Tim Penggerak PKK Kelurahan VI Suku Juara Lomba Cipta Menu B2SA

Solok, (InfopublikSolok) – Tim Penggerak PKK Kelurahan VI Suku berhasil keluar sebagai juara I dalam Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang digelar di Balairung 99 Kediaman Walikota Solok, Selasa (31/7/18).

Atas keberhasilan itu TP-PKK Kelurahan VI Suku berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.2,5 juta, sementara untuk juara II dan III diraih Tim Penggarak PKK Kelurahan IX Korong dengan hadiah Rp.2 juta dan Tim Penggarak PKK Kelurahan Tanah Garam dengan hadiah Rp.1,5 juta.

Lomba yang mendapat sambutan itu dibuka Wakil Walikota Reinier dihadiri Kepala OPD, Ketua TP-PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian, Ketua GOW Ny. Elfia Renier, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Solok Ny. Ria Rusdianto dan undangan lainnya.

Sementara juara favorit kreasi menu aplikatif direbut TP-PKK Kelurahan KTK, juara favorit kreasi cita rasa raih TP-PKK Kelurahan Tanjung Paku dan juara favorit kreasi menu beragam dan berimbang direbut oleh TP-PKK Kelurahan Pasar Pandan Air Mati. Kepada masing-masing juara berhak hadiah uang tunai sebesar Rp.1 juta.

Kepala Dinas Pangan selaku Ketua Pelaksana Ir. Kusnadi, MM sebelumnya melaporkan kegiatan yang berkerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Solok ini diikuti 12 peserta dengan Tim juri dari Dinas Pangan, TP-PKK Kota Solok dan SMK N 3 Kota Solok, juara pertama berhak mewakili Kota Solok dalam Lomba yang sama di tingkat Provinsi, mudah-mudahan Kota Solok kembali berprestasi di tingkat Provinsi seperti tahun 2017 yang menduduki rangking II.

Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny Zulmiyetti Zul Elfian menyampaikan bahwa lomba ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh Dinas Pangan bekerjasama dengan TP-PKK Kota Solok yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu rumah tangga khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal dengan pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu.

“sehingga pada akhirnya konsumsi pangan B2SA diharapkan dapat menjadi budaya/ lifestyle masyarakat untuk hidup sehat, aktif dan produktif. Untuk itu kedepan perlu lebih banyak mendorong kaum ibu di Kota Solok agar mencintai makanan yang bergizi, yang alami demi menjaga kesehatan,” harap Ny. Zul Elfian. (ra)