke 38 Tingkat Kota Solok, Minggu (15/04/2018). Cabang yang untuk pertama kali digelar itu berdurasi selama 8 jam mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB,  di gedung belajar MIN Kota Solok.

Selama berlomba terlihat para peserta sangat serius untuk menyiapkan hasil karyanya, dimana peserta yang sebagian besarn masih pelajar dan mahasiswa sangat menikmati pembuatan karya Khat Kontemporer, melalui media cat air diatas kanvas karton untuk berkompetisi menampilkan karya terbaik yang akan dinilai dewan hakim.

Dewan hakim Ardi Satrial, MA,  ketika ditemui disela perlombaan mengatakan Khat Kon­tem­porer harus memiliki dua keahlian se­ka­ligus, Per­tama, keahlian berkreasi dengan aksara Arab dan Ke­dua peserta harus menguasai keahlian seni ­rupa.  “Ke­dua keahli­an tersebut bisa dipelajari me­lalui pendi­dikan/ pelatihan seni khat yang menggabungkan keahlian me­­nulis aksara Arab dan keahlian seni­ lukis” terang Ardi yang juga merupakan pembina dan pengajar kaligrafi di Pondok Al Mumtaz dan Pondok Quran Masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok.

“Dalam usaha pembinaan dan pengembangan seni Khat Kontemporer di Kota Solok, kedepan telah direncanakan pembangunan Rumah/Galeri Kaligrafi untuk memamerkan hasil karya khat terbaik, dan juga sebagai wadah silaturahmi dan berbagi ilmu para seniman khaligrafi di Kota Solok” ungkap Ardi

Menjelang berakhirnya waktu perlombaan, Walikota Solok, Zul Elfian didampingi Kabag Kesra, Happy Darmawan, SS. Msi mengunjungi lokasi perlombaan kaligrafi, dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan lomba cabang-cabang MTQ ke 38. Walikota menyampaikan pesan agar nantinya hasil karya kaligrafi ini dipamerkan pada saat acara penutupan, agar karya seni islami ini dapat juga dinikmati oleh khalayak ramai nantinya. Para juara nantinya kata Zul Elfian akan mewakili Kota Solok pada MTQ tingkat Sumbar, dimana Kota Solok akan menjadi tuan rumah pada tahun 2019 mendatang.(dy)