Tim Terpadu Pantau Peredaran Sarden di Kota Solok

Tim Terpadu Pantau Peredaran Sarden di Kota Solok

Solok (InfoPublikSolok) – Tim Terpadu dibawah Koordinir Dinas Kesehatan Kota Solok Melakukan Pemeriksaan sarden dengan melibatkan Balai POM dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan. Tim turun ke distributor dan beberapa toko yang menjual produk ikan kalengan dikota solok, Selasa (3/4). Pemeriksaan ini dilakukan oleh Drs. Antoni Asdi, M.Farm, (Balai POM), Mella Yorissa, S.Farm, (Dinas Kesehatan), Afrizon, SE.M.Si, (Dinas Koperindag) beserta anggota lain. Pemeriksaan dilakukan terhadap 2 distributor dan 2 toko serta 1 Minimarket yang berlokasi dipasar raya Kota Solok.

Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan yang telah beredar luas dimasyarakat, pemeriksaan ini bukan untuk menyita produk makarel/sarden yang beredar melainkan hanya untuk pemeriksaan dari 27 merek makarel/sarden yang telah dikonfirmasi kebalai POM pusat apakah produk tersebut mengandung cacing parasit. Dari hasil pemeriksaan ke distributor dan toko dilapangan Tim tidak menemukan 27 produk makarel/ sarden yang terkonfirmasi oleh balai POM pusat mengandung cacing parasit. Pemilik toko juga mengatakan bahwa sarden yang mereka jual sebelumnya sudah dikembalikan lagi kedistributornya yang mana produk makarel/sarden yang dikembalikan yaitu Hoki, ABT, Naraya, Jojo, dll. Pada saat pemeriksaan ini tim pemeriksa bertemu dengan sales produk ABC yang ingin menarik produk sardennya. Pemeriksaan dilanjutkan ke Minimarket Toko Baru disana didapatkan 4 kaleng produk sarden yang masuk kedalam 27 produk sarden yang mengandung cacing parasit. Dengan ditemukannya produk sarden yang terindikasi mengandung cacing, maka tim pemeriksa mengumpulkannya dan melakukan penyegelan terhadap produk sarden tersebut dan memberikan arahan kepada pemilik minimarket untuk melihat produksi kemasannya serta tidak lagi menjual produk sarden yang terkonfirmasi memiliki cacing parasit.
Dalam kegiatan ini Tim terpadu berharap semua peredaran produk makanan dan minuman dimasyarakat luas dapat terpantau dan aman untuk dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan kehebohan maupun ketakutan publik dalam pembelian/mengkonsumsi produk tertentu (ig)

Tags: , , , , , ,